Anda di halaman 1dari 2

DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI

Pengertian Dasar Negara Pengertian Konstitusi Kaitan antara Dasar Negara dengan konstitusi

Dasar Negara Dan Konstitusi


1. Dasar Negara Dasar negara merupakan suatu norma dasar bagi negara yang bersangkutan. Dasar negara juga menjadi sumber bagi perundangan negara. Sebagai norma dasar, dasar negara menjadi norma tertinggi dalam suatu negara. Hukum berisi norma-norma yang merupakan pedoman unuk bertingkah laku. Hans Kelsen seorang ahli filsafat hukum Jerman menyatakan bahwa norma itu berjenjang dan bertingakat. Menurut Hans Nawaisky yang mengembangkan teori Hans Kelsen,dibagi menjadi tingkatan norma yaitu: 1. Staatfundamentalnorm (norma fundamental negara) 2. Staatgrundgesetz (aturan dasar/pokok negara) 3. Formellgesetz (undang-undang) 4. Verordnung & Autonome satzung (aturan pelaksana dan aturan otonom) Norma fundamental ini berisi norma yang menjadi dasar bagi pembentukan konstitusi atau UUD suatu negara. Di Indonesia, norma tertinggi ini adalah Pancasila. 2. Konstitusi Istilah Konstitusi (dalam bahasa Inggris:constitution,dalam bahasa Belanda:constiutie,dan dalam bahasa perancis:constituer) mempunyai 3 pengertian: 1. Dalam arti luas, adalah hukum tatanegara, yaitu keseluruh aturan dan ketentuan hukum yang menggambarka sistem ketatanegaraan suatu negara. 2. Dalam arti menengah, adalah hukum dasar, yaitu keseluruhan aturan dasar, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, yang mengatur bagaimana suatu pemerintah diselenggarakan dalam suatu negara.

3. Dalam arti sempit, adalah UUD, yaitu satu atau beberapa dokumen yang memuat aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang bersifat pokok atau dasar dari ketatanegaraan suatu negara. Tujuan dan Nilai Konstitusi Tujuan konsitusi dapat diklasifikasikan menjadi 3,yaitu: 1. Untuk memberikan pembatasan sekaligus pengawasan terhadap kekuasaan politik. 2. Untuk melepaskan kontrol kekuasaan dari penguasaan sendiri. 3. Untuk memberikan batasan-batasan ketetapan bagi para penguasa dalam menjalankan kekuasaan. Menurut Struyken, UUD 1945 sebaga konstitusi tertulis merupakan dokumen formal yang berisikan: 1. Hasil perjuangan politik bangsa di waktu lampau. 2. Tingkat-tingkat tertinggi perkembangan ketatanegaraan bangsa. 3. Pandangan tokoh-tokoh bangsa yang hendak diwujudkan, baik untuk waktu sekarang maupun waktu yang akan datang. 4. Suatu keinginan di mana perkembangan kehidupan ketatanegaraan hendak dipimpin. 3. Kaitan Dasar Negara dengan Konstitusi Jadi, kaitan dasar negara dengan konstitusi adalah dasar negara menjadi sumber bagi penyusunan konstitusi. Konstitusi sebagai norma hukum di bawah dasar negara bersumber dan berdasar pada dasar negara. Kesimpulan : Dasar negara merupakan norma tertinggi dalam suatu negara. Norm membentuk tata hukum yang berjenjang dan hierarkis. Dasar negara sebagai norma tertinggi menjadi sumber bagi pembentukan tata hukum dan peraturan perundangan negara. Konstitusi sebagai hukum dasar negara juga bersumber pada norma tersebut. Norma dasar negara kita adalah Pancasila. Pancasila berfungsi sebagai dasar negara, ideologi nasional, dan sumber hukum dasar nasional Indonesia. Konstitusi negara Indonesia adalah UUD 1945. UUD 1945 bersumber pada Pancasila sebagai dasar negara.

Kelompok 1 :Khoeruman Nugraha Rizki Dwi R. Aris Rosadi Indra Sudrajat

Selasa, 27 januari 2009