P. 1
Identifikasi Ikan

Identifikasi Ikan

2.0

|Views: 276|Likes:
Dipublikasikan oleh Elya Agustina

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Elya Agustina on Apr 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

11/14/2015

Praktikum Zoologi Vertebrata

IDENTIFIKASI IKAN
Nama : Elya Agustina Nim : 1210702021 Kelompok : 5 (lima) Tanggal Praktikum : 24 September 2011 Tanggal Pengumpulan : 01 Oktober 2011

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2011

1

IDENTIFIKASI IKAN

1.

Tujuan Dapat mengidentifikasi ikan dan mendeskripsikan hasil pengamatan tentang berbagai variasi pada ikan.

2.

Landasan Teori Ikan merupakan vertebrata aquatic dan bernafas dengan insang (beberapa jenis ikan bernafas melalui alat tambahan berupa modifikasi gelembung renang/gelembung renang). Mempunyai otak yang terbagi menjadi regio-regio. Mulut berahang, otak itu dibungkus dengan kranium (tulang kepala) yang berupa kartilago (tulang rawan) atau tulang menulang. Kondrokranium (cranium tulang rawan) dilengkapi oleh tulang dermal untuk membentuk tengkorak majemuk. Sisik tipe ganoid, sikloid atau ktenoid yang semuanya berasal mesodermal, atau tidak bersisik. Pada stadium embrio ada 6 celah insang, pada dewasa bisanya tinggal 4 celah . insang-insang itu di tutup oleh operculum.

Teknik Pengukuran dan Perhitungan Deskripsi terhadap setiap jenis yang ditemukan dilakukan

berdasarkanmetoda konvensional dengan mengacu kepada Hubb dan Lagner (1974) dan Kottetat etal (1974). Pengukuran menggunakan caliper digital meliputi panjang Standar (SI), Panjang Total (PT). 1. Pengukuran Panjang Total (PT) : ukuran tubuh terpanjang yang diukur mulai moncong terdepan sampai jari-jari sirip ekor terpanjang Panjang Standar (PS) : diukur mulai moncong terdepan sampai pangkal ekor sirip Tinggi Badan (TB) : diukur pada tubuh yang tinggi, biasanya pada awal sirip punggung sampai pangkal sirip perut.
2

-

Panjang Pangkal Ekor (PPE): diukur mulai dari akhir dari pangkal sirip dubur sampai pertengahan

-

Tinggi Pangkal Ekor (TPE): bagian yang paling tengah dari pangkal Panjang di Depan Sirip Punggung (PDP): mulai dari moncong terdepan sampai awal dari pangkal jari-jari sirip punggung pertama

-

Tinggi Sirip Punggung (TSP) atau Sirip Dubur (TSP): diukur dari jarijari sirip yang terpanjang mulai dari pangkal sampai ujungnya.

-

Panjang Pangkal Sirip Punggung (PPP) atau Sirip Dubur (PPD): mulai dari pangkal jari-jari sirip akhir

-

Pangkal kepala: diukur mulai dari ujung bibir atas sampai bagian paling belakang dari tutup insang

-

Lebar Kepala (LK) Tinggi Kepala (TK): pertengahan kepala sampai pertengahan dada Diameter Mata (DM) Panjang Rahang Atas (PRA): diukur dari ujung atas sampai bagian akhir tulang rahang atas

2. Perhitungan Sisik: sikloid, ganoid, stenoid Gurat sisi Sisik sebelum sirip punggung Sisik Pada Pipi Sisik melintang pada pangkal ekor Sirip

3

3.

Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah sebagai berikut:

Alat Nampan Pinset Alat tulis Jarum pentul

Bahan Ikan mas Ikan gurame Ikan bawal putih Ikan lele

4.

Prosedur Kerja

1. Ikan diletakan di atas nampan

2. Ikan kemudian diamati dan digambar, meliputi: - Bagian-bagian sirip - Sisik digambar dan disebutkan jenis sisiknya - Menulis rumus; sirip dada, sirip punggung, sirip perut, sirip dubur dan sirip ekor.

3. Menghitung ukuran badan ikan - Panjang badan seliruhnya - Panjang badan biasa - Tinggi badan

4

5.

Hasil dan Pengamatan Hasil

Gambar 1. Ikan Mas

Gambar 2. Mengukur Panjang Total

Gambar 2. Mengukur Panjang Standar

Gambar 3. Mengukur Lebar Badan ikan

Gambar 4. Mengukur tinggi Badan ikan

Gambar 5. Menghitung jumlah sirip dubur

5

Gambar 5. Menghitung jumlah sirip dubur

Gambar 6. Menghitung jumlah sirip punggung

Gambar 9. Menghitung ruas insang

Gambar 10. Mulut ikan dapat disembulkan

Gambar 7. Jenis sisik sikloid

Gambar 8. Bentuk ekor bercagak

6

Tabel pengamatan dari keempat sampel ikan Ikan Bawal Putih Ikan Mas Ikan Gurame Ika Lele

Identifikasi

Sisik

Sikloid

Sikloid

Stenoid

Tidak bersisik

Insang (pasang) PT (cm) PB (cm) TB (cm) LB (cm) Sirip punggung Sirip perut Sirip dada Sirip ekor Sirip dubur Bentuk ekor

4 20,6 16,4 12,4 XXI.21 XIV XXIV

4 23,2 13,3 6,2 3,2 DXV.3 VIII XII XVII VII

4 31,5 15 11,5 XL XI XXV XVI XXXI Bundar

4 30 25 4,5 LXVII XVII L Berpinggiran berlekuk lebar

Bercagak

Bercagak

Bentuk mulut

Dapat

Dapat

Dapat

Dapat

disembulkan disembulkan disembulkan disembulkan

6.

Pembahasan Ikan Mas Ordo : Cypriniformes

Sub Ordo : Cyprinodea Family : Cyprinidae Dasar sirip dada dan sirip perut tidak mendatar, jari-jari tidak bercabang, terdapat duri tunggal atau berbelah yang mungkin

7

terdapat di muka atau di bawah mata, tidak lebih dari 4 helai sungut Genus :Cyprinus (1a) Permukaan sirip punggung di muka, di atas atau sedikit ke belakang dari permulaan sirip perut (2a) Jari-jari keras sirip dubur bergigi sebelah ke belakang (3a) Empat sungut, tiga baris gigi kerongkongan yang berbentuk geraham Spesies : Cyprinus carpio

Ikan mas mempunyai bentuk tubuh agak memanjang dan memipih tegak, dengan panjang badan biasa 13,3 cm sedangkan panjang badan seluruhnya 23,2 cm, lebar 3,2 cm dan tinggi badan 6,2 cm. Mulut terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut berukuran pendek, dan terdapat 4 pasang insang. Sirip punggung sebanyak 14 jari-jari keras dan sebanyak 3 jari-jari lunak. Sirip dubur mempunyai jari-jari keras sebanyak 7 buah, sepasang sirip perut, tiap sirip jari-jari keras 8 buah, sedangkan sirip dada mempunyai 12 jari-jari lunak Hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik dan hanya sebagian kecil saja yang tubuhnya tidak ditutupi sisik. Ukurannya relatif besar, jumlah sisiknya sebanyak 31 sisik dengan jenis/tipe sisik sikloid berwarna hitam keabu-abuan. Bentuk sirip ekornya bercagak, dengan sirip ekor 17 jari-jari lunak. Ikan Bawal Putih Order Famili Genus Spesies : : : : Perciformes Bramidae Pampus Pampus argenteu

8

Bentuk tubuhnya pipih dengan badannya yang tinggi hingga hampir menyerupai belah ketupat. Panjang badan seluruhnya 20 cm, dan panjang badan biasa 16,4 cm dengan tinggi badan 12,4 cm. Tubuh ikan bawal berwarna abu-abu bagian atasnya, putih perak bagian bawahnya.tubuh ikan bawal bagian ventral dan sekitar sirip dada ikan bawah berwarna abu-abu muda. Jenis sisiknya sikloid berwarna perak dan pada kedua sisiknya terdapat bercak hitam, sirip dada mempunyai 14 jari-jari lunak, sirip punggungnya hanya satu, mempunyai 21 jari-jari keras dan 21 jari-jari lunak. Sirip dubur sama besarnya hampir sama dengan sirip punggung, mempunyai 21 jari-jari lunak, bentuknya melengkung dengan ujung-ujung yang tirus dan pangkalnya yang kuat dan lebar, letak sirip dada tepat di bawah tutup insang (operculum). Tidak mempunyai sirip perut. Sirip ekor cagak dua dengan lekukan dalam, pangkal sirip ekor bentuk bulat kecil dan sirip ekor berbentuk homocercal. Gurat sisi dibangunkan oleh sisik-sisik yang lebih besar daripada sisik-sisik lainnya dari tubuh.

Ikan gurame Kingdom : Animalia Kelas Ordo Family Genus Spesies : Pisces : Labirintichi : Anabantidae : Oshphronemus : Oshphronemus gourame

Bentuk tubuh ikan gurame agak panjang ,tinggi, dan pipih ke samping. Panjang badan seluruhnya mencapai 31,5 cm dengan tinggi badan 11,5 cm, panjang badan biasa 15 cm. ukuran mulut kecil, moncong dan dapat disembulkan. Ikan Gurame memiliki garis lateral tunggal, lengkap dan tidak terputus, serta memiliki sisik berbentuk stenoid (tidak membulat secara penuh) yang berukuran besar. Sirip pinggung mempunyai 40 jari-jari keras, dan 24 jari-jari lunak. Bentuk sirip ekornya bundar/membulat, terdapat titik bulat berwarna hitam, sirip ekor mempunya 16 jari-jari lunak. Sirip perut

9

mempunyai 31 jari-jari lunak, dan sepasang sirip perut yang telah mengalami modifikasi menjadi sepasang benang panjang yang berfungsi sebagai alas peraba.

Ikan Lele Ordo : Ostariophysi bersisik atau tidak, bersungut di keliling mulut atau tidak bersungut, satu jari-jari yang mengeras atau 4 jari-jari mengeras pasa sirip punggung. Sub Ordo : Silurodea tidak bersisik atau berpelat tulang, mulut tidak dapat

disembulkan, biasanya tulang rahang antara bergerigi, 1-4 pasang sungut, biasanya bersirip tambahan berupa kulit. Familia : Claridae (1a) sirip punggung tidak berjari-jari keras, sirip dubur sangat panjang (2a) sirip punggung berjari-jari banyak, sungut 4 pasang Genus : Clarias (1a) tidak bersirip lemak, sirip punggung hampir mencapai atau bersambungan dengan sirip ekor Spesies : Clarias batrachus (2a) patil sisrip dada licin, kasar atau sedikit bergerigi yang tidak panjang (3b) Sirip tidak bersambungan (4a) Tulang pangkal kepala yang berbentuk segitiga, alasnya dua kali tingginya dan puncaknya agak tumpul

10

(5a) Jarak antara bagian segitiga dari tulang pangkal kepala dan hidung 4,5-5,5X jarak antara segitiga tersebut dan sirip punggung. Panjang ikan hingga pangkal sirip ekor 3,5 X panjang kepala hingga bagian segitiga. Bentuk tubuh ikan lele tidak sama seperti ikan lainnya, tengah badannya berbentuk potongan membulat, dengan kepala pipih ke bawah, sedangkan bagian belakang tubuhnya berbentuk pipih ke samping. Panjang tubuh 30 cm, panjang biasa 25 cm dan tinggi tubuh 4,5 cm. Kepala bagian atas ditutup oleh pelat tulang. Pelat ini membentuk ruangan rongga di atas insang, tulang pangkal kepala bebentuk segitiga. Mulut berada diujung moncong (terminal), dan mulut tidak dapat disembulkan dengan 4 pasang sungut. Sirip ekor membulat dengan tinggi batang ekor 2 cm dengan 17 jarijari lunak, sirip ekor ini tidak bergabung dengan sirip punggung maupun sirip anal, panjang bagian di muka sirip punggung mencapai 8,5 cm sedangkan panjang dasar sirip punggung 16 cm dengan 16 jari-jari lunak. sirip perut membulat dan panjangnya mencapai sirip anal, sirip perut mempunyai 50 jari-jari lunak. Sirip dada dilengkapi duri tajam/patil, patil sirip dada licin dengan ukuran tidak panjang. Kulitnya berlendir dan tidak bersisik, sirip dubur dan sirip punggung memanjang sampai ke pangkal ekor namun tidak menyatu dengan sirip ekor.

Daftar Pustaka Amri, Khairul dan Khairuman. 2008. Ikan Gurame. Agromedia Pustaka Brotowidjoyo. Zoologi Dasar. Jakarta: Erlangga Modul Praktikum Zoovertebrata. Identifikasi Ikan

11

http://www.fpik,undip.ac.id/perikanan/biodiversity http://iktiologi-indonesia.org/identifikasi_ikan

12

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->