Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer

Parameter Penyimpanan Sekunder

Sistem Berkas
Jaenal Arifin, S.Kom, MM.

Parameter penyimpan sekunder
Parameter penyimpan sekunder merupakan waktu yang dibutuhkan untuk membaca dan menulis pada disk. dipengaruhi oleh :

1. Waktu pencarian (Seek Time)
2. Waktu tunda rotasi (Rotational Latency) 3. Waktu Transfer data (Transfer data time)

28 April 2013

Parameter Penyimpanan Sekunder 2

Seek Time 1. rumus nya : S =Sc + δi – Ditentukan dengan hubungan : Sc + i – Sc = Waktu start-up – i = Jarak yang dilalui seek time diukur dalam milidetik seek time tidak mencerminkan seluruh kinerja drive.yang tidak melibatkan sequential read time 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 3 . tetapi merupakan bagian dari operasi drive yang acak. Seek Time (s) adalah waktu pergerakan head untuk mencapai track atau silinder lokasi data.

Latency Time (r) • Waktu yang dibutuhkan head untuk menunggu putaran disk sehingga blok data yang dituju tepat di depan head (milisecond) rumus nya : r = 1/2 * ((60 * 1000)/RPM atau r = (60 x 1000) / (2 x rpm) catatan (RPM adalah : Jumlah putaran permenit) Contoh : Suatu hardisk berkecepatan putar 5000 Berapa Rotational Latency pada hardisk tersebut? Jawab : r = 1/2 * ((60 * 1000)/5000 = 1/2 *(60000)/5000 = 1/2 * 12 = 6 detik 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 4 .Latency Time 2.

Transfer time 3. Transfer time • Kecepatan transfer data dari main memory ke secondary memory atau sebaliknya. Ukuran blok data 2. • Dipengaruhi oleh kecepatan menulis / baca pada main storage Waktu Pembacaan /penulisan data bergantung pada: 1. Transfer rate data perangkat penyimpanan 3. Metode Bloking yang digunakan 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 5 .

Blocking • Track berukuran terlalu besar • Bila unit transfer adalah track berakibat terlalu lama mengambil data ke memori • Track dibagi menjadi sejumlah block • Block adalah unit data yang ditransfer • Block berukuran tetap berisi skumpulan karakter yang dipindah dari penyimpanan sekunder ke memori utama atau sebaliknya Parameter Penyimpanan Sekunder 6 28 April 2013 .

Ukuran Block • Ukuran block yang sama dibeberapa perangkat penyimpanan dapat menyebabkan pemborosan. Beberapa pertimbangan penentuan ukuran block: • Ukuran block tetap menurunkan kompleksitas program • Ukuran block tetap untuk beragam perangkat berbeda dapat memboroskan ruang penyimpanan • Ukuran block dapat mempengaruhi kinerja sistem file • Ukuran block besar dapat mengakibatkan data yang dipindahkan banyak yang tidak diperlukan ketika hanya diperlukan satu record dan memerlukan memori yang besar • Ukuran block kecil berarti pembacaan berulang-ulang untuk data besar 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 7 . • Ukuran block harus dipilih secara hati-hati agar meminimumkan pemborosan dan menyederhanakan algoritma.

Penyimpanan dengan cara ini bertujuan: 1.notasi B. 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 8 . • Block size ( ukuran block) dinyatakan dalam byte. 2. Menghemat tempat penyimpanan.Metode yang digunakan dalam menempatkan record-record pada block disebut blocking. Meningkatkan kecepatan pengambilan record saat terjadi proses. • Record-record disimpan dalam block.Metode Blocking Metode blocking adalah • Block adalah unit data yang ditransfer antara device sekunder dengan device primer.

Berukuran variabel (variabel record) 3. 2. Variable Length Unspanned Blocking 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 9 . Fixed Blocking. Variable Length spenned blocking 3. Berukuran tetap (fixed record) b. Metode blocking terbagi menjadi 3 bagian : 1. Bfr (Blocking Factor) adalah nilai yang menunjukkan jumlah record yang dapat ditampung dalam satu block. Record adalah unit penyimpanan data pada berkas 2.Metode bloking Record dan Blocking 1. Ukuran record (R) dapat dipilih: a.

dimana satu block berisi record yang berukuran tetap (Fixed Length Record). • Memungkinkan pengaksesan acak Kerugian: dapat terjadi pemborosan di tiap block Rumus nya : Bfr = B/R catatan : (B = ukuran Blok) (R = ukuran Record) 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 10 . Keuntungan: • Sederhana.Fixed Bloking • Jumlah record yang ditempatkan dalam satu block sama dengan jumlah record pada block lain.

000 record (n) Hitung : Berapa Bfr? Berapa jumlah blok yang diperlukan? Berapa ruang hardis yang diperlukan? Jawab : 1. Jumlah blok yang diperlukan (b) (n /Bfr) = 10.000 /100 = 100 blok 3.Fixed Bloking Contoh : Ukuran Blok 1000 byte Ukuran Record 10 byte Jumlah Record 10. Ruang hardisk yang diperlukan b * B = 100 * 1000 = 100. Bfr = B /R = 1000/10 = 100 Record 2.000 byte 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 11 .

tapi sulit untuk diimplementasikan.33 byte 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 12 . Rumusnya: Bfr = (B – P) / (R + P) P = Pointer Ukuran Blok =1000 byte Ukuran Record =10 byte Ukuran Pointer = 5 Bfr = (1000 – 5) / (10 + 5) = (995) / (15) = 66. • record yang berada pada 2 block memerlukan waktu yang lebih lama dalam pembacaannya. • panjang record dapat lebih besar dari block size.Variable Length Spanned Bloking • Ukuran record tidak sama (variable). • tidak ada ruang yang terbuang karena blocking. • Record dapat dipecah bila menemukan gap antar block.

Rumusnya: Bfr = (B – 1/2 R) / (R + P) Contoh : Ukuran Blok =1000 byte Ukuran Record =10 byte Ukuran Pointer = 5 Bfr = (1000 – 5) / 15 = 995 /15 = 66. • Ada kemungkinan terjadi ruang kosong akibat blocking. • Record length tidak boleh lebih panjang dari block size.Variable Length Unspanned Bloking • Ukuran record bervariasi.33 byte 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 13 . • hanya record yang utuh yang dapat menempati block.

Jika 1 track sebagai 1 block maka. Ukuran track adalah bit. IBG untuk mekanisme penyiapan pengaksesan berikutnya (persiapan pembacaan/penulisan) 2. panjang track = block terbesar yang dimungkikan b. Jika tidak maka.Track dan Kapasitas TRACK 1. byte (karakter) atau word IBG 1. Penggunaan Track a. Block berukuran kecil meningkatkan jumlah gap (berarti pemborosan) 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 14 . panjang track = jumlah block * ukuran block per track 2. IBG mengurangi kapasistas penyimpanan yang sebenarnya 3.

Pemborosan ini mempengaruhi pencarian/ pengaksesan 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 15 .Pemborosan Ruang 1. Besar ruang yang tidak digunakan untuk menyimpan data 2. Diukur berdasarkan relatif terhadap record (per record) pemborosan dibagi menjadi 2 yaitu: • Pemborosan karena GAP rumusnya : WG = G / Bfr • Pemborosan karena Blok rumusnya : WR = B / Bfr 3.

Pemborosan Ruang • Pemborosan untuk Fixed bloking rumusnya : W = WG + WR • Pemborosan untuk Spanned Bloking rumusnya : W = P + ((P + G) / Bfr) • Pemborosan untuk Unspanned Bloking rumusnya : W = P +(( 1/2 R + G) / Bfr) 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 16 .

transfer rate . Record transfer time 2.Perhitungan Transfer Rate Konsep Transfer Rate adalah: 1. Terdapat 2 pengukuran utama yang bergantung . Transfer diukur dengan satuan byte/detik. 3. yaitu: 1. Pada disk. Transfer Rate adalah kecepatan data pada saat di transfer 2. transfer rate bergantung kecepatan rotasi dan kepadatan rekaman. Kbyte/detik atau Mbyte/detik. Block transfer time 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 17 .

rumusnya : Btt = B /t 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 18 . Blok transfer time waktu untuk transfer satu blok data.Perhitungan Transfer Rate 1. rumusnya : TR = R /t 2. Record transfer Time waktu untuk transfer record dengan panjang record R.

Efek dari blocking 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 19 . Efek dari gap 2.Bulk transfer time Untuk pembacaan data besar yang terdiri dari beberapa blok didefinisikan dengan Bulk transfer time ( t’ ) rumusnya : t’ = (t/2) + (R / (R + W)) Seperti yang terlihat dari rumus. Bulk transfer time ( t’ ) bergantung pada: 1.

• Contoh kebutuhan buffer : suatu komputer dengan 30 pemakai. 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 20 . Satu blok buffer berukuran 1000 byte. tiap pemakai dapat memanipulasi 3 file sekaligus.Buffer • Daerah kerja di memori untuk penyimpanan blok sementara disebut buffer • Diperlukan manajemen buffer agar dapat memaksimalkan kinerja penyimpanan sekunder dan menjaga pemakaian pemroses. Setiap file menggunakan 1 sampai 2 buffer .

28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 21 .Buffer • Perhitungan : Blok buffer= 30*3*1= 90 = 30*3*2= 180 • Diperlukan 90-180 blok buffer • Max buffer yg diperlukan = 180*1000 byte = 180.000 byte Kebutuhan memori untuk buffer merupakan hal penting dalam penggunaan sumber daya.

Latihan Sebuah hardisk mempunyai karakter berikut : a. Bulk transfer time (t’) 8. Blocking Factor ( Bfr) 2. Record Transfer time (TR) 4. Ukuran Gap adalah 25 f. Pemborosan ruang karena Blok (WR) 7. Jumlah Blok (b) yang diperlukan 9. Ukuran Blok adalah 1200 d. Berkecepatan 6000 RPM b. Rotational Latency (r) 3. Jumlah record adalah 16000 g. Transfer Rate 2500 byte c. Ukuran Record adalah 100 e. Pointer 10 Hitung : ( Dengan Metode VLSB ) 1. Berapa ruang hardisk yang diperlukan 28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 22 . Block Transfer time (btt) 5. Pemborosan ruang karena Gap (WG) 6.

28 April 2013 Parameter Penyimpanan Sekunder 23 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful