Anda di halaman 1dari 29

DESKRIPSI, ABSTRAKSI DAN PROPOSAL PENULISAN BUKU BERJUDUL :

KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI
OLEH : M. ACHWANI
DISAMPAIKAN KEPADA PENYANDANG DANA YANG BERSEDIA DUKUNG PENERBITAN BUKU

DESKRIPSI TENTANG PENULISAN BUKU :


BUKU TERSEBUT MEMUAT TENTANG : BAGAIMANA CARA MENANGANI KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI YANG HARUS DIDUKUNG SISTEM IT. RINGKASAN PERATURAN PERMAINAN (LAW OF THE GAME) SEPAKBOLA, FUTSAL, SEPAKBOLA PANTAI. DITAMBAH SUPLEMEN TENTANG SEPAKBOLA JALANAN, DLL. LATAR BELAKANG IDE PENULISAN BUKU INI MENGINGAT BAHWA PERKEMBANGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI DI TANAH AIR WALAU SAMPAI SAAT INI PRESTASINYA BELUM MENGGEMBIRAKAN, TETAPI KEMERIAHANNYA LUAR BIASA TERUTAMA SEPAKBOLA, PALING TIDAK BEGITU YANG BISA DIIKUTI DI MEDIA MASSA. NAMUN KEMERIAHAN PERTANDINGAN PADA KOMPETISI SEPAKBOLA, FUTSAL ATAU SEPAKBOLA PANTAI (KHUSUSNYA DI BALI), SAYANGNYA BELUM MENGHASILKAN TERBENTUKNYA TIMNAS TANGGUH YANG BERPRESTASI DI TINGKAT INTERNASIONAL, KARENA BELUM ADA SATU TIMNASPUN, BAIK TIM SEPAKBOLA, TIM FUTSAL ATAU TIM SEPAKBOLA PANTAI KITA YANG KELUAR MENJADI JUARA DI PERTANDINGAN RESMI TINGKAT ASIA ATAU ASEAN SEKALIPUN. HAL ITU TERJADI SALAH SATU SEBABNYA KARENA PELAKSANAAN PERTANDINGAN MASIH BANYAK YANG TERLIHAT BELUM TERTATA RAPIH, SEHINGGA AKIBATNYA PERTANDINGAN KOMPETISI, TURNAMEN DAN FESTIVAL YANG DIHARAPKAN BISA MENGHASILKAN PEMAIN POTENSIAL SEBAGAI BAGIAN PROSES TERBENTUKNYA TIMNAS YANG TANGGUH BELUM BISA TERWUJUD SAMPAI SEKARANG. SEBENARNYA PERTANDINGAN YANG MERIAH BILA TERTATA RAPIH LEBIH MEMUNGKINAN DITEMUKAN PEMAIN POTENSIAL KANDIDAT PENGHUNI TIMNAS MENDATANG. UNTUK MEWUJUDKAN PERTANDINGAN YANG TERTATA RAPIH TENTU MEMERLUKAN REFERENSI BAGI PARA PENGELOLA KOMPETISI MAUPUN PENGELOLA PERTANDINGAN. OLEH KARENA ITU MENYUSUN BUKU KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI YANG DAPAT DIJADIKAN SEBAGAI
2

REFERENSI UNTUK MENATA PERTANDINGAN DIRASAKAN PERLU UNTUK DITERBITKAN, MENGINGAT BUKU SEPERTI INI BELUM PERNAH DITERBITKAN SEBELUMNYA, JADI KALAU BUKU INI DITERBITKAN MERUPAKAN PERTAMA KALI. DENGAN DEMIKIAN MAKSUD MENYUSUN BUKU INI ADALAH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN BAGI PRAKTISI MAUPUN YANG INGIN BELAJAR MENANGANI KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI. DAN DENGAN HARAPAN SETELAH ADANYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN TENTANG KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI, MAKA KEGIATAN PERTANDINGAN YANG DILAKUKAN DAPAT DITATA RAPIH , SEHINGGA DARI KEGIATAN PERTANDINGAN YANG DILAKUKAN BISA MENGHASILKAN DITEMUKANNYA PEMAIN POTENSIAL SEBAGAI LANGKAH AWAL PROSES TERBENTUKNYA TIMNAS YANG TANGGUH. BILA SEMUA PERTANDINGAN SUDAH DITATA RAPIH ATAU MEMILIKI STANDAR PENATAAN TENTU PERTANDINGAN AKAN BISA DIHARAPKAN BERJALAN LANCAR, TERTIB, AMAN. DIMANA SEMUA PEMAIN DAPAT MERASAKAN NYAMAN SAAT BERTANDING DI STADION, SEHINGGA BISA MEMBUAT SEMUA PEMAIN TAMPIL MAKSIMAL. PEMAIN POTENSIALPUN BISA DIJARING BILA MEREKA TAMPIL MAKSIMAL DALAM SEBUAH PERTANDINGAN YANG TERTATA RAPIH. JADI TIDAK USAH ADA LAGI MODEL SEPERTI SELEKSI PEMAIN TIMNAS KELOMPOK USIA SELAMA INI, KARENA ITU TIDAK NORMAL, SEBAB NORMALNYA SEORANG PEMAIN TERPILIH MASUK TIMNAS ADALAH DARI PENAMPILAN YANG BERSANGKUTAN PADA SEBUAH PERTANDINGAN KOMPETISI DAN BUKAN DARI SELEKSI DADAKAN. UNTUK KEPERLUAN MENATA PERTANDINGAN SUPAYA LEBIH BAIK LAGI, MAKA DIPERLUKAN PANDUAN ATAU MANUAL YANG MENGENA DAN BISA DIJALANKAN, BERISIKAN TENTANG KETENTUAN, PERSYARATAN, STANDAR, PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIJALANKAN UNTUK MENYELENGGARAKAN SEBUAH PERTANDINGAN.

LALU UNTUK BISA MENGEVALUASI SECARA TAJAM DARI SEBUAH KOMPETISI, TURNAMEN DAN FESTIVAL YANG HASILNYA BISA DIJADIKAN BAHAN PERBAIKAN PADA MUSIM KEGIATAN TAHUN BERIKUTNYA, MAKA DIPERLUKAN MEMBUAT LAPORAN TEKNIK. SUPAYA BISA MENDAPATKAN ATAU MENJARING PEMAIN YANG BERPOTENSI SEHINGGA MEMPERMUDAH PROSES PEMBENTUKAN TIMNAS YANG TANGGUH, MAKA DIPERLUKAN TIM PEMANDU BAKAT ATAUPUN TECHNICAL STUDY GRUP (TSG) YANG DIBENTUK PERMANEN DISETIAP KALI KOMPETISI, TURNAMEN DAN FESTIVAL BERLANGSUNG. KARENA BUKU YANG AKAN DITULIS NANTI MEMBAHAS 3 JENIS PERMAINAN YANG SAMA-SAMA MENGGUNAKAN BOLA SEPAK, MAKA DALAM PENULISAN BUKU NANTI BILA MENGGUNAKAN KATA BOLA, ITU BERARTI UNTUK KETIGANYA, BAIK SEPAKBOLA MAUPUN FUTSAL ATAU SEPAKBOLA PANTAI. SEDANGKAN ISTILAH KHAS DISETIAP PERMAINAN MASING-MASING AKAN TETAP MENGGUNAKAN KATA SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI. KOMPETISI YANG DIGULIRKAN MASIH BANYAK MENEMUI KENDALA, WALAU SEBELUMNYA SUDAH DIBUAT PANDUAN ATAU MANUAL DAN JUGA TELAH DILAKUKAN SEMACAM SEMINAR ATAU WORKSHOP YANG DIADAKAN OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL MAUPUN OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH. KENDALA ITU BISA MUNCUL MULAI SAAT PERSIAPAN, BANYAK KLUB YANG SEBENARNYA BELUM SIAP, SEPERTI JUMLAH PEMAIN BELUM LENGKAP, SARANA FASILITAS PERTANDINGAN KANDANG BELUM MEMENUHI SYARAT, FINANSIAL ATAU SPONSOR BELUM JELAS. KEMUDIAN JUGA PERIJINAN DARI PIHAK YANG BERWENANG SERING MENEMUI KETERLAMBATAN UNTUK MENDAPATKAN IJINNYA, SERTA HAL-HAL INTERNAL DAN EKSTERNAL LAINNYA YANG MENGGANGGU PERSIAPAN. DI DALAM PELAKSANAANNYA MASIH ADA PERTANDINGAN YANG SERING BERUBAH JADWALNYA DIKARENAKAN BANYAK HAL, ATAU TERJADI KERUSUHAN DISEBABKAN KEKECEWAAN SUPORTER, DISEBABKAN KEKALAHAN TIM KESAYANGANNYA ATAU KECEWA TERHADAP KEPEMIMPINAN WASIT MISALNYA. SEUSAI KOMPETISI BELUM PERNAH SEMPAT DIBUAT LAPORAN TEKNIK YANG BISA MENGGAMBARKAN SEMUA HAL, ATAU
4

REKAM JEJAK PRESTASI PENAMPILAN PEMAIN DAN TIM YANG DICAPAI SELAMA BERLANGSUNGNYA KOMPETISI, MELALUI BERBAGAI METODA LAPORAN MAUPUN ANALISA YANG DIBUAT TSG. SEHINGGA AKIBATNYA SETIAP TIM TIDAK MEMILIKI DATA MAUPUN INFORMASI AKURAT ATAU TIDAK PUNYA REKAM JEJAK PRESTASI PENAMPILAN PEMAIN DAN TIMNYA, SEBAGAI BAHAN PERBAIKAN DI MUSIM KOMPETISI BERIKUTNYA. SEBAIKNYA UNTUK MEMAJUKAN PRESTASI, TIDAK ADA PILIHAN LAIN DI SEMUA JENJANG KOMPETISI HARUS MENGGUNAKAN SISTIM PERTANDINGAN KOMPETISI PENUH KANDANG TANDANG SEBAGAIMANA TELAH DILAKUKAN DI KOMPETISI PROFESIONAL, MAKA PADA KOMPETISI AMATIR TERUTAMA DI LEVEL TERATASNYA YANG MERUPAKAN KANDIDAT PROFESIONAL SUDAH MERUPAKAN KEHARUSAN. TURNAMEN YANG DIGULIRKAN DIMANA-MANA, JUGA DEMIKIAN HALNYA SEPERTI YANG TERJADI PADA KOMPETISI, BELUM BISA MENDUKUNG HASILNYA. KARENA TIDAK MEMBUAT PEMAIN ATAU TIM YANG SAMA (PESERTA KOMPETISI) MENJADI LEBIH MENINGKAT PRESTASINYA SETELAH SEBELUMNYA MENGIKUTI TURNAMEN KHUSUSNYA YANG DIGELAR MENJELANG BERGULIRNYA KOMPETISI MISALNYA. ATAU JUGA TURNAMEN YANG KHUSUS DIGELAR DISELA-SELA JADWAL PERTANDINGAN KOMPETISI BELUM MENAMPAKAN HASILNYA, KARENA PEMAIN BELUM BISA MEMPERLIHATKAN PENINGKATAN SAAT TAMPIL DI LAPANGAN PERMAINAN. WALAU SEBENARNYA SEMUA TURNAMEN YANG BERKAITAN DENGAN SEBUAH KOMPETISI ADALAH UNTUK PERCEPATAN PENINGKATAN PRESTASI BAGI PEMAIN MAUPUN TIM, DENGAN CARA MENAMBAH FREKUENSI PERTANDINGAN. DEMIKIAN JUGA TURNAMEN-TURNAMEN YANG DISELENGGARAKAN BERBAGAI KALANGAN MASYARAKAT MASIH BELUM MENGHASILKAN PRESTASI SIGNIFIKAN, DIKARENAKAN HAL SAMA PENYELENGGARAANNYA MASIH BELUM TERTATA RAPIH. DAN TURNAMEN BANYAK YANG DILAKUKAN SECARA INSIDENTIL ATAU BELUM DILAKUKAN SECARA TETAP DISETIAP TAHUN DAN BELUM MEMINTA KEPADA PIHAK OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL ATAU OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH SETEMPAT, UNTUK
5

DIMASUKAN KEDALAM KALENDER PERTANDINGAN TAHUNAN, SEHINGGA BISA DIJAGA KESINAMBUNGANNYA DAN BISA PULA MENDUKUNG PERCEPATAN PENINGKATAN PRESTASI NASIONAL MAUPUN PRESTASI DAERAH SETEMPAT. FESTIVAL GRASSROOTS, YANG DI PERUNTUKAN BAGI PEMAIN SAMPAI DENGAN USIA 12 TAHUN BANYAK DILAKUKAN DIMANA-MANA, TAPI NAMPAK BELUM ADANYA KESEIMBANGAN ANTARA KEGIATAN FESTIVAL PELATIHAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DENGAN KEGIATAN FESTIVAL PERTANDINGAN YANG LEBIH BANYAK TUMBUH BERKEMBANG DI DUNIA GRASSROOTS SEPAKBOLA INDONESIA. SEHINGGA PERKEMBANGANNYA MENJADI TIMPANG, ANAK-ANAK DIPACU BERMAIN SEPAKBOLA DIBERBAGAI PERTANDINGAN FESTIVAL PERTANDINGAN, TETAPI TANPA MENDAPATKAN KESEMPATAN WAKTU CUKUP UNTUK MELAKUKAN LATIHAN PERBAIKAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DI SEBUAH KEGIATAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA PEMAIN USIA DINI (FIFA GRASSROOTS FESTIVAL), YANG SEBENARNYA PENTING BAGI MEREKA UNTUK MENDAPATKAN DAN MENGUASAI BERBAGAI TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DENGAN BAIK DAN BENAR. ORGANISASI PERTANDINGAN (OP) DI KETIGA BENTUK KEGIATAN PERMAINAN TERSEBUT, BAIK PADA KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS SEPAKBOLA, FESTIVAL DAN SEPAKBOLA PANTAI BOLEH DIBILANG MASIH BELUM TERLIHAT KERAPIHAN PENGORGANISASIAN PERTANDINGANNYA, DIKARENAKAN MASIH TERABAIKANNYA MASALAH PENATAAN PERTANDINGAN, YANG BIASA DITANGANI OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN, BERSAMA KOORDINATOR UMUM LOKAL (LGC) ATAU OLEH KOORDINATOR UMUM (GC), SEHINGGA MENGAKIBATKAN BANYAKNYA PERTANDINGAN YANG BERJALAN KURANG LANCAR, KURANG TERTIB DAN KURANG AMAN TERUTAMA PADA PERTANDINGAN SEPAKBOLA. DALAM KONDISI PERTANDINGAN BERJALAN TIDAK LANCAR, TIDAK TERTIB, APALAGI KURANG AMAN TENTU TIDAK BISA DIHARAPKAN AKAN MENGHASILKAN PENAMPILAN PRESTASI, MENGINGAT TIM

DAN PEMAIN YANG BERTANDING DALAM SUASANA SEPERTI ITU TENTU TIDAK AKAN NYAMAN SAAT BERMAIN. BERKAITAN DENGAN BAGAIMANA CARANYA MENATA PERTANDINGAN SUPAYA BERJALAN DENGAN TERTIB ATAU SEKURANG-KURANGNYA MEMINIMALISIR MASALAH SAAT BERLANGSUNGNYA PERTANDINGAN KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI, UNTUK HAL ITU PERLU MERUJUK KEPADA KETENTUAN DALAM ORGANISASI PERTANDINGAN (FIFA MATCH ORGANISATION). ORGANISASI PERTANDINGAN BERTUJUAN AGAR PERTANDINGAN DAPAT DIORGANISIR DENGAN BAIK, MENGATUR PEMBAGIAN TUGAS DAN WEWENANG DIANTARA PERSONIL PENGELOLA PERTANDINGAN, SUPAYA SEMUANYA BISA BERJALAN SESUAI KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR. SERTA SESUAI RENCANA DAN URUTAN WAKTU JADWAL KEGIATAN ATAU URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL (KICK OFF) YANG DITETAPKAN SEBELUMNYA, DENGAN MERUJUK PULA KEPADA PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIIKUTI DAN DIJALANKAN. LEBIH JAUH TENTANG PENULISAN BUKU DIMAKSUD, DISAMPAIKAN DALAM BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU YANG MEMUAT LANGKAH ATAU TAHAPAN KERJA SAAT MENGELOLA KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI .

BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU :

BAGIAN PERTAMA TENTANG KOMPETISI


1. PERENCANAAN AWAL DISUSUN OLEH OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL MAUPUN OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH ATAU BISA DISEBUT SEBAGAI PENGELOLA KOMPETISI, SEDANGKAN PANITIA PERTANDINGAN DI DAERAH-DAERAH (KLUB) BISA DISEBUT SEBAGAI PENGELOLA PERTANDINGAN. 2. MEMBUAT FORMAT KOMPETISI, DENGAN MEMPERHATIKAN BANYAKNYA PESERTA, BAIK DALAM STATUS PROFESIONAL MAUPUN AMATIR DISETIAP JENJANG MAUPUN
7

KELOMPOK USIA, MENETAPKAN JUMLAH PROMOSI DAN DEGRADASI DISETIAP JENJANG. 3. MEMBUAT KALENDER KOMPETISI TAHUNAN UNTUK SEMUA JENJANG. 4. MEMBUAT PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN KOMPETISI DISETIAP JENJANG DAN KELOMPOK USIA. 5. MEMBUAT JADWAL PERTANDINGAN DISETIAP JENJANG KOMPETISI DAN KELOMPOK USIA, BAIK DENGAN SISTEM PERTANDINGAN KOMPETISI PENUH KANDANG-TANDANG BAGI LIGA PROFESIONAL, ATAU KOMPETISI SETENGAH PADA TURNAMEN KANDANG BAGI LIGA AMATIR DAN LIGA REMAJA. 6. MEMBUAT PANDUAN ATAU MANUAL YANG BERISI KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR, PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIJALANKAN PENGELOLA PERTANDINGAN MAUPUN PESERTA KOMPETISI DALAM MENGIKUTI PERTANDINGAN KANDANG MAUPUN TANDANG, TERMASUK MENGENAI SPONSORHIP DAN TSG, YANG BELUM DIBENTUK SELAMA INI SEHINGGA TIDAK DAPAT DIBUAT ANALISA TEKNIK DAN ANALISA PERTANDINGAN YANG AKURAT ATAU TIDAK MAMPU MENDETEKSI PEMAIN POTENSIAL. 7. MENGUPAYAKAN MENCARI UNTUK MENDAPATKAN ATAU MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA KOMPETISI BERSPONSOR (EVENT TITLE) DAN SPONSOR PENDUKUNG LAINNYA SEBAGAI MITRA KERJA, YANG SALING MENGUNTUNGKAN KEDUA BELAH PIHAK UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN PENYELENGGARAAN KOMPETISI. 8. MEMBUAT SURAT PEMBERITAHUAN KEPADA PENGURUS PESERTA KOMPETISI TENTANG IHWAL KOMPETISI YANG AKAN DISELENGGARAKAN, TERMASUK WAKTU MULAI DAN BERAKHIRNYA PERNYATAAN IKUT SERTA, PENDAFTARAN PEMAIN (TAHAP PERTAMA) DAN WAKTU PELAKSANAAN PERTANDINGAN ITU SENDIRI SERTA HAL-HAL LAINNYA YANG ADA KAITANNYA DENGAN KOMPETISI YANG AKAN BERGULIR. 9. MEMBUAT SURAT PENGAJUAN PERMOHONAN REKOMENDASI KEPADA KONI DAN KANTOR KEMENPORA, SERTA SURAT PENGAJUAN PERMOHONAN IJIN DAN PERMOHONAN BANTUAN TENAGA KEAMANAN KEPADA PIHAK KEPOLISIAN. 10.MELAKUKAN KONPRENSI PERS DAN MEMBUAT RILIS SECARA BERKALA KE MEDIA TENTANG SEMUA HAL YANG ADA
8

KAITANNYA DENGAN PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENYELENGGARAAN KOMPETISI. 11.MENERIMA SURAT RESMI DAN PERNYATAAN IKUT SERTA DARI PESERTA KOMPETISI, TERMASUK KOTA KANDANG DAN STADION KANDANG TEMPAT BERTANDING, PENDAFTARAN PEMAIN DAN OFSIAL TIM, NAMA-NAMA YANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS MASALAH MEDIA, PROMOSI, KEAMANAN, MEDIS MISALNYA. 12.PENGELOLA KOMPETISI MELAKUKAN VERIFIKASI DOKUMEN KLUB PESERTA KOMPETISI, MELAKUKAN INSPEKSI KONDISI KLUB TERMASUK MEMERIKSA KONDISI STADION KANDANG YANG AKAN DIPERGUNAKAN, KHUSUS UNTUK KLUB PROFESIONAL DENGAN MERUJUK KEPADA 5 ASPEK PERSYARATAN KLUB YANG HARUS DIPENUHI (KLUB LICENSING). 13.MENGUMUMKAN PENETAPAN NAMA PESERTA KOMPETISI BERIKUT PENGESAHAN DAFTAR NAMA PEMAIN (TAHAP PERTAMA), SESUAI PERSYARATAN YANG DITENTUKAN SEBAGAIMANA PERATURAN ORGANISASI PSSI TENTANG STATUS, ALIH STATUS DAN PERPINDAHAN PEMAIN TERMASUK KONTRAK PEMAIN PROFESIONAL, PERSYARATAN BAGI PEMAIN ASING BARU HARUS MEMILIKI ITC MELALUI PROSES TMS FIFA ON LINE. 14.MENERBITKAN KARTU TANDA PENGENAL BAGI PEMAIN, OFISIAL TIM, PANITIA PERTANDINGAN, MEDIA, OFISIAL PERTANDINGAN DLL. KECUALI UNTUK PEMAIN KELOMPOK USIA DIATUR TERSENDIRI, KARENA HARUS MELALUI PENTAHAPAN SKRINING PEMAIN TERLEBIH DAHULU DI TEMPAT PERTANDINGAN. 15.MELAKUKAN PELUNCURAN RESMI (LAUNCHING) PENYELENGGARAAN KOMPETISI, ATAU BILA BERHASIL MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA KOMPETISI YANG BERSPONSOR (EVENT TITTLE), TERMASUK MENAMPILKAN DESAIN DAN WARNA KOSTIM YANG AKAN DIKENAKAN PESERTA, SERTA BOLA YANG AKAN DIPERGUNAKAN SELAMA MUSIM KOMPETISI BERLANGSUNG. 16.MENGADAKAN PENYEGARAN OFISIAL PERTANDINGAN (WASIT, IW DAN PP) MENURUT JENJANG KOMPETISI DAN DILANJUTKAN DENGAN SEMACAM WORKSHOP BAGI MEREKA AGAR MENGUASAI PANDUAN ATAU MANUAL KOMPETISI SESUAI JENJANGNYA MASING-MASING.

17.MENGADAKAN SEMINAR ATAU WORKSHOP DAN SEMACAMNYA BAGI SELURUH PESERTA KOMPETISI, DIPERUNTUKAN BAGI PENGURUS, OFISIAL TIM TERMASUK PELATIH, PANITIA PERTANDINGAN, MEDIA, PROMOSI, KEAMANAN, MEDIS UNTUK MEMBAHAS DAN MEMAHAMI PANDUAN ATAU MANUAL, SERTA SEMUA HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA PADA KOMPETISI YANG AKAN DIIKUTI SESUAI JENJANGNYA TERUTAMA BILA ADA SPONSOR. DILAKSANAKAN SEBULAN SEBELUM KOMPETISI DIMULAI. 18.DILANJUTKAN MENGADAKAN PERTEMUAN MANAJER YANG DIHADIRI PARA MANAJER TIM PESERTA UNTUK MEMBAHAS SECARA SPESIFIK TENTANG PERSIAPAN PELAKSANAAN KOMPETISI, PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN KOMPETISI, PERATURAN PERMAINAN, SERTA JADWAL PERTANDINGAN SESUAI JENJANGNYA. 19.MENUNJUK TUAN RUMAH PENYELENGGARA PERTANDINGAN PADA KOMPETISI YANG MENGGUNAKAN SISTEM TURNAMEN KANDANG. 20.MENGADAKAN PERTANDINGAN PRA KOMPETISI MENJELANG BERGULIRNYA PERTANDINGAN MUSIM KOMPETISI TAHUN BERJALAN, YANG DIIKUTI OLEH SELURUH PESERTA DISETIAP JENJANG TERATAS. 21.MELAKUKAN PUBLIKASI DAN PROMOSI KOMPETISI DI TEMPAT-TEMPAT PERTANDINGAN, DENGAN MEMASANG SPANDUK, UMBUL-UMBUL, POSTER, PAMFLET, BROSUR, MATERI PROMOSI SPONSOR DLL DI TEMPAT PERTANDINGAN. 22.UNTUK KOMPETISI KELOMPOK USIA MELAKUKAN SKRINING PEMAIN DI TEMPAT PERTANDINGAN MASING-MASING, MEMBUAT BERITA ACARA NAMA-NAMA PEMAIN YANG LOLOS SKRINING DAN DAPAT DITURUNKAN BERTANDING MEMPERKUAT TIMNYA MASING-MASING PADA KOMPETISI YANG DIIKUTINYA. 23.MENGADAKAN PERTEMUAN TEKNIK SEHARI SEBELUM PERTANDINGAN DIMULAI ATAU PALING LAMBAT 6 JAM SEBELUM TENDANGAN AWAL DIMULAI DI TEMPAT PERTANDINGAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN UMUM PERTANDINGAN PSSI, WAJIB DIHADIRI OLEH MANAJER, PELATIH DAN KAPTEN TIM, OFISIAL PERTANDINGAN SERTA JAJARAN PANITIA PERTANDINGAN, DIPIMPIN OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN SESUAI AGENDA PERTEMUAN TEKNIK YANG
10

DISUSUN SEBELUMNYA, DENGAN TUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KESERAGAMAN PENGERTIAN MENGENAI HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANDINGAN TERSEBUT, YANG AKAN DILAKSANAKAN SETELAH ITU (TERMASUK MENYAMPAIKAN URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL DAN MEMBENTUK PANITIA DISIPLIN PADA PERTANDINGAN TURNAMEN KANDANG). 24.MELAKSANAKAN PERTANDINGAN KOMPETISI SESUAI JENJANGNYA, DENGAN PEMBUKAAN RESMI PERTANDINGAN MENANDAI DIMULAINYA MUSIM KOMPETISI TAHUN BERJALAN, BERTEMPAT DI KOTA KANDANG DAN DI STADION KANDANG JUARA MUSIM KOMPETISI TAHUN LALU. 25.MELAKUKAN PEMANTAUAN DAN PENGAWASAN ATAS SEMUA PELAKSANAAN PERTANDINGAN KOMPETISI. 26.MENGHIMPUN LAPORAN HASIL-HASIL PERTANDINGAN TERMASUK PENILAIAN FAIR PLAY DARI PENGAWAS PERTANDINGAN, SERTA SECARA BERKALA MEMBUAT KLASEMEN SEMENTARA, TERMASUK MENGHIMPUN DATA STATISTIK SETIAP PERTANDINGAN, YANG MEMUAT GOL, TENDANGAN KE GAWANG, TENDANGAN MELENCENG, TENDANGAN PENALTI, TENDANGAN BEBAS, TENDANGAN SUDUT, OFSAID, PELANGGARAN, KARTU KUNING, KARTU MERAH, PENGUASAAN BOLA. MEMBUAT KLASEMEN AKHIR BILA SEMUA RANGKAIAN PERTANDINGAN SUDAH BERAKHIR SESUAI DENGAN YANG DILAPORKAN PENGAWAS PERTANDINGAN. 27.MENINDAK LANJUTI BILA ADA KASUS PELANGGARAN DISIPLIN YANG TERJADI DALAM SEBUAH PERTANDINGAN, DENGAN MENERUSKAN LAPORAN KHUSUS YANG DIBUAT OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN KEPADA KOMISI DISIPLIN. 28.MENGADAKAN SIDANG KOMISI DISIPLIN UNTUK MENANGANI KASUS PELANGGARAN DISIPLIN DAN UNTUK MEMUTUSKAN SANKSI KEPADA PIHAK YANG MELANGGAR DISIPLIN. 29.MELAYANI BILA ADA PENGAJUAN PERMOHONAN BANDING DARI PENERIMA SANKSI KOMISI DISIPLIN, YANG MEMILIKI BUKTI BARU YANG DAPAT MERINGANKAN ATAU MEMBEBASKAN DARI HUKUMAN SANKSI KOMISI DISIPLIN MELALUI SIDANG DAN KEPUTUSAN KOMISI BANDING.

11

30.MEMBUAT EVALUASI DAN LAPORAN SETIAP USAI PUTARAN ATAU BABAK, SAAT JEDA DIANTARA PUTARAN ATAU BABAK, TERMASUK WAKTUNYA PERPINDAHAN PEMAIN, TRANSFER PEMAIN (TRANSFER WINDOW) DAN PENDAFTARAN PEMAIN BARU DARI SETIAP PESERTA YANG MELAKUKANNYA, MEMBUAT KEGIATAN PERTANDINGAN ENTERTAIN YANG MENAMPILKAN PEMAIN BINTANG DARI 2 WILAYAH ASAL KLUB BERBEDA HASIL PILIHAN MASYARAKAT YANG BIASA DISEBUT PERANG BINTANG. 31.DAN DI MASA MENDATANG DISAMPING MELAKUKAN PERANG BINTANG SEBAIKNYA DILAKUKAN JUGA PERANG NOMINATOR TIMNAS, YAITU PERTANDINGAN YANG MENAMPILKAN PEMAIN TERBAIK PILIHAN PEMANDU BAKAT, PEMAIN CALON PENGHUNI TIMNAS DI MASA BERIKUTNYA. KALAU DILIHAT KEGUNAANNYA UNTUK MENDUKUNG PEMBINAAN PRESTASI TIMNAS DI MASA MENDATANG, PERTANDINGAN SAAT JEDA KOMPETISI YANG MENAMPILKAN PEMAIN PILIHAN TERBAIK PEMANDU BAKAT, JAUH LEBIH BERMANFAAT UNTUK KEPENTINGAN PERKEMBANGAN TIMNAS. 32.SELESAI PERTANDINGAN BABAK FINAL DILAKUKAN PENYERAHAN TANDA PENGHARGAAN BAGI JUARA DAN PERINGKAT TERATAS, PEMAIN TERBAIK, PENCETAK GOL TERBANYAK DAN TIM FAIR PLAY, SERTA PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA YANG PANTAS MENERIMANYA SEPERTI KEPADA WASIT YANG MEMIMPIN PERTANDINGAN BABAK FINAL. 33.DAN MEMBUAT LAPORAN LENGKAP SETELAH SELESAINYA KESELURUHAN PERTANDINGAN, TERMASUK MEMBUAT LAPORAN TEKNIK SEUSAI KOMPETISI, YANG SELAMA INI BELUM PERNAH DILAKUKAN SEHINGGA KITA TIDAK MEMILIKI REKAM JEJAK PRESTASI PENAMPILAN PEMAIN DAN TIM DISETIAP KALI PERTANDINGAN KOMPETISI. 34. LAPORAN TEKNIK TERSEBUT BERISIKAN ANTARA LAIN, PROFIL DAN PENAMPILAN PEMAIN MAUPUN TIM PESERTA, ANALISA PERTANDINGAN, ANALISA TEKNIK DAN PENJARINGAN PEMAIN POTENSIAL YANG DIBUAT TSG, SEBAGAI BAHAN EVALUASI DAN PERBAIKAN BAGI PENAMPILAN PEMAIN MAUPUN TIM PESERTA KOMPETISI, WASIT, PENGELOLA KOMPETISI DAN PENGELOLA PERTANDINGAN. 35.TERMASUK MEMBUAT REKAPITULASI STATISTIK SELURUH PERTANDINGAN DI SEMUA JENJANG KOMPETISI
12

SESUAI DENGAN YANG DILAPORKAN PENGAWAS PERTANDINGAN. YANG MEMUAT JUMLAH KESELURUHAN PERTANDINGAN YANG DILAKSANAKAN, JUMLAH KESELURUHAN PENONTON DAN RATA-RATA PENONTON DISETIAP PERTANDINGAN, BERIKUT PENDAPATAN TIKET KESELURUHAN DAN RATA-RATA PENDAPATAN TIKET DISETIAP PERTANDINGAN. JUMLAH GOL KESELURUHAN DAN RATA-RATA GOL YANG DICETAK DISETIAP PERTANDINGAN, DAFTAR NAMA PENCETAK GOL. JUMLAH KESELURUHAN KARTU KUNING DAN KARTU MERAH YANG DIKELUARKAN WASIT, RATA-RATA JUMLAH PENERIMA KARTU KUNING DAN KARTUMERAH YANG DIKELUARKAN WASIT DISETIAP PERTANDINGAN. JUMLAH PELANGGARAN DISIPLIN YANG DIPUTUSKAN KOMISI DISIPLIN DAN KOMISI BANDING.

BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU :

BAGIAN KEDUA TENTANG TURNAMEN


1. SEBAGAIMANA KOMPETISI PADA PENYELENGGARAAN TURNAMEN DIMULAI TERLEBIH DAHULU MEMBUAT PERENCANAN AWAL YANG DILAKUKAN OLEH OTORITAS PENYELENGGARA TURNAMEN. 2. MEMBENTUK PANITIA PERTANDINGAN DENGAN STRUKTUR DAN SUSUNAN PERSONALIA STANDAR UNTUK MENYELENGGARAKAN SEBUAH TURNAMEN, TERMASUK MEMBENTUK PANITIA DISIPLIN UNTUK MENANGANI BILA ADA PELANGGARAN DISIPLIN SELAMA TURNAMEN BERLANGSUNG DAN MEMBENTUK TIM SKRINING BILA ADA BATASAN USIA, UNTUK MEMERIKSA KEBENARAN USIA PEMAIN YANG IKUT SERTA. 3. MEMBUAT FORMAT TURNAMEN DALAM BENTUK SKEMA PERTANDINGAN, DENGAN PILIHAN DIANTARA JUMLAH 8-16-3264 PESERTA, PILIHAN DIANTARA 2-4-6-8-16 GRUP DAN PILIHAN DIANTARA 3-4-5-6 BABAK. 4. SISTEM PERTANDINGAN BABAK PERTAMA (PENYISIHAN) KOMPETISI SETENGAH, PADA BABAK BERIKUTNYA BISA DILANJUTKAN SISTEM PERTANDINGAN SAMA ATAU SISTEM GUGUR. KEMUDIAN BABAK SEMI FINAL, PERTANDINGAN SILANG BILA YANG BERLANJUT ADALAH SISTEM PERTANDINGAN
13

KOMPETISI SETENGAH. ATAU BILA YANG BERLANJUT ADALAH SISTEM GUGUR MAKA YANG BERTANDING DI BABAK SEMI FINAL ADALAH PARA PEMENANG BABAK 8 BESAR. PEMENANG BABAK SEMI FINAL BERTANDING DI BABAK FINAL UNTUK MEMPEREBUTKAN KEDUDUKAN JUARA DAN YANG KALAH BERTANDING KEMBALI UNTUK MEMPEREBUTKAN PERINGKAT TIGA. 5. PILIHAN FORMAT TURNAMEN DENGAN MEMPERHATIKAN JUMLAH PESERTA, BANYAKNYA LAPANGAN YANG AKAN DIPERGUNAKAN DAN LAMANYA WAKTU PELAKSANAAN. SERTA TERPENUHINYA JUMLAH OFISIAL PERTANDINGAN (WASIT, IW, PP) YANG DIBUTUHKAN DAN SESUAI PERSYARATAN UNTUK MEMIMPIN PERTANDINGAN DARI OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL, ATAU DARI OTORITAS SEPAKBOLA DI DAERAH DIMANA TURNAMEN TERSEBUT DILAKSANAKAN. 6. MEMBUAT PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN TURNAMEN DIMAKSUD. 7. DIPERLUKAN MEMBUAT PANDUAN ATAU MANUAL YANG MEMUAT KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR TERMASUK PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIJALANKAN, SERTA SEMUA HAL YANG ADA KAITANNYA DENGAN TURNAMEN YANG AKAN DISELENGGARAKANNYA ATAU YANG AKAN DIIKUTI PESERTANYA. 8. MENGUPAYAKAN MENCARI UNTUK MENDAPATKAN ATAU MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA TURNAMEN BERSPONSOR (EVENT TITTLE) DAN SPONSOR PENDUKUNG LAINNYA SEBAGAI MITRA KERJA, YANG SALING MENGUNTUNGKAN KEDUA BELAH PIHAK UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN TURNAMEN. 9. MEMBUAT SURAT PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK BOLA BAHWA AKAN DISELENGARAKAN TURNAMEN, TERBUKA SIAPA SAJA BISA IKUT ATAU HANYA UNTUK KALANGAN TERTENTU SAJA. DENGAN ATAU TANPA BATASAN USIA, STATUS PEMAIN AMATIR ATAU PROFESIONAL. WAKTU PENDAFTARAN, JUMLAH PEMAIN YANG BISA DIDAFTARKAN DAN BILA ADA BESARNYA UANG PENDAFTARAN. 10.MENYELENGGARAKAN KONPRENSI PERS DAN SECARA BERKALA MEMBUAT RILIS KEPADA MEDIA TENTANG RENCANA AKAN DISELENGGARAKANNYA TURNAMEN.
14

11.MEMBUAT SURAT PENGAJUAN PERMOHONAN REKOMENDASI KEPADA PSSI, BILA PESERTANYA DARI BERBAGAI PROVINSI. KEPADA PENGPROV PSSI SETEMPAT BILA PESERTANYA DARI BERBAGAI KABUPATEN/KOTA. DAN KEPADA PENGCAB PSSI SETEMPAT BILA PESERTANYA BERASAL DARI LOKAL SETEMPAT. 12.PENGAJUAN PERMOHONAN PERIJINAN DAN PERMOHONAN BANTUAN TENAGA KEAMANAN KEPADA PIHAK KEPOLISIAN. 13.MENERIMA PENDAFTARAN TIM PESERTA TURNAMEN SERTA DAFTAR NAMA PEMAIN DAN OFISIAL TIM DAN PERSYARATAN LAINNYA YANG DIMINTA. 14. MELAKUKAN VERIFIKASI ATAU PEMERIKSAAN SEMUA PERSYARATAN KEPESERTAAN DAN PERSYARATAN PEMAIN UNTUK MENGIKUTI TURNAMEN. 15.MENETAPKAN DENGAN RESMI DAFTAR PESERTA TURNAMEN DAN PENGESAHAN PEMAIN YANG DAPAT MEMPERKUAT TIMNYA MASING-MASING KECUALI PEMAIN DENGAN BATASAN USIA DILAKUKAN SETELAH SKRINING. 16.DAN MENERBITKAN KARTU TANDA PENGENAL BAGI PEMAIN, OFISIAL TIM, PANITIA PERTANDINGAN, OFISIAL PERTANDINGAN DLL. KECUALI UNTUK PEMAIN DENGAN BATASAN USIA DIBERIKAN SETELAH SKRINING. 17.MELAKUKAN PELUNCURAN RESMI (LAUNCHING) PENYELENGGARAAN TURNAMEN, ATAU BILA BERHASIL MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA TURNAMEN YANG BERSPONSOR (EVENT TITTLE), BILA ADA TERMASUK MENAMPILKAN DESAIN DAN WARNA KOSTIM YANG AKAN DIKENAKAN PESERTA, SERTA BOLA YANG AKAN DIPERGUNAKAN SELAMA TURNAMEN BERLANGSUNG. 18.MELAKUKAN SEMINAR ATAU WORKSHOP BAGI OFISIAL TIM PESERTA UNTUK MEMBAHAS DAN MEMAHAMI PANDUAN ATAU MANUAL DAN YANG ADA KAITANNYA DENGAN TURNAMEN, TERUTAMA YANG MENYANGKUT KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR UNTUK IKUT SERTA PADA TURNAMEN TERSEBUT, SERTA SEMUA HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA PADA TURNAMEN YANG AKAN DIIKUTINYA TERUTAMA BILA ADA SPONSOR. DILAKSANAKAN SEBULAN SEBELUM TURNAMEN DIMULAI. 19.DILANJUTKAN DENGAN PERTEMUAN MANAJER YANG DIHADIRI PARA MANAJER TIM PESERTA UNTUK MEMBAHAS
15

SECARA SPESIFIK TENTANG PERSIAPAN PELAKSANAAN TURNAMEN DAN PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN TURNAMEN, PERATURAN PERMAINAN, SERTA UNDIAN PEMBAGIAN GRUP DAN MENETAPKAN JADWAL PERTANDINGAN. 20.MELAKUKAN PUBLIKASI DAN PROMOSI TURNAMEN DIMAKSUD DENGAN MEMBUAT SPANDUK, UMBUL-UMBUL, POSTER, PAMFLET, BROSUR, MATERI PROMOSI SPONSOR DLL DI TEMPAT PERTANDINGAN. 21.BILA DENGAN BATASAN USIA PEMAIN, MELAKUKAN SKRINING PEMAIN, MEMBUAT BERITA ACARA NAMA-NAMA PEMAIN YANG LOLOS SKRINING DAN DAPAT TURUN BERTANDING MEMPERKUAT TIMNYA MASING-MASING, SERTA MENERBITKAN KARTU TANDA PENGENAL BAGI PEMAIN YANG LOLOS SKRINING. 22.PERTEMUAN TEKNIK DILAKUKAN SEHARI SEBELUM PERTANDINGAN ATAU PALING LAMBAT 6 JAM SEBELUM TENDANGAN AWAL DI TEMPAT PERTANDINGAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN UMUM PERTANDINGAN PSSI, WAJIB DIHADIRI OLEH MANAJER, PELATIH DAN KAPTEN TIM, DIPIMPIN OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN SESUAI AGENDA PERTEMUAN TEKNIK YANG DISUSUN SEBELUMNYA, DENGAN TUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KESERAGAMAN PENGERTIAN MENGENAI HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANDINGAN TERSEBUT, YANG AKAN DILAKSANAKAN SETELAH ITU (TERMASUK MENYAMPAIKAN URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL DAN MEMBENTUK PANITIA DISIPLIN). 23.MELAKSANAKAN PERTANDINGAN DENGAN MENANDAI PERTANDINGAN PERTAMANYA SEBAGAI ACARA PEMBUKAAN RESMI DARI TURNAMEN YANG DISELENGGARAKANNYA. 24.MELAKUKAN PEMANTAUAN ATAS SEMUA PELAKSANAAN PERTANDINGAN. 25.MENGHIMPUN HASIL-HASIL PERTANDINGAN TERMASUK PENILAIAN FAIR PLAY DAN MEMBUAT KLASEMEN SEMENTARA SAAT TURNAMEN BERLANGSUNG, MENGHIMPUN DATA STATISTIK DARI SETIAP PERTANDINGAN DAN MEMBUAT KLASEMEN AKHIR BILA SELURUH RANGKAIAN PERTANDINGAN TURNAMEN SELESAI BERIKUT RINGKASAN STATISTIK SESUAI LAPORAN DARI
16

PENGAWAS PERTANDINGAN (SAMA DENGAN SEBAGAIMANA YANG DILAKUKAN PADA KOMPETISI). 26.MENINDAK LANJUTI LAPORAN KHUSUS DARI PENGAWAS PERTANDINGAN BILA ADA PELANGGARAN DISIPLIN PADA SEBUAH PERTANDINGAN, DENGAN MELAKUKAN SIDANG PANITIA DISIPLIN DAN MEMUTUSKAN SANKSI TERHADAP PIHAK YANG MELAKUKAN PELANGGARAN DISIPLIN. 27. MELAKUKAN EVALUASI SECARA BERKALA ATAS PELAKSANAAN PERTANDINGAN TURNAMEN MULAI DARI BABAK PERTAMA DAN BABAK SELANJUTNYA SAMPAI KE BABAK FINAL, UNTUK MEMPERBAIKI BILA ADA HAL-HAL YANG HARUS DIPERBAIKI ATAU DITINGKATKAN SELAMA BERLANGSUNGNYA PERTANDINGAN TURNAMEN. 28.SESUDAH PERTANDINGAN BABAK FINAL DILAKUKAN PENYERAHAN TANDA PENGHARGAAN BAGI JUARA DAN PERINGKAT TERATAS, PEMAIN TERBAIK, PENCETAK GOL TERBANYAK DAN TIM FAIR PLAY. 29.SETELAH SELESAI SEMUA KEGIATAN SEBAGAIMANA PELAKSANAAN KOMPETISI, SEGERA MEMBUAT LAPORAN PERTANDINGAN TURNAMEN LENGKAP TERMASUK REKAPITULASI STATISTIK PERTANDINGAN KEPADA OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL ATAU OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH SETEMPAT SESUAI TINGKAT KEWENANGANNYA, BERIKUT MENYUSUN LAPORAN TEKNIK (SAMA SEBAGAIMANA DILAKUKAN PADA PENYELENGGARAAN KOMPETISI).

BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU :

BAGIAN KETIGA TENTANG FESTIVAL GRASSROOTS


1. SEBAGAIMANA PADA KOMPETISI DAN TURNAMEN, HARUS DILAKUKAN TERLEBIH DAHULU MEMBUAT PERENCANAAN AWAL PERSIAPAN MENYELENGGARAKAN PERTANDINGAN FESTIVAL GRASSROOTS, YANG SELANJUTNYA KITA SEBUT FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI. 2. MEMBENTUK PANITIA PERTANDINGAN DENGAN STRUKTUR DAN SUSUNAN PERSONALIA STANDAR UNTUK KEPERLUAN MENYELENGGARAKAN SEBUAH FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI.
17

3. MEMBUAT FORMAT FESTIVAL DALAM BENTUK SKEMA PERTANDINGAN, DENGAN PILIHAN DIANTARA 8-16-32 PESERTA, PILIHAN DIANTARA 2-4-8 GRUP DAN PILIHAN DIANTARA 3-4-5 BABAK. 4. SISTEM PERTANDINGAN BABAK PERTAMA (PENYISIHAN) KOMPETISI SETENGAH, PADA BABAK BERIKUTNYA DAN SETERUSNYA SISTEM GUGUR SAMPAI PADA BABAK SEMI FINAL BERTANDING ANTARA PEMENANG BABAK 8 BESAR. DAN PADA BABAK FINAL MEMPERTANDINGKAN PEMENANG BABAK SEMI FINAL, UNTUK MEMPEREBUTKAN TEMPAT TIM TERBAIK PERTAMA DAN YANG KALAH BERTANDING KEMBALI UNTUK MEMPEREBUTKAN TEMPAT TIM TERBAIK KETIGA (KARENA PADA FESTIVAL TIDAK DISEBUT JUARA DAN YANG DIPENTINGKAN ADALAH PENAMPILAN PEMAIN JADI BUKAN MENGEJAR JUARA. 5. MEMBUAT PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN FESTIVAL PERTANDINGAN BOLA USIA DINI. 6. DIPERLUKAN MEMBUAT PANDUAN ATAU MANUAL YANG MEMUAT KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR, PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIJALANKAN DAN SEMUA HAL YANG ADA KAITANNYA DENGAN FESTIVAL YANG AKAN DISELENGGARAKANNYA ATAU YANG AKAN DIIKUTI PESERTANYA. 7. MENGUPAYAKAN MENCARI UNTUK MENDAPATKAN SPONSOR ATAU MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA FESTIVAL PERTANDINGAN BERSPONSOR (EVENT TITTLE) DAN SPONSOR PENDUKUNG LAINNYA SEBAGAI MITRA KERJA, YANG SALING MENGUNTUNGKAN KEDUA BELAH PIHAK UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN PENYELENGGARAAN FESTIVAL PERTANDINGAN. 8. MEMBUAT SURAT PEMBERITAHUAN KEPADA MASYARAKAT PENGGIAT PEMBINAAN SEPAKBOLA USIA DINI, SSB, AKADEMI SEPAKBOLA, SD, MADRASAH BAHWA AKAN DISELENGGARAKAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI, LENGKAP DENGAN WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN, BATASAN USIA DAN PERSYARATAN LAINNYA UNTUK MENGIKUTINYA TERMASUK TENGGAT WAKTU PENDAFTARAN. 9. MENYELENGGARAKAN KONPRENSI PERS DAN SECARA BERKALA MEMBUAT RILIS UNTUK MEMPUBLIKASIKAN RENCANA PENYELENGGARAAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI.
18

10. BAGI YANG BERMINAT BISA MENDAFTARKAN DI SEKRETARIAT PANTIA PERTANDINGAN, DISERTAI DAFTAR NAMA PEMAIN DAN OFISIAL ATAU BILA ADA UANG PENDAFTARAN. 11. MEMBUAT SURAT PERMOHONAN REKOMENDASI KEPADA PSSI BILA AKAN MENGUNDANG TIM YANG BERASAL DARI BERBAGAI PROVINSI. KEPADA PENGPROV PSSI SETEMPAT BILA PESERTA YANG DIUNDANGNYA BERASAL DARI BERBAGAI KABUPATEN/KOTA. 12. ATAU KEPADA PENGCAB PSSI SETEMPAT BILA YANG DIUNDANGNYA HANYA YANG BERASAL DARI LOKAL SETEMPAT. 13. MENERIMA PENDAFTARAN PESERTA FESTIVAL, BERIKUT DAFTAR NAMA PEMAIN DAN OFISIAL TIM, SERTA SEMUA PERSYARATAN UNTUK MENGIKUTI FESTIVAL PERTANDINGAN. 14. MELAKUKAN VERIFIKASI ATAU PEMERIKSAAN SEMUA PERSYARATAN KEPESERTAAN DAN PERSYARATAN PEMAIN UNTUK MENGIKUTI FESTIVAL. 15. MENETAPKAN DENGAN RESMI DAFTAR PESERTA FESTIVAL DAN PENGESAHAN PEMAIN DILAKUKAN SETELAH MELAKUKAN SKRINING. 16. MELAKUKAN PELUNCURAN RESMI (LAUNCHING) PENYELENGGARAAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI, ATAU BILA BERHASIL MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA FESTIVAL YANG BERSPONSOR (EVENT TITTLE), TERMASUK MENAMPILKAN DESAIN DAN WARNA KOSTIM YANG AKAN DIKENAKAN PESERTA, SERTA BOLA YANG AKAN DIPERGUNAKAN SELAMA FESTIVAL BERLANGSUNG. 17.MELAKUKAN SEMINAR ATAU WORKSHOP BAGI OFISIAL TIM PESERTA UNTUK MEMBAHAS DAN MEMAHAMI PANDUAN ATAU MANUAL DAN SEMUA HAL YANG ADA KAITANNYA DENGAN FESTIVAL, TERUTAMA YANG MENYANGKUT KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR, SERTA SEMUA HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA PADA FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI YANG AKAN DIIKUTINYA TERUTAMA BILA ADA SPONSOR. DILAKSANAKAN SEBULAN SEBELUM FESTIVAL DIMULAI. 18.DILANJUTKAN DENGAN PERTEMUAN MANAJER YANG DIHADIRI OLEH PARA MANAJER TIM PESERTA UNTUK MEMBAHAS SECARA SPESIFIK TENTANG PERSIAPAN PELAKSANAAN FESTIVAL, PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI, PERATURAN PERMAINAN, SERTA UNDIAN PEMBAGIAN GRUP DAN MENETAPKAN JADWAL PERTANDINGAN.
19

19.MELAKUKAN PUBLIKASI DAN PROMOSI FESTIVAL PERTANDINGAN DIMAKSUD DENGAN MEMBUAT SPANDUK, UMBUL-UMBUL, POSTER, PAMFLET, BROSUR, MATERI PROMOSI SPONSOR DLL DI TEMPAT PERTANDINGAN. 20. MELAKUKAN SKRINING PEMAIN, MEMBUAT BERITA ACARA NAMANAMA PEMAIN YANG LOLOS SKRINING DAN BISA DITURUNKAN BERTANDING MEMPERKUAT TIMNYA MASING-MASING, SERTA MENERBITKAN KARTU TANDA PENGENAL BAGI PEMAIN YANG LOLOS SKRINING. 21.SEHARI MENJELANG PERTANDINGAN ATAU 6 JAM SEBELUM TENDANGAN AWAL DILAKUKAN PERTEMUAN TEKNIK YANG WAJIB DIHADIRI SEMUA OFISIAL TIM YANG TERDIRI DARI MANAJER, PELATIH DAN KAPTEN TIM, JAJARAN PANITIA PERTANDINGAN, OFISIAL PERTANDINGAN, DIPIMPIN OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN SESUAI AGENDA PERTEMUAN TEKNIK YANG DISUSUN SEBELUMNYA, DENGAN TUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KESERAGAMAN PENGERTIAN AKAN HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTANDINGAN (TERMASUK MENYAMPAIKAN URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL). 22.MELAKSANAKAN PERTANDINGAN DENGAN MENANDAI PERTANDINGAN PERTAMANYA SEBAGAI ACARA PEMBUKAAN RESMI FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI. 23.DISAMPING MELAKUKAN PERTANDINGAN JUGA MELAKUKAN COACHING CLINIC, KONTES KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DAN LOMBA BERMAIN DI LAHAN TERBATAS (KONSEP CAMPFESTIVAL MEMADUKAN PROGRAM PELATIHAN DENGAN PERTANDINGAN). 24.MELAKUKAN PEMANTAUAN ATAS SEMUA PELAKSANAAN PERTANDINGAN FESTIVAL. 25.DAN UNTUK MENDAPATKAN BAHAN PENTING UNTUK MEMBUAT LAPORAN TEKNIK, BILA TIDAK MEMILIKI SDM TSG, BISA SAJA DENGAN CARA MEMBUAT FORM ISIAN KOMENTAR SINGKAT PELATIH, YANG DIISI SEUSAI PERTANDINGAN OLEH KEDUA PELATIH YANG BERTANDING DAN SETELAH DIISI MENYERAHKAN KEPADA PANITIA PERTANDINGAN, SEBAGAI BAHAN PENTING UNTUK MEMBUAT ANALISA PERTANDINGAN DAN ANALISA TEKNIK. SEHINGGA SETIAP PENYELENGGARAAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI BISA MEMILIKI REKAM JEJAK PRESTASI PENAMPILAN
20

PEMAIN DAN TIM YANG MENJADI PESERTA PERTANDINGAN FESTIVAL. 26.MENGHIMPUN HASIL-HASIL PERTANDINGAN TERMASUK PENILAIAN FAIR PLAY SESUAI LAPORAN PENGAWAS PERTANDINGAN DAN MEMBUAT KLASEMEN SEMENTARA SELAMA FESTIVAL BERLANGSUNG, DATA STATISTIK PERTANDINGAN YANG MEMUAT SKOR, PENCETAK GOL, TENDANGAN KE GAWANG, TENDANGAN MELENCENG, TENDANGAN BEBAS, TENDANGAN SUDUT, PELANGGARAN, KARTU KUNING- KARTU MERAH- KARTU HIJAU, PENGUASAAN BOLA DAN MEMBUAT KLASEMEN AKHIR SETELAH SELESAI SEMUA PERTANDINGAN FESTIVAL BERIKUT REKAPITULASI STATISTIK. 27.REKAPITULASI STATISTIK, MEMUAT JUMLAH PERTANDINGAN KESELURUHAN, JUMLAH PENONTON KESELURUHAN DAN RATA-RATA JUMLAH PENONTON DISETIAP PERTANDINGAN, JUMLAH KESELURUHAN GOL YANG DICETAK DAN RATA-RATA GOL YANG DICETAK DISETIAP PERTANDINGAN, DAFTAR NAMA PENCETAK GOL, JUMLAH KESELURUHAN KARTU KUNING-KARTU MERAHKARTU HIJAU YANG DIKELUARKAN WASIT DAN RATA-RATA JUMLAH KARTU KUNING-KARTU MERAH DAN KARTU HIJAU YANG DIKELUARKAN WASIT DISETIAP PERTANDINGAN. 28.MEMBENTUK SEMACAM PANITIA MENDIDIK DISIPLIN, KARENA SANKSI YANG DIJATUHKAN KEPADA PEMAIN USIA DINI BERSIFAT MENDIDIK. DAN KALAU DIKELUARKAN DARI LAPANGAN PERMAINAN KARENA MELAKUKAN PELANGGARAN SERIUS, 3 MENIT KEMUDIAN MISALNYA IA SUDAH BOLEH BERMAIN KEMBALI, SETELAH DIBERITAHU WASIT YANG MEMIMPIN PERTANDINGAN, APA KESALAHANNYA DAN DIINGATKAN UNTUK TIDAK MENGULANGI KEMBALI. BEGITU PULA PELATIHNYA HARUS MEMBERI NASIHAT BAGI YANG BERSANGKUTAN SELAMA TIDAK BOLEH BERMAIN SEMENTARA. 29.MELAKUKAN EVALUASI SECARA BERKALA ATAS PELAKSANAAN PERTANDINGAN FESTIVAL MULA DARI BABAK PERTAMA (PENYISIHAN) DAN SETERUSNYA SAMPAI KE BABAK SEMI FINAL DAN BABAK FINAL, UNTUK MEMPERBAIKI BILA ADA HAL YANG HARUS DIPERBAIKI, ATAU UNTUK MENINGKATKAN BILA ADA YANG HARUS DITINGKATKAN SELAMA BERLANGSUNG PERTANDINGAN FESTIVAL. 30.SESUDAH PERTANDINGAN BABAK FINAL SELESAI, MENGUMUMKAN DAN MENYERAHKAN TANDA PENGHARGAAN FESTIVAL, SEPERTI
21

TIM TERBAIK, PEMAIN TERBAIK MENURUT POSISINYA, PENCETAK GOL TERBANYAK, PEMAIN DAN TIM FAIR PLAY. 31.SEBAGAIMANA PELAKSANAAN KOMPETISI DAN TURNAMEN, SETELAH USAI SELURUH RANGKAIAN PERTANDINGAN FESTIVAL, MEMBUAT LAPORAN LENGKAP ATAS PELAKSANAAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI KEPADA OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL ATAU KEPADA OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH SETEMPAT SESUAI TINGKAT KEWENANGANNYA (SAMA SEBAGAIMANA DILAKUKAN PADA PENYELENGGARAAN KOMPETISI DAN TURNAMEN).

LANJUTAN TENTANG FESTIVAL GRASSROOTS


32.SELANJUTNYA BERIKUT INI DISAMPAIKAN TENTANG FESTIVAL YANG BERBEDA, YAITU FESTIVAL UNTUK PELATIHAN BAGI PARA PEMAIN USIA DINI UNTUK MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERMAIN SEPAKBOLA, YAITU FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI ATAU SESUAI PANDUAN BISA DISEBUT SEBAGAI PROGRAM FIFA GRASSROOTS FESTIVAL, YAITU FESTIVAL YANG DI KHUSUSKAN UNTUK PELATIHAN BERMACAM TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA SESUAI PANDUAN FIFA GRASSROOT BAGI PEMAIN USIA DINI, BERLATIH DALAM WAKTU TERTENTU DENGAN DIPANDU OLEH PELATIH PENDIDIK (COACH EDUCATOR). 33.SAMA HALNYA DENGAN KEGIATAN PENYELENGGARAAN FESTIVAL PERTANDINGAN SEPAKBOLA USIA DINI, KEGIATAN PENYELENGGARAAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI JUGA MEMULAI PEKERJAANNYA DENGAN MEMBUAT PERENCANAAN AWAL, UNTUK MENYIAPKAN PENYELENGGARAAN FESTIVAL DIMAKSUD. 34.STRUKTUR DAN PERSONIL KEPANITIAAN STANDAR, MEMBUAT PROGRAM DAN JADWAL KEGIATAN, PERKIRAAN DAN BATASAN BANYAKNYA PESERTA YANG DAPAT DIIKUT SERTAKAN. MENYIAPKAN STADION YANG BISA DIPERGUNAKAN PELATIHAN PADA WAKTUNYA, MENYIAPKAN PERLENGKAPAN YANG AKAN DIPERGUNAKAN. 35.MENYIAPKAN ADMINISTRASI PELATIHAN, SEPERTI DAFTAR PESERTA, PENGELOMPOKAN PELATIHAN SESUAI USIANYA, TERMASUK NAMANAMA PELATIH PENDIDIKNYA MASING-MASING, MENYIAPKAN FORM-FORM DAN SERTIFIKAT PELATIHAN, MENETAPKAN TANGGAL PELAKSANAAN DAN LAINNYA YANG DIANGGAP PERLU.
22

36.MEMBUAT SURAT PEMBERITAHUAN ATAU PERMOHONAN REKOMENDASI KEPADA PENGCAB PSSI SETEMPAT UNTUK MENYELENGGARAKAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI. 37.MENGUPAYAKAN MENCARI UNTUK MENDAPATKAN ATAU MENGGANDENG SPONSOR UTAMA DENGAN NAMA FESTIVAL PELATIHAN BERSPONSOR (EVENT TITTLE) DAN SPONSOR PENDUKUNG LAINNYA SEBAGAI MITRA KERJA, YANG SALING MENGUNTUNGKAN KEDUA BELAH PIHAK UNTUK MENDUKUNG PEMBIAYAAN FESTIVAL PELATIHAN. 38.MEMBUAT SURAT PEMBERITAHUAN KEPADA KOMUNITAS PEMBINAAN SEPAKBOLA USIA DINI TENTANG INFORMASI AKAN DISELENGGARAKAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI, DENGAN USIA PESERTA 6 S/D 12 TAHUN. 39.INFORMASI MENYEBUTKAN NAMA KEGIATAN, WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN SERTA TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN, DLL. 40.MENYELENGGARAKAN KONPRENSI PERS DAN SECARA BERKALA MEMBUAT RILIS TENTANG RENCANA PENYELENGGARAAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI. 41.MENERIMA PENDAFTARAN PESERTA DI SEKRETARIAT PANITIA SESUAI WAKTU YANG DITETAPKAN. 42.MENETAPKAN DENGAN RESMI NAMA-NAMA PESERTA SESUAI JUMLAH YANG DITETAPKAN SEBELUNYA DAN MEMBERITAHUKANNYA KEPADA PESERTA PELATIHAN TENTANG WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN, SERTA MENERBITKAN KARTU TANDA PENGENAL BAGI PESERTA PELATIHAN, PELATIH PENDIDIK, WASIT PENDIDIK DAN PENGAWAS PERTANDINGAN PENDIDIK. 43.DAN MEMBERITAHUKAN PERLENGKAPAN YANG HARUS DIBAWA, SEPERTI MISALNYA BOLA DAN SEPATU HARUS BAWA SENDIRI. DAN JUGA MEMBERITAHUKAN KEPADA PESERTA MISALNYA KAOS PELATIHAN DARI SPONSOR TELAH DISEDIAKAN BAGI MEREKA DAN HARUS DIKENAKAN SELAMA PELATIHAN BERLANGSUNG. 44.MEMBERITAHU KEPADA PELATIH PENDIDIK YANG AKAN MENANGANI PROGRAM PELATIHAN DI LAPANGAN, DAFTAR NAMANAMA PESERTA DAN USIANYA DALAM KELOMPOK BERLATIH YANG DIPIMPINNYA, BERIKUT PROGRAM DAN JADWAL PELATIHANNYA. 45.SAAT PELATIHAN BISA DIBANTU WASIT YANG MEMIMPIN MITRA LATIH SEKALIGUS BISA MENJADI WASIT PENDIDIK, MEMPERKENALKAN PERATURAN PERMAINAN SEJAK DINI SAAT MITRA LATIH BERLANGSUNG KEPADA PESERTA PELATIHAN. JUGA BISA DIBANTU PENGAWAS
23

PERTANDINGAN YANG MENATA PERTANDINGAN FUN (FUN GAMES), DAN BERTINDAK SEBAGAI PENGAWAS PERTANDINGAN PENDIDIK, UNTUK MEMBANGUN SUASANA FUN ATAU GEMBIRA DENGAN INSTRUMEN PERATURAN YANG MENDIDIK DAN MENARIK BAGI PESERTA PELATIHAN, TETAPI SELARAS DENGAN PROGRAM PELATIHAN YANG TELAH DIBERIKAN EBELUMNYA OLEH PELATIH PENDIDIK KEPADA PESERTA. 46.PESERTA MULAI DARI USIA 6 S/D 12 TAHUN, DIKELOMPOKAN SESUAI USIANYA, MISALNYA 6 TAHUN, 7-8 TAHUN, 9-10 TAHUN, 11-12 TAHUN. 47.SETIAP KELOMPOK BERLATIH PALING TIDAK DIBIMBING SEORANG PELATIH PENDIDIK. 48.MELAKUKAN PUBLIKASI DAN PROMOSI FESTIVAL PELATIHAN DIMAKSUD DENGAN MEMBUAT SPANDUK, UMBUL-UMBUL, POSTER, PAMFLET, BROSUR DAN MATERI PROMOSI SPONSOR, DLL DI TEMPAT PELATIHAN. 49.PELATIHAN DILAKSANAKAN DENGAN PROGRAM KEGIATAN SEHARI DALAM DURASI 5 JAM KESELURUHAN KEGIATAN MULAI DARI AWAL SAMPAI DENGAN SELESAI. 50.KEGIATAN MISALNYA MULAI PUKUL 06.30, SELESAI PUKUL 11.30. 51.DENGAN JADWAL, TEMPAT DAN KETENTUAN KEGIATAN : 06.30-07.00 : REGISTRASI PESERTA. 07.00-07.30 : PERSIAPAN, PEMBUKAAN. 07.30-09.00 : PELATIHAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA. 09.00-11.00 : MITRA TANDING (FUN GAMES), LAMANYA TERGANTUNG BANYAKNYA PESERTA DALAM MASING-MASING KELOMPOK USIA DIBAGI BERAPA TIM. 11.00-11.30 : PENUTUPAN, PEMBERIAN SERTIFIKAT. (WAKTU BERAKHIR PELATIHAN DAN MITRA TANDING SETIAP KELOMPOK USIA TIDAK SAMA) TEMPAT : STADION YANG MEMILIKI TRIBUN. KETENTUAN : SETIAP PESERTA BAWA BOLA SENDIRI, MENGGUNAKAN KAOS SERAGAM PELATIHAN DAN MENGGUNAKAN SEPATU BOLA. 46.MEMBUA LAPORAN LENGKAP PELAKSANAAN FESTIVAL PELATIHAN SEPAKBOLA USIA DINI.

24

BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU :

BAGIAN KEEMPAT TENTANG ORGANISASI PERTANDINGAN


1. ORGANISASI PERTANDINGAN (OP) ADALAH PANDUAN TENTANG CARA MENGORGANISIR DAN MENATA PERTANDINGAN DENGAN BAIK, TERTIB DAN TERATUR. 2. MENGATUR PEMBAGIAN TUGAS DAN WEWENANG DIANTARA PERSONIL PENGELOLA PERTANDINGAN KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI, MENCAKUP SEMUA KETENTUAN, PERSYARATAN DAN STANDAR SERTA PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIIKUTI ATAU DIJALANKAN PADA SEBUAH PERTANDINGAN. 3. PERSONIL YANG BERTUGAS DAN BERWENANG DI SEBUAH PERTANDINGAN HARUS SELALU MELAKUKAN PENGECEKAN DAN MEMASTIKAN SEMUA HAL DARI WAKTU KE WAKTU, SUPAYA PERTANDINGAN TERSEBUT BISA BERJALAN SESUAI RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN YANG TELAH DITETAPKAN. 4. DI DALAM MELAKUKAN PEKERJAAN MENGELOLA PERTANDINGAN SEBELUM, SELAMA DAN SESUDAH PERTANDINGAN HARUS BEKERJA DENGAN MEMPERHATIKAN URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL , TERMASUK DENGAN MEMPERHATIKAN SEMUA KETENTUAN PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIIKUTI DAN DIJALANKAN. 5. SEBELUM MELAKUKAN PERTEMUAN DENGAN PIHAK-PIHAK TERKAIT PERTANDINGAN, MELAKUKAN INSPEKSI SARANA FASILITAS PERTANDINGAN DI STADION TEMPAT PERTANDINGAN MAUPUN TEMPAT LATIHAN DAN STADION ALTERNATIF, MEMERIKSA SEMUA MATERI SPONSOR SESUAI DENGAN PENEMPATANNYA DI DALAM ATAU DI LUAR RUANGAN, 6. MELAKUKAN PERTEMUAN DENGAN SEMUA PIHAK YANG TERKAIT DENGAN PERTANDINGAN, SEPERTI PANITIA PERTANDINGAN, KOORDINATOR MEDIA, KOORDINATOR KEAMANAN, KOORDINATOR MEDIS. KEMUDIAN PIHAK PENGELOLA STADION, SPONSOR, MANAJEMEN HOTEL DAN PIHAK LAINNYA. 7. MENGADAKAN PERTEMUAN TEKNIK SEHARI SEBELUM PERTANDINGAN YANG DIHADIRI OFISIAL TIM YANG BERTANDING, OFISIAL PERTANDINGAN, JAJARAN PANITIA PERTANDINGAN,
25

KOORDINATOR MEDIA, KOORDINATOR KEAMANAN DAN KOORDINATOR MEDIS. 8. USAI PERTEMUAN TEKNIK MELAKUKAN KONPRENSI PERS BAGI KEDUA TIM YANG AKAN BERTANDING DIPANDU OLEH KOORDINATOR MEDIA . 9. MELAKUKAN GLADI RESIK DI TEMPAT PERTANDINGAN BERSAMA JAJARAN PANITIA PERTANDINGAN, OFISIAL PERTANDINGAN, PEMBAWA BENDERA FAIR PLAY ATAU BENDERA NEGARA PADA PERTANDINGAN INTERNASIONAL, ANAK GAWANG, OPERATOR SISTEM SUARA, ANOUNCER. UNTUK MELAKUKAN GLADI SEREMONI SEBELUM PERTANDINGAN, DENGAN URUTAN SUSUNAN ACARA, NARASI ANOUNCER, MEMPERDENGARKAN LAGU FIFA ANTHEM DAN NATIONAL ANTHEM PADA PERTANDINGAN INTERNASIONAL DAN MENCOBA SKORING BOARD ELECTRONIK, SERTA LAMPU PENERANGAN STADION. 10.PADA HARI PERTANDINGAN MENJAGA URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL, TERMASUK DENGAN SEMUA KETENTUAN PEDOMAN KEAMANAN DAN PROTOKOL YANG HARUS DIIKUTI DAN DIJALANKAN, MULAI SEBELUM, SELAMA, WAKTU ISTIRAHAT DAN USAI PERTANDINGAN. 11.MENJALANKAN PROGRAM USIA MUDA, DENGAN MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADA PARA PEMAIN MUDA UNTUK MENJADI ANAK GAWANG SAMBIL BELAJAR DENGAN MENYAKSIKAN PERTANDINGAN 12.MENJAGA DENGAN KETAT URUTAN WAKTU MENUJU TENDANGAN AWAL TERUTAMA BILA ADA SIARAN LANGSUNG TELEVISI SPONSOR (HOST TV). 13.PERTANDINGAN BARU BISA DIMULAI BILA KEADAAN DI DALAM DAN DI LUAR STADION AMAN, TENDANGAN AWAL PARUH PERTAMA BISA DILAKUKAN DAN PERTANDINGAN BISA BERJALAN. 14.WAKTU ISTIRAHAT (JEDA) 15 MENIT DARI BUNYI PELUIT KE BUNYI PELUIT BERIKUTNYA SAAT DILAKSANAKAN TENDANGAN AWAL PADA PARUH KEDUA PERTANDINGAN. 15.MELAKUKAN KEGIATAN ENTERTAIN ATAU PROMOSI PADA SAAT JEDA BILA ADA KERJASAMA DENGAN PIHAK SPONSOR. 16.USAI PERTANDINGAN MELAKUKAN KONTROL DOPING, KONPRENSI PERS DIPANDU OLEH KOORDINATOR MEDIA, WAWANCARA KILAT (FLASH INTERVIEW) DI ZONA CAMPURAN (MIXED ZONE) DAN BRIFING DENGAN PANITIA PERTANDINGAN

26

SERTA PERWAKILAN STADION DAN UNTUK MENYIAPKAN PERTANDINGAN BERIKUTNYA. 17.MEMBUAT LAPORAN PERTANDINGAN DISETIAP USAI PERTANDINGAN, DIBUAT OLEH PENGAWAS PERTANDINGAN, IW (PENILAI WASIT) SERTA WASIT DAN MENGIRIMKANNYA KE OTORITAS SEPAKBOLA NASIONAL ATAU OTORITAS SEPAKBOLA DAERAH MENURUT TINGKAT KEWENANGANNYA. SUPLEMEN TENTANG : SEPAKBOLA JALANAN, SERTA YANG LAINNYA YAITU > DAFTAR ISI BUKU : PANDUAN, MANUAL, LAPORAN TEKNIK, STANDAR PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN, RUMUS JADWAL PERTANDINGAN (RJP), 2, 3, 4, 5, 6 PESERTA PADA PERTANDINGAN TURNAMEN KANDANG KOMPETISI SETENGAH ATAU KOMPETISI PENUH DALAM SETIAP GRUP, 8, 10, 12, 14, 16, 18, 20, 22, 24 PESERTA PADA PERTANDINGAN KOMPETISI PENUH KANDANGTANDANG.

WAKTU DAN AKTIVITAS

PENGERJAAN PENULISAN BUKU :


1. WAKTU AKTIVITAS MENGERJAKAN PERSIAPAN, PENGUMPULAN MATERI, MEMBUAT DESKRIPSI DAN ABSTRAKSI, MEMBUAT STRUKTUR TULISAN DAN PENYUSUNAN PROPOSAL, BULAN APRIL 2013. 2. WAKTU AKTIVITAS MENGERJAKAN PENGUMPULAN MATERI PENDUKUNG YANG DIPERLUKAN UNTUK MELENGKAPI MATERI YANG SUDAH ADA, MENGHIMPUN, MEMILAH DAN MENGEDIT MATERI SESUAI ISI BUKU, YANG BERJUDUL : KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN SEPAKBOLA PANTAI SERTA SUPLEMEN TENTANG SEPAKBOLA JALANAN DLL, BULAN MEI 2013. 3. WAKTU AKTIVITAS MENGERJAKAN PENGETIKAN NASKAH BUKU, 300-400 HALAMAN, BULAN JUNI 2013. 4. WAKTU AKTIVITAS KOREKSI, PERBAIKAN, EDIT NASKAH DAN MENCETAK BUKU, BULAN JULI 2013.
27

BANYAKNYA BUKU YANG AKAN DICETAK


CETAKAN PERTAMA SEBANYAK MINIMAL 1000 EKSEMPLAR DAN CETAKAN BERIKUTNYA SETIAP HABIS PERSEDIAAN BUKU ATAU SESUAI PERMINTAAN. MASYARAKAT YANG DITUJU : PENGURUS SEPAKBOLA DI SELURUH INDONESIA (PSSI, PENGPROV DAN PENGCAB PSSI, KLUB PROFESIONAL, KLUB AMATIR, SEKOLAH SEPAKBOLA, AKADEMI SEPAKBOLA, PENGAWAS PERTANDINGAN) DAN MASYARAKAT UMUM.

DUKUNGAN YANG DIPERLUKAN

BIAYA PENGERJAAN SELAMA 4 BULAN


1. 2. 3. 4. 5. PENGUMPULAN MATERI MENGHIMPUN, MEMILAH DAN EDIT NASKAH PENGETIKAN NASKAH ATK BANTUAN BIAYA CETAK JUMLAH : Rp. 4.000.000,Rp. 3.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 1.000.000,Rp.10.000.000,Rp. 20.000.000,-

KERJASAMA IMBAL BALIK BAGI SPONSOR


BAGI INSTANSI/ORGANISASI/PERUSAHAAN YANG MEMBERIKAN DUKUNGAN BANTUAN BIAYA PENGERJAAN SELAMA 4 BULAN SEBESAR Rp. 20.000.000, IMBALAN PEMASANGAN IKLAN PROGRAM, VISI-MISI, PRODUK ATAU NAMA INSTANSI/ORGANISASI/PERUSAHAAN YANG BERSANGKUTAN PADA SAMPUL BUKU BAGIAN DALAM DAN BELAKANG DALAM UKURAN PENUH, KECUALI SAMPUL DEPAN BERBAGI DENGAN JUDUL BUKU DAN ILUSTRASI FOTO.

DESKRIPSI PENUTUP
DEMIKIANLAH DESKRIPSI TENTANG PENULISAN BUKU, BUTIR-BUTIR ABSTRAKSI TENTANG ISI BUKU DAN PROPOSAL PENYUSUNAN BUKU KOMPETISI, TURNAMEN, FESTIVAL GRASSROOTS, ORGANISASI PERTANDINGAN SEPAKBOLA, FUTSAL DAN
28

SEPAKBOLA PANTAI, DISAMPAIKAN KEHADAPAN YANG TERHORMAT PIMPINAN INSTANSI/ORGANISASI/PERUSAHAAN, DENGAN HARAPAN DAPATLAH KIRANYA BERKENAN MEMBERIKAN BANTUAN DUKUNGAN BIAYA PENGERJAAN PENULISAN, PENYUSUNAN DAN MENCETAK BUKU DIMAKSUD DENGAN PENAWARAN KERJA SAMA SEBAGAIMANA DISAMPAIKAN DIATAS. ATAS PERHATIAN, DUKUNGAN DAN BANTUAN KERJASAMA YANG AKAN DIBERIKAN, KAMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH SEBELUMNYA. JAKARTA, 8 APRIL 2013. PENULIS, M. ACHWANI MANTAN SEKRETARIS EKSEKUTIF PSSI 1995-2000, MANTAN MANAJER KOMPETISI PSSI 2001-2003, MANTAN DIREKTUR KOMPETISI PSSI 2003-2008, MANTAN DIREKTUR KOMPETISI BLA-PSSI 2008-2009, MANTAN DIREKTUR DIKLAT PSSI 2009-2011.

29