P. 1
Identifikasi Bahan Galian Dalam Metode Eksplorasi Awal

Identifikasi Bahan Galian Dalam Metode Eksplorasi Awal

|Views: 27|Likes:
Dipublikasikan oleh Zaini Arief
bgi
bgi

More info:

Published by: Zaini Arief on Apr 28, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2013

pdf

text

original

Jurnal llmiah MTG, Vol. 2 No.

5, Januari 2010

IDENTIFIKASI BAHANGALIAN DALAMMETODE EKSPLORASI AWAL
Oleh: Firdaus Maskuri JurusanTeknik Geologi,FTM, UPN "Veteran"Yogyakarta

Abstract Researcharea is located! 60% in the villageof Kamonjiand x 40% in the villageof Malei,countyof Balaesang, Regency of Donggala, Province of Central Celebes.Astronomically it is locatedon the coordinateof UTM 79650AmE 805500 mE dan 9967000 mN- 99945A0nN. Stratigraphicallythe research area is dominated by intrusion of Diarit and Granodiorit, by limestone and volcanicrocksof Tinombo Formation, by limestane and volcanic rocksof Molasa Formation, and by alluvialcoast-sediment: The research resultindicatedthat this area has potentialresourcesof metal mineral like pirit, kalkopirit, mangan, ferrit, aurum, efc. as shtawnon the mineralized sfone cross-section and the spreadof alterationslike silicification, propylitic, argylic and intrusive mineralized breccias. The main minera! is dominated by crustformof aurum. Keywords: intrusion,formation,alluvium Abstrak penetitianberada Daerah di t 60% DesaKamonji(di bagianbarat) dan t 4A% Desa Malei (di bagian timur) KecamatanBalaesang,KabupatenDonggala, PropinsiSu/awesi Tengah.Secaraastronomis beradapada posisiUTM 796500 mE - 80550A mE dan 9967000 mN - 99945A0mN. Stratigrafi daerah penelitian sefebar fersusunoleh intrusi dioritdan granodiarit kurang dari 50 meter yang umumnya terdiri dari diorit, porfir dioit, mikrodiorit, menerobas dan granidiorit FormasiTinombo dan menempati morfologidataran menengahdan perbu4tanbergelombang; oleh serpih,batupasir,konglomerat batugamping, dan batuan gunungapi (FormasiTinomboAhlburg 1913)yang diendapkandilingkunganlaut; oleh konglomerat,batupasir, lempung, dan batugamping(Formasi Molasa Sarasrn 1901) menindih secara tidak selaras FormasiTinombo; dan oleh alluviumdan endapanpantai sepertikerikil, pasir, lumpur, batugampingkoral yang terbentukdilingkungansungai , delta dan laut dangkal. Merupakan inidan berumurHolosen. sedimen termuda didaerah Hasilpembahasanmenunjukkan bahwa daerah penelitianberpotensimineral logam sepefti mineral piit, kalkopirit, mangan, besl emas, tedihat pada dan singkapan batuanyang mengandung urat-uratkwarsayang termineralisasi penyebaran propilitik,argilik,dan intrusibatuanbeku alterasisepertisilisifikasi, yang sudahmengalami oleh bahangalian mineralisasi. Bahangalian didominasi yaitu vital(Golongan B) Emas. Kata-katakunci:intrusi,formasi,alluvium

Klorit.Timah.Rodium. terdapat alam. ) . Bahangalianyang tidak termasukbahan galian A dan bahan galian B memerlukan pasaran internasional DasarPenggolongan: nilai Srategis/ suatubahangaliandi ekonomis. dimensi). Kobalt. Titanium. (semuajenis Bitumencair). UTM796500 Secara mE. Tembaga. prosespembentukan. Magnesium.Radium.. Minyakbumi.batupasir. Krom.dan bahan galianyang bernilai pola penyebaran yang ekonomis.penggunaan pengaruhnya kehidupan bahangalianbagiindustri.Perak. Antimun.dll). Penelitianini dimaksudkan untuk mengetahuimetode eksplorasiyang di gunakan. bahan galian strategis (golongan A) (Antrasit. Jonuari 2010 PENDAHULUAN (di bagianbarat)dan t 40% Daerahpenelitian terletak di t 600/o DesaKamonji Desa Malei (di bagian timur) Kecamatan Balaesang. Lilin.805500 mEdan 9967000 mN. komposisi. Uranium. penyebaran pembanguna di daerah Secara umum genesa bahan galian mencakupaspek-aspek keterdapatan. Antrasi. BahanGaliantidak termasuk strategis dan vital (Batukapur. Propinsi astronomis beradapadaposisi. Korium.Bahan GalianVital (Golongan B) (Emas. kedudukan. ukuran.dalameksplorasi endapanmineral. Nikel. Besi.Mangan.Thrium. tanahliat . Peta Lokasi Penelitian(inserf Global Mapper Softwarc) Berdasarkan PP No 25 tahun 1984-1996 na 126. dan untukmengetahui sumberdaya mineral terdapatpada daerah Balaesang dan sekitarnyadenganmenggunakan daia permukaan.Golongan Bahan GalianVital adalah:Besi.Bismut.Calsium). 5.Air Raksa.batubara.BahangalianVital adalah suatuhal yang dapatmenjamin hajathiduporangbanyak. pemberian kesempatan pengembanganpengusahaan. Belerang. Throilim.Aspal ( semuajenis Bitumen padat). semuajenis batubara.Jurnal l|miah MlG. Zirkon.Seng. Vanadium.dan Timah putih. Vol.99945ffimN. 2 No. Sulawesi Tengah.Platina. model(bentuk. Bauksit.Uranium. ( Boitumen Cair). meping Gambar 1.Titanium. Perak. Kobalt. Emas.Pengolahan bahan galian berdasarkan perdagangan PP No 27 Tahun 1980 berdasarkan internasional: Bahan GalianStrategis adalahMinyakbumi. Nikel. Kabupaten Donggala. terhadap rakyat banyak. Arti Penggolongan BahanGalianLogamadalahbahangalianstrategis untuk perbangkan dan keamanan sertaekonomis Negara. Platiana.Mangan.

Jika mineral-mineral melalui pelapukan atau proses-prosesluar (supeficial processes) disebut dengan (supergen).dan lain-lain.Tahap ini dilakukan secaramenyeluruh sehinggadidapatkan Lokasi Pengamatan. analisasecara Surface adalahdatahasilpengamatan pada samplebatuan. 5. ukuran butir. yang munculsesuaidenganbentukasalnyadisebut Endapan-endapan mineral primertelah terubah denganendapanprimer(hypogen). Dari hasil diatas akan dilanjutkanpada tahap penyajian dan peladantabei. Dari analisageologiini dapat pada daerah telitian. Analisa geologiterdiri dari beberapa peta topogralidan peta tahapanyaitu interpretasi geologiyang mengacupada hasil pengamatan secara visual di lapangan. Vol.yang masih yangakanmenjadi segar(fresfi).serta intepretasi megaskopis tehadappeta geologi. berada di sepanjang Perbukitan meliputikuranglebih 60% dari daerah telitian. maupun soil. Analisageologi.meliputikuranglebih 30% dari daerahtelitiandan omo (diutara). pada masing-masing AnalisaPetrologi dilakukan contohbatuanyang diambi! langsung dari lapangan secaramegaskopis lrne terlamplr). pengamatan ini dilakukan Analisa denganmelakukan secaravisualdi lapangan petatopografi dan didukung dengan mengkaji untukmengetahui kelerengan dan dapatdinteprestasikan suatustruktur kelurusan. endapan sekunder METODE PENELITIAN ' Analisa interpretasigeologi merupakan dasar untuk menentukan dan proses-proses geologi yang berkembang mengetahui di daerahtelitian. DataMapping lapangan. 2 No. Januari 2AI0 pengendali pengendapan dan factor-faktot bahan galian ( geologiccontrols)genesa Tujuanutamamempelajari suatuendapan bahangalianadalahsebagai pegangan dalam menemukandan mencari endapan endapan baru.dan peta topografi yang hasilnyaberupakandungan mineralyang terdapatpada peta geologi.Jurnal llmiah MTG.analisapetrologi. dengan . kuranglebih 10% dari daerahtelitiandan beradapada daerahdekat meliputi pantai. yang satudenganyang antarahasilanalisa suatuhubungan dan perbandingan lainnya. {Peta LintasanlGrid Maksud dan tujuandari analisaini adalahuntukmengamati dan mendapatkan data batuansec€ramegaskopis seperti warnabatuanyang lapuk.kamonji. pantaidari desawalandano.membantu dalam penentuan (penyusunan)model eksplorasi yang akan di terapkan serta membantu dalam penentuan metodepenambangan dan pengolahan bahan galian tersebut.tekstur.EndapanAluvial. batuansehingga nantinya sertaprediksikandungan akan di buat padaseiiap bahangalian secaralansung. malei. MenurutVan Zuidam Morfologi (1973):DataranRendah. penyelesaian berupa datalapangan berdasarkan autput TATANAN GEOLOGI Geomcrfologi daerahtelitiandapat dibagi menjadi3 yaitu. diketahuiintensitas strukturkelurusan dan kelerengan sehinggadapat menginterprestasikan secara umum penyebaran batuan dan pembentukan kandungan-kandungan mineral. mengumgkap sifatsifatfisikdan kimiaendapan bahangalian.

Secaraumum daerahpenelitian bersambung jumpaibeberapa geologi.sesar sesarnaikdan sesarturun.sehingga sangatsulit didapatkan singkapan batuandasar. SesarPaluperbatasan Koro ini menandai barat pada lempenglitosferyang bertampalan denganlantai samudera Sulawesi di bagianutara. Sesarpalu-koromerupakan Sesarutamaberarah baratlaut-tenggara sekitarN 07' W . Disebelah utara sesar ini membentang sepanjangpulau Sulawesipada bagian utara sedangkandi sebelah selatan sesarini terhenti di telukBone. umumberarah Barat Sesarini secara Laut. Vol.Di sebelah timurjugadidapatkan berupaStrukturSesardan Lipatanmeliputi sesarturun.lipatan.Tenggara.Penyesaran didugaterjadisejak Mesozoikum. dan merupakan Sesarmendatar yang masihaktifhinggakini ( Tjia.kekar.Tetapi permukaan yangterbatas berdasarkan datapengamatan makarekahan+ekahan (fracture)maupunjoint dapat terlihat. Januari 2AI0 StrukturGeologi tektonik yang terus berulang. struktur hal inijugadisebabkan olehproses sesarPalu Koroyang lokasinya sangatberdekatan dengantempatpenelitian. Darihasilperbandingan ini diketahui kelurusan adanya yang merupakan indikasiadanyastrukturyang bekerjapada daerahtelitian (NE-SW.pelapukan yang terjadi pada daerahtersebutyang mengakibatkan permukaan tertutup tanah (soi/).Analisa struktur dilakukandengan cara petatopografi petageologi yang membandingkan regional dengan untukstruktur mengenai daerah telitian. al ini dapat terlihatpada sesar-sesar lokal yang terdapatpada daerahtelitian. Struktur yang terdapat di daerah ini adalah jenisnyaadalahsesar mendatar.menyebabkan Akibat pengaruh pergerakan yangberkembang yangterpenting sangatrumitdi daerah struktur ini. 5. yang dapatdikenali sesar.sesarnaik dan sesar sungkup. mengiri sudradjat. 2 No.1973. Struktur di daerahini adalahSesarPaluyang seringdisebutSesarPalu-Ksro dan Sesar yangmasihaktifhingga Matano sekarang.1981). berupa sesaryangdiperkirakan berarah utara-timur danselatan-barat Gambar2. $esar Matanoyang berarahBarat laut-Tenggara Sesar ini diduga bergerakmengiridan diduga juga di denganSesar Sorong. Kenampakan sesarturun N 170E arahkamera dengan (dengankedudukan N 240 E) .N 20' W.Jurnal llmiah MTG.

2 No. konglomerat. yangsemuanya batugamping-koral. hanyamengeras lemah. Vol.sisi bukit.Baiuan ini terdapatpada ketinggian lebih rendahpada sisi . . Gambar3.Menempati morfologi Dataran Menengah dan Perbukitan Bergelombang(Daerah Tinggian). batulumpur.batugamping. Batuan (intrusi Terobosan Diorit dan Granodiorit) tersusun olehintrusi-intrusi kecil (selebarkurangdari 50 meter)yang umumnya terdiridari diorit. 5. dan terdiri dari konglomerat. batupasir. batupasir. yakni sebelum endapanmolasa.Batuan ini terdapat lebihrendahpadasisisisi kedua pematang.iahMTG. mengandung rombakan yang lebihtua. mikrodiorit.porfir diorit.. dan granidioritmenerobosFormasi Tinombo. dan tersebar luas di seluruhdaerah. dan batugamping hanyamengeras lemah. dari formasi-formasi batupasir. menindihsecara tidak selaras FormasiTinombo dengankompleks yang berasal batuanmetamorf. yangberasal yanglebihtua dan mengandung rombakan dariformasi-formasi Menempati daerah Dataran Menengah. yangsemuanya lempung. Formasi Tinombo Ahlburg {1913} tersusun oleh serpih. dan batuan gunung api yang diendapkan dilingkungan padaketinggian laut. menindih secara tidak selarasFormasiTinombodan kompleksbatuan metamorf. dan napal. Di dekat kompleksbatuan batuan metamorfpada bagian barat pematang timur.Jurnul llm. 2. Singkapandan parameter kenampakan batu pasirformasitinombo 3. Januari 2010 Stratigrafi SatuanBatuanatau Formasiyang terdapatdi daerahtelitianberdasarkan data yangada ( darituake Muda) lapangan dapatdibagimenjadi : 1. Formasi Molasa Sarasin (1901) tersusunoleh konglomerat.

Jsnuari 2010 batulempung dansisipan konglomerat berupa 4. dengan maksud agar hasi mapping batuan peta geologilocal. batugamping oleh kerikil. 5. yang sudahdimodifikasi. laut dan delta sungai dilingkungan yang terbentuk . dan plastiksampel. 2 No.GpS. Alat-alatyang digunakanuntuk Ayakan kompas.dan penyebaran sebagaiacuan dalampembuaian 5 . Vol. spidol. pemetaan ini adalahpeta topografi dengan yang dilakukan bedimen.Semua data harus di petakan.JurnalllmiahMTG. Pantaitersusun dan Endapan Alluvium Merupakan dangkal. stream pengambilan sampel-sampel pada lokasi yang terdapat skata t:2S.Mapping dengan sedimen pada batuanout crop.Sinkapan Gambar molasa formasi pasir.lumpur. berumur inidan didaerah termuda sedimen pada Kusu kuala Alluvial endapan 5.000serta mencariZona alterasi-alterasi gunakan di dapat tersebut penelitian. Singkapan Gambar lautN 230E) (Arah barat kamera I{ASILPEMBAHASAN EksplorasiDetail jalanmelaluisetiapsungaidan dengan oleh geologist dilakukan mapplng Detail setiap sampel dari tiaptiap sungaiyang ada di daerah kapling mengambii tersJbut. koral Holosen.

5. laludianalisa selanjutnya Polaaliran Arah. Gambar 6. 2009/Geologist YJ /PT.Titik/Tanggal/ bulanl . Emas(Au)Besi(Fe)Pirit. Vol. streamsedimen lumpur-lumpur butiran di lakukandenganmetodemengambil pasir yang sangathaluskemudian pada plastik seampel tersebutdi masukan sampelkemudia di beri kodepadasampeltersebut. Januari 2010 peta morfologi peneliti maupun soil sertapembuatan agar dapat memudahkan dalampenentuan batuandasaryang mengandung miner-mineral bijih seperti. kualitas air dan kejernihan {untukplanning jauh sungai dalam penentuan fly camp dan programdrilling)dan seberapa yangdipakai Peralatan tersebutmemotong batuandasarplus ienisBedrock-nya.Jurnal llmiah WG. harusberada perusahan pemilik/kuasa. pengambila sampel StreamSedimen harusdi lakukan dari halirsampai ke hulusungai.metode stream sedimen pun di gunakanpada eksplorasi ini. BAS Selain ekslorasidengan metodemapping.sehingga dan diendapkan dapat dengan mudah menentukan batuan outcropyang mengandung mineral mineralbijih tersebut.ukuran.Pada posisisungainya padalokasipenelitian saat pengambilan sampel. hal ini dapat di lakukanagar proseseksplorasi mineral-mineral bijih yang lapukatauputererosidan te*ransportmelaluisungai pada badan sungai tersebut.03 (nama tahun/ Geologis dalaminisial)/ contoh: AO1/11 NamaPerusahaan.kemudiasampeltersebutdi keringkan danditentukan kandungan kimiapadasampeltersebut. sertakandungan mineral bijihlainya. dalampenulisan Standart plastiksampelsebagai tandaadalahsebagaiberikut:No.Kalcopirit. adalah GPSdan kompas. setiapsampeltersebut akan pada plastiksampelserta di tulis lokasiserta titik di ambil serta di masukan pengambilan pada bagian luar dari plastiksampeltersebutagar menandak pada tempat ataulokasipengambilan sampel tersebut. sertawilayah konsesnsi sebagai sepertihalnyabatas paling tepi dari Kuasa Pertambangan. 2 No. Singkapan.danperemeterpada batuan outcrcp .

Th) (TiO2).sekali.ilmenit (Fe3O4). Informasi ini penting untukkalkulasi resource sementara. Faktorfaktor pengontrolendapansedimenter adalah ketahananterhadappelapukan grafitasisecaraalamiah( perbedaan secara mekanis( fisik). intan.Jurnal llmiah MTG.sappiredll).2gnnU hffi Gambar 7. mineralmineralmenariksepertipirit. Halini biasanya berasosiasidengan PotensiBahanGalianDaerah Telitian Setelahdi lakukanpengamatan di lapangan. . (( Ce.La.Nd.Di permukaanmaterialbatuan selalu hadir baik dalam bentuk floaf. Penambanganwarga dengan memanfatkanendapan placer di sungaipasirraya. tetapidi rata+ata kanperharinya . .kalcopirit.Media transportasi (solid. s'ecara tradisional untuk mengambilkandunganemas yang terdapat paga endapanlpfacer tersebut. pengendapanya lingkungan Selainemasdaerahtelitianjuga terdapatbahangaliansepertibesi {fe). Tipe float atau material yang hadir dikomparasi yangsudahterlapukkan. Jamtari 20la genesanya BatuanBagaimana denganmelihatkandungan material batuan. oleh prosesproses mekanis..jugatidakmenjump4i. kadang sarTtg. dan gas/udara). Keduamineral':ini da juga yang. boulderdan mungkin sebagai outcrop.jumpai berupaendapdflplacerdan yang di kandungoleh batuanout crbp berkisar yangtedapatpadabatuqn. kadangmeningkat. ruby. jalan dan jalan setapak Morfologi.emag bervariasi.bagi:'kehidupan' warga setempat. air.. konsentrasi berat jenis) memungkinkan pengendapan yang kembaliuntuk mencapai konsetrasi perangkapatau ekonomis. 5. jendela-jendela erosi. sertabatu mulia(garnet.endapanyang terbentuk( Terkosentrasi). dan mapping secarakeseluruhan makabahangalianyangdominan dijumpaipadadaerah telitian Bahan adalaha padadaerahtelitian Vital(Golongan B) yaituEmas.rutil xenotim( Y ( PO4))dan Zirkon(ZrSiO4). Endapan sedimenter merupaknendapan. monazite PO4). -emas.. terutama yang terjadi pada mineral-mineral berat ( heavy minerals)yang memilikiketahanan(resistensi) terhadappelapukanseperti (FeTiO3).di. persen denganmaterial dihitung dalam bentuk haruslah dicatat. antara4-5 o/odaii-total mineral Emas sekunder'di daerah telitiansangat bennanfat. Kromit (FeGr2O4). pFnghasil' pe*lari pun warga sering menambangan dengan "cara meiidutang.. perpotongan pelapukan (oksidasi)sering tersingkappada lerengJereng Kenampakan zona polasungai bukityangtererositajam. bisamendapat kan.magnetit Kasiterit(SnO2). war:ga sering mqfbkukan peqambangpn. 2 No.Platinum. Galian emasyangterdapat yaituendapan pada secarakasatmatamerupak endapan emassekunder Placer padadaerah ( placer) setiapsungaiyangterdapat telitian. Vol.

. Tokyo.Min.Freeman of Ore Deposits. 1988. Alterasisilisifikasi pada morfologi bukit atau di lereng-lereng bukit. NewYork. G. Januari 2010 PENUTUP Kesimpulan Potensiminerallogam pada daerah telitianadalah.Comparative Anatomyof Deposits: Acid Sulphate and Adularia-sericite Volcanicfrosted Epithermal v. sertasreamsedimen harusdi lakukandari helir sampaihulu agar mendapatkan data-data tentangemasprimerdi daerah telitian.H.Epithermal GoldMineralization J. 2005.K. Hedenquist. lndonesian.Tipe CebakanBiih Yang Pentingdan Bersifat Yogyakarta.dan intrusi batuanbeku yang sudah mengalami terdapat mineralisasi. Ahmad. Unsur.O.Houghton. hal. and its 8.. Mt.35-39. Besi.Res. 82. argilik.Pirit. hal ini dapatdilihatdari singkapan batuanyang mengandung urat-uratkwarsayang termineralisasi dan penyebaran alterasi. lndonesia. jelas keberadaanya mangan. mineral pirit.Emas yang terdapatpada daerahini merupakan hasil endapan placeryang di jumpaipadasetiapaliransungaiyang mengalir melaluidaerah telitian.ini merupakan endapan sekunder karenamaterialnya berupamaterial lepas. UPNVeteran . Types:Economic Geology. and Hayba.Reg.F. Rekomendasi pemetaan gid 50x50m yang lebihdetil denganmenggunakan Perludilakukan dan melakukan beberapa test pit.D..F. Foley. GeologicalTime Scale and History of Su/awesi. danlainsebagainya. Easf Su/awesr. 1-26hal.Jurnal llmiah MTG. 20-21.F.dominasi oleh BahanGalianMtal (Golongan B) yaitu Emas. 1975.1959.Mangani. Heald.415 Volcanic Environments.. ModuleFor Geologist. BookCompany.. Kerr. mineral-mineral Emas.C. Dari data streamsedimendapatdi gunakan bahangaliandi untukeksplorasi yang bernilaiekonomisseperti daerahtelitiandalam hal ini..1993.Geol. GeologyAlong the Matano Fault Zone. ThirdEdition. Sumatra. Guilbert. penyebaranya Sedangkanalterasi argilik keterdapatanya setempat-tempat sangatsedikitsekalipenyebaran argilikseluas2 meter . London.Conf.W. N.. '1987.M.985 hal. hal. W.Graw-Hill lnc. berkembang adalahsilisifikasi. W. kalkopirit. Bahangalian yang padadaerah terdapat telitian di... Kresno. 5. VoL 2 No. DAFTARPUSTAKA Ahmad. 1986.Optical mineralogy. besi.Training (Un published). P. NewYork Toronto.P. Kogakusha Gompany.unsur. Mc.sebagai sumber mineral berharga dan penyebarannya. sedangkan alterasipropilitik yang mempunyai berkembang membentuk sepertiurat-urat ketebalan 1-30cm. Ekonomis. W.Alterasiyang padadaerahtelitian propilitik.442 lnc. Park. Proc.The Geology and Company.emas.

J-. JamesGookUniversity.Dynamic of Subduction products.P.The Tertiary Magnetic Beltsin Java.T.. Pringgoprawiro. and Sopaheluwakan. Vol. Jakarta. Maury.5. ln Eastern Sulawesr.. p2-e(12p1. 58 hal.R&D Centrefor geotechnology. 1991.O. Bandung. Priadi. 1991. Neogen Plate Convergence JurnalGeolqi dan Sumber DayaMineral.C.EasfArm Sulawesi:Banggai .. H. lfs Present and Future. The lndonesianMining lndustri . Alteration Textures. Pontjomojono 8. 2 No. Recognition and lnterpretation. H. DGSM. Polve. lndonesian Mining Association... R.. K.99-119. 1993.Bandung...H. In Utomo. and SoeriaAtmadjaR. Suprapto SartonoS.Jurnal llmiah MTG... Januari2010 Prijono.A.. Simanjuntak.M..8. Micraplate PITke-20. eds. 1997.G..SundaArc Collosio4 lkatan Ahli Geologilndonesia(lAGl). Ore Textures.Bellon. and its Santoso.. 1996. Tayfor.E.25 Vol lll. No.R. NorthQueensland-Australia.. lndonesialnstituteof Science hal. 10 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->