ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN ASPEK-ASPEK PERUSAHAAN LAINNYA Laporan keuangan nasabah yang telah diverifikasi kebenaran

/kewajarannya harus dianalisa untukmengetahui keadaan , perkembangan dan potensi keuangan nasabah. Laporan-laporan keuangan yang perlu di analisa adalah :

1.Analisa rasio keuangan dan interpretasinya 2.Analisa resiko 3.Rekonsiliasi modal dan harta tetap 4. Pernyataan pengadaan kas 5.Analisa aspek-aspek perusahaan lainnya.

1.Quick ratio = Jml aktiva lancar – persediaan dibagi jml. Rasio-rasio operasional/profitibilitas/ rentabilitas meliputi : . Rasio rasio likuiditas meliputi : . .hutang lancar .Profit margin = laba setelah pajak (EAT) dibagi penjualan bersih (net sales) .Debt to equity ratio = Jumlah hutang dibagi jumlah modal b.Analisa rasio keuangan dan interpretasinya Digunakan untuk menilai effektifitas / effisiensi pengelolaan keuangan. .Return on equity (ROE) = laba setelah pajak dibagi modal sendiri .Current ratio = Jumlah aktiva lancar dibagi jumlah hutang lancar.Net working capital = Aktiva lancar – hutang lancar dibagi jumlah aktiva.Rasio pertumbuhan atau trend penjualan bersih (%) . Jenis-jenis rasio keuangan : a.

Lamanya pengendapan persediaan (physical inventory periode)= Persediaan x 360 dibagi harga pokok penjualan.Tangible net worth = Jml aktiva – intangible – hutang lancar dibagi hutang jangka panjang.Lamanya tertagihnya piutang (average collection periode) = Piutang dagang x 360 dibagi penjualan kredit .Rasio rasio aktivitas meliputi : . d.c. .Long term leverage = utang jangka panjang dibagi modal. . Rasio-rasio leverage (solvabilitas) meliputi : .

300.000 Hutang jangka panjang : Obligasi 600.000 3.000) 100. Hutang lancar 560.000 .000 Jumlah pasiva 3.000 Jml.200.000.000 (100.modal sendiri 1.000 700.000 agio saham 200.aktiva tetap Jumlah aktiva Pasiva Hutang lancar : Hutang dagang Rp.000 laba ditahan 440.600.000 Hutang wesel 100.000 Modal sendiri Modal saham 1. 200.000 Aktiva tetap Mesin Penyusutan Gedung Penyusutan Tanah Intangible Jml.000 Jml.000.000 (200.000 100.000) 1.aktiva lancar 1.000 Efek/saham 200.000 1.000 Jml.000.400.000 Piutang 1.Contoh penggunaan analisa rasio Perusahaan “PT MAJU” Neraca per 31 Desember 2008 ( dalam ribuan rupiah ) Aktiva Aktiva lancar Kas Rp.000.840.000 Hutang pajak 160.

000 -----------------Keuntungan neto (EAT) 240.000 Bunga obligasi (5 %) 30.000.000 (dalam ribuan Rp) .000 ----------------Keuntungan sebelum bunga & pajak 430.000.000.000 ----------------Keuntungan sebelum pajak 400.000 Biaya adm dan umum 570.Perusahaan “PT MAJU” Laporan Rugi Laba Periode 1Jan s/d 31 Des 2008 Penjualan Harga pokok penjualan 4.000 3.000 ------------------Laba bruto 1.000 Pajak penghasilan 160.

840.Penghitungan rasio.= 6 % 4.= 13 % 1.13 3.000 + 600.Profit margin = EAT : Total sales 240.63 1.Return on equity = EAT : modal sendiri 240.840.000 Keterangan : Setiap rupiah yang terjual menghasilkan keuntungan sebesar Rp.000 ----------.0.000 .0.Debt to equity ratio = Jml.hutang : jumlah modal Setiap rupiah modal 560.000 2.0.06 Setiap rupiah modal sendiri menghasilkan keuntungan sebesar Rp.000 -------------. 1.000.= 63% hutang sebesar Rp.000 sendiri menjamin ------------------------.

0.400.Setiap aktiva sebesar Rp1.= 2.000 3.dijamin dengan quick asset sebesar Rp.2.5 2.Current ratio = Aktiva lancar : hutang lancar Rp.000+ 160.Net working capital = Aktiva lancar – hutang lancar dibagi jumlah aktiva = 1.000.1.1.1...Rasio-rasio likuiditas 1.28 . Quick ratio = Kas+ efek + piutang : Hutang lancar 200.000 ------------------------------------..000 -----------------.000 – 560.000 Setiap hutang lancar Rp.000 Keterangan : Setiap hutang lancar Rp.1.b.= 100% 560.dijamin oleh aktiva lancar Rp.000 + 20.tersedia modal kerja Rp.000 ---------------------------.= 28 % 3.400.5 560.

000.= 15 hari untuk mengumpulkan 4.= 10 hari 3.Average collection periode (lamanya piutang tertagih) = Keterangan : Piutang dagang x 360 dibagi penjualan kredit = Periode rata rata 160.000 x 360 yang diperlukan untuk -------------------. .000 piutang 15 hari 2.000 Periode rata-rata persediaan berada digudang 10 hari .000. Rasio – rasio aktivitas 1.c.Lamanya pengendapan persediaan = Persediaan x 360 : harga pokok penjualan = 840.000 x 360 --------------------.

000 Setiap rupiah utang jangka Panjang dijamin oleh aktiva intangible sebesar Rp.Rasio rasio leverage (solvabilitas) Keterangan : Setiap rupiah dari modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk hutang jangka panjang sebesar Rp.0. 3.Longterm leverage: Utang jangka panjang dibagi modal sendiri= 600.000 2.000 --------------------------------------------.000.Tangible net worth = Jumlah aktiva – Intangibles – hutang lancar dibagi hutang jangka panjang .000 – 100.90 .000 – 560.3.= 33 % 1.d.33 1.000 -------------.= 39 % 600.840.