Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan SubPokok Bahasan Sasaran Target Hari / Tanggal Tempat Penyuluh

: Gangguan Sistem Persarafan : Stroke / CVA : Masyarakat Desa Denpasar Timur : anggota Desa Denpasar Timur : Selasa, 15 Mei 2012 : Aula : Mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali

I.

Latar belakang Stroke merupakan penyakit yang dapat menyerang siapapun secara mendadak sehingga dapat mengakibatkan kehilangan kemampuan. Secara umumstroke akan meningkatkan berbagai macam gangguan fungsi organorgan tubuhbaik langsung maupun tak langsung. Stroke sebagai penyebab kematian dankecacatan pada penyakit peredaran darah otak yang menempati angka tertinggi terutama pada orang tua.Angka kejadian stroke biasanya menyerang usia diatas 65tahun keatas danbiasanya kaum laki-laki lebih besar frekwensinya untuk terkena stroke, walaupundemikian pada usia 24-64 tahun kemungkinan terkena stroke juga bisa terjadi.Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimanakegemukan dan junk food telah mewabah. Menurut WHO (1989) stroke adalah disfungsi neurologi akut yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang timbul secara mendadak dengan tanda dan gejala sesuai dengan daerah fokal pada otak yang terganggu. Cedera serebrovaskular atau stroke meliputi awitan tiba-tiba defisit neurologis karena insufisiensi suplai darah ke suatu bagian dari otak. Insufisiensi suplai darah disebabkan oleh trombus, biasanya sekunder terhadap arterisklerosis, terhadap embolisme berasal dari tempat lain dalam tubuh, atau terhadap perdarahan akibat ruptur arteri (aneurisma) (Lynda Juall Carpenito, 1995).

II.

Tujuan Umum Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 30 menit, diharapkan mengerti dan memahami tentang penyakit stroke.

III.

Tujuan Khusus Setelah mengikuti proses penyuluhan selama 30 menit, diharapkan mampu mengetahui: 1. Pengertian stroke 2. Faktor risiko stroke 3. Pengobatan alternatif stroke 4. Pencegahan stroke

IV.

Metode Ceramah dan Diskusi/Tanya Jawab

V.

Media 1. Leaflet 2. Laptop 3. LCD

VI.

Isi Materi Terlampir

VII.

Proses Pelaksananan

No Kegiatan

Respon Pasien/Keluarga

Waktu

Pendahuluan: a. Salam pembukaan b. Perkenalan c. Mengkomunikasikan tujuan Menjawab salam Menyimak Menyimak Menyimak

5 Menit

- Kegiatan Inti Penyuluhan Menyampaikan tentang: a. Pengertian stoke b. Faktor risiko pada stoke c. Pengobatan alternatif d. Pencegahan stroke

Menyimak

dan

materi memperhatikan penyuluhan

20 Menit

Menanyakan hal-hal -Memberi Kesempatan Pasien yang belum jelas dan Keluarga untuk bertanya

Penutup

Bersama

penyuluh 5 Menit

Menyimpulkan materi yang menyimpulkan telah didiskusikan Melakukan penyuluhan Memberikan leaflet Mengakhiri kegiatan evaluasi materi

penyuluhan dengan salam

VIII. Setting tempat Duduk saling berhadapan dengan penyaji berada didepan.
PENYAJI & MODERATOR SEKRETARIS LCD

AUDIENCE (PESERTA)

FASILITATOR

OBSERVER

IX.

PENGORGANISASIAN 1. Ketua 2. Moderator 3. Penyaji 4. Observer 5. Fasilitator : : Ni Wayan Trisna Dewi, S. Kep., Ns : : :

X.

KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi Struktur a. Kesiapan materi b. Kesiapan SAP c. Kesiapan media : lcd, leaflet, dan Laptop d. Peserta hadir ditempat penyuluhan e. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan

sebelumnya

2. Evaluasi Proses a. Fase dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan. b. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan c. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar d. Suasana penyuluhan tertib e. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan

3. Evaluasi Hasil Mahasiswa STIKes Wira Medika PPNI Bali dapat : a. b. c. d. Mengerti tentang pengertian stroke Mengetahui faktor risiko pada stoke Mengetahui pengobatan alternatif untuk pasien stroke Mengetahu cara pencegahan stroke

XI.

Evaluasi 1. Prosedur pada akhir kegiatan penyuluhan 2. Jenis : Lisan 3. Pertanyaan Evaluasi a. Coba teman-teman jelaskan pengertian dari stroke? b. Coba teman-teman sebutkan faktor risko pada stroke? c. Coba teman-teman sebutkan pengobatan alternatf stroke? d. Coba teman-teman bagaimana pencegahan stroke?

XII.

Referensi Marilynn E, Doengoes . 2000. Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta : EGC

Puspa, Bayu. 2012. http://suka2-bayu.blogspot.com/2012/01/askepstroke.html. diposkan Senin, 23 Januari 2012

Smeltzer C. Suzanne, Brunner & Suddarth. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC

Lampiran Materi

1. PENGERTIAN Menurut WHO stroke adalah adanya tanda-tanda klinik yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal (atau global) dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih yang menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. (Hendro Susilo, 2000) Stroke hemoragik adalah disfungsi neurologi fokal yang akut dan disebabkan oleh perdarahan primer substansi otak yang terjadi secara spontan bukan oleh karena trauma kapitis, disebabkan oleh karena pecahnya pembuluh arteri, vena dan kapiler. (Djoenaidi Widjaja et. al, 1994)

2. FAKTOR RISIKO PADA STROKE a. Hipertensi Hipertensi merupakan faktor risiko stroke yang potensial. Hipertensi dapat mengakibatkan pecahnya maupun menyempitnya pembuluh darah otak. Apabila pembuluh darah otak pecah maka timbullah perdarahan otak dan apabila pembuluh darah otak menyempit maka aliran darah ke otak akan terganggu dan sel sel otak akan mengalami kematian.

b. Diabetes Mellitus Diabetes Mellitus mampu menebalkan dinding pembuluh darah otak yang berukuran besar. Menebalnya dinding pembuluh darah otak akan

menyempitkan diameter pembuluh darah tadi dan penyempitan tersebut kemudian akan mengganggu kelancaran aliran ke otak, yang pada akhirnya akan menyebabkan infark sel sel otak.

c. Penyakit Jantung Berbagai penyakit jantung berpotensi untuk menimbulkan stroke. Faktor risiko ini akan menimbulkan hambatan/sumbatan aliran darah ke otak karena jantung melepas gumpalan darah atau sel sel/jaringan yang telah mati ke dalam aliran darah.

d. Gangguan Aliran Darah Otak Sepintas Pada umumnya bentuk bentuk gejalanya adalah sebagai berikut : Hemiparesis, disartri, kelumpuhan otot otot mulut atau pipi (perot), kebutaan mendadak, hemiparestesi dan afasia.

e. Hiperkolesterolemi Meningginya angka kolesterol dalam darah, terutama low density lipoprotein (LDL), merupakan faktor risiko penting untuk terjadinya arteriosklerosis (menebalnya dinding pembuluh darah yang kemudian diikuti penurunan elastisitas pembuluh darah). Peningkatan kad ar LDL dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein) merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner.

f. Infeksi Penyakit infeksi yang mampu berperan sebagai faktor risiko stroke adalah tuberkulosis, malaria, lues, leptospirosis, dan in feksi cacing.

g. Obesitas Obesitas merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung.

h. Merokok Merokok merupakan faktor risiko utama untuk terjadinya infark jantung.

i.

Kelainan pembuluh darah otak Pembuluh darah otak yang tidak normal suatu saat akan pecah dan menimbulkan perdarahan.

j.

Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)

k. Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merokok, dan kadar estrogen tinggi)

l.

Penyalahgunaan obat ( kokain)

m. Konsumsi alcohol n. Lain lain Lanjut usia, penyakit paru paru menahun, penyakit darah, asam urat yang berlebihan, kombinasi berbagai faktor risiko secara teori.

3. PENGOBATAN ALTERNATIF a. Meminum Jus Mengkudu b. Meminum Sari Buah Merah c. Memakan Ganggang Laut d. Memakan Buah Manggis Pengobatan ditujukan untuk : 1) Mencegah atau mengurangi gejala dan komplikasi 2) Memperlambat perkembangan penyakit.

4. PENCEGAHAN STROKE a. Terapkan pola dan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang teratur dan berfariasi b. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi seperti buah dan sayur segar misalnya : kentang, labu perang atau labu kuning, ubi jalar, semangga, anggur, pisang, tomat, bawang bombai, wortel brokoli, terong ungu panjang.