P. 1
4. PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN Pembinaan Penyuluh Perikanan Swadaya

4. PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN Pembinaan Penyuluh Perikanan Swadaya

|Views: 213|Likes:
Dipublikasikan oleh Kelly Edwards

More info:

Published by: Kelly Edwards on Apr 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/02/2014

pdf

text

original

PANDUAN KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS DAN PENGUKUHAN PENYULUH PERIKANAN SWADAYA DI 41 KAWASAN MINAPOLITAN PRIORITAS DAN 160 KAWASAN

MINAPOLITAN TAHUN ANGGARAN 2011

I. 1.1. Latar Belakang

PENDAHULUAN

Indonesia sebagai negara kepulauan yang wilayahnya memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia (mega biodiversity), pesisir dan lautan menjadi tumpuan yang sangat menjanjikan dalam menyediakan sumber daya alam sebagai modal dasar pembangunan di Indonesia pada masa yang akan datang. Senada dengan hal tersebut di atas, dari sisi pelaku utama pembangunan kelautan dan perikanan meliputi masyarakat nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan serta masyarakat yang memanfaatkan usaha di bidang perikanan yang jumlahnya berkisar 35 juta orang (15% dari jumlah penduduk Indonesia); dengan catatan sekitar 90 persen berada pada skala usaha mikro dan kecil yang cenderung bersifat subsisten. Apabila hal ini dikaitkan dengan rencana pemenuhan kebutuhan Penyuluh Perikanan pada Tahun 2015 yang mencapai 15.350 orang dan kemampuan seorang Penyuluh Perikanan dalam membina sasaran penyuluhan perikanan yang hanya mencapai rata-rata 400 orang sasaran per 1 orang Penyuluh Perikanan maka jumlah tersebut jelas tidak akan mencukupi. Pencapaian visi dan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai negara Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan terbesar Tahun 2015 dalam rangka menyejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan perlu didukung dengan SDM Kelautan dan Perikanan yang handal, kapable dan kompeten dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Keberhasilan visi dan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan sangat tergantung kepada peran Penyuluh Perikanan sebagai ujung tombak keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2006 menyatakan bahwa penyuluhan dilakukan oleh Penyuluh Perikanan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penyuluh Perikanan Swadaya dan/atau Penyuluh Perikanan Swasta. Hal ini sebagai indikasi bahwa keterbatasan pemerintah dalam menyelenggarakan kegiatan penyuluhan perikanan memerlukan mitra kerja yang memadai sesuai azas-azas dalam pasal 2 Undang-undang tersebut. Dari keragaan ketenagaan yang ada saat ini, dengan keterbatasan ketenagaan Penyuluh Perikanan PNS, maka pemenuhan Penyuluh Swadaya sebagai mitra Penyuluh Perikanan PNS diharapkan dapat mencapai lebih kurang 20 % dari total tenaga Penyuluh Perikanan yang dibutuhkan. Berdasarkan fakta yang ada, pembinaan terhadap pelaksanaan kegiatan penyuluhan perikanan khususnya bagi Penyuluh Perikanan Swadaya dan Penyuluh Perikanan Swasta selama ini belum optimal untuk memenuhi kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha. Sehingga sesuai dengan fungsi Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan sebagai instansi pembina Penyuluh Perikanan, maka pada Tahun Anggaran 2011, Pusat Penyuluhan KP memprogramkan Pelaksanaan Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan. Kegiatan ini diharapkan dapat mewadahi semua peran yang berkepentingan dalam penyelenggaraan penyuluhan di daerah. Penyuluhan kelautan dan perikanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai upaya untuk menggerakan kegiatan penyuluhan di daerah perlu difasilitasi oleh pemerintah pusat dalam hal ini pada Pusat Pengembangan

-1-

Penyuluhan BPSDM KP agar penyelenggaraan penyuluhan kelautan dan perikanan dapat berjalan lebih optimal. 1.2. Tujuan Tujuan kegiatan ini adalah adalah untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaran penyuluhan kelautan dan perikanan guna mendukung sinergitas program pembangunan kelautan dan perikanan di kabupaten/kota. 1. 2. 3. 4. Meningkatkan fungsi dan peran Penyuluh Perikanan Swadaya dalam penyelenggaraan penyuluhan; Meningkatkan motivasi Penyuluh Perikanan Swadaya dalam memfasilitasi pelaku utama dan/atau pelaku usaha; Menciptakan mekanisme kerja kemitraan antara Penyuluh Perikanan PNS dengan Penyuluh Perikanan Swadaya Meningkatkan kinerja dan profesionalisme Penyuluh Perikanan Swadaya

1.3. Keluaran (Outputs) Keluaran dari kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan Pelaksanaan Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan. 1.4. Sasaran Sasaran Pelaksanaan Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan adalah Dinas Kelautan dan Perikanan, jika tidak memungkinkan dapat dilaksanakan oleh Badan/Instansi yang menangani penyuluhan kelautan dan perikanan.

-2-

II. RUANG LINGKUP Ruang Lingkup Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Penyuluh Perikanan Swadaya Di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan meliputi: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Perencanaan kegiatan, Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan dan Distribusi, Penentuan lokasi dan SK pelaksana kegiatan, Penentuan panitia, peserta,fasilitator dan narasumber, Penentuan materi, Pelaksanaan kegiatan, Supervisi, Monitoring dan Evaluasi Pelaporan

-3-

III. METODOLOGI 3.1 Dasar Pemikiran Dasar pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Penyuluh Perikanan Swadaya Di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan adalah : a. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan; b. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan;

c. Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 2008 tentang Sistem Pembinaan, Pengawasan dan
Pembinaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan; d. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 44 Tahun 2002 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Penyuluhan Perikanan; dan e. Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) No. 0104/03212.1.01/00/2011 tanggal 20 Desember 2010 pada Anggaran Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP untuk kegiatan tahun 2011.

3.2 Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Penyuluh Perikanan Swadaya dilaksanakan di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan sebagaimana SK Kepala Badan Pengembangan SDM KP terlampir sedangkan waktu pelaksanaan mulai bulan September 2011 dan disesuaikan dengan RAB kegiatan. 3.3 Panitia Penyelenggara Panitia Penyelenggara adalah Pelaksana pada Lembaga/Instansi yang menangani Penyuluhan Kelautan dan Perikanan yang terdiri dari struktural pada Dinas/Badan/Lembaga yang menangani penyuluhan KP di Propinsi/Kabupten/Kota serta Penyuluh Perikanan PNS yang terdapat pada 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan. 3.4. Peserta Peserta Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan adalah para calon Penyuluh Perikanan Swadaya dan/atau pelaku utama yang berhasil dalam usahanya serta warga masyarakat lainnya yang dengan kesadarannya sendiri mau dan mampu menjadi penyuluh perikanan. 3.5. Narasumber Dan Fasilitator/ Pemateri Narasumber dan Fasilitator berasal dari : 1. Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan; 2. Badan/Dinas/Lembaga yang menangani penyuluhan kelautan dan perikanan di Kabupaten/Kota;

-4-

3. Unit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan dan/atau instansi terkait metode, materi dan media penyuluhan serta inovasi teknologi terapan kelautan dan perikanan; 4. Koordinasi Penyuluh Perikanan PNS di Propinsi/Kabupaten/Kota. 3.6. Materi Kegiatan Materi kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengukuhan Penyuluh Perikanan Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan sebagaimana Tabel berikut : NO 1. 2. 3. 4. MATERI Meningkatkan peran partisipasi dan fungsi Penyuluh Perikanan Swadaya mendukung penyelenggaraan penyuluhan perikanan di daerah. Pola Kemitraan dan Kerjasama Penyuluhan antara Penyuluh Perikanan PNS, Penyuluh Perikanan Swadaya, dan Swasta Meningkatkan peran Penyuluh Perikanan Swadaya mendukung program dan programa penyuluhan di Kabupaten, Kecamatan, dan Desa; Penggunaan metode, materi dan media penyuluhan serta inovasi teknologi terapan kelautan dan perikanan.

Catatan : Materi kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan di daerah. 3.7. Mekanisme Pelaksanaan Mekanisme Pengajuan dan Pelaksanaan
Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP 1. 3. 5. 6. Mengirim Juklak Kegiatan dan SK Penetapan Instansi/Lembaga yang yang melaksanakan. Membuat Perintah Kerja. Memverifikasi laporan baik fisik maupun keuangan. Pencairan anggaran melalui Bank.

1

3 5,6 2 4

Kabupaten/Kota/Kelembagaan Penyuluhan 2. Instansi/lembaga penyuluhan mengirim pengajuan jadwal pelaksanaan kegiatan. 4. Instansi / lembaga penyuluhan perikanan melaksanakan kegiatan dan membuat laporan fisik dan Keuangan laporan keuangan kemudian disampaikan kepada Pusat Penyuluhan KP sekaligus mengajukan permohonan pencairan dana.

-5-

3.7. Pembiayaan Pembiayaan pelaksanaan Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan sesuai dengan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) No. 0104/032-12.1.01/00/2011 tanggal 20 Desember 2010 pada Anggaran Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP untuk kegiatan tahun 2011.
K.1. Penggunaan Dana di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 ATK Bahan Komputer Fotokopi,Penggandaan, Penjilidan Dll Perlengkapan Peserta (20 Org) Evaluasi,pelaporan dan D okumentasi Sertifikat (20 Org) Konsumsi (26 Org x 3 hr ) Honor Panitia Lokal (3 Org) Honor Narasumber (2 Org x 2 jam) Honor Fasilitator (8 jam x 3 hari) Transport Panitia (3 Org) Transport Fasilitator (3 Org) Transport Narasumber (2 Org) Transport Peserta (20 Org) TOTAL Uraian Kegiatan Volume 1 1 1 20 1 20 78 3 4 24 3 3 2 20 Pkt Pkt Pkt Pkt Pkt Pkt OH OH OJ OJ OT OT OT OT Biaya Per Jumlah Pajak Satuan (Rp.) Biaya (Rp.) (PPN+PPH) 500.000 500.000 500.000 100.000 500.000 25.000 100.000 250.000 525.000 50.000 110.000 110.000 250.000 300.000 500.000 500.000 500.000 2.000.000 500.000 500.000 7.800.000 750.000 2.100.000 1.200.000 330.000 330.000 500.000 6.000.000 25.510.000 11,5 11,5 15 15 15 1.964.500 897.000 112.500 315.000 180.000 230.000 Jumlah Jumlah Pajak (Rp.) Realisasi (Rp.) 500.000 500.000 500.000 1.770.000 500.000 500.000 6.903.000 637.500 1.785.000 1.020.000 330.000 330.000 500.000 6.000.000 23.545.500

K.2. Penggunaan Dana di 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ATK Bahan Komputer Fotokopi,Penggandaan, Penjilidan Dll Perlengkapan Peserta (20 Org) Evaluasi,pelaporan dan D okumentasi Sertifikat (10 Org) Konsumsi (16 Org x 3 hr ) Honor Panitia Lokal (3 Org) Honor Narasumber (2 Org x 2 jam) Honor Fasilitator (8 jam x 3 hari) Transport Panitia (3 Org) Transport Fasilitator (3 Org) Uraian Kegiatan Volume 1 1 1 10 1 10 48 3 4 24 3 3 Pkt Pkt Pkt Pkt Pkt Pkt OH OH OJ OJ OT OT Biaya Per Jumlah Pajak Satuan (Rp.) Biaya (Rp.) (PPN+PPH) 400.000 500.000 500.000 100.000 500.000 25.000 100.000 200.000 525.000 50.000 110.000 110.000 400.000 500.000 500.000 1.000.000 500.000 250.000 4.800.000 600.000 2.100.000 1.200.000 330.000 330.000 11,5 11,5 15 15 15 552.000 90.000 315.000 180.000 115.000 Jumlah Jumlah Pajak (Rp.) Realisasi (Rp.) 400.000 500.000 500.000 885.000 500.000 250.000 4.248.000 510.000 1.785.000 1.020.000 330.000 330.000

-6-

13 14

Transport Narasumber (2 Org) Transport Peserta (10 Org) TOTAL

2 10

OT OT

250.000 250.000

500.000 2.500.000 16.510.000

1.367.000

500.000 2.500.000 15.143.000

3.8. Timetable Pelaksanaan kegiatan Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Perikanan Swadaya sebagaimana tabel berikut : No 1 2 Uraian Perencanaan Pengajuan Pelaksanaan ke Pusat September Mgu I Jadwal Mgu II s.d Kegiatan Mgu III Mgu II sd Mgu I s.d Mgu II Mgu IV Mgu IV Mgu II sd Mgu I s.d Mgu II Mgu IV Mgu IV Mgu II sd Mgu I s.d Mgu IV Mgu IV Mgu IV Mgu II sd Mgu I s.d Mgu II Mgu IV Mgu IV Oktober dan Pengukuhan Penyuluh Desember

Nopember

3 4. 5. 6.

Pelaksanaan Kegiatan Pertanggungjawaban Pelaporan Supervisi

-7-

IV. PENUTUP

Sebagaimana yang telah diamanahkan di dalam UU No. 16/2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan serta Peraturan Pemerintah No.43 tentang Pembinaan, Pengawasan dan Pembiayaan, maka Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan menjadi sangat urgen mengingat Penyuluh Perikanan Swadaya diharapkan menjadi mitra Penyuluh Perikanan PNS sebagai ujung tombak keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan. Oleh karena itu Pusat Penyuluhan KP pada Tahun 2011 memfasilitasi anggaran Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan dan diharapkan dapat bermanfaat bagi Daerah untuk mendukung penyelenggaraan penyuluhan kelautan dan perikanan yang diselenggarakan oleh Kabupaten/Kota. Semoga Panduan ini dapat digunakan sebagai bahan informasi bagi pihak terkait dalam penyelenggaran kegiatan Peningkatan dan Pengukuhan Penyuluh Swadaya di 41 Kawasan Minapolitan Prioritas dan 160 Kawasan Minapolitan dan Kawasan Potensi Perikanan.

Jakarta,

September 2011

Pusat Penyuluhan KP

-8-

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->