P. 1
MACAM PERALATAN LABORATORIUM YANG TERBUAT DARI METAL

MACAM PERALATAN LABORATORIUM YANG TERBUAT DARI METAL

|Views: 1,842|Likes:
Dipublikasikan oleh Arghya Narendra Dianastya
macam peralatan laboratorium yang terbuat dari metal. disusun untuk memenuhi tugas praktikum Dasar-Dasar Instumentasi Pelaratan Pertanian
macam peralatan laboratorium yang terbuat dari metal. disusun untuk memenuhi tugas praktikum Dasar-Dasar Instumentasi Pelaratan Pertanian

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Arghya Narendra Dianastya on Apr 28, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2014

pdf

text

original

TUGAS PRAKTIKUM MACAM-MACAM ALAT METAL/LOGAM LABORATORIUM

dibuat oleh: Arghya Narendra (111510501105/2011)

Mahasiswa S-1 Penerima Beasiswa Unggulan P.S Agroteknologi Fakultas Pertanian UNEJ

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JEMBER JEMBER 2013

No 1.

Gambar

Keterangan Nama : Sentrifus manual Bahan : Metal (Platina) Fungsi : Untuk memisahkan antara zat padat terlarut dan pelarutnya. Keterangan Gambar : Sentrifus biasanya bersifat kompak dan terbuat dari logam atau plastik. Alattersebut digunakan oleh motor listrik. Di dalamnya sentrifus memiliki panel untukmenenmpatkan tabung kaca, jumlah tabung kaca dapat mengakomodasi pada suatuwaktu. Sebuah tombol pada tubuh mesin sentrifuse, dapat diputar untukmenyesuaikan rotasi permenit, tergantung pada jenis cairan, komponen yang harusdipisahkan, kecepatan rotasi yang diatur. Merk : Minette Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan :
- Cara Penggunaan : Prinsip kerja sentrifus adalah

Sumber : Foto di Laboratorium

melawan gaya tarik bumi (gravitasi) dengan kekuatan sentrifugal sehingga partikel yang terlarut dalam cairan akan terlempar keluar dari pusat putaran, dengan berat paling besar akan terlempar terlebih dahulu. Macam/Tipe : Sentrifus dengan rotor jenis angel atau fixed. Nama : Counter atau penghitung Bahan : Metal Fungsi : Untuk menghitung dengan cara yang lebih tepat. Keterangan Gambar : Terdapat dua tombol. Tombol putih untuk memulai bekerja sedangkan tombol hitam berfungsi untuk mereset ulang atau mengembalikan hitungan ke angka 0 lagi. Merk : Kenko Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : Dengan cara menekan tombol

2.

berwarna putih logam yang ada pada alat, jika ingin mereset ulang, maka putar tombol yang berwarna hitam yang ada disamping alat tersebut.
1. 2.

- Cara Membersihkan : Menggunakan lap yang bersih, cara membersihkannya dengan cara mengelap alat ini dan mengeringkannya dengan tisu yang bersih . Macam/Tipe : Dengan beban maksimal sampai 9999.

Sumber : Foto di Laboratorium 3. Nama : Hot plate/pemanas Bahan : Metal (Platina) Fungsi : Untuk memanaskan dan menghomogenkan larutan. Keterangan Gambar : Hot plate stirrer dan Stirrer bar (magnetic stirrer) berfungsi untuk menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pelat (plate) yang terdapat dalam alat ini dapat dipanaskan sehingga mampu mempercepat proses homogenisasi. Merk : Heidolph Sumber : Foto di Laboratorium Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : Yang perlu dilakukan pertama adalah mencolokkan kabel dengan sambungan listrik yang ada. Mengatur suhu dan timernya sesuai dengan yang diinginkan. Menunggu sampai timer berjalan dan berhenti pada waktunya selanjutnya adalah mengangkat larutan yang telah dipanaskan. Macam/Tipe : Type MR 3001, 50Hz, AC 230 V, 625 W. 4. Nama : Timbangan halus Bahan : Metal (Kuningan)
1

Fungsi : Untuk menimbang bahan-bahan, terutama bahan padat. Keterangan Gambar :

2

1. 2.

Merk : Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : - Cara Membersihkan : Macam/Tipe : Timbangan ini dapat digunakan dengan kisaran berat 25-50 mg. Mempunyai pemberat antara 50-500 mg.

Sumber : Foto di Laboratorium 5 Nama : Pisau (Stainless Steel) Bahan : Metal Fungsi : Untuk memotong bahan-bahan laboratorium. Keterangan Gambar : Terdapat mata pisau yang biasanya dapat diganti serta terdapat pegangan untuk pisau. Merk : Stain ess Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : Dapat langsung digunakan seperti pemakaian pisau secara umum. - Cara Membersihkan : Menggunakan lap yang bersih, cara membersihkannya dengan cara mengelap alat ini dan mengeringkannya dengan tisu yang bersih . Jika digunakan memotong bahan-bahan yang cukup berbahaya, maka harus dicuci menggunakan detergen dan dikeringkan menggunakan autoklaf agar lebih kering dan steril lagi. Macam/Tipe : Pisau jenis ini memiliki mata pisau yang tidak bisa diganti.

Sumber : Foto di Laboratorium 6. Nama : Kawat Ose Bahan : Metal

Fungsi : Keterangan Gambar : Merk : Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : - Cara Membersihkan : Macam/Tipe :

Sumber : Foto di Laboratorium 7. Nama : Pinset Bahan : Metal (Stainless Steel) Fungsi : Untuk menjepit dan mengambil bahan-bahan laboratorium yang ukurannya lebih kecil. Keterangan Gambar : Pinset ada dua jenis, pinset anatomis jika ujung dari pinset tidak mempunyai gigi, disebut juga pinset traumatis, yang ke dua, pinset sirurgis jika ujungnya mempunyai gigi dan disebut pinset atraumatis. Bentuk keseluruhan pinset juga bermacam-macam, ada yang panjang dan kecil, ada pinset Addson jika bentuknya pendek gemuk. Merk : Stain ess Cara Penggunaan : Dengan cara menjepit bahan yang akan diambil. Macam/Tipe : Termasuk tipe pinset yang pendek dan gemuk. Sumber : Foto di Laboratorium 8. Nama : Gunting Bahan : Metal (Stainless Steel)

Fungsi : Untuk memotong-motong bahan. Keterangan Gambar : Gunting laboratorium ini dapat digunakan untuk memotong bahan-bahan laboratorium yang umumnya terbuat dari kertas. Terdapat pegangan pada ujung gunting. Ujung gunting bagian bawah lancip dan tajam. Merk : SMIC Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : - Cara Penggunaan : Dapat langsung digunakan seperti pemakaian gunting secara umum. - Cara Membersihkan : Menggunakan lap yang bersih, cara membersihkannya dengan cara mengelap alat ini dan mengeringkannya dengan tisu yang bersih . Jika digunakan memotong bahan-bahan yang cukup berbahaya, maka harus dicuci menggunakan detergen dan dikeringkan menggunakan autoklaf agar lebih kering dan steril lagi. Macam/Tipe : Gunting dengan ukuran yang kecil. Nama : Mata pisau Bahan : Metal Fungsi : Mempermudah pemotongan bahan. Keterangan Gambar : Dapat diganti secara langsung apabila mata pisau sudah rusak. Merk : Swann-Morton Cara Penggunaan dan Cara Membersihkan : Sumber : Foto di Laboratorium - Cara Penggunaan : Di gabungkan dengan pisau, pemakaiannya seperti pisau pada umumnya. Macam/Tipe : Mata pisau ini berukuran kecil dan mudah berkarat. Keterangan Nama Alat : Blender Waring

Sumber : Foto di Laboratorium

9.

No 1

Gambar

Bahan : Terbuat dari metal, stainless steel

Fungsi : • Untuk menghaluskan suatu bahan, misalnya daun.

Blender waring 8010 BU Sumber : http://alatalatlaboratorium.com/Blog/la boratory-blender-waring-8010-bu

• Umumnya digunakan untuk membuat pestisida nabati Keterangan gambar :

Cara penggunaan : • Masukkan bahan-bahan yang akan dihaluskan • Tambahkan air sampai volume tertentu • Nyalakan blender dengan memilih low atau high untuk kecepatan • Setelah beberapa menit, matikan blender dengan menekan tombol off • Memindahkan bahan yang sudah dihaluskan ke dalam beaker glass atau tempat penampungan lainnya Blender waring 24CB10C Sumber : http://www.alatalatlaboratorium. com/id/blenderlaboratorium/133-blenderwaring-24cb10c.html Macam/tipe : Beikut ini adalah berbagai macam tipe blender waring, antara lain : • • • • Blender waring 36BL29 (HGB550) Blender waring 8010 BU Blender waring 24CB10C Blender waring mini model MC3 Merk : Waring (Amerika)

Spesifikasi : 1. Blender waring 36BL29 (HGB550) • Fisher General Scientific, Singapore • Model 36BL29 (HGB550) • 240 Volts AC 50-60 Hz 3,75 Amps • U.S.PAT.NO’S 2. Blender Waring 8010 BU • Kapasitas 1 Liter • Putaran : 22.000 dan 18.000 Rpm • Selective time cycle dari 1 – 180 detik untuk automatic continous running • Kontainer 1 liter stainless steel, cover stainless steel • Tinggi keseluluruhan 38 cm • Berat 4,3 kg • 230 Volt, 50/60 Hz 3. Blender Waring 24CB10C • Kapasitas 4 liter

Blender waring mini model MC3 Sumber : http://jogjas.com/indogama/2012 /06/waring-mini-containerslaboratorium-blender-modelmc3/

• Pengaturan tombol : Off-Low-Med-High-Pulse • RPM : 16.800 - 18.800 - 21.500 • Base : Die Cast Gray Epoxy Coating • Container : Stainless Steel • Harga Rp 16.550.000 4. Blender Waring mini model MC3 • Stainless steel containers and base for processing small quantities • Stainless steel base • Standard blending assembly with stainless steel blade • Snap fit lid • size: 50-250 ml 2 Nama Alat : Water Bath

Bahan : Terbuat dari metal, stanless steel

Fungsi : Water Bath WNB 10 Sumber : http://rekayasaalatlab.wordpress. com/2011/06/20/waterbath/ • Untuk Untuk mengkonstankan suhu cairan disekitarnya dan memanaskan larutan atau cairan • Untuk melarutkan media padat yang ada di dalam erlenmeyer • Waterbath merupakan alat yang fungsi utamanya adalah untuk menciptakan suhu yang konstan dan digunakan untuk inkubasi pada analisis mikrobiologi. Keterangan gambar :

Cara penggunaan : Water Bath 10 Liter Sumber : http://ersanugraha.com/alatlab/water-bath-10-liter.htm • Air dimasukkan ke dalam bejana. • Hidupkan Water Bath dengn menekan tombol ON. • Mengatur suhu yang diinginkan dan atur juga kecepatannya. • Masukkan benda yang akan dipanaskan ke dalam air (untuk tangas air), letakkan benda pada salah satu lubang (untuk tangas uap), ingat lubang lain yang tidak digunakan tetap ditutup. • Setelah selesai, keluarkan benda yang telah dipanaskan • Lalu matikan Water Bath dengan menekan tombol OFF.

Macam/tipe : Beikut ini adalah berbagai macam tipe water bath, antara lain: • Water bath W 350 • Water bath WNB10 • Water bath 10 liter Merk : • Memmert Made in W-germany • E- Scientific (Ersa Nugraha Bandung) • GFL (Jerman) Spesifikasi : 1. Water Bath W 350 • 220 Volt • 50/60 Hz • 1800 Watt • Nenntemp 100oC 2. Water Bath WNB 10 • Sistem kontrol dengan menggunakan mikroprosesor PID-temperatur control dengan system diagnosis otomatis terpadu dengan indikator kesalahan. • Interior untuk konsep pemanas dengan p x l x t = 350 x 210 x 140 mm . • Interiornya mudah dibersihkan dan terbuat dari stainless steel. • Memiliki temperatur range yaitu suhu antara + 10°C (minimum 5°C diatas ambient) sampai + 95°C with additional boiling mode (+100°C). 3. Water Bath 10 Liter • Merk : E- Scientific (Ersa Nugraha Bandung) • Temperature Control : Digital, PID • Temperature : Up to 100 oC • Material : Stainless Steel • Power Source : 220V-50/60Hz – 600 Watt 3 Nama Alat : Colony Counter

Bahan : Terbuat dari metal

Fungsi :

Automatic Colony Counter Sumber : http://www.alatkesehatan.info/la boratorium/automatic-colonycounter/ • Untuk menghitung jumlah biakan mikroba yang ada di dalam cawan petri per satuan koloni serta berbagai media. • Untuk mempermudah perhitungan koloni pada bakteri yang tumbuh setelah diinkubasi di dalam cawan karena adanya kaca pembesar. • Pada Automatic colony counter memungkinkan pemisahan otomatis koloni bakteri yang berkerumun, menghilangkan kotoran dan udara gelembung, serta mampu menghitung koloni yang berbeda ukuran. Keterangan gambar : Digital Colony Counter HYC560 Sumber : http://askotama.itrademarket.co m/3800388

Cara penggunaan : 1. Colony Counter Otomatis • Siapkan media yang akan dihitung, misalkan bakteri dalam cawan petri. • Sambungkan colony counter terhadap aliran listrik • Tekan tombol ON untuk menyalakan Colony Counter • Letakkan media diatas skala/kuadran • Penghitungan dilihat dari lup sebagai media pandang • Menghitung dilakukan dengan menekan tombol hitung, sehingga secara otomatis kita tidak perlu mengingat berapa jumlah colony media • Setelah selesai menghitung tekan tombol reset untuk meriset kembali colony counter ke nol • Setelah selesai menghitung tekan tombol off untuk mematikan. 2. Colony Counter Manual atau Digital • Hubungkan Kabel Power ke sumber listrik. • Tekan tombol di sebelah kiri belakang sampai lampu colony counter menyala dan stabil. • Letakkan cawan petri dengan posisi terbalik. • Tekan tombol set agar angka pada display menunjukkan angka 0. • Hitung jumlah colony mikroba dengan menekan koloni yang terlihat. • Jumlah yang tertera pada display menunjukkan jumlah koloni yang telah di hitung. CATATAN : Jika penggunaan memerlukan waktu yang lama, colony counter harus sering di matikan. Macam/tipe : Beikut ini adalah berbagai macam tipe colony counter,

antara lain: • Automatic colony counter • Manual atau digital colony counter Merk :

Spesifikasi : 1. Manual colony counter serial 7681 Stuart scietific • Serial 7681 • Cat No SC 5 • 220-240 Volts • 50 Hz • Power = 22 Watt 2. Automatic colony counter • Inhibition zones • Spiral, spread and pour plated Petri dishes • Petrifilm, RIDA Count/ Sanita-kun • Filtering membrane • Compact Dry • Food microbiology, pharmaceutical, medical, and environmental • Automa • Counts up to 7 colors on the same platetic counting of: poured plates, spread plates and Spiral plates • LIMS connection and bar-code reader • 1 click = 1 counting • High resolution color CCD camera (1280×960 pixels) • The brightness, contrast and sensitivity are automatically managed by the software • Custom settings with only one cursor adaptable to any agar • Automatic separation of confluent colonies • No training required • One window to access all functions CATATAN: Automatic colony counter dapat menjamin ketepatan tertinggi, reproduktifitas yang sangat baik, dan hemat gambar serta hasil. Alat ini dapat memindai jumlah koloni pada cawan petri dalam waktu kurang dari setengah detik dan akan memberikan hasil yang cepat, tepat, dan akurat, serta langsung ditampilkan melalui perangkat lunak. 3. Digital Colony Counter HYC- 560 • Power 220 Volt • Display type: 4 Digital LED Display • Suara bel setiap penghitungan

• 50 / 60Hz • Iluminasi: lampu Fluorescent

Dimensi (WxDxH, mm): 310x290x100 4 Nama Alat : Penggojok

Bahan : Terbuat dari metal

Fungsi : • Untuk menggojok atau menghomogenkan suatu larutan Keterangan gambar :

Cara penggunaan: • Hubungkan power ke listrik • Kemudian himpitkan botol kecil berisi cairan yang akan di gojok pada penggojok • Tekan tombol ON pada penggojok • Setelah beberapa menit, matikan penggojok dengan menekan tombol OFF • Keluarkan botol kecil dari alat penggojok • Kemudian lepaskan power dari listrik Macam/tipe : • Model KS 2600 • Shaker k.p.025 Merk : IKA KS 260 Made By IKA

Spesifikasi : 1. Penggojok model KS 2600 • 220-240 Volts • 50/60 Hz • 45 Watt • IP 21 2. Penggojok atau shaker k.p.025 • Panjang: 85 cm lebar : 65 cm tinggi : 50 cm • Daya : 100 watt • Tegangan : 50 hz • Power 220 -240volt

• Penggerak motor : ac • Kecepatan putaran: 100 rpm (tetap) • Kapasitas : 80 botol untuk sekali gojok 3. 5 Nama Alat : Jarum Inokulum

Bahan : • Terbuat dari metal • Jarum inokulum biasanya terbuat dari kawat nichrome atau platinum sehingga dapat berpijar jika terkena panas. Fungsi : • Untuk memindahkan atau mengambil koloni suatu mikrobia ke media yang akan digunakan kembali. • Untuk menginokulasikan biakan mikroba dalam tahap mengisolasi mikroba. • Untuk melakukan uji bakteri (uji gram) • Untuk mengambil suatu jaringan pada makhluk hidup • Jarum inokulum ini akan sangat bermanfaat saat membelah agar untuk preprasi Heinrich’s Slide Culture. Keterangan gambar :

Cara penggunaan : Jarum inokulum disentuhkan pada bagian mikrobia kemudian menggosokkan pada kaca preparat untuk diamati.

Macam/tipe : • Jarum ose atau inoculating loop/transfer loop (ujung lingkaran) • Inoculating needle/Transfer needle (ujung lurus) CATATAN : Inoculating loop cocok untuk melakukan streak di permukaan agar, sedangkan inoculating needle cocok digunakan untuk inokulasi secara tusukan pada agar tegak (stab inoculating).

Merk :

Spesifikasi :

6

Nama Alat : Timbangan Halus
Timbangan halus mempunyai tingkat ketelitian lebih tinggi antara 0,1 mg hingga 1 microgram (1 microgram= 0.001 mg).

Bahan : Terbuat dari metal

Fungsi : • Untuk Keterangan gambar :

Cara penggunaan :

Macam/tipe : Merk : Spesifikasi : •

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->