Anda di halaman 1dari 2

Colitis Radiasi (Proktitis Radiasi) Definisi Peradangan kolon sebagai komplikasi abdominal dan pelvis akibat terapi radiasi

terhadap terapi ginekologi (Ca servik), urologi (Ca prostat, Kandung Kemih dan testis) dan rectum. Epidemiologi Walaupun kolon relative radioresisten insiden kerusakan jaringan lebih tinggi dibanding segmen usus lain. Ini terjadi karena pemebrian dosis radioterapi lebih besar dari tempat lain akibat rectum dan sigmoid terfiksir di daerah ini. 75% pasien tumor daerah pelvis dengan radioterapi colitis radiasi Klasifikasi Kottmeier Derajat I keluhan ringan, kelainan mukosa minimal Derajat II diare yang sering + mucus & darah, kolonoskopi jar nekrosis, ulkus/ stenosis sedang Derajat III stenosis berat sehingga dibutuhkan kolonostomi Derajat IV terdapat fistula Patofisiologi & gejala klinis Whole body Radiation Radiasi > 600 rad Gejala : mual, muntah penurunan sekresi lambung, Dekstruksi difus mukosa sal cerna (usus halus), gangguan tulang belakang, terganggunya fungsi mukosa sal cerna, perubahan flora usus, kehilangan cairan elektrolit, sepsis (pertumbuhan mikroorganisme fakultatif) Jika radiasi < 150rad gejala hilang Localized irradiation Fase akut kerusakan sel-sel epitel mukosa dan sel2 endotel pembuluh darah. Jika dosis yang diberikan kecil kerusakan bersifat reversible Fase lanjut ulserasi yang ekstensif dan persisten serta pelebaran ireguler PD kecil (telangeksia), perubahn epitel atrofi, fibrosis striktur iskemi jaringan, fistula, perforasi Gejala akut (6 mgg stlh radiasi) Mual Muntah Diare Pengurangan dosis / frekuensi pemberian gejala hilang dlm 2-6 bulan Gejala kronik (2 tahun pertama pasca radiasi, umumnya 6-9 bln stlh terapi selesai) Hematokezia Diare Kolik Tenesmus

Diagnosis Anamnesis Pemeriksaan fisik Endoskopi sal cerna (rektosigmoidoskopi/kolonoskop) jika sulit dilakukan barium enema Kolonoskopi telengiektasis, edema, ulkus, striktur, fistula, mukosa kaku mudah berdarah Terapi

Steroid enema Sulfasalazin/mesalazin Sukralfat Instilasi formalin penggunaan formalin topical pd proktitis hemoragik akibat radiasi Ablasi laser per-endoskopi Pembedahan fistula,stenosis