Anda di halaman 1dari 5

TUGAS WATER TREATMENT SYSTEM PRATIKUM OTK

KELOMPOK A17 NAMA : - Asep Jaelani - Evy Jumiati - M. Dawil Akmami

P3TIK AMC//CMA 2013

Teknologi Ultrafiltrasi (UF) Teknologi Membran Ultrafiltrasi (UF) merupakan salah satu terobosan teknologi yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan dalam pengolahan air bersih. Sifat membran yang sangat selektif telah terbukti mampu rnemisahkan berbagai kontaminan dari dalam air sehingga diperoleh air yang bersih, baik secara fisik, kimia maupun biologi dan bahkan aman untuk dikonsumsi. Keunggulan dari sistem UF ini adalah pori-pori yang memiliki nilai absolut dibandingkan dengan filter biasa. Filter UF memiliki ukuran sangat kecil dibandingkan dengan bakteri sehingga lebih steril dari filterisasi biasa. Penghambat mikroorganisma dan bakteri yang lengkap. Qualitas hasil yang difilter tidak tergantung dari air masuk Ultrafiltrationjuga dapat membuang chlorine resistant germs seperti cryptosporidium. Konsentrat (air limbah) juga akan terbuang . Dalam sistem yang dirangkai secara lengkap dapat menurunkan biaya investasi.dan juga biaya perawatan. Memungkinkan sistem yang full otomatis. dapat membuang hampir semua film-forming pada membrane reverse osmosis, sehingga dapat memperpanjang umur membrane Teknologi Ultrafiltrasi

Teknologi Reverse Osmosis

Sistem Reverse Osmosis (RO) Prinsip kerja proses ini merupakan kebalikan dari proses osmosis biasa. Pada proses osmosis biasa terjadi perpindahan dengan sendirinya dari cairan yang murni atau cairan yang encer ke cairan yang pekat melalui membran semi-permeable. Adanya perpindahan cairan murni atau encer ke cairan yang pekat pada membran semi-permeable menandakan adanya perbedaan tekanan yang disebut tekanan osmosis Menggunakan membran yang bersifat selektif semi permeabel dapat memisahkan air murni dari kotoran bahan pencemarnya. Membran yang berdimensi 0,0001 mikron mampu bekerja hingga memurnikan air dari berbagai aspek pencemaran seperti fisika, kimia dan mikrobiologi. Air RO dapat digunakan banyak di berbagai industry, karena TDS water RO dapat dibuat hingga 0 sehingga sangat sesuai digunakan pada suatu proses yang tidak membutuhkan adanya unsur mineral dalam air. Dimana diketahui, mineral yang terkandung dalam air dapat mempengaruhi proses yang diingini. Seperti halnya air minum dalam kemasan yang banyak beredar di pasaran, umumnya mengandung TDS 100 atau kurang dan biasanya banyak mengandung mineral. Jika ini digunakan dalam proses produksi, sementara kehadiran mineral tsb tidak dibutuhkan, maka tentu kualtas produk akan mengalami perubahan dari apa yang diingini KEUNTUNGAN DAN KEUNGGULAN MODUL RO Modul RO mempunyai ciri-ciri yang sangat khusus sebagai model pengolah air yaitu: 1. Kebutuhan Energi relatif hemat. 2. Hemat Ruangan. 3. Mudah dalam pengoperasian karena pengendalian operasi terpusat pada satu panel yang kecil dan sederhana. 4. Kemudahan untuk menambah kapasitas. 5. Produksi airnya dapat langsung diminum, tanpa dimasak dahulu. 6. RO mudah dipindahkan ke lokasi lain (ada yang terpasang dalam unit mobil RO atau kontainer).

Reverse Osmosis Membrane adalah suatu alat untuk mengolah air asin dari laut, air gambut dan air limbah perumahan atau industri menjadi air bersih yang layak minum. Pada pengolahan air laut, air asin yang jumlah garamnya 3 4,5 % harus dipisahkan dengan menggunakan teknologi desalinasi, antara lain dengan proses distilasi (penguapan), proses elektrodialisis, dan proses dengan menggunakan membran seperti teknik Reverse Osmosis(R/O).

Reverse Osmosis adalah istilah teknologi yang berasal dari osmosis sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul solvent (biasanya air) akan mengalir dari daerah berkonsentrasi rendah ke daerah berkonsentrasi tinggi melalui membran supermeable. Membran ini menunjuk ke membran sel atau membran apapun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari itu. Gerakan dari solvent berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai pada 2 sisi membran. Disini terjadi suatu proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi solute tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah solute rendah dengan menggunakan tekanan melebihi tekanan osmotik. Dalam istilah lebih mudah, ia mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap solute dari 1 sisi dan membiarkan pendapatan solvent murni dari sisi satunya. Reverse Osmosis merupakan tingkat penyaringan yang ke-5 atau teknologi penyaringan yang tertinggi pada saat ini. Dalam proses ini terjadi penyerapan air melalui membran (filter), sekaligus memblok kandungan partikel dan molekul lainnya, yang terkandung di dalam air. Dengan hyperfiltration, R/O memaksa air beserta molekulnya, menembus membran. Sebagaian besar air yang tidak dapat menembus membran ini, akan berbalik arah untuk diproses kembali

dengan menambahkan tekanan pada larutan yang lebih padat (air terpolusi) melalui membran semi-permiabel, sehingga menghasilkan air bersih yang bebas dari polutan.

Membran R/O berteknologi tinggi ini mempunyai pori-pori yang sangat kecil, yaitu hanya 0,0001 mikron (500.000 kali lebih kecil dibandingkan sehelai rambut manusia). Dengan membran ini maka dapat menyingkirkan berbagai mikroorganisme, logam berat, bakteri, virus, bahan anorganik dan bahan berbahaya lainnya yang terlarut dalam air. Dengan demikian hanya molekul air saja yang dapat menembus membran sehingga dapat menghasilkan air 99,99% . Karena air yang dihasilkan sedemikian murni maka sering disebut air murni R/O.