Anda di halaman 1dari 20

08/07/2012

DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS)

Dosen Peng Pengampu ampu: : Prof. Dr. Almasdi Syahza, Syahza, SE., MP
Email: asyahza@yahoo.co.id asyahza@yahoo.co.id; ; http://almasdi.unri.ac.id

Pengertian DAS
Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu daerah tertentu yang bentuk dan sifat alamnya sedemikian rupa, sehingga merupakan kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya yang melalui daerah tersebut dalam fungsinya untuk menampung air yang berasal dari curah hujan dan sumber air lainnya dan kemudian mengalirkannya melalui sungai utamanya (single outlet). Satu DAS dipisahkan dari wilayah lain disekitarnya (DAS-DAS lain) oleh pemisah dan topografi, seperti punggung perbukitan dan pegunungan

08/07/2012

Daerah Aliran Sungai (DAS)

B atas DAS

Daerah Aliran Sungai (DAS)

Jaringan Sungai

Batas DAS Outlet

08/07/2012

DAS sebagai Basis Wilayah Pengelolaan Sumber Daya Air


Mengapa ?
1. SIFAT ALAMI: air mengalir secara dinamis dari tempat-tempat tertentu ke tempat yg lebih rendah Air tidak mengenal BATAS POLITIS (bisa lintas wil. Kab/Kota, dan lintas Prop, bahkan lintas Negara) 2. KONDISI HIDROLOGIS: Ada DAS/DPS yg kaya air dan ada pula DAS yg selalu kekurangan air Karakteristik DAS. 3. AIR adalah KARUNIA TUHAN, dan menjadi sumber kehidupan; karenanya setiap orang berhak mendapatkan air untuk kelangsungan hidupnya. 4. Mencegah timbulnya konflik; sekaligus menempatkan air SEBAGAI UNSUR PEMERSATU antar wilayah. 5. Prinsip EFESIENSI dan EFEKTIVITAS pengelolaan bisa dipantau di Outlet. Kondisi DAS

Pengertian Pengelolaan DAS

Pengelolaan DAS adalah upaya manusia dalam mengendalikan hubungan timbal balik antara sumber daya alam dengan manusia di dalam DAS dan segala aktifitasnya, dengan tujuan membina kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatkan kemanfaatan sumber daya alam bagi manusia secara berkelanjutan;

08/07/2012

ILUSTRASI PENGELOLAA PENGELOLAAN ND DA AS


hujan

Propinsi Sumatera Barat


hujan

Propinsi Sumatera Utara

Propinsi Riau

Laut

Sasaran Pengelolaan DAS


Terciptanya kondisi hidrologis yang optimal; Meningkatnya produktivitas lahan yang diikuti oleh perbaikan kesejahteraan masyarakat; Terbentuknya kelembagaan masyarakat yang tangguh dan muncul dari bawah (bottom-up) sesuai dengan sosial budaya setempat; Terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan berkeadilan.

08/07/2012

Proses Pengelolaan DAS


PERENCANAAN (PLANNING) PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)

PELAKSANAAN (ACTUATING) MONITORING DAN EVALUASI (CONTROLING)

WHEN? Jangka Waktu Pelaksanaan


Rencana Jangka Panjang (15 tahun) bersifat indikatif Mis: Pola RLKT yang berisi arahan umum penggunaan lahan, rehabilitasi dan konservasi tanah, urutan prioritas pengembangan DAS/Sub DAS, serta pengembangan sosial ekonomi. Rencana Jangka Menengah (5 tahun) bersifat teknis pelaksanaan Mis: RTL-RLKT yang berisi rekomendasi teknis kegiatan RLKT, proyeksi kegiatan tahunan RLKT, analisa manfaat (finansial dan ekonomi), rencana pengorganisasian dan rencana monitoring dan evaluasi. Rencana Jangka Pendek (tahunan) sangat rinci Mis: Rencana Teknis Tahunan (RTT) RHL yang berisi informasi lokasi, jenis, volume, waktu dan biaya kegiatan

08/07/2012

Kenapa DAS harus dikelola?


Kemiringan Lereng Geologi Geomorfologi Erodibilitas Tanah Penutupan Lahan Ketersediaan Air Permasalahan

PENGORGANISASIAN

08/07/2012

PELAKSANAAN

MONITORING DAN EVALUASI

08/07/2012

Kemiringan Lereng

Geologi

08/07/2012

Geomorfologi

PERENCANAAN

08/07/2012

Erodibilitas Tanah

Penutupan Lahan

10

08/07/2012

PERMASALAHAN

11

08/07/2012

Ketersediaan Air

12

08/07/2012

13

08/07/2012

14

08/07/2012

15

08/07/2012

16

08/07/2012

17

08/07/2012

Das Indragiri

18

08/07/2012

19

08/07/2012

Trims

20