Anda di halaman 1dari 6

Saya akan memulai kisah saya dari 2011. Banyak hal menakjubkan di 2011.

Mulai dari Saya patah hati lalu jatuh cinta lalu patah hati lagi lalu jatuh cinta lagi. Terlalu banyak yang datang dan pergi sesuka hati. Terlalu banyak yang hanya mampir. Tapi Saya tetap setia saya tetap ada saya tidak pergi saya disini, serupa matahari yang sebenarnya tidak terbit atau terbenam, tapi bumi yang berputar. Mereka layaknya bumi yang berputar kesana- sini. Tapi saya yakin kalau yang datang pasti pergi dan yang pergi walau mungkin tidak terganti, tapi saya percaya Tuhan pasti siapkan pengganti. Seperti hujan yang segera diganti kemarau, dan akhir adalah awal yang baru. Saya yakin itu. Di 2011 saya keluar dari sekolah yang sudah memberi saya teman- teman dan ilmu terbaik. Saya keluar bukan demi sekolah yang lebih menyenangkan. Bukan juga demi uang bulanan yang didambakan. Ada alasan terpendam. Buat saya semua sekolah sama saja. Ada pahit dan manisnya yang penting gimana saya menikmatinya. Yang pasti saya harus sekolah dengan rajin. Untuk membantu orang tua dan tentu saja untuk wujudkan mimpi menahun saya yang rencananya ingin direalisasikan dua tahun depan. Diperlukan kesiapan mental, dan materi yang tidak sedikit. Jadi berjuanglah jida! Oh ya di tahun 2011 saya mendapatkan 80% wishlist saya. Nyaris persis dengan apa yang saya wish-kan: , badan kurus, rambut pendek (maklum bertahun- tahun berambut panjang dan agak susah punya rambut pendek), putus dari dia (hahaha ini wish yang baru disadari), ikut remaja masjid (walau sering telat kajian), dslr (walau hanya 6 bulan), laptop baru (baru tapi second, hasil jual si dslr), lomba MTQ (walau cuma sekali), masuk tv (walau cuma tv lokal), dapet job ngeMC (walau cuma dibayar 50rb haha). Minus 20% adalah kuliah di unair dan punya kekasih :') Kebiasaan aneh saya bertambah di 2011. Selain suka ngunyah ampas kopi, saya jadi punya kebiasaan gambar- gambar dan nulis ditubuh saya memakai pulpen (seperti tattoo) dan bagian favorit menato diri adalah ditangan sebelah kiri. Bukan cuma itu, di 2011 saya punya kebiasaan nyanyi- nyanyi sendiri bersama lagu di earphone dari handphone saat pulang sekolah sore- sore jalan kaki dengan sukacita dan gerakan aneh. Bukan cuma kebiasaan aneh saja, di 2011, saya juga punya kebiasaan baru yang lumayan membanggakan, membaca buku dan rajin menulis. menulis buku harian di binder ;D

Di 2011 saya mempunyai sidejob yang asik sekaligus ribet, mengelola social media sebuah rumah pernak pernik seperti bros dari flanel. Ahiy ahiy ahiy. eh sebentar, ini sidejob atau mainjob sebenarnya ya? *bingung sendiri* Beberapa peristiwa di 2011 mengajarkan saya untuk belajar ikhlas saat tau ayah dinyatakan sakit darah tinggi, ikhlas melihat ayah minum obat sepanjang hari. Belajar sabar mencari orang terkasih yang hilang. Belajar tulus ketika kebaikan malah dimanfaatkan. 2011 membuat saya banyak belajar. Ada awal ada akhir. Dan akhir itu adalah awal yang baru. Selalu seperti itu. Terimakasih Tuhan untuk 2011. Selamat datang 2012. Kemudian, pada Januari 2012 lalu, saya telah menyusun daftar harapan. Menyusun satu persatu daftar keinginan saya di awal tahun. Saya akan rincikan harapan saya di tahun 2012 kemaren. Konon jika wish dicatat itu akan membuat kita semakin semangat dan fokus untuk mewujudkannya. Oke, akhirnya saya akan mencoba menulis ulang dan mengingat- ingat wish saya di tahun kemaren 1. Wish pertama saya yang sangat sangat ingin direalisasikan sejak tujuh tahun lalu adalah (Hmm agak malu sih, malu takut tidak jadi hehe) jadi mahasiswi sastra. Dan berharap sekali jurnalis unair. Semesta bilang amin ya ya ya:D 2. Selalu bisa bantu keuangan orang tua. 3. mendapat prestasi di sekolah. Teman teman makin asik. Dana bos makin sip. 4. Wish ini juga agak malu bilangnya, join open mic stand up comedy. Hehe. Saya tidak berharap jadi comic, hanya saja penasaran sekali apakah saya mampu membuat orang ketawa. 5. mempunyai kekasih yang suka nulis, pinter dan penyayang :') 6. Rambut panjang. Aye! 7. Camera digital. 8. Bangun pagi. 9. Rajin solat terutama subuh hehe 10. Berat badan turun. 11. Kurangi minum kopi.

12. Menemukan hujan. Bagi saya setiap tahun kita pasti diberi kejutan yang sama sekali kita tidak menyangka. 2012 adalah tahun yang ajaib, tahun yang penuh kejutan, tahun yang sangat berkesan dan seimbang. saya yakin, tahun ini sepenuhnya akan semakin melimpah oleh keajaiban, kejutan serta hal- hal besar yang berkesan lain nya. Di bulan agustus 2012 lalu, setelah melewati juga menikmati pahit dan manis dalam proses panjang, akhirnya saya bisa mensyukuri pahit dan manis hasil proses. Mari, saya kenalkan kalian pada sebuah kelahiran si ajaib, si penuh kejutan sekaligus berkesan di agustus 2012 lalu, ini dia: stand up for ramadhan. Diawali dengan membentuk tim bernama crea[c]tion, lalu membuat acara berjudul, stand up for ramadhan. Saya bangga pada otak kanan saya, karena nama crea[c]tion dan stand up for ramadhan ini sepenuhnya konsep dan ide saya yang saya kerjakan semalam suntuk sendirian. Saya semakin bangga karena ide dan konsep ini diterima teman sekelas. Konsep yang dari dulu hanya sebuah mimpi. Konsep yang dari dulu seperti tidak mungkin terealisasi. Saya tidak menyangka akan terwujud. semalam. Saya Nangis. Nangis bahagia. Teringat tiga minggu berjibaku dengan proposal ditolak, perizinan gagal, sponsor susah, kurang tidur, kurang perhatian, kurang dukungan, kepanasan, kehujanan, ketiup angin, ketiduran, kelaparan, kehausan, air mata, capek, lelah dan semua terbayar lunas saat melihat semangat peserta, melihat tawa pengunjung, melihat diri saya ribet oleh tugas kepanitiaan, melihat mimpi saya ada dihadapan. Live dihadapan pandangan saya. Menghadirkan kompetisi stand up comedy dikampus. Selain kerja keras yang kemudian terbayar lunas. Saya mendapat bonus bahagia karena stand up for ramadhan mendapat sambutan baik dan ternyata lumayan banyak dibicarakan ditwitter, walaupun lingkupnya hanya seputar sekolah dan peserta. Belum juga habis kebahagiaan saya, saya masih harus dikejutkan oleh stand up for ramadhan karena event ini mem berikan saya kejutan kado kenangan dari kepala sekolah! Bahagia lagi! Bukan hanya itu, stand up for ramadhan juga memper erat persahabatan sekelas, danbbahagia belum juga mau pergi, saya terus mensyukurinya.

Ah, saya tidak tau apakah event ini sukses atau tidak. Yang saya tau saat itu Semua nampak bahagia. Semua terhibur. Itu cukup bagi saya. Saya sangat lega. Saya yakin, jika kita melakukan apapun dengan baik dan sepenuh hati. Maka semesta pun akan melakukan hal yang sama pada kita. Terimakasih semesta yang agung. Terimakasih sekolah beserta isinya, kepsek, wakil kepsek, guru, juri teman- teman panitia yang serius, yang biasa saja dan yang tidak serius hehe. Terimakasih para sponsor yang budiman. Terimakasih buat pengisi acara, total semua: mc, akustik, stand up comedy, pompomboy. Terimakasih ibu bapak dan kekasih hati, yang dukungannya terasa walau hanya telepati. Dan semuanya Makasih! Saya tidak berarti apa- apa tanpa apa- apa dari kalian semua. Setelah itu, tidak ada lagi kegiatan menulis proposal, kehidupan sudah normal. Tidak ada lagi surat- menyurat, stand up for ramadhan telah lepas mendarat. Let's stand up for ramadhan! 2012 sungguh ajaib. Penuh kejutan. Berkesan. Sekarang, saatnya saya ada di Januari 2013. saatnya saya dibagian yang menegangkan: mempertanggung jawabkan harapan- harapan yang telah saya tulis tersebut. 1. Jadi mahasiswi sastra. Dan berharap sekali jurnalis unair. meskipun bukan jurnalis. meskipun bukan di unair. tapi wish ini telah saya wujudkan. 2. Selalu bisa bantu keuangan orang tua. meskipun mungkin tidak banyak, tidak selalu konsisten. tapi wish ini juga telah saya wujudkan. 3. sekolah asik dengan fasilitas teman yang asik. kadang bosan, tapi semua tetap asik. asik seperti harapan. 4. Mencoba open mic stand up comedy. sayang sepanjang tahun 2012 kesempatan mencoba open mic saya lewatkan 5. Punya kekasih yang suka nulis, pinter dan penyayang. hmm ini terwujud. walaupun yang semakin suka menulis bukan pacar melainkan saya 6. 7. 8. 9. Rambut panjang. Camera digital. Bangun pagi. Rajin solat terutama subuh

10. Berat badan turun. 11. Kurangi minum kopi. 12. Menemukan hujjan

Selanjutnya, seperti tahun- tahun sebelumnya, ritual membuat harapan kembali saya mulai di awal tahun, di Januari. Meskipun Januari telah banyak bergerak dan segera beranjak, namun saya yakin ini belum terlambat. Berikut adalah harapan- harapan saya untuk tahun 2013 ini: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Menulis setiap kisah menarik di hidup saya sepanjang tahun 2013 di binder saya. Saya dan kekasih semakin langgeng dan bahagia Ke bandung bersama kekasih Bertemu orang- orang hebat Moviemaker Rajin kuliah dan belajar Menikah Tinggal bersama kekasih, disebuah rumah yang nyaman Mendapat Pekerjaan asik dengan upah yang asik

10. Membantu dan membahagiakan orang tua. Apalagi ya. Hmm. Sudahi saja. Hanya itu. Semoga dapat terwujud. Amin. Tentang Saya hey, nama beken saya saat ini JIDA ALMAJIDA, pemudi kota Pahlawan. penulis buku harian. suka langit cerah suka kopi hitam suka difoto diam- diam, suka gemerlap lampu kota malam, penikmat aroma tanah setelah hujan dan berkebiasaan buruk ninggal kekasi tidur. Sekarang saya lagi fokus belajar di Institut Agama Islam Negri Sunan Ampel Surabaya. Bukan Impian saya sih. Dalam semua wishlis saya, saya kepingin jadi mahasiswi Unair. Wishlist saya yang ini aslinya kecapai hanya saja orangtua saya tidak mampu membiayai, akhirnya saya lebih memilih wishlist saya membahagiakan ortu daripada mahasiswi Unair. Yang penting saya tetep bisa menulis Ohiya saya pengagum rahasianya Dewi Lestari. Dan berharap bisa bikin novel kek novel2 dia. Banyak pengetahuannya. Gara- gara dewi lestari, yang mayoritas tulisannya bersetting di bandung saya jadi penasaran sama kota Bandung. Bahagianya, ternyata kekasih saya juga suka sama Kota bandung. Kita berencana menghabiskan Liburan disana. Yuhuuu sudah gak sabar menanti hari itu.

Motivasiku ikut acara ini, aku hanya pingin wishlistku dibaca banyak orang, dan menunjukkan bahwa kalo punya mimpi yuk ditulis, didata, kalo udah kecapai silakan dicoreti, seperti saya. :)