Anda di halaman 1dari 17

PENYAKIT PERIODONTAL (PERIODONTAL DISEASE)

Drg. Amilia Jeni Susanto, Sp.Ort. Departemen Gigi-Mulut FKUI/RSCM.

Definisi:
Penyakit periodontal merup sekumpulan kondisi peradangan atau inflamasi Jaringan periodontal (periodonsium) yang disebabkan oleh bakteri.

Jaringan Periodonsium:
Jar. Periodonsium mempunyai 4 komponen, yi: 1. Gingiva 2. Ligamentum periodontal 3. Sementum 4. Tulang alveolar

Gingiva
- Bagian mukosa rongga mulut yg mengelilingi gigi & menutupi linggir (ridge) alveolar. - Berfungsi melindungi jaringan dibawah perlekatan gigi thd pengaruh lingkungan rongga mulut. - Gingiva tergantung pd gigi-geligi; bila ada gigi-geligi, gingiva juga ada & bila gigi dicabut gingiva akan hilang. - Gingiva sehat berwarna merah muda, tepinya seperti pisau dan scallop agar sesuai dgn kontur gigi-geligi. - Warnanya dpt bervariasi tergantung pd jumlah pigmen melanin pada epitelium, derajat keratinisasi epitelium & vaskularisasi & sifat fibrosa dari jar ikat dibawahnya. - Gingiva dibagi menjadi 2 daerah, yi tepi gingiva dan perlekatan gingiva.

Ligamentum Periodontal
- Merup. suatu ikatan, biasanya menghubungkan 2 buah tulang. - lig. periodontal tdk hanya menghubungkan gigi ke tulang rahang ttp jg menopang gigi pd soketnya & menyerap beban yg mengenai gigi. - Ligamen tdd serabut jar. ikat yg tersusun dgn teratur pd matriks substansi dsr yg dilewati pembuluh darah & saraf.

Sementum
- merup. Jar ikat kalsifikasi yg menyelubungi dentin akar & tempat berinsersinya bundel serabut kolagen. - Ketebalan sementum terbesar terjadi pd apeks & daerah furkasi. - Pembentukan sementum yg berlebihan (hipersementosis), dpt terjadi setelah adanya penyakit pulpa atau stres lokal. Hipersementosis yg menyeluruh, mengenai semua gigi umumnya herediter; keadaan ini jg terjd pd penyakit Paget. - Resorpsi sementum dpt disebabkan krn stres oklusal yg berlebihan, gerakan ortodonti, tekanan dr tumor, defisiensi kalsium atau vit. A & D.

Tulang Alveolar:
- Prosesus alveolaris adalah bgn tlg rhg yg menopang gigi-geligi. Prosesus ini sbgn bergantung pd gigi & stlh tanggalnya gigi akan terjadi resorpsi tulang. - Spt. tulang lainnya, tulang alveolar terus-menerus mglmi remodeling sbg respons thd stres mekanis & kebutuhan metabolisme thd ion fosfor dan kalsium. - Pd keadaan sht, remodeling prosesus berfungsi utk mempertahankan volume keseluruhan dr tulang & anatomi keseluruhan relatif stabil.

Deposit Gigi:
Pelikel Saliva: - Beberapa dtk stlh penyikatan gigi akan terbentuk deposit selapis tipis dari protein saliva yg terutama tdd. glikoprotein pd permukaan gigi, pd restorasi & gigi tiruan. Lapisan ini disbt pelikel. - Pelikel tipis (0,5m), translusen, halus & ntdk berwarna. - Melekat erat pd permukaan gigi. Fungsi pelikel saliva adalah perlindungan.

Plak Gigi:
- Dalam wkt bbrp mnt stlh terdepositnya pelikel, pelikel akan terpopulasi dgn bakteri. - Bakteri dpt terdeposit lgsg pd email, ttp biasanya bakteri melekat terlebih dahulu pd pelikel. - Pembtkan plak ---> dlm wkt bbrp jam akan terbentuk perlekatan antara spesies streptococcus & actinomyces dgn pelikel. Slm bbrp hr pertama populasi bakteri ini akan bertumbuh & menyebar. - Scr klinis , plak merup. lap. bakteri yg lunak. tdk terkalsifikasi, menumpuk & melekat pd gigi-geligi & obyek lain didlm mlt, mis restorasi, geligi tiruan, & kalkulus.

Materia Alba:
- Merup. deposit yg lunak, berwarna kekuningan atau keputihan, dpt ditemukan pd rongga mlt yg krg terjaga kebersihannya. - Terdiri dari masa mikroorganisme, sel-sel epitel yg terdeskuamasi, sisa mknan, leukosit & deposit saliva. - Strukturnya berbeda dari plak, materia alba dpt dgn mudah dibersihkan dgn semprotan air.

Kalkulus gigi (tartar):


- Adalah massa kalsifikasi yg terbentuk & meleket pd permukaan gigi, dan obyek solid lainnya didlm mulut, misalnya restorasi & gigi tiruan. - Kalkulus merup. plak yg terkalsifikasi. - Ada 2 mcm kalkulus: * Kalkulus supragingiva ---> dpt ditemukan disebelah koronal dari tepi gingiva. Mula-mula terdeposit pd permukaan gigi yg berlawanan dgn ltk duktus saliva, pd permukaan lingual insisivus bawah & permukaan bukal molar atas, ttp dpt jg terdeposit pd setiap gigi. Warnanya agak kekuningan kecuali bl tercemar oleh faktor lain (mis. tembakau, anggur, pinang), ckp keras, rapuh & mdh dilepas dr gigi dgn alat khusus.

Kalkulus gigi (tartar): (lanjutan) * Kalkulus subgingiva: Melekat pd permukaan akar gigi, distribusinya tdk berhubungan dgn glandula saliva ttp dgn adanya inflamasi gingiva & pembentukan poket. Warnanya hijau tua atau hitam, lebih keras drp kalkulus supragingiva & melekat lebih erat pd permukaan gigi.

Stain gigi: - Banyak substansi yg membentuk stain yg melekat erat pd permukaan gigi & hrs dibersihkan scr khusus. Tembakau, anggur, garam logam, lar. kumur klorheksidin dll. dpt membtk stain yg khas. Stain hijau dpt dilihat pd gigigeligi anak-anak, yg mkgn merup. pigmentasi dr partikel saliva oleh bakteri kromogenik.

Etiologi Penyakit Periodontal:


- Penyakit inflamasi periodontal merupakan keseimbangan antara faktor etiologi primer, plak gigi, dan host pada dentogingival junction. - Penyebab primer dari penyakit periodontal adl iritasi bakteri. Ada bbrp faktor lain (faktor sekunder), yi baik faktor lokal maupun sistemis yg merup. predisposisi dari akumulasi plak atau perub respons gingiva thd plak. - Faktor lokal ---> Kalkulus, restorasi yg keliru, kavitas karies, tumpukan sisa makanan (food impaction), gigi tiruan sebagian lepasan yg yg disainnya tdk baik, pesawat ortodonti, susunan gigi-geligi yg tdk teratur, kurangnya seal bibir atau kebiasaan bernafas mell. mlt, merokok tembakau. - Faktor sistemik ---> adl faktor yg mempengaruhi tubuh scr keseluruhan yi. faktor genetik, nutrisional, hormonal, obatobatan, stress dan hematologi. Dahulu ada anggapan bhw defisiensi sistem2 ini merup penyebab utama dr penyakit periodontal. Banyak bukti yg menunjukkan bhw faktor-faktor sistemik dpt memodifikasi respons jar. thd iritasi bakteri & mempeng. Perkemb. Serta keparahan penyakit periodontal & responsnya thd perawatan.

Pemeriksaan periodontal:

Pemeriksaan periodontal melibatkan penilaian gingiva, penilaian probing dentogingival junction, & pemeriksaan radiografi tulang penyangga. Pemeriksaan hrs sistematis. Setiap lokasi, yi setiap permuk. gigi perlu dinilai statusnya sehat at. tdk.

Gingivitis:
Gingivitis sederhana: - Merup. kejadian inisial pd peny, periodontal & dpt berlanjut ke periodontitis. Disbt sederhana krn hny bereaksi thd fktr etiologi lokal pd gigi & tanpa komplikasi oleh faktor etiologi lokal yg tdk biasa spt pernafasan mell mlt atau manifestasi respons host spt Diabetes melitus. - Gambaran klinis ---> Inflamasi menyebab. perub warna. btk & tonus gingiva. Gingiva yg meradang berwarna mrh & bengkak, perdarahan crevicular terut, signifikan. Tendensi perdarahan dpt dinilai dgn seberapa cpt terjadinya stlh probing dan banyaknya. Perdarahan gusi saat menyikat gigi adl gejala yg plg srg dikeluhkan pasien. perubahan radiografik tdk ada.

Gingivitis Hiperplastik: - Faktor lokal (plak gigi & faktor retensi plak) hrs ada utk perkembangan gingivitis.