Anda di halaman 1dari 2

1.

Biomekanik : penggunaan kekuatan mekanik yang ada pada organisme hidup dan penyelidikan efek interaksi-interaksi kekuatan tubuh atau sistem; termasuk kekuatan yang timbul dari dalam ataupun dari luar tubuh. 2. Six sigma : suatu alat / metode / sistem yang digunakan untuk membandingkan antara dua hal, mana yang lebih baik dari 2 hal tersebut. Memiliki tujuan untuk mengendalikan kualitas suatu produk dengan memahami sistem pabrik tersebut, menghilangkan cacat produksi, memangkas waktu produksi dan menghilangkan biaya yang tidak perlu. 3. SCM (Supply Chain Management) : koordinasi dari bahan,informasi dan arus keuangan antara perusahaan yang berpartisipasi atau bekerjasama. Juga bisa berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen. 4. Zero defect : suatu hasil dari sistem six sigma yang tujuan dari six sigma sendiri adalah mengurangi kecacatan atau kegagalan. Oleh karena itu zero defect yang berarti tingkat kegagalan nol adalah peningkatan kualitas secara dramatik yang mampu dilakukan oleh suatu sistem six sigma. 5. Ergonomi : suatu sistem tentang aspek manusia dalam lingkungan kerjanya ditinjau secara anatomi, fisiologi, psikologi, enginering, manajemen dan desain/perancangan yang memiliki upaya untuk memperbaiki performa kerja manusia seperti ketepatan, keselamatan kerja dan mengurangi timbulnya kelelahan. Juga mampu memperbaiki pendayagunaan sumber daya manusia serta meminimalkan kerusakan alat karena human error. 6. FMS (Flexible Manufacturing System) : yaitu sistem manufaktur yang dapat bereaksi secara fleksibel terhadap perubahan-perubahan. Yang dimaksud fleksibel adalah sistem tersebut bisa merubah tipe produk yang akan dihasilkan (machine flexibility) atau perubahan urutan proses pembuatan produk tersebut (routing flexibility). Keuntungan dari penggunaan FMS dalam suatu sistem produksi masal (mass production) adalah kemampuan fleksibilitasnya yang tinggi baik dalam mengalokasikan waktu dan usaha, sehingga dapat menaikkan produktifitas dan mutu produk serta menurunkan biaya produksi. 7. Extended Enterprises : suatu layanan yang disediakan oleh jaringan bisnis yang terorganisir dengan tujuan agar hubungan dengan perusahaan lain atau mitra bisnis mereka terjalin dengan baik. Juga merupakan suatu bentuk dari SCM. 8. CAD/CAM : CAD (Computer Aided Design) adalah sebuah sistem desain/ rancang suatu produk menggunakan perangkat komputer dan software desain tertentu, yang memungkinkan para engineer merencanakan, memodelkan, dan mengevaluasi suatu model produk/ barang dengan akurat sebelum diproduksi (manufacturing) dan CAM (Computerized Aided Manufacturing) adalah sebuah sistem yang secara otomatis mampu menghasilkan produk/ benda kerja (finish product) melalui penggunaan perangkat permesinan yang dikendalikan oleh komputer. 9. Kaizen : memiliki arti kata yaitu perubahan-perubahan kecil yang dilakukan terus-menerus di segala bidang untuk mencapai keadaan yang lebih baik dari kondisi sebelumnya.. Dalam penerapannya di

perusahaan, kaizen mencakup pengertian perbaikan yang terus menerus dan melibatkan seluruh pekerjanya, dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat bawah. 10. PPIC (Production Planning & Inventory Control) : merupakan suatu perencanaan dan pengendalian arus masuk bahan baku sampai keluar dari pabrik sehingga keuntungan yang optimal dapat tercapai. Dan memiliki tujuan akhir menghadirkan produk yang diminati pasar/konsumen sehingga perusahaan akan banyak mendapatkan pesanan yang sudah dapat dipastikan bisa diproduksi dengan memenuhi syarat kualitas dan kuantitas yang sesuai dengan kapasitas dan laju produksi. 11. Lean : merupakan sebuah konsep produksi yang dapat digunakan untuk mengeliminasi pemborosan pada industri manufaktur maupun jasa. Seperti yang dipraktekan pada toyota production system yang bergfungsi untuk mengurangi bahkan meniadakan pemborosan untuk mencapai kepuasan konsumen. 12. e-comerce : sebagai segala bentuk transaksi perdagangan / perniagaan barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik seperti internet. Dalam bidang bisnis sangat membantu untuk memasarkan suatu produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. 13. optimasi : suatu kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki suatu hal agar menjadi lebih baik pada akhir suatu sistem optimasi. 14. inspeksi : suatu kegiatan memeriksa kembali apa yang telah dilakukan sebelumnya dengan tujuan untuk mendapatkan hasil atau produk yang sesuai dengan apa yang diinginkan/maksimal. Sebelum produk atau hasil tersebut disimpan atau dikumpulkan. 15. seven tools : merupakan suatu proses pengolahan data untuk meningkatkan kualitas suatu produk yang menggunakan metode grafik paling sederhana untuk menyelesaikan masalah. Seven tools terdiri dari lembar pengamatan, stratifikasi, histogram, grafik kendali, diagram pareto, diagram sebab-akibat dan diagram sebar.