Deskripsi Bentuk Lebih kurang 70 cm. Sebagian besar hitam. Jantan: kepala dan leher merah-karat.

Betina: kepala dan leher hitam. Deskripsi Suara Dideskripsikan dengan berbagai cara sebagai nada ketukan parau berulang-ulang; suara dua nada singkat, erm-err; dan kokokokokokokoko. Kebiasaan Sendiri, berpasangan dan berkelompok hingga 15 ekor, dan dalam kelompok besar hingga 70 ekor di pohon tidur. Kebanyakan sering di kanopi, adakalanya di bawah kanopi. Biasanya teramati ketika terbang dan di pohon-pohon buah. Terbang diantara bekas-bekas hutan.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas

: Sumba Hornbill : Julang sumba : 0 - 950 m : : Nusa Tenggara; : Nusa Tenggara; (endemik Indonesia); : VU : Ya : appendix_2; : Ya

Penyebaran Global Penyebaran lokal

: Endemik di Sumba, Nusa Tenggara barat. : Tidak umum. Menghuni hutan primer dan sekunder lama selalu hijau; kadang tepi hutan, petak-petak pohon yang terisolasi dan pohon-pohon di lahan budidaya. Dari dataran rendah sampai ketinggian 950+ m. : : Hutan primer dan hutan sekunder selalu hijau :

Suara Habitat Tekanan

Deskripsi Bentuk 43 cm. Mirip dengan Maleo gunung kecuali bagian bawah coklat kadru dan leher jantan bergelambir tiga. Satu-satunya maleo di P. Waigeo. Deskripsi Suara Belum diketahui, tapi mungkin serial suara berkokok atau klakson pendek. Kebiasaan

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global

: Waigeo Brush-turkey : Maleo waigeo : 0-0m : : Papua; : Papua; (endemik Indonesia); : EN : Tidak : : Ya : Endemik Pulau Waigeo, Papua barat

Penyebaran lokal

: Tampaknya penghuni yang jarang di P. Waigeo, beberapa spesimen yang diketahui diperoleh dari pengumpul di lapangan. : : Hutan pegunungan :

Suara Habitat Tekanan

Deskripsi Bentuk Lebih kurang 12 cm. Jantan: bagian atas hijau metalik dan biru; punggung zaitun kekuningan; pita-tunggir kuning; tenggorokan kuning. Betina: bagian atas zaitun kekuningan; tunggir kekuningan; mahkota bersisik; tenggorokan dan bagian bawah kuning. Deskripsi Suara Tidak terdokumentasi, tapi mungkin memiliki suara dengan nada tinggi dan nyanyian menggoda seperti jenis burung-madu lainnya. Kebiasaan Sendiri, berpasangan dan adakalanya dalam kelompok kecil. Biasanya teramati bergabung bersama dalam kelompok burung pencari makan, khususnya dengan burungmadu dan burung cabai. Mengumpulkan serangga dari vegetasi dan sarang laba-laba.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN

: Elegant Sunbird : Burung-madu sangihe : 0 - 900 m : : Bali; Sulawesi; : Sulawesi; (endemik Indonesia); : EN

tenggorokan krem. ras Jawa: tidak ada. kaki merah terang. Iris coklat. garis dada. tutup telinga. Kebiasaan mirip Raja-udang meninting. Menghuni perkebunan campuran di sekitar petak-petak hutan yang tersisa. Betina: perut jingga-merah karat. dan sayap hitam kebiruan gelap. tersapu merah karat. dan perut keputih-putihan. Berburu dari tenggeran yang rendah. tenggorokan. biasa terlihat di dekat aliran air. juga petak-petak hutan. kebun Suara Habitat Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (18 cm). paruh hitam (bawah kemerahan pada betina). : Cukup umum di Sangihe. Kekang. . Ras Kalimantan dan Sumatera: ada garis dada. Kebiasaan Burung hutan yang pemalu. tepi hutan dan pertumbuhan sekunder yang tinggi.Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Ya : : Ya : Endemik di Sangihe dan Siau (pulau-pulau kecil di Sulawesi bagian utara). punggung. Dari dataran rendah sampai ketinggian sekitar 900 m. dan ekor biru muda. Deskripsi Suara Cicitan seperti Raja-udang Erasia. : : Hutan. sisi kepala. berwarna biru tua dan putih. Di Siau hanya diketahui dari sebuah spesimen tunggal yang dikoleksi pada abad yang lalu. Mahkota.

: : VU : Ya : : Tidak : Semenanjung Malaysia dan Sunda Besar.1500 m : : Sumatera. Kebiasaan Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital : Talaud Bush-hen : Kareo talaud : -m : . Jawa. dan Jawa (jarang).Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Blue-banded Kingfisher : Raja-udang kalung-biru : 0 . Deskripsi Suara Panggilan paling umum terdengar adalah seperti suara kodok menyalak yang keras. Hidup di dekat sungai kecil. Di lapangan tubuh bagian bawahnya terlihat hampir seluruhnya hitam. Kalimantan (tidak umum). : : Hutan dataran rendah dan perbukitan Suara Habitat No image Deskripsi Bentuk Berbeda dengan Kareo maluku dalam hal bulunya yang lebih gelap dan paruhnya yang lebih besar. dan bulu penutup ekor bawah tidak memiliki warna kayu-manis pucat seperti yang terdapat pada Kareo maluku. Kalimantan. di dataran rendah yang berhutan atau perbukitan sampai ketinggian 1.500 m (kemungkinan lebih menyukai daerah perbukitan). : Penetap di daratan Sumatera (tidak umum).

Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sulawesi. Deskripsi Suara Parau menusuk: "ciirr.Iris coklat. diketahui hanya dari Karakelang. berwarna hijau dan kuning. : Endemik di Kepulauan Talaud. Kebiasaan Hinggap tegak pada ranting datar di tempat teduh sambil menunggu serangga atau bersuara keras. dengan pita hijau kelabu pada dada atas. penutup sayap hijau bergaris-garis halus kuning (jantan) atau coklat (betina). kaki oranye. paruh merah oranye (dewasa) dan coklat (burung muda). : VU : Tidak : : Tidak : Tersebar luas di Karakelang. Tubuh bagian bawah kuning. Terbang dari tenggeran yang satu ke tenggeran lainnya dengan kepakan sayap yang gaduh. ekor lalu dikembangkan dan dilipat. : Sulawesi. : : Jenis baru ini ditemukan pada bulan Agustus 1996 Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk Berukuran besar (34 cm). sambil menggerak-gerakkan ekor naik turun. Burung muda: umumnya kecoklatan dengan punggung sedikit biru kehijauan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian : Javan Trogon : Luntur jawa : 1-3m . ciirr" atau "turr" yang keras. Bulu primer hitam bertepi putih. Dewasa: tubuh bagian atas hijau mengilap kebiruan. kulit sekitar mata biru. dengan tiga bulu samping bertepi putih dan ujung lebar putih. Sulawesi Utara. : : Terdapat di hutan dan habitat padang rumput basah di tepi hutan dan vegetasi lainnya. Ekor biru mengilap kehijauan.

: EN : Tidak : : Tidak : Endemik di Sumatera (sepanjang Bukit Barisan) dan Jawa barat (sebelah timur G. Gunung Salak. : Gunung Halimun. Hanya ada beberapa catatan dari tiga ini (Halimun. Gunung Wayang dan Gunung Papandayan. 1993) telah dipisah (generik dan atribusi direvisi) menjadi Apalharpactes reinwardtii dan A. : Jawa. Salak dan Gede-Pangrango). berwarna gelap. : : Menghuni hutan pegunungan : : Harpactes reinwardtii (Sibley dan Monroe 1990. Sayap bagian bawah umumnya lebih gelap daripada bulu-bulu terbang.Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : : Jawa. Gunung GedePangrango. Pemangsa berukuran besar. Dewasa coklat gelap dengan bulubulu terbang pucat yang ramping. Anak: garis melintang dengan bintik-bintik putih pada sayap bagian atas. mackloti mengikuti collar dan van Balen (2002). Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk 62-74 cm. Gunung Patuha-Tilu. Papandayan). Deskripsi Suara .

Taiwan. semak. India. Thailand. Laos. Vietnam. Nepal. : Tidak : Berbiak mulai dari Finlandia sampai Cina. Bhutan. lahan basah dan mangrove. Pada saat migrasi mengunjungi gurun. : Di Asia berbiak di Rusia. India. : : VU : Ya : appendix_2. Singapura dan Indonesia (Sumatera) : : Hutan dataran rendah : Hilangnya habitat dan perburuan Suara Habitat Tekanan .Menyalak kyak pada saat kawin Kebiasaan Ditemukan di hutan dataran rendah primer. Pakistan. Pakistan. Korea Selatan. Kambodia. Bangladesh. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Geater Spotted Eagle : Rajawali totol : 0-0m : : Sumatera. Cina daratan. pada musim dingin bermigrasi ke Kenya hingga Jepang. Semenajung Malaysia. bersarang di pohon tinggi dan berburu di daerah rawa terbuka. Pengunjung musim dingin di Jepang. Hongkong. Cina dataran utara.

dan adakalanya dalam kelompok-kelompok keluarga. : Tidak umum. tenggorokan keputih-putihan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Snoring Rail : Mandar dengkur : 0 . panjang. Juga suara nafas dalam hmmmm yang singkat dan redam. tapi lebih terdengar mendengkur tenang selama 1-2 detik. terpisah dan mudah terabaikan. Deskripsi Suara Bunyi yang tersendiri.1300 m : : Bali. Paruh agak panjang. Sulawesi. berpasangan. Bersuara sepanjang hari. tapi tidak mencolok. termasuk suara singkat wheez yang diikuti cepat oleh suara dengkur ee-orrrr yang berlarut-larut. (endemik Indonesia). : Sulawesi. sisi perut berpalang hitam dan putih (mungkin tersembunyi). leher belakang merah-karat terang.Deskripsi Bentuk 29 cm. tunggir kadru. muka dan bagian bawah abu-abu. yang dengan mudah bisa salah dikenali sebagai suara babi liar. paruh kemerahan. Kebiasaan Sendiri. Tidak terlalu pemalu dan kadang mudah diamati. Menghuni hutan pamah primer dan . : VU : Ya : : Ya : Endemik di Sulawesi.

sekunder yang tinggi. Iris coklat gelap. Sangat mencolok ketika terbang. hutan perbukitan dan hutan pegunungan. Kebiasaan Hidup berpasangan atau berkelompok dalam jumlah kecil. hutan perbukitan. hutan basah sekunder Deskripsi Bentuk Berukuran besar (33 cm). mencolok. dengan kepakan sayap yang cepat dan kuat diselingi gerakan melayang serta saling meneriaki. Deskripsi Suara Teriakan keras dan kasar: "kerk-kerk-kerk" serta siulan-siulan. juga hutan basah sekunder yang tumbuh di tepi hutan yang lebat. Jenis ini tertekan dengan ledakan populasi yang mengejutkan selama 10-15 tahun terakhir. kaki abu-abu gelap. akibat penangkapan yang berlebihan untuk perdagangan burung dalam sangkar. dan sekarang langka akibat kegiatan ini. Nama Inggris : Yellow-crested Cockatoo . jambul ditegakkan lalu diturunkan. hutan yang tinggi bersemak. panjangtegak. 950+ m (Sumba) dan 500+ m (Timor). ribut. paruh hitam. Dari permukaan laut sampai ketinggian 900 m (Sulawesi). Dari permukaan laut sampai ketinggian 1300 m. juga hutan monsun (Nusa Tenggara). pipi kuning. Suara Habitat : : Hutan pamah primer dan sekunder. 1520 m (Lombok). Jambul kuning. Menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan. semak yang pohonnya jarang dan lahan budidaya yang pohonnya jarang. hutan pegunungan. 700 m (Flores). Bila sedang bersuara dari tempat bertengger. berwarna putih. 1000 m (Sumbawa).

alis mata. Kaleo. Bagian sisi tubuh belang hitam-putih dengan suatu pola yang sangat jelas. kemungkinan burung yang lepas dari peliharaan. L. sayap coklat dengan bintik-bintik hitam dan garis jingga. 3. Diintroduksi ke Singapura dan Hongkong. Tiga subjenis: 1. (parvula) Lombok. Kayuadi. : Tidak : Endemik di Sulawesi dan Nusa Tenggara. Sulawesi. Sumbawa. dan penutup telinga putih. hutan monsun : Penangkapan untuk perdagangan : C. Kep. Madu. Rinca. 2. Bali. Semau. Padar. : Terdapat di P. Tukangbesi. mempunyai tanda yang jelas. Muna. s. Timor. Ras abbotti yang sangat jarang terdapat di P. Punggung coklat bergaris-garis hitam. pipi lebih kuning pucat. dagu. (citrinocristata) Sumba. Tanahjampea.1520 m : : Jawa. tengkuk. Kalaotoa. : : CR : Ya : appendix_1. Mahkota. lepas pantai P. hutan sekunder. parvula (Lombok-Timor): mirip dengan sulphurea. Jawa. Alor. Kadang-kadang terlihat di Jawa dan Bali. Flores. : : Hutan primer. Komodo. Bali. Nusa Penida.Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Kakatua-kecil jambul-kuning : 0 . Dada coklat keabuan. Ras di Jawa: warna kepala lebih . Nusa Tenggara. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (25 cm). Pantar. dan garis mata sampai sisi bawah leher berwarna coklat gelap. Masalembu Besar. pantat dan perut keputih-putihan. (sulphurea) Sulawesi. Butung.

cambelli dan dapat disatukan dengan A. Asia tenggara. Di Jawa terbatas di Jawa timur. : : : : Ke dalam jenis ini termasuk A. Semuanya dapat disatukan dalam A. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Grey-breasted Partridge : Puyuh-gonggong biasa : 500 .000 m di sepanjang hutan Bukit Barisan di Sumatera.2000 m : : Sumatera. : Jenis yang umum antara ketinggian 500-2. Iris kuning. : Tidak : Cina barat daya. kaki kuning. javanica. penghuni tetap yang tidak umum di daerah pegunungan. Deskripsi Suara Siulan mencicit ganda "wut-wut. Kebiasaan Mirip Puyuh-gonggong Jawa. brunneopectus dari Asia tenggara. tercatat di dataran tinggi Yang dan Ijen. dan Jawa. paruh coklat kemerahan. wut-wut" dengan volume meninggi. Jawa.putih. o. Suara jantan yang lengkap didahului dengan siulan tunggal yang berselang. ras Sumatera: garis hitam dan putih pada bagian sisi tbuh lebih lebar. : : VU : Tidak : appendix_3. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya . Sumatera. tetapi nama javanica lebih diutamakan.

: Maluku. Menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi. Tidore.900 m : : Maluku. Dari permukaan laut sampai ketinggian sekitar 900 m. Kasiruta. : Suara . Ternate. Deskripsi Suara Kebiasaan Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : White Cockatoo : Kakatua putih : 0 . hutan yang ditebang pilih dan bekas-bekas hutan di kawasan yang dibudidayakan. : VU : Tidak : appendix_2. Secara lokal menurun karena diperangkap. Juga Obi dan Bisa (status?). termasuk jambul. Putih.Deskripsi Bentuk 46 cm. bulu terbang bagian bawah dan bulu terbang ekor tertutup warna kuning. (endemik Indonesia). Biasanya umum. : Ya : Endemik di Maluku utara: : Halmahera. Mandiole dan Bacan. juga tepi hutan.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES : Salmon-crested Cockatoo : Kakatua maluku : 0 . Umumnya tidak mencolok. bernada tinggi.1000 m : : Maluku. hutan bekas tebangan : Penangkapan untuk perdagangan Deskripsi Bentuk 46-52 cm. : VU : Ya : appendix_1. atau parau seperti kebanyakan jenis kakatua. berpasangan dan kelompok kecil. Deskripsi Suara Dapat segera diidentifikasi sebagai suara kakatua. Walaupun terlihat terbang di atas kanopi tapi kebanyakan terbang di bawah batas kanopi. kecuali pada saat terbang ke dan dari lokasi pohon tidur ketika petang dan menjelang fajar.Habitat Tekanan : Hutan primer. Mencari makan dengan tenang di kanopi dan lapisan tengah kanopi. Jambul merah-jambu bangbang tua. Kebiasaan Sendiri. : Maluku. ekor bawah jingga kuning dan merah-jambu bangbang tua. Bagian bawah dan bulu terbang berwarna merah-jambu bangbang tua. tapi tidak keras. . hutan sekunder. (endemik Indonesia). dahulu di pohon tidur berkelompok hingga 16 ekor.

Deskripsi Suara Biasanya bersuara sambil terbang. Punggung hitam berbaur hijau mengilap. Suara khas. juga hutan yang rusak. Kepala dan leher keputih-putihan. Dulu umum. Haruku dan Saparua. diiringi dengan siulan aneh dari betina.Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Ya : Endemik di Maluku selatan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian : White-winged Duck : Mentok rimba : 0-0m . Sewaktu terbang. : : Hutan primer. : Seram. Jika berada di sarang. Jantan bersuara seperti angsa. bersuara seperti kambing mengembik. Ambon. Ras dari Sumatera sering sebagian albino. Menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi. kaki kuning atau jingga. tetapi keluar pada waktu malam untuk mencari makan di sawahsawah. paruh kuning dengan ujung hitam. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1000 m. jenis ini sekarang langka sampai tidak umum. hutan sekunder : Penangkapan untuk perdagangan Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran besar (75 cm). berwarna hitam dan putih. Penutup sayap kecil putih. bagian bawah coklat gelap. dari bawah terlihat sangat kontras antara garis sayap yang putih dengan bulu terbang yang hitam. Iris coklat. Kebiasaan Hidup di hutan rawa. penutup sayap tengah dan spekulum abu-abu biru.

bergaris-garis rapat hitam. paruh berwarna tanduk. : Tidak : Terbatas di Assam. : Sekarang sangat jarang dan sudah punah di banyak tempat. Jawa. Iris coklat. berwarna coklat tua dengan bercak putih besar pada tenggorokan. Tidak ada catatan baru lagi dari Jawa barat walaupun dulu pernah ditemukan beberapa sarang. : : Hutan rawa Suara Habitat Deskripsi Bentuk Berukuran agak kecil (22 cm). Sumatera. Tubuh bagian bawah kuning tua. Tubuh bagian atas berbintik hitam.Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : : Sumatera. tetapi tidak ada bercak putih pada sayap. menggema: "uu-wuuuu" dengan nada kedua sekitar lima nada lebih rendah. Kebiasaan Cabak hutan yang sangat kurang dikenali. kaki abu-abu. : : EN : Ya : appendix_1. Masih tersebar luas di hutan dataran rendah di Sumatera timur dan Sumatera bagian barat laut. Ada bercak putih pada dua bulu ekor terluar. Deskripsi Suara Suara aneh. dan dulu di Jawa. Asia tenggara. Nama Inggris Nama Indonesia : Bonaparte\'s Nightjar : Cabak kolong .

500 m : : Sumatera. sampai ketinggian 500 m. leher samping. : Sumatera. Kulit gundul sekitar mata hijau. Tohktor berukuran besar. diperkirakan memakan vertebrata kecil dan invertebrata . terestrial. bercorak hijau pada mahkota belakang. di hutan dataran rendah dan di Belitung. penutup sayap dan penutup sayap tengah berwarna hijau pudar. Di Kalimantan jarang. Mantel. Kaki dan paruh hijau kokoh.Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : 0 . : VU : Tidak : : Tidak : Endemik di Sumatera dan Kalimantan. Kalimantan. termasuk hutan kerangas. Mahkota hitam. lila dan biru. Bagian bawah coklat dengan palang coklat kehijauan luas. : Hanya sedikit catatan dari Sumatera. tetapi tersebar luas di hutan dataran rendah terbuka. Kalimantan. Tenggorokan bawah dan dada bawah hijau pudar. dan penghuni hutan. sisi tubuh kemerahan. (endemik Indonesia). Ekor panjang dan penuh. bagian bawah sisanya bungalan kayu manis. Deskripsi Suara Belum ada informasi Kebiasaan Penghuni permukaan tanah. bagian atas. : : Hutan dataran rendah : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 55 cm. Sayap dan ekor hitam kehijauan mengilap.

: : Hutan perbukitan sekunder.5 m. dan melengkung. : Sumatera. . hutan sekunder terbuka pada ketinggian 700 m.besar dari lantai hutan. : CR : Tidak : : Ya : Endemik Sumatera. Catatan tambahan yang belum terkonfirmasi pada tahun 2000 dari Suaka Margasatwa Bukit Rimbang-Baling di daerah perbukitan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sumatran Ground-cuckoo : Tokhtor sumatera : 500 . hutan pegunungan bawah : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 1. : Tertangkap oleh kamera pada bulan November 1997 di Bukit Barisan Selatan National Park (ketinggian sekitar 500 m). Kasuari besar dengan tanduk tinggi.700 m : : Sumatera. gelambir pada leher terbelah atau terdapat dua gelambir. (endemik Indonesia). sempit. Sangat sedikit informasi tentang status populasi.

atau melintasi savana kecil.500 m : : Maluku. hutan galeri. Papua kecuali di Barat Laut. Sering dijumpai di tepi hutan. dan beberapa kawasan perbukitan di perbatasan pesisir Selat Vitiaz dan Teluk Huon. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Southern Cassowary : Kasuari gelambir-ganda : 0 .Deskripsi Suara Mendengkur mirip dengan Kasuari kerdil. : : VU : Ya : : Tidak : Juga terdapat di Australia dan Seram : Sebagian besar dataran rendah P. : : Hutan pamah. Jejak kaki di lumpur seperti jejak dinosaurus. hutan rawa : Suara Habitat Tekanan . Kebiasaan Menghuni hutan hujan pamah. hutan galeri. Mampu berenang menyeberangi sungai besar. Aru. dan hutan rawa. Sepik-Ramu. Papua. Kep. Dari ketinggian permukaan laut sampai 500 m (jarang lebih tinggi). bantaran sungai.

700 m : : Papua. menyegitiga dan leher bergelambir tunggal.Deskripsi Bentuk 1.5 m. di Sepik sering dipelihara dalam penangkaran. Salawati. Burung yang liar sangat pemalu. Ramu. P. Deskripsi Suara Mendengkur mirip dengan jenis lainnya. dari ketinggian permukaan laut sampai 700 m.2-1. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Northern Cassowary : Kasuari gelambir-tunggal : 0 . dan P. : : VU : Ya : : Tidak : : Dataran rendah bagian utara P. Batanta. : Suara . bertanduk tinggi dan tebal. Papua. dan P. Kebiasaan Hutan hujan pamah dan hutan rawa. Yapen. Kasuari besar dari dataran rendah bagian utara. dari timur Daerah Kepala Burung sampai S.

1700 m : : Sumatera. Sayap coklat tua. Suara seperti Bubut besar. Iris merah. Deskripsi Suara Empat sampai lima nada: "bup" yang menggema dengan tempo menurun. dan pada suara. Kalimantan. Kebiasaan Menyukai semak pantai. dan mantel. .Habitat Tekanan : Hutan pamah. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Short-toed Coucal : Bubut teragop : 0 . berwarna hitam. hutan rawa : Deskripsi Bentuk Berukuran besar (30 cm). Sumatera. paruh dan kaki hitam. dada. kilapan lebih biru pada kepala. tetapi lebih lambat dan lebih serak. rerumputan hutan primer dan hutan sekunder. Perbedaannya dengan Bubut besar: ekor lebih pendek. menggema dan sangat cepat temponya pada dini hari. dan Kalimantan. : : VU : Tidak : : Tidak : Semenanjung Malaysia.

Tercatat sampai ketinggian 1. Deskripsi Suara Suara ti?ti?ti?ti?ti-ti-ti sangat melengking.Penyebaran lokal : Jarang ditemukan karena populasinya sangat terpecahpecah. bagian bawah lebih kuning. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran : Blue-fronted Lorikeet : Perkici buru : 0 . hutan sekunder : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 16 cm. Kebiasaan Biasanya dalam kelompok kecil hingga 10 ekor. (kadang-kadang memang tinggal bersama). tetapi mungkin saja terlihat dan diidentifikasi sebagai Bubut besar. ekor bagian bawah berpangkal merah. Hijau. mahkota depan biru. adakalanya berpasangan. . Terbang lurus tapi tidak cepat. : : Hutan primer. Mungkin berpindah-pindah secara lokal.700 m di Dataran Tinggi Padang.1000 m : : Maluku. Lebih merupakan burung hutan dibandingkan bubut lain.

Menghuni hutan primer dan sekunder dan perkebunan. Bulu hitam mengilap ungu. dan alang-alang dekat hutan mangrove. hutan sekunder. kecuali sayap yang merah karat. : Tidak umum. Maluku selatan. : CR : Tidak : appendix_2. Perbedaannya dengan bubut lain: punggung. berwarna hitam dan coklat kemerahan. . paruh dan kaki hitam. Deskripsi Suara Seri panjang terdiri dari nada "bup" mirip Bubut besar dan suara mirip ayam berkotek. : Ya : Endemik di Buru. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1000 m.Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Maluku. semak-semak Acrosticum yang rapat. kebun : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran besar (46 cm). dan bulu sekunder dalam hitam. Perilakunya sama dengan bubut lain. Iris merah. penutup sayap. : : Hutan primer. (endemik Indonesia). Kebiasaan Terdapat di payau dekat pantai. berekor panjang.

dan hanya tercatat di Ujung Kulon. Dulu banyak ditemukan di rawa-rawa air tawar. tengkuk. Kulit muka merah kemerahjambuan. berwarna hitam dan putih dengan paruh merah yang melengkung sedikit ke atas. mahkota. Segara Anakan. punggung. : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Jawa. : Terbatas di hutan mangrove dan vegetasi rawa di pesisir Jawa. dan ekor putih. dan Muara Brantas.Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sunda Coucal : Bubut jawa : 0-0m : : Jawa. : Jawa. Mungkin terancam disaingi Bubut alang-alang karena habitatnya diganti tambak ikan dan udang. Lingkar mata kuning. Perbedaannya dengan Bangau sandang-lawe adalah sisi . tenggorokan. tetapi sekarang sangat terbatas. Karawang. (endemik Indonesia). Satu catatan dari Sumatera (tahun 1902) dianggap sebagai kesalahan. terutama pada masa berbiak. perut. Sayap. Indramayu. : : Hutan mangrove : Konversi lahan Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran besar (80 cm). dan dada hitam.

Deskripsi Suara Keprakan paruh Kebiasaan Hidup di hutan rawa rapat dan bersarang dalam kelompok. : Tersebar jarang di rawa air tawar dan hutan rawa di dataran rendah Sumatera (termasuk Mentawai) dan Kalimantan. dan paruh lebih merah. Iris dan paruh merah.leher hitam. Kalimantan. Tercatat satu kali di Jawa barat pada tahun 1920 (spesimennya disimpan di Museum Zoologi Bogor). Remaja: bulu hitam diganti dengan coklat. dahi sedikit putih. dan Sumatera. tungkai dan kaki merah muda. Tetapi Bangau sandang-lawe dari Jawa mempunyai paruh kemerahan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Storm\'s Stork : Bangau storm : 0-0m : : Sumatera. tersebar sampai Sumatera selatan. : : EN : Tidak : : Tidak : Semenanjung Malaysia. : : Hutan rawa : Hilangnya habitat Suara Habitat Tekanan . Jawa. lingkar mata kuning. Kalimantan.

Deskripsi Bentuk Burung cacing berukuran sedang (23 cm), berwarna biru tua berkilau. Jantan: tubuh bagian atas biru tua bersinar dengan mahkota, pinggir penutup sayap dan bulu terbang biru bersinar lebih pucat. Tubuh bagian bawah biru keunguan. Betina: coklat dengan dahi dan sisi bulu terbang biru. Burung remaja: seperti betina tetapi dada berbintik coklat kuning tua. Iris coklat tua; paruh hitam; kaki hitam. Deskripsi Suara Suara lengking "siiiit" yang tinggi; suara tanda bahaya memaki-maki "cet-cet-cet" yang keras. Kebiasaan Selalu hidup di pepohonan, biasanya tinggi di tajuk mencari buah-buahan. Paruhnya bergerigi dipergunakan untuk mencabik daging buah.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal

: Javan Cochoa : Ciung-mungkal jawa : 1000 - 3000 m : : Jawa; : Jawa; (endemik Indonesia); : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Jawa barat. : Tercatat sampai paling timur di G. Selamat, di hutan di pegunungan tinggi dari 1.000-3.000 m. :

Suara

Habitat Tekanan Informasi lainnya

: Hutan pegunungan : : Beberapa pakar burung memasukkan Ciung-mungkal sumatera ke dalam jenis ini.

Deskripsi Bentuk 17 cm. Kusam seperti kancilan; bagian atas coklat zaitun, bahu dan punggung bawah lebih kadru; bagian bawah kecoklatan lebih pucat, sisi perut lebih kuning zaitun. Deskripsi Suara Suara nyanyian keras seperti srigunting selama 10 detik dengan banyak pengulangan. Juga suara chweep ...chweep pelat yang lembut. Kebiasaan Penetap di hutan pegunungan bawah diantara 600 m dan 750 m, sendiri, dan mungkin sering dalam kelompok kecil di lapisan tengah dan atas hutan, juga di rumpun rotan bawah. Batu-batuan di lereng tempat dimana burung teramati pada tahun 1996, didominasi oleh tanaman jenis Zingiberaceae dan juga di suatu area dimana banyak ditumbuhi jenis-jenis pandan besar Pandanus sp.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES

: Sangihe Shike-thrush : Anis-bentet sangihe : 700 - 0 m : : Bali; Sulawesi; : Sulawesi; (endemik Indonesia); : CR : Tidak :

Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan

: Ya : Endemik di Sangihe (sebuah pulau kecil di sebelah utara Sulawesi) (sanghirensis). : Tidak umum di hutan pegunungan, di atas 700 m. : : Hutan pegunungan :

Deskripsi Bentuk Burung cacing berukuran besar (28 cm), biru mengilap dan hitam. Burung jantan dahi dan mahkota biru pucat; penutup sayap tengah dan bercak sayap biru keabuan; bulu ekor tengah biru, yang lain dengan daun luarnya kebiruan; bulu ekor luar hitam; bulu lainnya hitam mengilap. Burung betina dengan muka kuning tua. Iris coklat tua; paruh hitam; kaki hitam. Deskripsi Suara Siulan "siiiit" yang tenang, lemah, bernada tinggi; "sip" pendek sewaktu terbang. Kebiasaan Hidup di pepohonan sepenuhnya, mencari makan (buah-buahan) di tajuk.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES

: Sumatran Cochoa : Ciung-mungkal sumatera : 1200 - 1600 m : : Sumatera; : Sumatera; (endemik Indonesia); : VU : Tidak :

dan beberapa pengamatan baru-baru ini dari G. Deskripsi Suara Tidak ada informasi. kaki merah.600 m. tetapi jarang ditemukan karena adanya penebangan hutan. Kadang-kadang berbaur dengan Pergam laut. warna hitam pada separuh ekor. Iris coklat. Perbedaannya dengan Pergam laut: tubuh bagian atas abu-abu (bukan putih). semua jantan. diketahui dari empat ekor. Kerinci. berwarna abu-abu pucat. ekor dan tubuh bagian bawah keabuan. Sayap hitam. Singgalang dan Kerinci dari 1. : Jarang. keliling mata yang gundul merah. paruh hijau-pucat dengan pangkal merah.Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Ya : Endemik di Sumatera.200-1. Kebiasaan Mendiami pulau-pulau kecil. tetapi cukup berbeda karena warnanya lebih terang dan ukuran tubuhnya lebih besar. : : Hutan : : Beberapa pakar memperlakukannya sebagai sejenis dengan Ciung-mungkal jawa. yang dikoleksi di G. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk Berukuran besar (40 cm). Nama Inggris Nama Indonesia : Silvery Wood-Pigeon : Merpati-hutan perak . dan lingkaran mata merah.

Kalimantan. dan Kalimantan bagian utara. Deskripsi Suara Nada cwaaa atau cawaraa atau waak tinggi. busur paruh berbulu dari pangkal sampai setengah panjangnya.100 m : : Sumatera. Riau. tetapi kadang-kadang dijumpai di pesisir Sumatera dan Kalimantan di bawah ketinggian 100 m. adakalanya suara letupan dan degukan pol-ok atau burr-ok bergaung luar biasa yang mendalam dengan pengulangan. Pemalu dan . Juga. : : CR : Tidak : : Ya : Sumatera timur. tenang. dan adakalanya dalam kelompok hingga hingga 6 ekor. diulang 1-3 kali. Kep. dan suara kontak berciut-ciut. parau. parau.Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : 0 . menurun. iris gelap. Kebiasaan Sendiri. : Burung yang termasuk jarang ini mendiami pulau-pulau kecil di Selat Malaka. Hitam. : : Hutan : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 40 cm. berpasangan.

waspada. hutan sekender. : Nusa Tenggara. kepakan sayap mengeluarkan bunyi mendengung. Dari permukaan laut sampai ketinggian 950 m. Umumnya sering di kanopi atau kanopi bawah. hutan sekunder yang tinggi dan hutan basah yang rusak dan semi luruh-daun. dan menaikkan dan menurunkan kepala kembali dengan kejang setiap bersuara. hutan basah. (endemik Indonesia). ekor digerakkan ke bawah.950 m : : Nusa Tenggara. kepala direndahkan dan ekor dirapatkan dengan baik. kadang petak-petak kecil bekas hutan dan kawasan yang pohonnya jarang. Terbang cepat dan mirip pergam. : : Hutan primer. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Flores Crow : Gagak flores : 0 . Menghuni hutan primer. : Kemungkinan terbatas di Flores barat. hutan semi luruh-daun : Suara Habitat Tekanan . Nusa Tenggara barat. atau menahan tubuhnya horisontal . Saat mengeluarkan suara panggilan. Umum secara lokal. : EN : Tidak : : Ya : Endemik di Flores.

Banggai. tapi mungkin nada yang lebih cepat dari Gagak hutan. (endemik Indonesia). : : Hutan lumut : Suara Habitat Tekanan . Kebiasaan Belum diketahui. : Diketahui hanya dari dua spesimen dari pulau yang tidak disebutkan secara spesifik di Kep. : CR : Tidak : : Ya : Endemik di Kep.660 m : : Bali. subkawasan Sulawesi.Deskripsi Bentuk 39 cm. dikoleksi selama 1884-1885. Banggai. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Banggai Crow : Gagak banggai : 0 . Sulawesi. : Sulawesi. Bandingkan dengan Gagak hutan (lebih besar. Hitam. Deskripsi Suara Belum terdokumentasi. ekor secara proporsional lebih panjang). iris gelap.

dada merah bata-jingga tua menjadi kuning tua pada perut. : Sumatera. Iris coklat tua. Kebiasaan Memburu serangga dari tenggeran rendah yang mencolok di hutan bekas tebangan. ada sapuan kebiruan pada mantel. tunggir dan ekor biru. Betina: tubuh bagian atas coklat. tanpa bintik hitam pada dagu. kaki kelabu tua. dahi. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas : Large-billed Blue-flycatcher : Sikatan biru-langit : 0-0m : : Sumatera. Terdapat variasi antar-ras. Ras jantan Serawak: dagu hitam. dan tunggir biru mengilap.Deskripsi Bentuk Berukuran agak kecil (154 cm). : VU : Tidak : : Tidak . dan panjang: "si-si-tiuuuw". ras Kalimantan barat: dahi tersapu merah bata. paruh hitam. Kalimantan. jenis ini menggantikan keberadaan Sikatan melayu dan Sikatan bakau. tubuh bagian bawah seperti jantan. Perbedaannya dengan Sikatan cacing: tunggir biru mengilap. berwarna biru dan jingga. Di tempat yang jauh dari pesisir dan sungai. punggung bawah. ras Sumatera: tungging lebih putih. Deskripsi Suara Kicauan terdiri dari beberapa nada lemah bernada tinggi disusul satu atau dua nada yang lebih nyaring. rendah. Kalimantan. tenggorokan berwarna lebih pucat daripada dada. Jantan: tubuh bagian atas biru.

Betina:tubuh bagian atas coklat-merah bata. berwarna biru. tunggir dan penutup ekor atas biru berkilap. Dahi. Perbedaannya dengan Sikatan birumuda: warna lebih gelap. paruh dan kaki hitam. Deskripsi Suara Tidak diketahui. dan dada biru. dada merah karat menjadi keputihputihan pada perut. tungging biru berkilat. Jantan: kepala. Perbedaannya dengan Sikatan biru-muda betina: dada merah karat. : : Hutan dataran rendah : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran agak besar (17 cm). tunggir dan ekor merah bata. dan dadanya merah bata. lingkar mata. paruh lebih besar. Tidak umum pada ketinggian menengah di hutan Kalimantan.0 m : . Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital : Rueck\'s Blue-flycatcher : Sikatan aceh : 150 .Penyebaran Global Penyebaran lokal : Endemik di Sumatera dan Kalimantan. : Burung dataran rendah yang langka di Sumatera (hanya diketahui dari beberapa catatan). Remaja: tubuh bagian atas coklat berbintik kuning tua. tenggorokan. Kebiasaan Ditemukan di hutan bekas tebangan. Iris coklat. tenggorokan. tubuh bagian bawah bersisik hitam menjadi keputih-putihan pada perut tengah.

Mungkin jenis ini endemik di Sumatera. tunggir dan ekor lebih zaitun merah-karat. : Ya : Endemik di Sumatera.Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sumatera. Deskripsi Suara Belum terdeskripsi. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk Lebih kurang 14. : Hanya diketahui empat ekor. (endemik Indonesia). Dua dikoleksi di hutan sekunder di dataran rendah di daerah Medan. mahkota lebih abu-abu. Bagian atas abu-abu kecoklatan. : CR : Tidak : appendix_2.5 cm. : : Hutan sekunder dataran rendah : : Jenis ini dianggap dekat dengan Sikatan hainan Cyornis hainana dari Cina selatan dan Indocina. Kebiasaan . bagian bawah abu-abu kecoklatan. : Sumatera. Dua lainnya dari Semenanjung Malaysia yang diragukan asalnya. Sumatera utara.

: EN : Tidak : : Ya : Endemik di Sulawesi utara. berpasangan. menjadi bungalan pada perut bawah.2200 m : . : : Hutan : Lebih kurang 42 cm. Mencari makan di kanopi bawah pohon-pohon buah. 1400-1780 m. nada hu berdengung. Umumnya abu-abu tua. : Sulawesi. Pemalu. : Tampaknya langka. Juga dua nada hoo dalam. Menghuni hutan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk : Matinan Blue Flycatcher : Sikatan matinan : 1400 . Tidak mencolok. bertengger di lapisan tengah hutan primer. Deskripsi Suara Seri lengkingan cepat. dan dalam kelompok kecil hingga 4 ekor. (endemik Indonesia).1780 m : : Bali. Sulawesi. (selama 1 detik).Teramati sendiri. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital : Timor Imperial Pigeon : Pergam timor : 500 . Kebiasaan Sendiri.

Nama Inggris Nama Indonesia : Grey Imperial-Pigeon : Pergam kelabu .Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Nusa Tenggara. Deskripsi Suara Tidak ada informasi. kaki merah tua. : EN : Tidak : : Ya : Endemik di Timor dan Wetar. 500-2200 m (Timor). Nusa Tenggara timur : Tidak umum. tidak memiliki bulu penutup ekor bagian bawah yang coklat berangan. paruh abu-abu kebiruan dengan pangkal gelap. Mirip Pergam hijau. bulu lebih abu-abu. : Nusa Tenggara. : : Hutan pegunungan. Iris merah tua. tetapi lebih terbatas di pulau-pulau kecil saja. Menghuni hutan pegunungan dan hutan monsun. hutan mo Suara Habitat Deskripsi Bentuk Berukuran besar (40 cm). berwarna abu-abu kecoklatan dengan sedikit kilapan hijau pada mantel. Kebiasaan Mirip pergam-pergam lainnya. Perbedaannya: ukuran lebih kecil.

Sulawesi. Tidak umum. Pada masa berbiak: paruh kuning dan kaki hitam. Perbedaan dengan bentuk putih dari Kutul karang adalah kaki panjang serta paruh lebih runcing dan berwarna lebih gelap. Paruh hitam dengan pangkal bawah kuning. berwarna putih dengan kaki kehijauan. Pada musim dingin. perbedaannya dengan Kuntul kecil adalah pada ukuran (besar) dan pada warna kaki. Talaud (Karakelong. : Kep. dan Sulawesi utara.biru. Kaburuang). hutan pamah : Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (68 cm). kaki kuning hijau sampai abu-abu . Miangas dan Kep. Deskripsi Suara . Iris kuning coklat. : : Hutan primer dan sekunder di pesisir. paruh hitam dengan pangkal bawah kuning. Salebabu. Menghuni hutan primer dan hutan sekunder yang tinggi di pesisir dan hutan pamah. : : VU : Tidak : : Ya : Ditemukan di pulau-pulau kecil di sekitar pesisir utara dan timur Kalimantan. Bali. Jenis di pulau kecil.Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : 0-0m : : Kalimantan. Filipina selatan.

Kebiasaan Seperti Kuntul kecil.Umumnya pendiam. Kecuali pada masa berbiak. aktif mencari mangsa di air dangkal. Erangan rendah ketika merasa terganggu. laguna. Sering mengunjungi gosong lumpur pasang surut. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Chinese Egret : Kuntul cina : 0-0m : : Sumatera. : Pernah terlihat di Berbak. Pada musim dingin kebanyakan terlihat berada di Filipina. Pada awal abad ini ditemukan di Kalimantan bagian utara. Februari dan April. Bali. Cina. termasuk dari belahan selatan (muara Mahakam). Masih secara teratur dilaporkan dari Kalimantan. pengamatan harus dilakukan agak hati-hati. Pernah sekali terlihat di Jawa (Pangandaran). muara sungai dan laguna. tetapi sekarang hilang). Jawa. Kalimantan. : : Gosong lumpur. tercatat hanya tiga atau empat kali: di awal Oktober. muara sungai : : Migran yang langka di kawasan Wallacea. Tercatat juga di Sulawesi dan Manterawu. Sumatera (dan satu ekor pernah dikoleksi di Mentawai. Sulawesi. : : VU : Ya : : Tidak : Berbiak di pulau-pulau lepas pantai barat Korea utara dan pulau-pulau lepas pantai Shanghai. Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya .

3. (talautensis) Kep. Salebabu. untuk makan. Deskripsi Suara Pendek. Tiga subjenis: 1. (challengeri) Miangas.Deskripsi Bentuk 31 cm. di Kep. 2. Penyebaran lokal . Mengunjungi pohon berbunga. mengunjungi perkebunan kelapa di pesisir. : Sulawesi. dalam kelompok besar di pohon tidur. (endemik Indonesia). Kaburuang). termasuk pohon kelapa. sedikit ocehan melengking. Siau. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Red-and-blue Lory : Nuri talaud : 0-0m : : Bali. : Menghuni hutan pamah primer dan hutan perbukitan. Berisik dan mencolok. Talaud (Karakelong. (histrio) Sangihe. Bulu merah dan biru. Talaud teramati kelompok-kelompok besar terbang dari satu pulau ke pulau lain untuk tidur. Sulawesi. Berpindah-pindah secara lokal. kasar. Ruang. Kebiasaan Biasanya berpasangan dan berkelompok kecil. : EN : Ya : appendix_1. : Ya : Endemik di pulau-pulau di Sulawesi bagian utara.

Perhatikan mahkota dan tengkuk merah. Sering mengunjungi perkebunan kelapa. kemudian ke arah ujungnya menjadi kekuningan dan berujung hitam. hutan perbukitan. Sering terbang di bawah lapisan kanopi. penangkapan untuk perdagangan Deskripsi Bentuk 30 cm. Nuri merah dan hitam dari pulau-pulau di Teluk Cenderawasih. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN : Biak Red Lory : Nuri sayap-hitam : 0-0m : : Papua.Suara Habitat Tekanan : : Hutan pamah primer. tetapi lebih kuat. tampaknya menghindari hutan di pedalaman. dan tidak terlalu panjang. Ketika terbang: sayap bawah dengan bulu-bulu terbangnya sebagian besar merah. : VU . : Papua. dan bercak ungu di telinga. kebun kelapa : Hilangnya habitat. (endemik Indonesia). Deskripsi Suara Pekikan tinggi seperti suara Perkici pelangi. punggung hitam. lebih kasar. Kebiasaan Jenis yang suka berkelompok di habitat-habitat pesisir di pulau-pulau.

Nada suara mirip dengan suara Paruh-sabit coklat. . betina lebih mirip dengan paruh-sabit lain. Manim. Kebiasaan Kanopi hutan. dan Meos Num. Numfor. quik! quik! sangat keras. Hutan pegunungan tengah di zona ketinggian yang rendah.Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Tidak : appendix_2. kebun : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 110 cm. : : Hutan pesisir. betina coklat. Suara jantan adalah cara terbaik menemukannya. suara jantan dari hari ke hari dari petak yang sama di hutan dan mungkin memperagakan diri dan berpasangan di situ juga. di bawah persebaran Paruhsabit coklat. : Ya : Papua : Pulau-pulau di Teluk Cenderawasih Biak. Tempat bersuara biasanya di lereng curam sisi bukit. mengalir. di Daerah Kepala Burung jantan seluruhnya hitam atau coklat kehitaman. Deskripsi Suara Jantan mengeluarkan sepasang nada identik. iris jantan merah. dengan bulu ekor tengah lanset sangat panjang dan paruhnya berbentuk sabit. Memakan buah dan artropoda yang diambil dari kulit kayu dan lumut. tajam.

pada ketinggian 1300-2540 m. pegunungan di Daerah Kepala Burung dan semenanjung Wandammen. Umum di beberapa tempat tetapi tidak ada di banyak tempat lainnya. Gelap dengan pita-tenggorokan bungalan merah-karat pucat dan tanda putih kecil yang tidak mencolok pada bulu primer keempat (jumlah dihitung dari sayap luar). : Papua.Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Black Sicklebill : Paruh-sabit kurikuri : 1300 . tidak ada warna putih pada ekor. : : Hutan pegunungan : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Lebih kurang 27 cm. : VU : Ya : appendix_2. Kawasan Pesisir Utara dan G. Deskripsi Suara Belum diketahui dengan pasti. Bosavi (Purari-Kikori). : Tidak : Papua : Jajaran Pegunungan Tengah (kecuali Tenggara). Kebiasaan Koleksi spesimen berasal dari rumpun rotan di hutan.2540 m : : Papua. Catatan yang diperoleh berasal dari satu ekor burung diam yang teramati pada saat petang dan menjelang fajar: a) bertengger .

bagian bawah gelap. Sering mengunjungi rumpang di hutan primer pegunungan dan hutan yang ditebang pilih.5 m dari permukaan tanah di tepi jalan. : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Sulawesi utara dan tengah utara : Langka dan lokal. terdengar jauh dari lokasi .di ranting kecil lebih kurang setinggi 0. tunggingnya putih kontras. rendah waaaaw. : : Hutan primer pegunungan. d) melintas cepat di lapisan tengah di atas daerah yang sebagian kecil terbuka. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Satanic Nightjar : Taktarau iblis : 0-0m : : Bali. hutan tebang pilih : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 33-34 cm. Punggung berpalang dan penutup sayap lebih besar. : Sulawesi. tungkai gelap. Sulawesi. suara agak gemetar. Deskripsi Suara Jarang terdengar. c) mencari mangsa sepanjang tepi hutan pada ketinggian 1-35 m. (endemik Indonesia). kebanyakan 5-15 m. b) bertengger di atas jalan di daerah terbuka pada punggungan bukit.

bersarang. Nada sengau kuat bervariasi saat berada di sarang. Kebiasaan Sendiri atau berpasangan. Pemalu dan sulit dipisahkan dari komunitas bersarangnya. Biasanya tinggal di habitat hutan dataran tinggi untuk meletakkan telurnya di pantai berpasir dan tanah terbuka di daerah hutan pantai dan semak, kadang di pesisir atau pulau satelit kecil.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal

: Moluccan Scrubfowl : Gosong maluku : 0 - 1500 m : : Maluku; : Maluku; (endemik Indonesia); : VU : Ya : : Ya : Maluku : Halmahera, Meiti, Ternate, Bacan, Buru, Boano, Seram, Ambon, Haruku. Biasanya langka sampai tidak umum. Menghuni hutan perbukitan dan hutan pegunungan, biasanya di atas sekitar ketinggian 750 m. Sarangsarangnya di pantai berpasir dan semak pesisir. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1500+ m di Halmahera, 1650 m di Bacan dan 900 m di Seram. : : Hutan perbukitan dan pegunungan :

Suara Habitat Tekanan

Deskripsi Bentuk Lebih kurang 18 cm. Bagian atas biru agak gelap; bagian bawah abu-abu kebiruan lebih pucat. Lingkaran-mata keputih-putihan. Deskripsi Suara Suara yang dikeluarkan termasuk nada tuk keras, step?..step sangat keras, dan suara khas chew...chew...chew keras. Kebiasaan Burung pemakan serangga, penetap di hutan primer pada lembah curam yang tinggi dan dasar lembah yang bersungai. Pengamatan juga dilakukan di semak punggungan bukit dekat dengan aliran air berhutan yang curam. Mencari makan di kanopi dan subkanopi pohon-pohon tinggi lebih kurang 15 m, tapi juga turun mencari makan di lapisan bawah. Mangsa ditangkap pada saat terbang.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global

: Caerulean Paradise-flycatcher : Seriwang sangihe : 450 - 750 m : : Bali; Sulawesi; : Sulawesi; (endemik Indonesia); : CR : Ya : : Ya : Endemik di Sangihe (sebuah pulau kecil di Sulawesi bagian utara). Di- temukan kembali pada tahun 1998.

Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan

: Sangat langka; menghuni hutan. 450-750 m. : : Hutan :

Deskripsi Bentuk 10-11 cm. Bagian atas coklat zaitun; ekor kadru tua; bintik besar di atas kekang bungalan jingga; tenggorokan dan dada bungalan jingga; perut putih; sisi tubuh abu-abu kecoklatan. Bandingkan dengan betina Sikatan bodoh (tenggorokan lebih pucat; ekor coklat), betina Sikatan leher-merah (bintik di atas kekang tidak bungalan jingga). Deskripsi Suara Belum terdeskripsi. Kebiasaan Hanya sedikit diketahui. Sering berada di lapisan bawah hutan lebat.

Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi

: Lompobattang Flycatcher : Sikatan lompobattang : 1100 - 1830 m : : Bali; Sulawesi; : Sulawesi; (endemik Indonesia); : EN : Tidak

Deskripsi Suara Belum ada informasi Kebiasaan Sepertinya soliter. : Nusa Tenggara. Jantan: tenggorokan dan dada keputih-putihan.950 m : : Nusa Tenggara. termasuk mahkota. bercak lembayung berkilap pada sisi dada dan bahu.Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan : : Ya : Endemik di Peg. 1100-1830 m. Lompobattang. Sulawesi selatan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN : Wetar Ground-dove : Delimukan wetar : 0 . Burung terestrial. : Umum secara lokal. Menghuni hutan. perut kehitaman. kebiasaan mirip dengan Delimukan sulawesi. Betina: umumnya merahkarat. mahkota abu-abu pucat. Kedua sayap coklat merah-karat. : : Hutan : Deskripsi Bentuk Lebih kurang 25 cm. punggung dan perut lebih coklat zaitun. : EN . bagian atas coklat kemerahan.

mengikuti udara panas atau berputar-putar di atas ikan. kerah putih. paruh hitam (jantan) atau kemerahjambuan (betina dan remaja). membubung tinggi di atas permukaannya. Bernyanyi dengan nada naik turun dan berbunyi seperti tepukan hanya pada waktu berada di sarang. Nusa Tenggara timur : Jenis yang kurang dikenal. : : Hutan pamah. Deskripsi Suara Diam ketika di laut. hutan monsun perbukitan : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran besar (95 cm). Menangkap makanan dari permukaan laut tanpa mendarat atau memburu burung laut lain untuk merampas makanan. kaki abu-abu keunguan dengan telapak kaki merah muda. lingkar mata merah jambu. Bertengger atau beristirahat . Betina: dada dan perut putih. Iris coklat gelap.Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Tidak : : Ya : Endemik di Timor dan Wetar. Kebiasaan Hidup di laut. ada garis lebar gelap melintang pada dada. Dataran rendah dari permukaan laut sampai ketinggian 950 m (Timor). berwarna gelap. kepala coklat karat pucat. Menghuni hutan pamah dan hutan monsun perbukitan dan lahan hutan. 'taji' putih meluas sampai sayap bawah. Jantan: hitam-hijau berkilat dengan kantung paruh merah dan perut putih. Remaja: lebih coklat.

: : Pesisir pantai : : Mungkin pengunjung tetap tidak berbiak di Wallacea. berwarna hitam kecoklatan. kekang. Timor (sekali). Jawa dan lebih umum terlihat di pesisir selatan Jawa. Kalimantan. Suara dimulai dengan ocehan. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk Berukuran besar (30 cm). Dahi. Lombok (sekali). Tercatat juga di Sulawesi bagian utara. Tidak jarang ditemukan di L. Bali. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Christmas Frigatebird : Cikalang christmas : 0-0m : : Sumatera. Samudera Indonesia.pada bagan ikan dan di atas pepohonan di pulau-pulau kecil. : : CR : Ya : appendix_1. Sulawesi. Tercatat di utara sampai ke Malaysia.Iris dan paruh coklat. mudah dikenali. diikuti kotekan dan ringkikan nyaring. Nusa Tenggara. dan setrip mata hitam menurun. . : Secara teratur tercatat di pesisir Sumatera dan Kalimantan. kaki kecoklatan. : Tidak : Berbiak di P. Christmas. meskipun hanya ada dua catatan yang dianggap sah. Kepala putih dengan jambul sedikit tegak. khususnya Jawa bagian barat daya. Deskripsi Suara Sangat ribut. Jawa.

. 1993) telah dipisah G. Asia tenggara (kecuali Semenanjung Malaysia). Kadang-kadang turun ke permukaan tanah.2 m : : Sumatera. pada lantai bawah dan menengah di hutan. Terbang dengan cara meluncur khas poksai. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya : Sumatran Laughingthrush : Poksai Sumatra : 750 . : VU : Tidak : : Tidak : Himalaya. bicolor mengikuti collar (2006). : : Agak jarang terdapat di hutan primer dan hutan sekunder : : Garrulax leucolophus (Sibley dan Monroe 1990.Kebiasaan Hidup berkelompok. leucolophus dan G. : Sumatera. dan Sumatera. : Di pegunungan di Sumatera.

Tubuh bagian atas coklat gelap dengan coretan lebih halus dan pucat. tubuh bagian bawah kuning tua dengan garis tengah berupa coretan coklat gelap.Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (49 cm). Ada bercak hitam dan putih yang khas pada pundak. Deskripsi Suara Diam pada musim dingin. tengkuk coklat batu sampai coklat berangan (tidak hitam). : Tercatat di Brunei pada tahun 1988. berwarna coklat. Sering mengunjungi aliran sungai di hutan. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1000 m. Perbedaannya: paruh dan mahkota lebih kecil. paruh berwarna tanduk. sangat kontras dengan penutup sayap yang coklat. Kebiasaan Menyukai daerah berhutan tetapi mencari makan di padang rumput terbuka pada pagi dan sore hari. Sulawesi. Mirip Kowak melayu. Bulu terbang abu-abu. Iris dan kulit muka kuning. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Japanese Night-heron : Kowak jepang : 0 . Maluku. : : EN : Tidak : : Ya : Berbiak di Jepang. Pengunjung musim dingin yang langka di Wallacea Utara.1000 m : : Bali. Di Filipina pada musim dingin. kaki hijau gelap. ujung sayap tidak putih. Di Sulawesi utara (tiga laporan) dan Halmahera (sekali). : : Hutan. bertubuh tegap. padang rumput : Suara Habitat Tekanan . Agak jinak.

jambul seperti kipas. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES : Western Crowned Pigeon : Mambruk ubiaat : 0 . biasanya di hutan aluvial yang tidak terganggu. Kebiasaan Bergerombol. dalam kelompok kecil di dataran rendah yang datar. Merpati biru abu-abu dan hitam seperti kalkun. seluruh dada abu-abu. cepat dan dangkal. diulang oleh anggota-anggota kawanan. hanya terdengar dalam jarak dekat. Ekor dikibaskan ke atas dan ke bawah dengan gugup. Sayap dikepakkan keras (sering berpasangan) ketika mulai lepas landas.Deskripsi Bentuk 66 cm. Deskripsi Suara Panggilan hooom yang dalam dan bergema. Agak jinak. : VU : Ya : appendix_2. Tertarik untuk berlindung di lokasi persiapan kebun sagu. : (endemik Indonesia). ujung jambul tidak putih. .350 m : : Papua. tetapi segera terbang gesit dan ribut menerobos vegetasi sampai menemukan tenggeran di bawah kanopi pohon. besar sekali. Banyak burung bebercak hitam tidak teratur.

Siriwo. dan Kep. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital : Southern Crowned Pigeon : Mambruk selatan : 0 . dan di Utara sampai S. Waigeo. Misool. Batanta. Bula (Seram Timur). Salawati. Satu-satunya mambruk di Selatan. Maluku Selatan. : Semenanjung Daerah Kepala Burung dan Semenanjung Onin. Kebiasaan Sama seperti Mambruk ubiaat. : : Hutan aluvial : Perburuan untuk dimakan dan koleksi bulu Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 75 cm.Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Ya : Papua.500 m : . Jambul tidak berujung putih. Seram. Dataran rendah sampai sekitar 350 m. Deskripsi Suara Suara dentuman bergaung tenang. Dikatakan umum secara lokal di hutan pamah Seram Utara dan P. dari ketinggian permukaan laut sampai 110 m. dada merah-manggis. di Selatan sampai Teluk Etna ke arah timur. di ujung Teluk Cendrawasih (di mana berlangsung hibridisasi dengan Mambruk victoria).

dada merah-manggis. Nama Inggris Nama Indonesia : Victoria Crowned-pigeon (Victoria Goura atau Guria Crowned Pigeon) : Mambruk victoria . Dari ketinggian permukaan laut sampai 500 m. Kebiasaan Seperti Mambruk ubiaat.Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Papua. : : Hutan : Perburuan untuk dimakan dan koleksi bulu Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 66 cm. Deskripsi Suara Kelompok yang pergi kesana kemari mencari makanan berkomunikasi dengan suara dentuman bergaung tenang. sampai Teluk Etna (?) ke arah barat. : Tidak : Papua : P. dan persebarannya di bagian utara. Jambul berujung putih. : Papua. Papua bagian selatan. : VU : Ya : appendix_2.

dikelilingi oleh kulit gundul merah-jambu yang lebar dan bercak keperakan (di bagian belakang). nada panggilan tinggi peet-peet-peet . Deskripsi Suara Serangkaian nada paling sedikit lima belas ulangan. Papua bagian utara. ke timur melalui Sepik-Ramu. membentuk bercak terang berkilap melintasi mantel. di dekat permukaan laut. Mata merah terang. punggung dan penutup sayap atas zaitun kehijauan terang dengan sepertiga bagian ujung bulu-bulu mantel berwarna-warni. : : Hutan : Perburuan untuk dimakan dan koleksi bulu Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Kepala. menjadi kemerahjambuan ke arah kaki. kemudian di Tenggara dari desa Morobe sampai Teluk Milne. dan P. Biak. Seluruh mantel. dan dada kadru tua. leher. dagu kehitaman (sepia).Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : 0-0m : : Papua. seperti penutup ekor atas. dari ujung Teluk Cendrawasih (hibridisasi dengan Mambruk ubiaat). : Papua. Paruh kuning terang dengan sepertiga bagian belakangnya kusam. : VU : Ya : appendix_2. P. Yapen. Tungkai kuning. : Tidak : Papua : P. Perut sampai penutup ekor bawah kehitaman.

Paruh agak pendek. diketahui hanya dari Karakelong. kokoh. : : Padang rumput. : EN : Tidak : : Ya : Endemik di Kep.terdengar ketika jenis ini pertama kali ditemukan. : Jenis ini baru ditemukan pada bulan Agustus 1996. Talaud. ekor hitam tegak. Mungkin juga memerlukan hutan. . hutan Suara Habitat Deskripsi Bentuk 30 cm. Sulawesi utara. Sulawesi. : Sulawesi. Dilaporkan relatif tersebar luas di Karakelong dan cukup umum dalam habitat padang rumput basah di tepi hutan dan vegetasi lainnya. tetapi nada panggilannya perlu dikonfirmasi kembali. Kebiasaan Pemalu dan tersembunyi. bercak-mata besar putih kebiruan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Talaud Rail : Mandar talaud : 0-0m : : Bali. (endemik Indonesia).

Deskripsi Suara Suara kotekan tenang. Kep. juga bekas sebidang hutan sekunder yang lebat. bagian atas kadru tua.1500 m : : Bali. Pemalu. hutan sekunder. : VU : Tidak : : Ya : Endemik di subkawasan Sulawesi: Sulawesi. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1500 m. : Tidak umum. tidak mencolok. : Sulawesi. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Blue-faced Rail : Mandar muka-biru : 0 . sawah Suara Habitat . Kebiasaan Sendiri dan adakalanya berpasangan. Banggai (Peleng). hutan perbukitan.kepala dan bagian bawah sabak tua. : : Hutan pamah primer. sulit diamati dan didekati. Menghuni hutan pamah primer dan sekunder yang tinggi dan hutan perbukitan. (endemik Indonesia). Sulawesi. perdu. dan perdu. sawah yang ditinggalkan.

tepi hutan Suara Habitat . Sebagian besar burung yang menghuni hutan dilaporkan oleh penduduk lokal. paruh panjang.Deskripsi Bentuk 40 cm. khususnya rawa-rawa sagu. juga tepian payau. Deskripsi Suara Dilaporkan oleh masyarakat lokal bersuara seperti dentaman genderang pelan. mata dan tungkai merah. : Maluku. tumbuhan sekunder. Kebiasaan Hanya sedikit diketahui. pertumbuhan sekunder dan tepi hutan. Menghuni daerah yang sangat berawa. (endemik Indonesia). Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Drummer Rail : Mandar gendang : 0-0m : : Maluku. : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Halmahera. termasuk anak sungai. Adakalanya melintasi daerah terbuka. Maluku Utara : Tidak umum. Abu-abu sabak tua. Kemungkinan penyendiri? Sangat tidak mencolok. pemalu dan sulit diamati. merah terang. : : Rawa.

Jantan: muka dan tenggorokan putih dan berkelim garis putih. Terbang rendah di atas air dengan kepakan sayap yang dangkal. Jawa. Mirip titihan. Berenang rendah di air. dengan sebagian tubuh terendam di air.Deskripsi Bentuk Berukuran besar (52 cm). dan kolam yang telah tertutup tumbuhan. Hanya terdapat sedikit catatan. : : VU : Tidak : : Tidak : Assam dan Asia tenggara. tetapi hampir . Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Masked Finfoot : Pedendang topeng : 0-0m : : Sumatera. kaki hijau dan melebar. seperti titihan yang berparuh kuat. paruh kuning. lari menerjang air sebelum menghilang menuju tumbuhan bawah. ekor terlihat lebih lebar dan bulat. Iris coklat. : Keberadaan jenis ini di Sumatera belum diketahui secara pasti. di bawah vegetasi mangrove yang menggantung. teluk. Kebiasaan Pemalu dan suka bersembunyi. Umumnya ditemukan berenang sepanjang sungai. Pada waktu terbang. Pada musim dingin ditemukan di Sumatera dan Jawa. berwarna coklat zaitun. Deskripsi Suara Derukan dan dengkingan aneh. Betina: di tengah tenggorokan putih. rawa air tawar. atau tepi danau. Mengangguk-anggukkan kepala ke depan dan ke belakang sewaktu berenang.

Suara mirip Bubut pini. satu ekor ditemukan tersesat di hutan mangrove di P. Terbang di batas atau di bawah kanopi. yang paling ujung menjadi paling lebar dan paling menonjol. tetapi biasanya lebih berirama dan dalam rangkaian nada yang menurun. Iris besar. kadang disertai dengan buk yang diulang beberapa kali. dua burung sering bersahutan dan sambung-menyambung. Mencari makan berupa mamalia yang lebih besar. petang. gelap atau pucat. atau dalam kegelapan. mengingatkan pada nada suara yang dihasilkan oleh ayam (tetapi lebih kuat dan lebih rendah). Rambut. sayap lebar dengan bagian bawah pucat tanpa coret. Nama Inggris Nama Indonesia : New Guinea Harpy-eagle : Rajawali papua . Kebiasaan Terbatas di hutan yang tidak terganggu. Pemangsa berukuran sangat besar. Suara Habitat Tekanan : : Hutan mangrove.semuanya menunjukkan burung ini sebagai pengunjung musim dingin. Pada tahun 1984. Suara panggilan terdengar melintas hutan. bertengger di hutan bagian dalam. bernada cegukan atau suara yang dihasilkan dari melepaskan ketegangan busur panah. Sayap pendek dan lebar. yang ditangkap dari tanah atau digali dengan cakarnya dari lubang pohon. khususnya pada senja. Bagian bawah ekor ditandai dengan palang yang tidak jelas. Jawa barat. rawa air tawar : Deskripsi Bentuk 76-89 cm. Deskripsi Suara Nada uumpph! atau okh! stakato rendah yang tidak tetap.

: Tidak : Pulau Papua : Seluruh daratan utama P. Sayap. dan ekor hitam. gosong . leher dan tenggorokan merah jambu dengan bulu kapas putih halus pada mahkota. Paling sering mengunjungi sesuatu yang busuk. Kepala botak. selain desisan di sarang. Deskripsi Suara Diam. kepakan sayap. padang rumput terbuka yang terbakar atau kebanjiran.3200 m : : Papua.Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : 0 . dari ketinggian permukaan laut sampai 3200 m. : : Hutan Suara Habitat Deskripsi Bentuk Sangat besar (110 cm). dan tidak ada kantung tenggorokan. sayap seragam. Perbedaannya dengan Bangau besar adalah ukuran lebih kecil. berwarna hitam dan putih dengan paruh yang besar. : : VU : Ya : appendix_2. tubuh bagian bawah dan kalung leher putih. dan tepukan paruh. punggung. Kebiasaan Mengunjungi sawah. Papua.

: : Sawah. Di Sumatera selatan dilaporkan adanya kelompok ini antara 40-50 ekor. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Lesser Adjutant : Bangau tongtong : 0-0m : : Sumatera. mangrove Suara Habitat Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (25 cm).lumpur. berwarna putih. atau dalam kelompok kecil dengan bangau lain atau malah dengan elang. Kalimantan. tetapi sekarang jarang terdapat di daerah terbuka. dan mangrove. dan Sunda Besar. kulit terbuka di sekitar mata berwarna biru terang. Cina selatan. Di Kalimantan. agak jarang dan terdapat setempat. Sering kelihatan melayang-layang di udara panas yang naik. gosong lumpur. tetapi sarangnya tercatat di Kalimantan tengah bagian selatan. : : VU : Ya : : Tidak : India. Bulu seluruhnya putih salju. Di Jawa dan Bali pernah umum. Asia tenggara. Jambul . padang rumput. : Tidak jarang di Sumatera timur. kecuali ujung sayap dan ujung ekor hitam. Jawa. Bersarang dalam kelompok di daerah berhutan.

tetapi terbang berpasangan untuk mencari makan. kaki kelabu-biru. : Ya : Endemik di Bali. paruh kelabu dan kuning. "Twat" sewaktu mencari makan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Bali Myna : Jalak bali : 0 .sangat panjang (terutama pada jantan). parau sebagai suara kontak: "cl'ik". Perbedaannya dengan jalak putih: warna hitam pada sayap jauh lebih sempit dan kulit di sekitar mata berwarna biru.175 m : : : Bali. dan berbagai variasi yang disusun menjadi nyanyian. : Terbatas di Bali bagian barat laut. Iris kelabu. hanya sekitar 20-30 ekor lagi yang masih hidup liar (tahun 1993-1996). "kiik-k'k-kw'k". Kebiasaan Burung dataran rendah kering di Bali Barat. Namun saat ini jumlah tersebut sudah jauh menurun. Deskripsi Suara Siulan keras. (endemik Indonesia). . Jambul jantan menegak sewaktu bercumbu atau bergaya dan turun selama bernyanyi. Bertengger bersama. : CR : Ya : appendix_1.

lemah. Kepala abu-abu. tunggir dan ekor kuning pucat. Daerah Kepala Burung. : : Padang rumput pegunungan : Suara Habitat Tekanan .Deskripsi Bentuk 10 cm. dan perut dan pahanya coklat. dada abu-abu kecoklatan.. : Papua. Kebiasaan Jenis pemalu yang menghuni padang rumput pegunungan tengah. Punggung coklat tua. Arfak dan Tamrau. Pita abu-abu memisahkan dada bagian atas yang coklat abu-abu dengan perutnya yang coklat. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Grey-banded Mannikin : Bondol arfak : 0 . (endemik Indonesia). pada ketinggian 1900 m. tinggi. Deskripsi Suara Ts ts ts . Peg. : VU : Tidak : : Ya : Papua barat : Daerah Kepala Burung Danau Anggi..1900 m : : Papua.

ekor hitam. tenggorokan keputih-putihan. : Dikenal dari Sumatera utara di hutan pegunungan antara . : Sumatera. hitam kebiruan mengilap dan tanpa jambul. Betina: mirip sekali dengan Sempidan Sumatera. Deskripsi Suara Tidak ada informasi. terlihat seperti Sempidan Sumatera. Leuser. dalam kelompok kecil dengan satu jantan dan beberapa betina. Taman Nasional G. tubuh bagian bawah kurang coklat dan seluruhnya bercoretkan hitam. Terlihat lebih seragam tanpa pola sisik pada bulu tengah yang berwarna pucat yang terdapat pada Sempidan Sumatea. tetapi punggung lebih coklat.2000 m : : Sumatera. Tubuh bagian bawah coklat kekuningan. Jantan belum pernah dikoleksi. Kebiasaan Hidup di lantai hutan pegunungan.Deskripsi Bentuk Berukuran besar (40-50 cm). tetapi pernah diambil gambarnya di Lembah Mamas. berwarna gelap. (endemik Indonesia). Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Hoogerwerf\'s Pheasant : Sempidan aceh : 1200 . : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Sumatera.

ketinggian 1. kaki dan tungkai abu-abu kehijauan. Betina (42 cm): berbintik coklat kemerahan dengan ekor coklat gelap dan kulit muka merah. Deskripsi Bentuk Jantan (50 cm): bulu hitam kebiruan bersinar. sempidan tanpa jambul. taji panjang (jantan). berpasangan atau dalam kelompok kecil.200-2. Hanya diketahui dari dua betina. Ada sedikit catatan dari Dataran Tinggi Gayo (termasuk Taman Nasional G. kulit muka merah padam. Oleh beberapa pakar mungkin dimasukkan sebagai ras dari Sempidan Sumatera. ekor pendek. paruh putih kehijauan. Kebiasaan Hidup di lantai hutan pegunungan yang rapat. Iris coklat. Deskripsi Suara Suara tanda bahaya yang tenang. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya : : Hutan pegunungan : : Status taksonomi tidak pasti. Kebiasaan mirip sempidan lain. Leuser). Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital : Salvadori\'s Pheasant : Sempidan sumatera : 0-0m : .000 m.

tanpa jambul. tenggorokan. (endemik Indonesia). Tubuh bagian bawah dan penutup ekornya hitam-biru gemerlap. berulang. Betina: punggung hitam-biru bersinar. di G.Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sumatera. Iris coklat. tenggorokan kuning kebo. Deskripsi Suara Kerukan rendah "tuuk-taruu". tunggir merah padam. Kebiasaan Pemalu. : Terbatas di hutan pegunungan bawah di Bukit Barisan tengah dan selatan (di selatan kawasan Ophir). Keberadaan tidak umum sampai jarang. Mantel.800 m. dan dada keabuan bercoret putih. ekor kuning kebo. : : Hutan pegunungan Suara Habitat Deskripsi Bentuk Berukuran besar (49 cm). antara ketinggian 1. : Sumatera.000-1. hidup di lantai hutan primer yang rapat. Kerinci sampai ketinggian 2. dan tenggorokan hitam kebiruan gemerlap. Jantan: bunyi menderu-deru dari sayap. kaki abu-abu.200 m. kepala coklat keabuan. sayap. Jantan di Kalimantan: mantel. paruh keabuan. Tidak ada coretan puth pada jantan di Sumatera. Jantan dan betina: kulit muka merah tua. sayap. : VU : Tidak : : Ya : Endemik di Sumatera. Kebiasaan diperkirakan sama dengan .

Hijau. Terdapat beberapa catatan dari Sumatera. Sumatera. tunggirnya merah. paruh merah. Deskripsi Suara . : : Hutan primer Suara Habitat Deskripsi Bentuk 12 cm.Sempidan biru. Betina: bintik-tenggorokan kurang merah atau tidak ada. : Tidak : Semenanjung Malaysia. : : VU : Tidak : appendix_3. : Penghuni yang jarang di hutan dataran rendah. yaitu di bagian barat dan bagian selatan (sampai ke Brunei utara). Jantan: bintik-tenggorokan merah. Tersebar secara terbatas di Kalimantan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Crestless Fireback : Sempidan merah : 0-0m : : Sumatera. Kalimantan. dan Kalimantan.

1035 m : : Nusa Tenggara. : Ya : Endemik di Flores. Bersuara terus menerus ketika terbang dan makan. Lebih menyukai makan buah di pohon ara tapi juga makan di pohon lain yang bertangkai buah frambus atau berbunga dan berpucuk. Tubuh umumnya hitam kebiruan dengan pinggiran bulu biru. 400-1035 m. Juga suara chi-chi-chi-chi-chi yang sedikit parau. lebih keras dan bernada lebih rendah dari suara panggilan yang dikeluarkan saat bertengger. Nusa Tenggara barat : Tidak umum. : : Hutan primer Berukuran besar dan indah (jantan 77 cm.Suara saat terbang strrt strrt berciut-ciut tajam. betina 50 cm). makan di pohon ara atau terbang di atas kanopi. Betina: coklat suram berbintik-bintik. : EN : Tidak : appendix_2. Kebiasaan Biasanya berpasangan atau kelompok kecil hingga 10 ekor. Menghuni hutan primer. Iris merah. adakalanya 20 ekor. lebih mengingatkan kepada suara burung cabai Dicaeum sp. kaki dan tungkai merah. pada saat memperlihatkan gaya terbang. Tenggorokan dan bagian atas keunguan. : Nusa Tenggara. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Deskripsi Bentuk : Wallace's Hanging-parrot : Serindit flores : 400 . Jantan (mudah dikenali): pial muka biru dan panjang. ekor putih melengkung berkembang. (endemik Indonesia). taji kecil (jantan). paruh berwarna tanduk gelap. kulit muka biru. Deskripsi Suara .

tetapi mulai jarang.1600 m : : Kalimantan.600 m di semua kawasan. Sewaktu mengigal. jantan memperagakan pial yang membesar dan ekornya. dengingan dan ratapan menusuk. : VU : Ya : : Tidak : Endemik di Kalimantan. Suara tajam gugup: "kak kak" bila terganggu. Ditemukan umum setempat. : Kalimantan. : Dapat ditemukan di hutan perbukitan sampai ketinggian 1. hutan sekunder Suara Habitat . Kedua jenis kelamin: "kuk kuk" metalik dan menusuk.Pada musim bercumbu. Kebiasaan Mirip ayam-hutan (yang tidak terdapat di Kalimantan). Tinggal di hutan primer atau hutan sekunder. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Bulwer's Pheasant : Sempidan kalimantan : 0 . : : Hutan primer.

tanpa terkecuali dikeluarkan ketika terbang.1000 m : : Bali. tepi sayap depan tidak berwarna merah. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1000 m. pada dewasa. agak stakato. : : Hutan primer. mangrove Suara Habitat . dan. berpasangan dan kelompok kecil. : Sulawesi. lebih bermusik dari pada Serindit sulawesi.Deskripsi Bentuk 13. : Sangat tidak umum dan lokal. atau nada sh-ui menyatu naik yang pendek. kadang mengunjungi mangrove dan pohon-pohon di pedesaan yang terbuka. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Sangihe Hanging-parrot : Serindit sangihe : 0 . Mirip Serindit maluku Loriculus amabilis amabilis dan Serindit sulawesi tetapi ekornya berujung merah. Lebih mencolok dari pada jenis-jenis serindit lainnya. Makan di bunga pohon kelapa. : EN : Ya : appendix_2. (endemik Indonesia). penutup ekor bawah merah (bukan hijau). : Ya : Endemik di Sulawesi. membosankan. Menghuni hutan primer. Kebiasaan Sendiri.5 cm. Sulawesi. Deskripsi Suara Dideskripsikan dengan berbagai cara sebagai siulan bersuku dua bernada tinggi.

Deskripsi Suara Memiliki suara yang merdu. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Purple-naped Lorikeet : Kasturi tengkuk-ungu : 400 . pita-dada kuning bervariasi. atau dari Buru. diperkirakan mirip dengan jenis kasturi lainnya.Deskripsi Bentuk 28 cm. kedua sayap hijau. dari ketinggian 400 sampai 900+ m. (endemik Indonesia). Sebagian besar merah. : Tidak umum. : Tidak : Endemik di Seram dan Ambon. ekor pendek-gemuk. : VU : Ya : appendix_2. Biasanya terlihat sendiri atau berpasangan.900 m : : Maluku. Maluku selatan. Kebiasaan Sedikit catatan. juga pernah ditemukan di Buru (feral?). tidak ada catatan baru dari Ambon. tudung hitam. : Maluku. . Menghuni hutan.

: Tidak : Endemik di Maluku utara. Makan di pohon berbunga dan mungkin juga di pohon berbuah. Berisik dan mencolok ketika terbang tapi berkurang pada saat makan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Chattering Lory : Kasturi ternate : 0 . adakalanya di bawah kanopi. Aktif. (endemik Indonesia). keras. sengau. : EN : Tidak : appendix_2. Merah. suka bertengkar dan bermain. Kebiasaan Biasanya berpasangan. penangkapan untuk perdagang Deskripsi Bentuk 30 cm. tersendiri. Mudah didekati. . Umumnya berada di kanopi. kedua sayap hijau dengan warna kuning pada lipatannya. : Maluku. ringkikan yang gemetar. Deskripsi Suara Suara pada saat terbang seringkali dikeluarkan.Suara Habitat Tekanan : : Hutan : Hilangnya habitat. adakalanya dalam kelompok besar hingga 10 ekor di pohon pakan.1300 m : : Maluku.

L. Obi): bercak kuning pada mantel. tungkai abu-abu. Secara lokal menurun karena diperangkap. Suara seperti angsa gakgak-gak. Obilatu. sering. (garrulus) Halmahera. pada saat diserang atau diganggu oleh maleo lain di tempat bersarang. flavopalliatus (Bacan. Bertanduk. Widi. g. Dua nada. sengau kee-ourrrrrrrrrrrrr atau cooourrrrrrrrrrrrrr oleh jantan. 2. Pemalu. hitam kecoklatan dengan perut putih kemerahjambuan. muka kuning gundul. hutan yang ditebang pilih dan tepi hutan. g.. Deskripsi Suara Nada aneh. tenang mm-mm. ekor lebar. morotaianus (Morotai): bercak kuning pada mantel tidak berkembang.. Anak: mahkota abu-abu kekuningan tua tidak bertanduk. saat menggali atau berjalan di sekitar tempat bersarang.Penyebaran lokal : Tiga subjenis: 1. Suara erangan tetap. mm-mm. Kebiasaan Biasanya berpasangan. (morotaianus) Morotai. meringkik. Obi. 3. bergetar. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya Deskripsi Bentuk 55-60 cm. (flavopalliatus) Kasiruta. berlarut-larut.. 1300+ m (Bacan) dan 730+ m (Obi). Bacan. Jarang terlihat jauh dari sarangnya. yang disuarakan oleh betina pada saat merespon suara panggilan pertama oleh jantan. Dari permukaan laut sampai ketinggian 1040 m (Halmahera). Ternate. : : Hutan primer dan sekunder : Penangkapan untuk perdagangan : L.. Menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi. seperti suara itik kuk-kuk.. Nama Inggris Nama Indonesia : Maleo Maleo : Maleo senkawor . Rau.

(endemik Indonesia). : : Hutan pamah primer dan hutan perbukitan : Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 39 cm. sungai dan rawa-rawa.Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : 0 . Dari permukaan laut sampai ketinggian 1200+ m.1200 m : : Bali. Bangka. Deskripsi Suara . : Ya : Endemik di subkawasan Sulawesi: Sulawesi. bersuara terus-menerus. Menghindari pembiakan di hutan primer. dengan gelambir mata kuning mencolok dan bercak oker terang di sayap yang mencolok ketika terbang. : EN : Ya : appendix_1. yang mungkin diintroduksi. Lembeh dan Butung. : Biasanya langka. Mirip gagak. : Sulawesi. hutan sekunder. dan dulu di Siau dan Tahulandang. Sarang-sarangnya bersama di pasir dan pantai gunung berapi dan di tanah-tanah yang hangat dari panas bumi di hutan pamah primer dan hutan perbukitan. Juga Sangihe (status?). Sulawesi. Hanya di pegunungan tertinggi di Tenggara dan Barat.

Kebiasaan Biasanya berpasangan. Hutan subalpin di tepi padang rumput. Makan buah. Bertengger di belukan pepohonan di tepi hutan.4000 m : : Papua. : Ya : Papua : Terpencar di daerah tertinggi Peg. Jayawijaya dan Peg. konifer ini terlihat sebagai tumbuhan utama sumber makanannya. mudah ditemukan berdasarkan suaranya yang terus-menerus. pada ketinggian 3200-3500 m (jarang 2700-4000 m). juga peer diulang.Dua nada penghubung jeet jeet diulang cepat. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Macgregor\'s Bird of Paradise : Cendrawasih elok : 2700 . bergabung dengan belukar Dacrycarpus compactus. : VU : Ya : appendix_2. Tidak ada di Dataran Tinggi Tengah dan Timur. : Papua. Star dan di Tenggara. Tidak waspada. : : Hutan subalpin Suara Habitat Deskripsi Bentuk . Monogami.

: EN : Tidak : : Ya : Endemik di Buru. Diketahui dari empat spesimen yang dikoleksi di Wa Fehat. dan baru saja ada catatan pengamatan dari 1460 m dekat Danau Rana. 1525 m. bagian bawah abu-abu. tenggorokan jingga merah-karat. Kebiasaan Dua ekor teramati dalam kelompok gabungan jenis-jenis pencari makan. (endemik Indonesia). : Maluku. Deskripsi Suara Belum terdokumentasi. : Tidak umum dan lokal. bagian atas hijau zaitun.1525 m : : Maluku. : : Hutan pegunungan Suara Habitat . Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Rufous-throated Dark-eye : Opior buru : 820 . 820 m dan Mada Range.Lebih kurang 13 cm. Maluku selatan. Kepala abu-abu.

suka bersembunyi. dan nada panggilan sendu. suara tanda bahaya tchit atau tchit-tchit . dekat perbatasan Papua Barat. tidak selamban Cica-koreng timur. mahkota merah-karat polos. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Fly River Grassbird : Cica-koreng mahkota-polos : 0-0m : : Papua. Kebiasaan Burung yang aktif bebas dengan gerakan tersentak-sentak. dan lebih kompleks daripada kicauan Cica-koreng kecil yang sederhana. ekor ditegakkan dan sayap terkulai. siulan dua nada yang sendu mirip suara Cicakoreng kecil. : Papua. : VU : Tidak : : Ya : Papua : Diketahui dari dua lokasi di daerah Fly di bagian tengah Fly. Perhatikan tubuh bagian bawah putih bersih. Deskripsi Suara Bersuara paling keras pada petang hari. di Danau Daviumbu. jauh lebih menarik daripada kicauan Cica-koreng timur. dan di Bensbach. tetapi dapat dipancing oleh suara tiruan. Fly. dan terbang cukup kuat dan terarah. : : Teki-tekian sepanjang danau dan sungai Suara Habitat . Di antara teki-tekian yang tergenang di sepanjang mata air dan danau.churrr mudah ditirukan. kicauan berupa campuran nada yang parau dan merdu yang kompleks.Deskripsi Bentuk 15 cm. Terbatas di daerah S.

Sumatera. ke utara sampai Mulu. paruh hitam (jantan) atau coklat (betina). bulu gelap. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Black Partridge : Puyuh hitam : 0-0m : : Sumatera. dan Kalimantan. Hidup di lantai hutan primer dan hutan rawa air tawar. Jantan: hampir seluruhnya hitam. Iris coklat tua. : : VU : Tidak : appendix_3. dan paruh tebal. betina: coklat. Kalimantan. . Jantan dan betina berbeda. Tidak jarang terlihat di dataran rendah Kalimantan selatan dan Kalimantan barat. Tidak tercatat di Kalimantan timur. seperti Puyuh sengayan. kaki biru pupus. : Tidak : Semenanjung Malaysia. Kebiasaan Pendiam. Deskripsi Suara Siulan ganda. : Beberapa catatan dari hutan dataran rendah di Sumatera. dengan dada pucat serta sisik hitam tebal pada penutup sayap dan tenggorokan.Deskripsi Bentuk Berukuran sedang (25 cm).

hutan rawa air tawar Deskripsi Bentuk 36 cm. burung gosong berwarna coklat. namun diyakini dalam jumlah kecil dan menurun. Berukuran sedang. Deskripsi Suara Suara kokokan dan kotekan yang bervariasi. Bulu primer abu-abu gelap dengan ujung yang ramping. Populasinya tidak diketahui.Suara Habitat : : Hutan primer. Muka kemerahan atau kebiruan. : VU : Tidak : : Tidak : Endemik Biak-Supiori : Tidak jelas apakah spesimen yang ada berasal dari Manokwari di daratan Papua. (endemik Indonesia). : Papua. Sebelumnya . yang mewakili burung yang tersesat dari pulau terdekat atau sebuah spesimen yang salah label. Kebiasaan Belum ada informasi Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Biak Megapode : Gosong biak : 0-0m : : Papua. Kaki merah atau abu-abu gelap.

perburuan Deskripsi Bentuk Lebih kurang 15.1000 m : : Nusa Tenggara. hutan bekas tebangan. vegetasi sekunder. namun hanya dalam "jumlah kecil" yang terlihat barubaru ini di Owi (pulau satelit Biak) dan Supiori. Kebiasaan Sendiri dan berdua. Deskripsi Suara Suara yang biasa dikeluarkan adalah siulan tersendiri yang berubah-ubah meninggi. Aktif dan teritorial. Juga sering bergabung dalam kelompok dengan jenis lain mencari makan hingga 5 individu.umum di Biak dan pernah tercatat sehari-sehari di dan sekitar kawasan konservasi Biak-Utara pada tahun 1997. : Nusa Tenggara. Juga nada-nada mendengung khas kehicap. Mirip Kehicap kacamata tetapi tanpa merah-karat pada bagian bawah. (endemik Indonesia). .5 cm. Suara Habitat Tekanan : : Hutan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik : Flores Monarch : Kehicap flores : 350 . semak : Pengambilan telur.

Kebiasaan Berdua dan adakalanya dalam kelompok hingga 4 ekor. Sangat ribut. dada dan bagian atas hitam. sering menegakkan ekornya miring dan setengah kipas. Kepala. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian : White-tipped Monarch : Kehicap tanahjampea : 0-0m . : : Hutan primer basah Suara Habitat Deskripsi Bentuk 14 cm. Menghuni hutan primer basah. bagian bawah putih. hutan pada ketinggian 350-1000 m. sebagian besar 700-900 m. Tampaknya terbatas di Flores barat daya. tunggir putih. Deskripsi Suara Siulan sedih yang gemetar. : Cukup umum. bulu ekor terbang samping putih melebar. NusaTenggara barat. biasanya bergabung dalam kelompok dengan jenis lain untuk mencari makan. juga nada hardikan parau.Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : EN : Tidak : : Ya : Endemik di Flores.

berdua atau bertiga (satu kelompok terdiri dari seekor dewasa dan dua remaja). . dengan berpindah-pindah cepat diantara ranting dan daun. Mencari makan secara aktif di lapisan bawah mulai dari lantai tanah hingga ketinggian 3 m. (endemik Indonesia). : Umum di hutan. semak. Bagian atas hitam. : Sulawesi. Bergerak lebih lambat di ketinggian 3-6 m. kurang umum di semak dan mangrove yang berpohon besar terpencar. termasuk sisi kepala. Flores). Sering mengembangkan ekornya seperti kipas. Deskripsi Suara Suara tjuuu-tjuuu jelas.Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : : Bali. bagian bawah lainnya putih. dilanjutkan segera dengan dengungan bergetar. Anggota yang umum dari kelompok gabungan jenis-jenis burung pencari makan. monoton. dagu hitam. Kebiasaan Sendiri. Sulawesi. termasuk pipi. lembut. dimana kemudian menghilang setelah 6 detik. mangrove : Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk 16 cm. : EN : Tidak : : Ya : Endemik di Tanahjampea (sebuah pulau kecil di L. : : Hutan. berpindah dari dahan ke daun.

Kehicap pulau. Cabai kelabu. : Menghuni petak-petak hutan sekunder lebat semi selaluhijau yang tersisa. ekor. sayap. Pada jantan mahkota. Biak. Burung-madu hitam dan Cikrak kutub. : Maluku. tenggorokan. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Black-chinned Monarch : Kehicap boano : 0 . Deskripsi Suara . dan dadanya hitam. dan bagian belakang mata. Sikatan kelabu. : CR : Tidak : : Ya : Endemik di Boano.dimana juga termasuk Kipasan dada-lurik. : : Hutan sekunder semi selalku-hijau Suara Habitat Deskripsi Bentuk 17 cm. kontras dengan warna kuning pucat di bagian perut. (endemik Indonesia). Maluku selatan. Betina tampaknya memiliki bercak keputih-putihan di tenggorokan dan dada.150 m : : Maluku. Hanya ada di P. Di kaki bukit sekitar 150 m.

Berbulu putih. : EN : Tidak : : Ya : Papua barat : P. : Papua. : : Hutan : Deskripsi Bentuk Berukuran sangat besar (92 cm).0 m : : Papua. (endemik Indonesia). Kebiasaan Aktif mencari mangsa dan penyergap di lapisan tengah dan bawah kanopi hutan. Biak. Remaja: coklat keabuan . kecuali bulu terbang dan sayap hitam.Bunyi mendecit yang menjadi ciri kehicap. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan : Biak Monarch : Kehicap biak : 60 . Kulit muka tanpa bulu berwarna merah jambu sampai merah.

pesisir timur Sumatera selatan. Nusa Tenggara.900 m : : Sumatera. tetapi tidak dipastikan berbiak. Mencari makan di tempat yang luas. Sumatera. Jawa. katupan paruhnya bisa terdengar dari kejauhan. gosong lumpur di pantai.dengan tungging putih dan bulu terbang hitam. Tetapi di Sumatera menyebar sampai ketinggian 900 m. Bergabung dengan cangak dan bangau lain. Kalimantan. Rambut di Jawa barat. paruh kekuningan dan panjang melengkung. dan sawah. Ketika makan. kaki abu-abu. Iris coklat. Akhir-akhir ini ditambahkan dalam daftar burung di Bali. : Koloni-koloni tempat berbiak diketahui di Propinsi Riau. mangrove Suara Habitat . kecuali suara serak pada burung muda dan tepukan paruh. Malaysia. Tercatat sejumlah burung di beberapa tempat yang sesuai di Jawa tengah bagian selatan dan Jawa timur. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Milky Stork : Bangau bluwok : 0 . dan P. Sulawesi. Biasanya hidup sendirian atau dalam kelompok kecil dan agak besar. : : VU : Ya : appendix_1. dan Sumbawa. mangrove. Bali. di dekat pantai. : : Gosong lumpur. rawa. Kebiasaan Sering mengunjungi daerah berlumpur dan daerah tergenang termasuk rawa. Jawa. Deskripsi Suara Umumnya diam. Bersarang dalam koloni campuran dengan burung air lain. kadang-kadang melayang tinggi di angkasa. : Tidak : Indocina. Sulawesi.

: VU : Tidak : appendix_2. berwarna cerah. Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dan Gunung Ambang. Punggok berukuran kecil.Deskripsi Bentuk Lebih kurang 22 cm. dan palang tipis. (endemik Indonesia). . gelap pada bulu ekor. : Tidak : Sulawesi : Tercatat di dua lokasi di Sulawesi utara. tangkai bulu keputihan pada bagian bawah.1700 m : : Bali. : Sulawesi. Sulawesi. Tidak ada pola muka. Deskripsi Suara Belum ada informasi Kebiasaan Belum ada informasi Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Cinnabar Hawk-owl : Punggok minahasa : 1120 . berlekuk-lekuk gelap tidak terang hingga perut bagian bawah. Seluruh tubuh coklat berangan kemerahan tapi untuk skapular berbintik keputihan.

Kebiasaan Berumur panjang (15-23 tahun). penutup sayap dan bagian atas bungalan berbintik besar. Selandia Baru. Sayap bagian bawah kayu manis gelap. siulan whe-whe-whe-whe. Kaki biru-abu-abu. Inggris dan Chili. Mahkota samping berwarna gelap dan garis-mata kontras dengan mahkota tengah dan alis yang pucat. monogami. coklat bergaris. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Bristle-thighed Curlew : Gajahan tahiti : 0-0m : : Bali.Suara Habitat Deskripsi Bentuk : : Hutan pegunungan 40-44 cm. hingga Kep. Buton : Penyebaran lokal Suara . bagian bawah buangalan bercoret. Bagian atas bungalan berbintik. Gajahan berukuran sedang. Pola kepala tertanda jelas. Tunggir dan bulu ekor atas kayu manis tidak bertanda. memanjang dan berat. : : VU : Tidak : : Tidak : Berbiak di Sungai Yukon bawah dan Semenanjung Seward tengah. Deskripsi Suara Chi-u-it pendek. Paruh berwarna dasar cerah hingga coklat. Anak: bagian bawah tidak bercoret. Hawai. Solomon. Sulawesi. berdering whee-wheeoo. Amerika Serikat. Australia. Alaska barat. Pada musim dingin berada di pulau-pulau oseanik termasuk Kep. : Tercatat di pantai lepas P.

: Sulawesi. Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES . batu karang : Perburuan. Seperti umumnya celepuk dengan kepala dan kaki yang relatif besar.Habitat Tekanan : Tundra. Sulawesi. pesisir. kucing) Deskripsi Bentuk 17 cm. penghuni hutan. (endemik Indonesia). sayap dan ekor yang berpalang sangat halus. predator dari jenis introduksi (anjing. Burung hantu berukuran kecil. pantai berpasir. Deskripsi Suara Belum terdeskripsi. Kebiasaan Belum ada informasi Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik : Siau Scopsowl : Celepuk siau : 0-0m : : Bali. : CR : Tidak : appendix_2.

Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global : Tidak : Endemik di Siau. bercoret rapat. berwarna gelap. Iris kuning emas. Tubuh bagian bawah bergaris dan bercoret hitam pada dada. tetapi sangat jarang terdengar. Sulawesi utara : Satusatunya jenis celepuk di Pulau Siau. Suara dewasa mirip Celepuk raja. Kebiasaan . kaki kuning kotor. : : Hutan : Konversi lahan Penyebaran lokal Suara Habitat Tekanan Deskripsi Bentuk Berukuran kecil (20 cm). diulang setiap enam detik. Deskripsi Suara Burung muda yang sedang belajar terbang: keras "tch-tschschsch". Tubuh bagian atas coklat keabuan. alis putih. Berkas telinga mencolok. mengingatkan pada Celepuk reban muda. keputih-putihan pada perut. paruh kuning. dan berbercak-bercak hitam.

Pangrango. : : Hutan pegunungan Suara Habitat Deskripsi Bentuk 21 cm.Sedikit sekali diketahui. terdapat di hutan pegunungan antara ketinggian 1. Sangat sedikit catatan lapangan. (endemik Indonesia). dan Dataran Tinggi Ijen. Salak. Tangkuban Perahu. akan tetapi karena menggunakan jala kabut. G. iris kuning. : Diketahui dari berbagai tempat di Jawa.500-2. . G. tercatat dari G. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Javan Scops-owl : Celepuk jawa : 1500 . tetapi sering terlewat. : Jawa. : VU : Tidak : appendix_2.500 m. bagian bawah lebih pucat. tidak ada coretan hitam pada dada. tidak ada tanda gelap pada mahkota dan punggung. : Ya : Endemik di Jawa.2500 m : : Jawa. Umumnya merah-karat. diperoleh kesan bahwa jenis ini tidak terlalu jarang. Ciremai. G.

Pada ketinggian sekitar 1050 m.1400 m : : Nusa Tenggara. : Nusa Tenggara. : : Hutan pegunungan : : Baru saja ditemukan kembali. Repok. (endemik Indonesia). Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Flores Scopsowl : Celepuk flores : 1050 . Nusa Tengggara barat : Diketahui hanya dari tiga spesimen yang dikoleksi di dan dekat G.Deskripsi Suara Belum ada informasi Kebiasaan Belum terdeskripsi. pada ketinggian 1400 m di Poco Mandawsawu. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya . : EN : Tidak : appendix_2. : Ya : Endemik di Flores. menghuni hutan pegunungan.

kurang toleran dengan habitat terdegradasi. Alis dan piringan wajah keputihan pucat agak terang. Tidak tercatat pada tiga . mungkin bentuk warna yang berbeda namun barangkali perbedaan jenis kelamin. (endemik Indonesia). Mata kuning. Bagian bawah coklat atau lebih kemerahan. Kebiasaan Jenis nokturnal. serak-parau di akhir nada tapi bersuara seperti salakan seekor rusa saat nada panjang. Nama Inggris Nama Indonesia Ketinggian Ekstralimital Daerah Sebaran Endemik Status IUCN Jenis Dilindungi Status CITES Burung Sebaran Terbatas Penyebaran Global Penyebaran lokal : Biak Scops-owl : Celepuk biak : 0 . Deskripsi Suara Mungkin sebuah teriakan parau.300 m : : Papua. : Tidak : Endemik di Biak-Supiori : Survei pada tahun 1973 di Biak-Supiori hanya menemukan satu pasang. : EN : Tidak : appendix_2. Bagian atas coklat berpalang penuh dengan sedikit putih pada skapular.Deskripsi Bentuk 25 cm. Burung hantu berwarna coklat dengan cuping telinga pendek dan tidak menarik perhatian. dengan palang sangat halus. : Papua.

.kunjungan di Biak pada tahun 1990-an dan hanya satu terdengar di kawasan konservasi Biak Utara pada tahun 1997. hutan rawa : : Baru saja dipertimbangkan sebagai jenis terpisah (baru). berdasarkan suara dan laporan lokal. dua terdengar di suatu pagi pada tahun 1995. hutan bekas tebangan. Diperkirakan tersebar agak luas dalam jumlah cukup pada tahun 1982. Suara Habitat Tekanan Informasi lainnya : : Hutan. walaupun bukan pengamatan langsung. Walaupun demikian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful