BAB V SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

A.

Analisis Sistem Informasi Manajemen IGD RSBB Alur pasien di IGD seperti yang sudah dijelaskan pada bab 1 halaman 7,

bahwa pasien yang berobat pada jam kerja akan mendapatkan pelayanan terlebih dahulu, selanjutnya pasien mendaftar rawat jalan atau inap ke counter khusus untuk mendapat rekam medik. Selesai pemeriksaan penunjang dan farmasi, pasien dikirim ke ruangan untuk rawat inap atau menyelesaikan administrasi dan pulang untuk yang rawat jalan. Sedangkan untuk pasien yang berobat diluar jam kerja, maka pendaftaran pasien, pelayanan obat dan administrasi pembayaran dilakukan di IGD oleh assisten perawat. Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi dari pengolahan data yang ada untuk dikomunikasikan kepada semua tingkatan dalam organisasi setiap saat diperlukan. Sistem informasi di IGD RSBB meliputi sistem komputerisasi dan manual. Sistem komputerisasi hanya pada bagian administrasi pendaftaran pasien. Inputnya adalah identitas pasien, dan outputnya adalah nomer registrasi penunjang. pasien dan kartu berobat pasien. Informasi tersebut tidak bisa diakses di unit pelayanan misalnya IGD, apotek atau pemeriksaan Sehingga untuk mendapatkan informasi pada IGD , apotek , pemeriksaan penunjang menunggu informasi secara manual atau paper. B. Desain Flowchart Sistem Informasi Sistem informasi yang akan dikembangkan adalah sistem informasi komputerisasi yang on line pada seluruh bagian pelayanan. Sistem ini digunakan sebagai penunjang produk deferensiasi one stop service. Pasien mendaftar pada administrasi IGD dan informasi pendaftaran tersebut on line diseluruh pelayanan yaitu IGD, apotek, pemeriksaan penunjang. Administrasi IGD berfungsi sebagai pendaftaran, entry data dan tindakan pasien dan sebagai administrasi pembayaran. Sampai saat ini sudah terdapat 1 komputer di IGD, sehingga untuk selanjutnya dibutuhkan lagi 1 komputer baru untuk entry data dan administrasi pembayaran.

Ujian Akhir Semester 1

79

Petugas administrasi IGD mendapatkan Petugas informasi dari apotek.1. Data pasien tersebut dapat diakses dari apotek. tindakan. Aktivitas terakhir di IGD adalah administrasi untuk pembayaran sesuai dengan tindakan. alamat. Bila diapotek maka petugas apotek apotek tinggal mengambilkan obat selanjutnya entry harga obat dan informasi akan diterima di kasir / keuangan. Pasien akan mendapatkan nomor register dan mendapatkan buku status. yang dilakukan terhadap pasien Selanjutnya informasinya dapat diakses di apotek. pada masing masing pelayanan ini Petugas / administrasi pemeriksaan penunjang sesuai dengan IGD administrasi IGD Deskripsi Aktivitas Penanggungj mendapat informasi sesuai dengan entry data adminitrasi yang dimasukkan. Petugas administrasi IGD memasukkan Petugas data tentang pemeriksaan. radiologi. radiologi. jenis kelamin. keuangan/kasir dan IGD sendiri. di Apotek laboratorium / radilogi / radiologi. Tabel 5. di laborat. status. tempat tanggal lahir. laboratorium. entry data di IGD berkaitan dengan pemeriksaan dan tindakan yang ada di IGD.1. Aktivitas Desain Flowchart Sistem Informasi Macam Aktivitas Pendaftaran IGD awab (user) Petugas mendaftar identitas pasien yaitu Petugas nama. obat. Selanjutnya aktivitas di masing – masing pemeriksaan penunjang dan apotek. tentang berapa biaya yang harus dibayar. Pasien cukup membayar pada administrasi administrasi IGD Ujian Akhir Semester 1 80 . pemeriksaan yang dilakukan. di keuangan / kasir. . Begitu juga di laboratorium laboratorium / Radiologi Kasir / IGD dan radiologi. IGD laboratorium. Aktivitas Sistem Informasi Aktivitas sistem informasi meliputi aktivitas pendaftaran di IGD. pekerjaan.

Mengarahkan pasien. penyusunan sistem indeks. TRIASE 4. CATATAN : Cetak RJTL. Melengkapi administrasi. Interview identitas pasien. coding. Cetak tracer ke RM. Process Flow Pada kegiatan proses flow ini ditekankan pada pembentukan bank data. Sehingga alur informasi yang kita bangun adalah sebagai berikut : AREA INSTALASI GAWAT DARURAT PASIEN IGD TIDAK MRS PENDAFTA PENDAFTA RAN IGD RAN IGD FARMASI FARMASI IGD IGD KASIR KASIR ADMINISTRASI SELESAI PASIEN PULANG AREA PENUNJANG DIAGNOSTIK TEMPAT PENDAFTARAN PASIEN LANTAI. 1 Melakukan : 1. 2. pembaharuan arsip dan model bahasa untuk dapat diakses ke berbagai data. 2.IGD untuk semua pelayanan tersebut. 3. 6. 5. RITL & SKP RADIOLOGI RADIOLOGI LABORATORIUM LABORATORIUM USG USG AREA INSTALASI RAWAT INAP IRNA LANTAI IRNA LANTAI IRNA LANTAI IRNA LANTAI 3 3 2 2 IRNA LANTAI IRNA LANTAI 1 1 MRS Keterangan : INSTAL INSTAL ASI Pada sistem informasi ini pasien cukup mendaftar di tempat pendaftaran ASI yang ada di IGD selanjutnya data secara otomatis sudah terekam di bagian. Dari analisis di atas bahwa sistem informasi yang dibangun di IGD melibatkan instalasi lain akan tetapi kita tidak memperhitungkan pengaruh sistem ini terhadap instalasi lain. RAWAT RAWAT INAP INAP : alur informasi : alur pasien Ujian Akhir Semester 1 81 . Interview tujuan kunjungan.

tempat tanggal lahir . laboratorium. kelamin. dan kasir IGD Informasi apotek Informasi Pemeriksaa. pameriksaan penunjang) akan muncul informasi sesuai dengan data yang dimasukkan. laboratorium dan administrasi. radiologi mengentry data IGD Pembayaran pasien Entry petugas administrasi kasir IGD / data Struk pembayaran pemeriksaan dan radiologi Informasi tindakan Jumlah harga yang di kasir IGD beaya pemeriksaan dan pemeriksaan penunjang di laboratorium jenis obat di harus dibayar dapat di lihat di kasir IGD dengan yang dibutuhkan Ujian Akhir Semester 1 82 . status .apotek. laboratorium. Input dan Output Sistem Informasi Berdasar aktivitas sistem informasi yang akan dibangun maka dapat kita buat flow chart nya sebagai berikut : LOKASI IGD Data pasien Nama. sehingga bila di IGD memasukkan data tentang tindakan.masing bagian online. 3. radilogi. cepat. asuransi alamat. kartu berobat Data pasien masuk di apotek. apotek. Petugas adminitrasi entry data IGD INPUT PROSES OUTPUT Nomor register Status pasien. penunjang Apotek laboratorium/ radiologi / Harga dengan dibutuhkan Harga penunjang pemeriksaan sesuai obat obat sesuai yang obat. Pada masing . Dengan adanya pelayanan sistem informasi ini akan memudahan bagi pasien maupun keluarga untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang tepat. jenis pekerjaan. obat atau pemeriksaan penunjang maka pada masing – masing bagian ( keuangan. tindakan. akurat dan proporsional yang didukung oleh sumberdaya manusia yang berkompeten serta peralatan IGD yang lengkap sesuai standar. Petugas administrasi IGD entry data Petugasa administrasi apotek.

Anggaran pengembangan software dan konsultan Software untuk program tersebut 4. 1.000. Pelatihan Kebutuhan 3 petugas untuk Anggaran dana yang dibutuhkan Rp 5. Anggaran pengembangan hardware. Pelatihan dasar komputer. b. Pelatihan operasional komputer. Ketrampilan ini mencakup input data pasien sampai dengan administrasi pembayaran pasien. Perencanaan.3. Jenis pelatihan yang dibutuhkan. Biaya hardware. Pelatihan sofware komputer 3.4. 3 orang. Kebutuhan dan anggaran pelatihan. Biaya pengembangan software. Tabel 5.- mengoperasionalkan komputer 2. akan dilatih untuk mewujudkan pelayanan tersebut. Assisten perawat IGD. Jenis pelatihan yang diperlukan untuk kelancaran operasional komputer meliputi : a.C.000.000.000.2. Pengembangan dan Implementasi Kuantitas dan kompetensi SDM. maka dibutuhkan ketrampilan dalam mengoperasikan komputer.- Tabel 5. d.000. Kebutuhan Anggaran dana yang dibutuhkan Rp 30. Dalam usaha mewujudkan pelayanan satu atap (one stop service) terhadap pasien yang berobat di IGD di luar jam kerja. Kebutuhan Hardware berupa satu set komputer 5. Pelatihan maintenance komputer.000. Anggaran dana yang dibutuhkan Rp 5. c. Biaya pemeliharaan Ujian Akhir Semester 1 83 .- Tabel 5.

000.Tabel 5. Anggaran dana yang dibutuhkan Rp 2. Anggaran pemeliharaan Kebutuhan Maintenance dan support peralatan./ tahun Ujian Akhir Semester 1 84 ..000.5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful