Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Gedung Bank Negara Indonesia kantor wilayah Bandung merupakan bangunan berlantai 7 dengan struktur konstruksi beton bertulang. Saat ini, sebagian lantai-2 pada gedung tersebut mengalami kerusakan, sehingga operasional pada lantai ini dihentikan dan dipindah ke gedung lain. Kerusakan yang terjadi adalah finishing pelat lantai retak, lendutan pada pelat lantai, dan terjadi getaran pada saat pelat lantai dilewati. Investigasi terhadap struktur pelat lantai dibutuhkan untuk mengetahui penyebab dari kerusakan tersebut. Investigasi awal dilakukan dengan pengumpulan data primer dan data sekunder di lapangan. Selanjutnya dilakukan analisa terhadap kapasitas penampang balok dan pelat lantai berdasarkan datadata yang didapatkan di lapangan. Dari hasil analisa, didapatkan nilai kapasitas penampang balok (Mn) lebih besar dari momen terfaktor (Mu) dan gaya geser ultimate (Vu) yang ada lebih kecil dari gaya geser nominal (Vn), sehingga balok masih bisa menahan beban gravitasi dengan beban gempa diabaikan dan mampu menahan gaya geser. Selain itu, mengacu pada SNI 03-2847-2002, lendutan yang terjadi pada pelat lantai masih dalam batas yang diizinkan. Dari hasil tersebut, diprediksi bahwa penyebab keretakan adalah dimensi balok arah utara selatan tidak sesuai dengan SNI-03-2847-2002.

Kata kunci: balok, pelat lantai, momen, gaya geser, beban

ABSTRACTION

Bank Negara Indonesia regional office of Bandung, is 7th floor building with reinforced concrete structure. This time, majority of 2nd floor was damaged, till operational from this story was stopped and moved to another building. Damaged sustained in cracking of slab finishing, deflection of slab, and vibration happen when it trodden. The investigation of slab structure is needed to find out caused of structure failure. First step of investigation is collecting primary and secondary data. Next step, analyzed the capacity of beam and slab based on data. The result from analyzes are beam capacity is greater than factored moment and ultimate shear force is less than nominal shear force. From this result, it can be concluded that the beam can resist gravitation loads without earthquake loads and resist shear force. Beside it, refers to SNI 03-2847-2002, deflection of slab is permitted. The failure cause predicted that dimension of north and south beam is not in accordance with SNI 03-2847-2002.

Key words: beam, slab, moment, shear force, loads