Anda di halaman 1dari 2

Review Jurnal Praktikum Metalurgi Ekstraksi

Dewi Lestari Natalia (106704530)


Copper Removal by Chelating Adsorption in Solution Purification of Hydrometallurgical Zinc Production

Produksi Zinc/Seng secara hidrometalurgi konvensional dapat dibagi dalam lima tahapan, yaitu roasting, calcine leaching, solution purification, electrowinning, dan melting. Setelah proses calcine leaching dengan asam sulfur, larutaan konsentrasi ZnSO4 mengandung impurities dalam jumlah kecil. Contoh impurities yang biasa ditemui adalah tembaga (copper), nikel, kobalt, dan kadmium dimana komposisinya tergantung dari komposisi bijih Zinc yang akan di proses secara hidrometalurgi. Untuk menghilangkan impurities tersebut, terutama unsur tembaga dalam larutan konsentrasi ZnSO4, maka digunakan salah satu cara yaitu penyerapan chelating dengan CuWRAM. Proses chelating ini menggunakan suatu chelating agent, yaitu suatu senyawa kimia yang berkoordinasi dengan logam untuk membentuk khelat dan sering digunakan untuk menjebak atau menghilangkan impurities. Dalam penelitian ini, CuWRAM digunakan sebagai chelating agent untuk menyerap logam Cu dalam proses hidrometlurgi Zn. CuWRAM itu sendiri terdiri dari 2-(aminomethyl)pyridine dalam sebuah komposit polyaminesilica. Penelitian penggunaan CuWRAM sebagai bahan penyerap Cu dalam ZnSO4 ini menggunakan beberapa variabel perbandingan, yaitu pH dan temperatur. Penerapan CuWRAM merupakan penghilangan unsur Cu dari proses pengkonsentrasian larutan ZnSO4 baik dalam batch maupun dalam sistem kolom. Kesetimbangan pengikatan logam dari proses larutan otentik diukur, kemudian ditentukan profil elusi dalam sistem fixedbed pada suhu 25-90C. Tembaga secara efektif dihapus dari proses larutan otentik dengan CuWRAM. Efisiensi pemisahan dapat ditingkatkan dengan peningkatkan suhu. Kemampuan dinamis tembaga hampir dua kali lipat pada saat suhu meningkat dari temperatur 25C sampai 60C dan selanjutnya meningkatkan lagi pada temperatur 90C. Pada saat yang sama, selektivitas Cu/Zn masih cukup tinggi dan kapasitas dinamik Cu tertinggi dicapai pada temperatur 90C tapi mengingat proses lingkungan dan ketidakpastian kestabilan material, temperatur optimal pemisahan dianggap sekitar 60C. Proses pemisahan Cu pada hidrometalurgi Zn dibagi dalam empat tahapan, yaitu proses solution loading, water washing, sulfuric acid elution, dan water washing steps dengan variabel temperatur yang beragam untuk masing-masing prosesnya. Untuk

Review Jurnal Praktikum Metalurgi Ekstraksi


Dewi Lestari Natalia (106704530)
proses solution loading sekitar 60C, proses water washing dan sulfuric acid elution sekitar 25C, dan proses water washing steps sekitar 25C.

Gambar 1. Proses pemisahan Cu dalam hidrometalurgi Zn dengan CuWRAM

Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah pemurnian pertama dapat dilakukan keluar menggunakan chelating dengan adsorben CuWRAM, setelah itu sisa tembaga, nikel, kobalt dan kadmium dipisahkan oleh sementasi dengan Zn dust dengan cara yang sama seperti proses konvensional. Selain itu didapat bahwa pH larutan akan menurun selama proses penghilangan Cu.

Anda mungkin juga menyukai