Anda di halaman 1dari 21

suatu alat atau benda yang dimasukkan ke dalam rahim yang sangat efektif, reversibel dan berjangka panjang,

dapat dipakai oleh semua perempuan usia reproduktif (Saefuddin,2003) suatau usaha pencegahan kehamilan dengan menggulung secarik kertas, diikat dengan benang lalu dimasukkan ke dalam rongga rahim (Prawirohardjo, 2005) suatu benda kecil yang terbuat dari plastik yang lentur, mempunyai lilitan tembaga atau juga mengandung hormon dan dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina dan mempunyai benang (BKKBN,2003)

AKDR

NON HORMONAL

HORMONAL

BENTUK

TAMBAHAN

Open devices

Close devices

Medicated

Unmedicated

Timbulnya reaksi radang lokal yang non-spesifik di dalam cavum uteri sehingga implantasi sel telur yang telah dibuahi terganggu. Produksi lokal prostaglandin yang meninggi terhambatnya implantasi. Gangguan / terlepasnya blastocyst yang telah berimplantasi di dalam endometrium. Pergerakan ovum yang bertambah cepat di dalam tuba fallopi.

Immobilisasi spermatozoa saat melewati cavum uteri. Dari penelitian terakhir, disangka bahwa AKDR juga mencegah spermatozoa membuahi sel telur (mencegah fertilisasi)

Cu menghambat reaksi carbonic anhydrase tidak memungkinkan terjadinya implantasi dan mungkin juga menghambat aktivitas alkali phospatase.

Mengganggu pengambilan estrogen endogenous oleh mucosa uterus.

Mengganggu jumlah DNA dalam sel endometrium.

Mengganggu metabolisme glikogen.

Gangguan proses pematangan proliteratif -sekretoir timbul penekanan terhadap endometrium terganggunya proses implantasi (endometrium tetap berada dalam fase decidual/ progestational).

Lendir serviks yang menjadi lebih kental/ tebal karena pengaruh progestin.

Terbuat dari bahan polyethelen di mana pada bagian vertikalnya diberi lilitan kawat tembaga halus efek antifertilisasi IUD ini melepaskan lenovorgegestrel dengan konsentrasi yang rendah selama minimal lima tahun. Dari hasil penelitian menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak direncanakan maupun perdarahan menstruasi. Kerugian metode ini adalah tambahan terjadinya efek samping hormonal dan amenorhea.

Terbentuk dari rangka plastik dan tembaga.

Pada ujung lengan IUD bentuknya agak melengkung tanpa ada tembaga, tembaga hanya ada pada batang IUD.

Terbentuk dari rangka plastik yang dikelilingi oleh silinder pelepas hormon Levonolgestrel (hormon progesteron) sehingga IUD ini dapat dipakai oleh ibu menyusui karena tidak menghambat ASI.

Terbuat dari bahan polyethelene, bentuknya seperti spiral atau huruf S bersambung.

Keuntungan ldari pemakaian spiral jenis ini ialah bila terjadi perforasi jarang menyebabkan luka atau penyumbatan usus, sebab terbuat dari bahan plastik.

INDIKASI Usia reproduktif Keadaan nulipara Menginginkan menggunakan kontrasepsi jangka panjang Perempuan menyusui yang menginginkan menggunakan kontrasepsi Setelah melahirkan dan tidak menyusui Setelah mengalami abortus dan tidak terlihat adanya infeksi Risiko rendah dari IMS Tidak menghendaki metoda hormonal Tidak menyukai mengingat-ingat minum pil setiap hari Tidak menghendaki kehamilan setelah 1 5 hari senggama Perokok Gemuk ataupun kurus

KONTRAINDIKASI Belum pernah melahirkan Adanya perkiraan hamil Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak normal dari alat kemaluan, perdarahan di leher rahim, dan kanker rahim. Perdarahan vagina yang tidak diketahui Sedang menderita infeksi alat genital (vaginitis, servisitis) Tiga bulan terakhir sedang mengalami atau sering menderita PRP atau abortus septic. Kelainan bawaan uterus yang abnormal atau tumor jinak rahim yangdapat mempengaruhi kavum uteri. Penyakit trofoblas yang ganas. Diketahui menderita TBC pelvic. Kanker alat genital Ukuran rongga rahim kurang dari 5 cm

1 2

Waktu haid mulai hari ke 3

Dua sampai empat hari setelah persalinan atau setelah abortus komplit.
Empat puluh satu hari setelah melahirkan

1. MEMPERSIAPKAN ALAT DAN BAHAN

ALAT DAN BAHAN : Duk steril Handscoun Kassa/kapas Spekulum Tenakulum AKDR dan inserter Gunting mayo Korentang Sonde uterus Cairan antiseptik (povidon iodin) Lampu kepala ( head lamp)

2. PEMERIKSAAN GENERAL

4. PEMASANGAN AKDR

Pasangkan speculum dalam vagina dan perhatikan serviks serta dinding-dinding vagina. Bila mungkin terjadi, kerjakan pap smear dan pemeriksaan bakteriologis terhadap Gonorrhoe. Lakukan pemeriksaan dalam bimanual untuk menentukan besar, bentuk, posisi dan mobilitas uterus, serta untuk menyingkirkan kemungkinan-kemungkinan adanya infeksi atau keganasan dari organ-organ sekitarnya. Pasang kembali speculum dalam vagina, dan lakukan desinfeksi endoserviks dan dinding vagina. Pasang tenakulum pada bibir serviks atas, lakukan tarikan ringan padanya untuk meluruskan dan menstabilkan uterus. Ini akan mengurangi perdarahan dan resiko perforasi. Lakukan sondage uterus. Masukkan AKDR sesuai dengan macam alatnya. Lepaskan AKDR dalam bidang transverse dari cavum uteri pada posisi setinggi mungkin di fundus uteri. Bila terasa ada tahanan sebelum mencapai fundus, jangan dipaksakan, keluarkan alatnya dan lakukan re-insersi.Keluarkan tabung inserternya.

Sangat efektif. 0,6 - 0,8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama (1 kegagalan dalam 125 - 170 kehamilan) AKDR dapat efektif segera setelah pemasangan Metode jangka panjang (10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti) Tidak mempengaruhi hubungan seksual Tidak ada efek samping hormonal dengan CuT-380A Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau abortus (apabila tidak terjadi infeksi) Dapat digunakan sampai manopouse Tidak ada interaksi dengan obatobat Membantu mencegah kehamilan ekktopik

ES umum terjadi: (perubahan siklus haid, haid lebih lama dan banyak, perdarahan antar mensturasi, saat haid lebih sakit) Komplikasi lain: merasa sakit dan kejang selama 3 sampai 5 hari setelah pemasangan, perdarahan berat pada waktu haid atau diantaranya yang memungkinkan penyebab anemia, perforasi dinding uterus Tidak mencegah IMS termasuk HIV/AIDS Tidak baik digunakan pada perempuan dengan IMS atau yang sering berganti pasangan Penyakit radang panggul terjadi sesudah perempuan dengan IMS memakai AKDR, PRP dapat memicu infertilitas Prosedur medis, termasuk pemeriksaan pelvik diperlukan dalam pemasangan AKDR Sedikit nyeri dan perdarahan (spotting) terjadi segera setelah pemasangan AKDR (hilang dalam 1 - 2 hari) Klien tidak dapat melepas AKDR oleh dirinya sendiri. Mungkin AKDR keluar dari uterus tanpa diketahui (sering terjadi apabila AKDR dipasang segera setelah melahirkan) Tidakmencegah terjadinya kehamilan ektopik karena fungsi AKDR untuk mencegah kehamilan normal

KEUNTUNGAN

KERUGIAN

SAAT INSERSI Nyeri


Perforasi uterus

SETELAH INSERSI
Perubahan siklus menstruasi Spotting Amenore Disminorhea Fluor albus Perdarahan post seksual

AKDR bekerja langsung efektif segera setelah pemasangan

Kemungkinan dapat terjadi perdarahn atau spotting beberapa hari setelah pemasangan

Perdarahan menstruasi biasanya akan lebih banyak dan lebih lama AKDR tidak melindungi diri terhadap IMS termasuk virus AIDS

KEUNTUNGAN Ekspulsi lebih jarang, baik pada insersi interval, post partum maupun post abortus Kehilangan darah haid lebih sedikit Dapat lebih ditolerir oleh wanita yang belum punya anak atau wanita dengan paritas rendah Ukuran tabung inserter lebih kecil

KERUGIAN Perlu diganti setelah pemakaian beberapa tahun Lebih mahal

Mengurangi volume darah haid dan mengurangi disminorrhoe Untuk mencegah adhesi dinding-dinding uterus oleh synechiae(Ashermans KEUNTUNGAN Syndrome)

KERUGIAN

Jauh lebih mahal dari pada Cu IUD Harus diganti setelah 18 bulan Lebih sering menimbulkan perdarahan midsiklus dan perdarahan bercak(spotting) Insidens kehamilan ektopik lebih tinggi