P. 1
Hewan Dan Tumbuhan Langka Di Sumatera SARI

Hewan Dan Tumbuhan Langka Di Sumatera SARI

|Views: 1,108|Likes:
Dipublikasikan oleh Anto Freistyawan
ilmu
ilmu

More info:

Published by: Anto Freistyawan on Apr 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2014

pdf

text

original

Hewan dan Tumbuhan Langka Di Sumatera  AYAM KINANTAN

Ayam Kukuak Balenggek (AKB) sebenarnya adalah ayam lokal (buras) asli Sumatera Barat yang pada awalnya ditemukan dibeberapa desa di Kecamatan Payung Sekaki dan Tigo Lurah (antara lain; Simanau, Simiso Batu Bajanjang, Garabak Data, Rangkiang, Muaro dan Rangkiang Luluih) Kabupaten Solok. Konon ceritanya, ayam kukuak balenggek berasal dari keturunan ayam kinantan milik Cindua Mato yang mengawini ayam hutam di Bukit Sirayuah Kecamatan Payung Sekaki dan berkembang biak hingga sekarang. Secara sepintas ayam kukuak balenggek hampir sama dengan ayam lokal (ayam buras) biasa, namun ciriciri utama dari ayam ini adalah suaranya yang merdu terutama untuk jantan, dimana suara kokoknya yang panjang dan bertingkat-tingkat (balenggek) 6 sampai dengan 15 tingkat kokoknya. Keterbatasan “Plasma Nutfah” ayam ini, akibat semakin banyaknya yang dijual keluar daerah menyebabkan populasinya semakin menurun, bahkan jumlah kokok yang panjang (banyak lenggek) makin jarang terdengar di daerah asalnya karena berpindah tangan kepada penggemarnya di kota-kota. Semakin hari akibat kelangkaannya, harga pererkornya lebih tinggi, sehingga merupakan potensi yang perlu digarap melalui penangkarannya. Ayam kukuak balenggek ini telah mendunia karena pada tahun 1981 seorang insinyur Belanda membawa sepasang ayam ini ke negara Belanda, karena dia terkesan dengan suaranya yang merdu dan indah. Pada tahun 1994 seorang pejabat kita memberikan cindera mata kepada Pangeran akishinonomiya Fumihito dari Jepang, beliau sangat terkesan sekali dengan keanggunan ayam ini sehingga beliau memerintahkan beberapa materinya harus memiliki ayam ini.

Sayangnya. spesies Neolissochillus Thienemanni yang hanya ada di Danau Toba. sekarang sudah sangat sulit untuk menemukan ikan tersebut di Danau Toba. IKAN BATAK (Neolissochillus Thienemanni sumatranus) Dari 350 jenis biota air yang tercantum dalam "The 2000 IUCN Redlist of the Threatened Species" (IUCN 2001) dapat diidentifrkasi 14 jenis ikan air tawar Sumatra yang terancam punah. Salah satunya adalah IKAN BATAK (IHAN) Neolissochillus Thienemanni sumatranus yang hanya ada di Danau Toba.Sumatera Utara Danau Toba banyak menyimpan spesies endemik yang sangat beragam. dan 7 jenis diantaranya (50%) termasuk ikan endemic Sumatra. Dulu ikan ini sering dihidangkan sebagai sajian istimewa untuk berbagai acara pesta adat bagi masyarakat setempat. . Spesies ikan endemik Danau Toba ini mulai terancam punah akibat kerusakan lingkungan. Berdasarkan kriteria IUCN (International Union for the Conservation of Nature). Terutama berupa ikan Batak (ihan). jenis ikan ini sudah diklasifikasikan sebagai terancam (Vulnerable).

Pohon Tengkawang yang menjadi maskot Kalimantan Barat ini hampir seluruhnya hidup liar di hutan-hutan. flora (tanaman) langka ini dikenal sebagai Illepe Nut atau Borneo Tallow Nut. Pohon yang terdiri atas belasan spesies (13 diantaranya dilindungi dari kepunahan) ini menjadi maskot (flora identitas) provinsi Kalimantan Barat. Selain itu kayu pohon ini banyak yang dijual dengan harga antara Rp. Bahkan di hutanpun mulai terancam kepunahan. 600. mempunyai banyak cabang dan berdaun rimbun.) adalah nama buah dan pohon dari genus Shorea yang buahnya menghasilkan minyak nabati. . Pohon Tengkawang hanya terdapat di pulau Kalimantan dan Sumatera.000 per meter kubik.000 hingga Rp. Akhir-akhir ini pohon Tengkawan semakin langka karena banyak yang ditebang untuk dipergunakan sebagai bahan bangunan. Uniknya tanaman ini tidak tiap tahun berbuah. Tumbuhan ini hanya berbuah sekali dalam periode antara 3-7 tahun yang terjadi sekitar bulan Juni – Agustus. POHON TENGKAWANG Tengkawang (Shorea spp. Pohon Tengkawang yang termasuk dalam golongan kayu kelas tiga (umumnya digolongkan sebagai Meranti Merah) mempunyai ciri-ciri khas dengan pohon yang tinggi besar. 300. Dalam bahasa Inggris.

bahkan terkadang sangat kurang. . Ancaman lainnya diakibatkan oleh kerusakan hutan dan kebakaran hutan. Kulit pohon berwarna coklat dan coklat kemerahan di daerah dalam. Kelangkaan dan terancam punahnya spesies tanaman ini diakibatkan oleh penebangan yang membabi buta untuk mendapatkan kristal kapur barus di dalamnya. Tanaman Kapur (Dryobalanops aromatica) tumbuh di hutan dipterocarp campuran hingga ketinggian 300 meter dpl. Pada batangnya akan mengeluarkan aroma kapur bila dipotong. penghasil kapur barus (kamper) ternyata termasuk salah satu tanaman langka. POHON KAPUR Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica). Diameter batangnya mencapai 70 cm bahkan 150 meter dengan tinggi pohon mencapai 60 meter. Padahal kandungan kampur dalam setiap pohon tidak sama. Pohon Kapur yang mampu menghasilkan kristal kapur barus dengan aroma khas ini menempati status keterancaman tertinggi yakniCritically Endangered (Kritis). Persebaran tumbuhan langka ini mulai dari Indonesia (pulau Sumatera dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaysia. Sabah. Pohon kapur mempunyai ukuran yang besar dan tinggi. dan Serawak).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->