Tugas Perekonomian Indonesia Nama : Hamidah Nasution Nim : 120522120

Kelas : Akuntansi Ekstensi Grup A

Redenominasi Rupiah, pentingkah dilakukan ?
Redenominasi merupakan kata yang mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat kita. Sebagian mungkin mengetahui artinya tapi tidak benar – benar memahami maksud dari redenominasi dan masih bingung dengan penerapan redenominasi. Atau bahkan banyak masyarakat yang mulai khawatir dengan redenominasi tersebut. Maka dari itu, saya akan menyajikan dan menjelaskan tentang redenominasi. Redenominasi ialah, pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakangnya.Contohnya: Uang Rp. 100.000,- dipotong menjadi Rp. 100,- maka harga beras Rp. 12.000,- menjadi Rp. 12. Redenominasi rupiah berarti menyederhanakan nominal dari mata uang rupiah kita. Rencana pemerintah dan Bank Indonesia (BI) adalah dengan mengurangi tiga angka nol (0) yang ada di uang rupiah. Jadi, uang kertas yang punya nilai nominal Rp 1.000 akan menjadi Rp 1. Pemerintah dan BI (Bank Indonesia) merencanakan akan melakukan kebijakan redenominasi ini. Bahkan rencana redenominasi ini telah diajukan kepada pihak DPR-RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia). DPR juga telah menyetujui untuk membahas masalah redenominasi ini pada sidang 3 dan 4 yang akan dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan Juni 2013. Jika pada akhirnya DPR benar – benar menyetujui rencana ini, maka skema penerapan redenominasi ini akan mulai dicanangkan pada tahun 2014. Kementrian Keuangan menjelaskan bahwa enam bulan sebelum pelaksanaan redenominasi di tahun 2014 atau sekitar pertengahan tahun 2013 akan diberlakukan penyesuaian dengan menggunakan dua harga di pasaran atau dengan menggunakan 2 label harga yaitu menggunakan nominal yang lama dan menggunakan nominal baru yang telah diredenominasi. Hal ini digunakan untuk membiasakan masyarakat dalam menggunakan nominal baru sehingga tidak terlalu kaget nantinya saat benar – benar menggunakan mata uang baru. Diawal tahun 2014 nantinya, akan diproduksi dan diedarkan uang baru dengan gambar dan bentuk yang sama tetapi dengan nominal rupiah yang baru yaitu sudah dipangkas tiga digit, dan tentu saja akhirnya mata uang rupiah kita akan kembali memiliki uang sen. Hal ini direncanakan akan diberlakukan hingga tahun 2018. Direncanakan pada tahun 2019 semua uang yang berlaku akan mulai ditarik kembali dan pemerintah akan menerbitkan uang baru dengan gambar dan besaran yang telah disesuaikan digitnya. Diperkirakan masa transisi uang baru itu akan selesai pada tahun 2022. Redenominasi ini memiliki fungsi antara lain fungsi psikologis terhadap rupiah itu sendiri. Bila kita melihat kurs dollar terhadap rupiah misalnya $1 sama dengan Rp. 10.000 bila

Selain itu dalam dunia IT. Turki menerapkan redenominasi dalam waktu yang sangat lama dan dengan perencanaan yang sistematis dan bagus. biaya penarikan uang lama. berapa lama kita harus menyosialisasikan tentang redenominasi itu keseluruh pelosok tanah air ? Ke daerah – daerah yang belum terjangkau ? Dan berapa banyak anggaran rupiah yang diperlukan dalam rangka penyosialisasian redenominasi tersebut ? Itu masih saja biaya sosialisasi. Belum lagi dampak dari redenominasi tersebut. Bila masyarakat tidak betul paham mengenai redenominasi bisa saja tingkat inflasi akan melaju tinggi. Tapi. Sehingga bila dilakukan redenominasi akan meningkatkan harga diri rupiah itu sendiri di mata dunia. Memang rupiah kita merupakan salah satu mata uang jelek di dunia karena digitnya yang besar. Kurs rupiah saat ini terhadap dollar adalah Rp. belum lagi biaya – biaya untuk penggunaan dua label harga.688. sementara itu kurs ringgit saat ini terhadap dollar ialah 3. Maka dari itu. dengan diberlakukannya redenominasi akan meningkatkan nilai tambah terhadap mata uang negara kita ini dan juga dapat menjadi suatu kebanggan terhadap mata uang kita yaitu. Akan sangat membutuhkan rencana yang sangat matang serta biaya yang sangat besar untuk kesuksesan redenominasi ini. Sosialisai harus dilaksanakan merata keseluruh pelosok tanah air. sehingga pekerjaan mereka lebih efisien dan bahkan lebih mengurangi resiko terjadinya kesalahan karena jumpah digit yang besar. penggunaan redenominasi akan sangat membantu dalam pencatatan keuangan atau laporan akuntansi. alat hitung sederhana juga dapat digunakan karena digit rupiah yang sudah semakin kecil. Akan banyak oknum – . dengan perkembangan teknologi yang masih sangat belum merata. Lihat saja perbandingan antara rupiah dan ringgit. 10. rupiah yang menjadi simbol stabilitas ekonomi kita. Faktor – faktor tersebut akan menyebabkan sulitnya menerima informasi oleh seluruh masyarakat Indonesia.1 ringgit malaysia. apakah memang perlu dilakukan redenominasi di Indonesia dalam waktu dekat ini ? Apa redenominasi suatu langkah yang efisien dilakukan dalam waktu dekat ini ? Pentingkah redenominasi dilakukan saat ini ? Penerapan redenominasi ini tidaklah mudah dan memerlukan waktu yang lama serta sosialiasi yang merata dan sangat panjang . Contoh negara yang berhasil menerapkan redenominasi ialah Turki. Penyederhanaan nilai rupiah akan sangat membantu para akuntan contohnya. tidak diperlukan lagi alat hitung dengan digit yang besar untuk menghitung angka – angka dengan nominal yang besar. dengan tingkat pendidikan yang masih rendah dan jenjang atau gini rasio tingkat pendapatan masyarakat yang sangat tinggi. 9. Sosialisai mengenai redenominasi akan memerlukan waktu yang lama dan perencanaan yang baik jika ingin berhasil dalam meredenominasi rupiah. Mereka tidak susah lagi menghitung rupiah yang biasanya sampai triliunan. biaya pencetakan uang baru dan pendistibusian uang dengan nominal baru. dan Ukraina. nilai rupiah yang besar terlihat sangat jengah. Dengan semakin kecilnya digit angka tersebut akan meningkatkan dampak psikologis terhadap rupiah kita.dilakukan redenominasi maka akan menjadi Rp. Bayangkan. Tapi tentu tidak akan mudah menyosialisasikan rencana redenominasi ini kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan kondisi geografis Indonesia yang masih sulit dijangkau. Polandia. sehingga mereka berhasil menjalankan redenominasi tanpa berdampak inflasi yang tinggi. Selain itu dalam pencatatan – pencatatan keuangan.

nilai tambah maupun martabat suatu negara bukan dinilai dari nilai tukar mata uangnya terhadap mata uang lain. melainkan dilihat dari kestabilan atau stabilitas nilai tukarnya terhadap mata uang lain. negara Indonesia yang merupakan negara agraris yang katanya kayu dilempar akan menjadi singkong sangkin suburnya tanah negeri ini. karena masalah redenominasi bukanlah masalah yang mendesak untuk dilakukan saat ini. Maka dari itu. 1.8 atau 8 sen. jagung. nilai tambah dan kebanggaan terhadap mata uang Rupiah kita. Banyak masalah yang lebih penting untuk dilakukan dalam waktu dekat ini. tragis bukan. semua perangkat di perkantoran khususnya di perbankan akan berubah mengikuti digit rupiah.2 tersebut akan mengakibatkan inflasi yang tinggi atau hyperinflation. Kenaikan Rp. Hal tersebut memang benar tetapi kewibawaan. 800. Tapi si penjual menggenapkan harga berang tersebut menjadi Rp. dan dilihat dari struktur. Lebih baik pemerintah fokus untuk menangani masalah – masalah seperti sehingga negara agraris kita ini dapat memproduksi semua bahan – bahan pangan tersebut tanpa harus mengimpornya dari negara lain. dan kedaulatan ekonomi negara tersebut. tapi malah mengimpor singkong senilai Rp. 32 milyar. Sungguh merepotkan bukan. karena sudah diredenominasi maka nilainya akan menjadi Rp. 0. Dampak lainnya ialah. kentang. pihak perbankan harus merubah digit rupiah di ATM. gandum dan kedelai. Mesin ATM contohnya. lebih baik pemerintah fokus untuk menangani masalah yang riskan dan memang lebih penting untuk dilakukan saat ini dulu. contohnya saja harga suatu barang Rp. kekuatan.oknum demi kepentingan pribadinya melakukan pembulatan rupiah keatas. Redenominasi akan meningkatkan kewibawaan. stabil dan matang maka nilai rupiah kita akan dapat menguat dengan sendirinya dan akhirnya akan memberikan kebanggan terhadap nilai rupiah serta meningkatkan martabat rupiah tanpa harus meredominasi nilai rupiah. Bila perekonomian negeri ini sudah lebih baik. Lihat saja. . Belum lagi persiapan Indonesia dalam menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Indonesia juga masih mengimpor bahan pangan lain seperti beras. Memang saat ini ekonomi kita masih stabil tapi ada baiknya pemerintah melakukan kebijakan – kebijakan yang nantinya akan memperkuat ekonomi kita. 0. Ada baiknya pemerintah dan Bank Indonesia lebih mengutamakan permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh Indonesia sekarang ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful