P. 1
Bagan Framework

Bagan Framework

|Views: 33|Likes:
Dipublikasikan oleh Dodik's Nih

More info:

Published by: Dodik's Nih on Apr 28, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2013

pdf

text

original

Bagan 1.

1 Integrasi Teori Keperawatan Community as a Partner dan Model Self Care Teori Orem pada Lansia Komponen pengkajian Komunitas : -

Sejarah Karakteristik demografi Ethnicity Nilai dan keyakinan

focus pengkajian model orem: factor personal universal self care development self care health deviation self care deficit

Planning : Analisa data Dx kep Hasil pengkajian dan subsistem

Intervensi Bersifat preventif

Sub Sub sistem : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Subsistem Lingkungan Fisik Sub sistem Pendidikan Sub sistem pelayanan kesehatan dan sosial Sub sistem keamanan dan transportasi Sub sistem Politik dan pemerintahan Sub sistem Komunikasi Sub sistem ekonomi Sub sistem Rekreasi

Primer

Sekunder

Tertier

Evalusi (perilaku sehat)

jenis kelamin. distribusi ras dan etnik pada suatu wilayah) Pengalaman Individu (perilaku yang berhubungan dengan masa lalu) Faktor personal (bio.Bagan 1.2 Framework Asuhan Keperawatan Komunitas pada Kelompok Lansia Pengkajian Inti Komunitas : Karakteristik demografi (karakteristik umur. sos. review pelaksanaan program penanganan dan pencegahan gizi buruk di wilayah) Intervensi keperawatan Analisa Data Keluarga Kelompok Masyarakat Intervensi Primer : Pendidikan kesehatan mengenai gizi sehat dan seimbang anak balita Kampanye gizi sehat anak balita Kampanye pembuatan MPAsi rumahan Lomba penyusunan dan pembuatan menu makanan sehat dan bergizi Program pemanfaatan lahan pekarangan rumah Pelatihan kader Evaluasi Keperawatan Keluarga dan kelompok masyarakat dengan balita gizi buruk : Peningkatan pengetahuan keluarga yang mempunyai balita dengan gizi buruk Peningkatan pemahaman keluarga dengan balita gizi buruk mengenai pentingnya gizi yang baik untuk balita Peningkatan perilaku keluarga dan masyarakat dengan masalah balita gizi buruk untuk menyediakan dan memilih makanan yang bergizi baik untuk balita Peningkatan keterampilan keluarga untuk merawat balita dengan gizi buruk Peningkatan status gizi balita yang menderita gizi buruk Terbentuknya pokjakes di wilayah kerja Terlatihanya kader posyandu Peningkatan peran dan fungsi posyandu Adanya kerjasama antar lintas program dan sektor untuk menangani masalah balita dengan gizi buruk di masyarakat - - - Penyusunan Diagnosis keperawatan Keluarga Kelompok Masyarakat - Intervensi Sekunder : Pemantauan status gizi balita Skrinning balita dengan masalah gizi buruk Rujuk balita dengan masalah gizi buruk ke Yankes Askep balita dengan gizi buruk Konseling dan direct care keluarga balita gizi buruk Pembentukan peer group keluarga balita dengan gizi buruk 8 - - Komitmen Keluarga Kelompok Masyarakat - Intervensi Tersier : Direct care balita dengan gizi buruk Pembinaan keluarga yang mempunyai balita dengan gizi buruk Pembentukan pokjakes wilayah Menjalin kerjasama lintas program dan lintas sektor Revitalisasi posyandu untuk menyusun rencana tindakan . keyakinan dan keagamaan dilakukan melalui kontak personal dan observasi) Sub sistem : Subsistem Lingkungan Fisik Sub sistem ekonomi Sub sistem pelayanan kesehatan dan sosial Sub sistem keamanan dan transportasi Sub sistem Komunikasi Sub sistem Pendidikan Sub sistem Rekreasi Sub sistem Politik dan pemerintahan (kebijakan mengenai program gizi buruk dari tingkat nasional hingga tingkat wilayah.psiko.spiritual) Sejarah (proses pembentukan wilayah setempat) Nilai dan keyakinan setiap warga (nilai.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->