Anda di halaman 1dari 1

CINCAU HIJAU

Cincau (C. barbata Myers.) berasal dari tumbuhan merambat yang memiliki daun berwarna hijau pucat dengan rambut yang berada di atas permukaan daun. Pada tumbuhan cincau tidak hanya berfungsi sebagai penghasil ekstrak cincau yang berupa gel tetapi juga mengandung zat antiprotozoa, tetrandine, dan suatu alkaloid. Cincau merupakan suatu makanan/minuman berbentuk gel yang diperoleh dari daun cincau. Gel yang terbentuk dari ekstrak cincau disebabkan oleh adanya kandungan karbohidrat yang terdapat pada tumbuhan cincau. Kandungan karbohidrat tersebut mampu mengikat molekulmolekul air sehingga membentuk suatu gel. Daun cincau sendiri biasanya dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan baku utama minuman penyegar yaitu es cincau. Es tersebut dikonsumsi dengan bahan tambahan seperti santan dan gula jawa ditambah dengan es. Es cincau banyak disukai oleh masyarakat karena memiliki cita rasa yang khas dan bisa memberikan sensasi segar. Proses pembuatan minuman/makanan cincau sangat sederhana yaitu daun cincau ditambahkan air mendidih sambil ditekan menggunakan sendok (atau dengan alat lain) sekitar 1 menit hingga daun cincau tenggelam untuk menghilangkan getah atau kotoran lain dan menghilangkan rasa pahit dan getir yang ada, kemudian air dibuang dan diganti dengan penambahan air bersih dilakukan 2-3 kali. Setelah itu daun cincau dilumat atau diremas di dalam air hingga serat yang ada pada daun cincau keluar dan membentuk gel, kemudian disaring agar mendapatkan ekstrak cincau yang bersih dari kotoran (sisa daun yang diremas) dan dilakukan pendiaman hingga cincau benar-benar membentuk gel yang agak padat. Setelah gel terbentuk buang air yang keluar berada di atas permukaan. Daun tanaman cincau ini memiliki kandungan serat yang tinggi serta mengandung karbohidrat, polifenol, saponin, flavonoida, lemak, kalsium, fosfor, vitamin A dan B. Selain digunakan sebagai bahan baku utama makanan/minuman, cincau hijau memiliki beberapa manfaat diantaranya, yaitu : a. b. c. d. e. f. g. h. i. Mendinginkan panas dalam (sariawan) Mempunyai aktivitas antioksidan Mampu mematikan sel kanker Mampu mematikan sel tumor Mengobati penyakit tekanan darah tinggi Mengobati radang lambung Mengobati penyakit disentri Bisul (berkhasiat untuk mengeluarkan nanahnya) Menurunkan demam.