Anda di halaman 1dari 1

Kapal dibedakan berdasarkan Putaran Mesin:

1. Low Speed Engine Kapal jenis ini biasanya merupakan kapal-kapal besar yang berfungsi mengangkut barang. Kapal jenis ini menggunakan mesin dengan putaran rendah tetapi dengan torsi yang optimal dikarenakan bentuk lambung kapal yang mendekati huruf U sehingga membutuhkan daya yang besar untuk mendorong kapal. Kapal jenis ini biasanya hanya mempunyai putaran mesin berkisar <300 rpm. Selain itu kapal jenis ini memiliki keunggulan efisiensi thermal yang tinggi, spesific fuel oil consumptsion yang rendah, putaran mesin rendah sehingga menjauhkan propeller kapal dari slip propeller. 2. Medium Speed Engine Kapal jenis medium speed merupakan kapal yang berfungsi sebagai kapal penumpang. Kapal jenis ini menggunakan mesin dengan putaran antara 300-1000 rpm. Untuk tipe medium speed memiliki range cilinder bore antara 20-50 cm. Kapal jenis ini memiliki lambung tidak terlalu mendekati seperti huruf U maupun V . Sebagian besar kapal jenis ini menggunakan proses start air injection dengan prinsip pneumatik untuk start mula torak pada mesin. 3. High Speed Engine Kapal jenis high speed merupakan kapal yang menggunakan mesin dengan putaran >1000 rpm. Biasanya kapal dengan mesin high speed merupakan kapal-kapal perang, yacht, kapal pesiar. Kapal jenis ini memiliki bentuk lambung yang nyaris seperti huruf V sehingga mengakibatkan tahanan kapal menjadi kecil dan mempercepat laju kapal. Sebagian besar kapal jenis ini menggunakan electrical start dengan direct injection untuk menjalankan mesin terutama untuk kapal-kapal yang berukuran kecil. Kelebihan kapal jenis ini adalah memiliki efisiensi mesin yang tinggi dan penggunaan bahan bakar yang hemat. Kekurangan kapal jenis ini adalah memiliki suara mesin yang bising.

Reandy Risky Virnanda/6311030055/MEIV B/Tugas I

Anda mungkin juga menyukai