Anda di halaman 1dari 23

SUPERVISOR : DR. A.J. RIEUWPASSA,Sp.B, Sp.

BP

Astri

Ayu Agus

(110207

0114) Anita Sylvania Wulandary(1102040081) Elvy Meilisa (1102020010)


1

Mandibula

adalah tulang rahang bawah pada manusia dan berfungsi sebagai tempat menempelnya gigi geligi. Mandibula paling rentan mengalami fraktur pada trauma facialis Laki-laki > perempuan, usia 20-30 th.

Terdiri atas : sebuah corpus dan dua buah ramus


Gerakan mandibula 4 otot pengunyah ; m. masseter, m. temporalis, m. pterigoideus lateralis dan medialis M. pterigoideus lateralis buka mulut M. temporalis, masseter, pt. medialis tutup mulut

deformitas linear / diskontinuitas tulang ok rudapaksa Insidens berdasar lokasi anatomis ; prosesus condoloideus (36%), angulus (20%), simfisis (14%), korpus (21%), alveolus(3%), ramus (3%), prosesus koronoideus (2%)
Fraktur

Berdasarkan regio regio pada mandibula

Anamnesa

Pemeriksaan

fisik

Inspeksi laserasi,hematom Palpasi false movement, nyeri tekan, deformitas,

krepitasi
Pemeriksaan

penunjang

Rontgen ; skull AP/lat, eisler, towne view,

panoramic, TMJ CT Scan / MRI : jarang dilakukan

Prinsip penanganan fr mandibula 1. penanganan kedaruratan 2. penanganan fraktur : closed reduction (reposisi tertutup) open reduction (reposisi terbuka)

eyelet

10

11

metode closed reduction Keuntungan


Efisien

Komplikasi lebih rendah


Waktu lebih singkat Dpt dikerjakan di tingkat poliklinis
Kerugian

Gangguan nutrisi Problem airway

12

Tehnik

open reduction :

General anesthesia Insisi

: intra oral Ekstra oral Fiksasi : wiring (semi rigid) plating (rigid)

13

14

Submandibular approach

15

Retromandibular approach

16

17

18

Macam

fiksasi rigid

19

Keuntungan

Mobilisasi dini
Reaporksimasi tulang lebih baik
Kerugian

Biaya > mahal


Diperlukan ruang operasi pembiusan

20

Infeksi

Malunion

/ delayed healing Parasthesia

21

tatalaksana fr mandibula fungsi mengunyah, bicara, kosmetik Dicapai pemilihan modalitas yang tepat, tehnik op yg benar, perawatan pasca op dan rehabilitasi
Tujuan

22

23