Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH K3

NAMA KELAS NIM JURUSAN/PRODI

:MUZANI :L1 :1120301004 :T.ELEKTRO/IOI

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI LHOEKSEMAWE

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..1 DAFTAR ISI ...2 BAB 1 PENDAHULUAN ..3 1.1 PENGERTIAN DAUR ULANG SAMPAH..3 1.2 TUJUAN DAUR ULANG SAMPAH.4 1.3 MANFAAT DAUR ULANG SAMPAH.4 BAB 2 RUMUSAN MASALAH .6 BAB 3 ISI/PENYELESAIAN .6 1.PENYELESAIAN MASALAH DENGAN TENAGA KERJA 500 ORANG.6 2. PERMASALAHAN YANG ADA DI PERUSAHAAN.9 3. KEWAJIBAN PERUSAHAAN DALAM SMK3.10 BAB 4 PENUTUP .11

1.KESIMPULAN 11 2.SARAN 11

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT,Karena atas berkat rahmat dan hidayahNya lah saya dapat menyelesaikan Tugas Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja yang di tetapkan sebagai tugas untuk memenuhi kurikulum semester I Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri lhokseumawe. Mengingat kemampuan saya sangat terbatas, baik dalam mengolah kata maupun data yang terdapat pada Tugas ini, maka saya sangat mengharapkan kritikan maupun saran yang sifatnya membangun dari Bapak gunawan yang membaca Tugas ini,sehingga saya dapat mengetahui dimana kelemahan ataupun kekurangan tugas ini. Penulis mengucapkan banyak terima kasih terutama kepada : 1. Bapak Gunawan selaku dosen pembimbing Teknik Elektro Politeknik negeri lhokseumawe. 2. Rekan-rekan Mahasiswa yang telah banyak menbantu.

Akhir kata saya mengharapkan semoga dengan adanya Tugas ini akan lebih membantu perkembagan ilmu pengetahuan dan semoga allah SWT selalu melimpahkan rahmatnya kepada kita semua, Amin

Lhokseumawe 8 Januari 2012 MUZANI Penyusun

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 PENGERTIAN DAUR ULANG SAMPAH Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle). Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.

Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosessor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri. Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang alumunium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik. 3 1.2 TUJUAN DAUR ULANG SAMPAH TUJUAN DAUR ULANG ADALAH: a) Menghindari pencemaran atau kerusakan lingkungan. b) Melestarikan kehidupan makhluk yang terdapat di suatu lingkungan tertentu. c) Menjaga keseimbangan ekosistem makhluk hidup yang terdapat di dalam lingkungan. d) Mengurangi sampah anorganik karena sampah anorganik ada yang dapat bertahan hingga 300 tahun ke depan. e) Mendapatkan tamabahan penghasilan. Hasil pengolahan sampah tersebut pada akhirnya dapat djual untuk mendapatkan keuntungan. 1.3 MANFAAT DAUR ULANG SAMPAH Banyak manfaat yang diperoleh dari pendaur ulangan bahan bekas yang ada di sekitar kita, seperti plastik bekas, kertas bekas, kayu bekas, dan lainlain. Daur ulang dapat meningkatkan kreativitas, mengurangi pencemaran dan sebagainya. Berikut akan kami jelaskan beberapa

manfaat yang ada dalam usaha pengelolaan sampah daur ulang. Manfaat yang diperoleh antara lain : 1. Membuka lapangan kerja Manfaat yang paling menonjol adalah masyarakat dapat membuka lapangan kerja. Bekerja di sektor formal saat ini sempit kesempatannya. Melamar pekerjaan membutuhkan syarat tertentu. Lowongan pekerjaan sedikit, sehingga sulit mencari pekerjaan. Usaha daur ulang ini dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sektor informal. Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tingkat pengangguran dapat dikurangi. 2. Meningkatkan pendapatan masyarakat Berkreasi dari bahan bekas menjadi kerajinan-kerajinan tangan lalu didistribusikan kepada masyarakat dapat meningkatkan pendapatan. Apalagi bahan baku daur ulang tidak membutuhkan modal yang besar. Dalam ekonomi, usaha seperti ini dapat menekan biaya operasional dan retribusi. Sehingga pemerintah daerah lebih ringan dalam pengeluaran pengelolaan sampah. 4 Barang daur ulang mempunyai nilai ekonomi yang menghasilkan pendapatan. Sehingga masyarakat dapat berdaya secara ekonominya. Pemberdayaan ekonomi rakyat yang dimaksud disini adalah adanya pendapatan atau penghasilan yang bisa diperoleh dari hasil penjualan barang olahan dari bahan bekas menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomi. Dengan memperoleh penghasilan tersebut masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. 3. Mengurangi pencemaran lingkungan Sampah yang dibakar dan limbah pabrik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Mendaur ulang sampah-sampah dan memanfaatkan limbah, dengan menjadikannya barang kerajinan dan barang-barang kreasi lainnya, pencemaran lingkungan dapat dikurangi. 4. Menghemat sumber daya alam Berkreasi dari bahan bekas dapat menghemat sumber daya alam sebagai bahan baku kebutuhan hidup manusia.Contohnya, dengan mendaur ulang kertas kita dapat mengurangi laju pengurangan jumlah pohon. 5. Mencegah penyakit Sampah yang menumpuk dapat menyebabkan penyakit. Dengan mendaur ulang sampah-

sampah, tumpukan sampah akan berkurang. Tingkat kebersihan pun akan meningkat jika pengelolaan sampah berjalan dengan baik. 6. Menambah kreativitas dan keterampilan Dengan berkreasi dari bahan bekas, kita akan lebih kreatif dan terampil. Kita dapat menemukan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif dalam berkreasi.

BAB 2 RUMUSAN MASALAH 1. Perusahaan daur ulang sampah plastic dengan tenaga kerja 500 orang Input proses ouput.

2.Selesiakan masalah yang ada di perusahaan. 3.Kewajiban apa yang harus di penuhi perusahaan dalam smk3.

BAB 3 ISI/PENYELESAIAN I. Yaitu menurut saya perusahaan dengan tenaga kerja 500 orang merupakan satu perusahaan yang besar,di mana mereka harus mempunyai system k3 dengan baik yaitu: Satu memiliki system ke uangan yg baik Dua mereka harus mengedepankan keselamatan para pekerja

Yang ke tiga harus memiliki kelengkapan APD yang sesuai dengan UUD yg telah di tetapkan pemerintah Yang ke empat mereka harus memiliki SOP A. Input merupakan proses pertama yang di lakukan di setiap proses kerja, begitu juga di proses daur ulang plastik, di mana pada proses tersebut pekerja harus memisah kan semua sampah yang telah berada di tempat nya, di sini para pekerja harus pandai memisahkan semua sampah yang berada tempat ini. Disini para pekerja harus memakai APD yang sesuai dengan tempat kerja mereka seperti: Yang ke 1 adalah SEPATU SAFETY , karena di tempat tumpukan sampah banyak mimiliki benda yang tajam dan benda-benda yang keras sehingga dapat membuat kaki pekerja terluka, sehingga perusahaan akan merugi Yang ke 2 adalah MASKER, di karanakan di tempat ini para pekerja akan mencium bau yang menyengat, sehingga mereka tidak dapat bekerja dengan nyaman, dan fokus terhadap kerja mereka, sehingga mereka dapat melakukan kesalahan, misalnya: salah memisahkan sampah-sampah tersebut. Sehingga perusahaan akan merugi. 6 Yang ke 3 adalah SARUNG TANGAN, di karenakan di tempat ini para pekerja akan memisahkan sampah yang organic dan non organic, sehingga para pekerja bisa saja tangan mereka terluka, sehingga perusahaan harus memehartikan pekerja nya, jika mereka tidak ingin rugi. Yang ke 4 adalah ALAT PELINDUNG MUKA DAN MATA, di karenan pekerja berada di tumpukan sampah sehingga tidak dapat di pungkuri pasti banyak binatang-binatang kecih sehingga dapat mengenai/masuk kedalam mata para pekerja tersebut dan menghidari dari lemparan-lemparan benda kecil. B. Proses merupakan tahapan yang kedua dilakukan di perusahaan di mana saja, karena proses ini merupakan proses yang paling penting di karanakan, jika tanpa tahapan proses sama saja tidak akan mendapat akan hasil, Begitu juga dengan perusahaan daur ulang plastic, mereka juga memiliki proses, di mana para pekerja melakukan proses ini dengan mesin-mesin yang canggih yang telah di kembangkan, seperti gambar di bawah ini:

Keterangan: mesin daur ulang plastik.

Di mana pada proses ini perusahaan harus memiliki APD yang lengkap, di karenakan di proses ini para pekerja akan bekerja pada suhu yang panas dan banyak kabel-kabel listrik yang di gunakan, sehingaa perusahaan harus memiliki serangkain APD yang lengkap pada tahapan ini jika perusahaan tidak ingin merugi, seperti APD di bawah ini: 7 ALAT PELINDUNG KEPALA, di mana pekerja harus memakainya di karenakan bisa saja mereka terkena benda-benda keras di atas kepalnya, terjatuh dan terkena arus listrik, sehingga pekerja dapat terluka, sehingga perusahaan harus mengobati pekerja yang terluka tersebut. TUTUP KEPALA, alat ini berfungsi untuk melindingi kepala pekerja dari kebakaran, uap panas dan dingin,sehingga jika terjadi kebakaran maka pekerja bisa selamat jika memakai tutup kepala HAST/CAP, alat ini berfungsi untuk terhindar dari kotoran dan debu atau tangkapan mesin-mesin yang berputar dengan cepat. PAKAIaN PELINDUNG DARI UAP PANAS/KEBAKARAN, ini berfungsi untuk pekerja yang bekerja dekat dengan open yang di gunakan pada perusahaan tersebut, sehingga pekerja merasa nyaman dalam bekerja dengan menggunakan pakain pelindung tersebut ALAT PELINDUNG TELINGA,ini berfungsi untuk para bekerja yang berda pada kebisingan / suara yang begitu keras sehingga para pekerja terhindar dari sakit telinga.

SEPATU SAFETY,ini berfungsi untuk terhindar dari cacat kaki, seperti terjatuh bendabenda keras ke atas kaki pekerja,sehingga apa bila pekerja memakai sepatu safty mereka tidak akan terluka dan tidak merugikan perusahaan.

C. Oupot merupakan proses terakhir di karenakan pada proses ini merupakan proses terakhir, di silah perusahaan akan mendapat hasil benda-benda baru dari daur ulang yang di lakukan. Di sini perusahaan juga harus memerhatikan APD pada pekerjanya di karenakan dip roses juga bisa terjadi kecelakaan dengan resiko kecil seperti: Rusak nya benda-benda/pecah yang telah jadi dari daur ulang tersebut Terjadi kebaran di dalam ruangan tersebut walaupun dengan resiko kecil

8 2. Beberapa masalah yang terdapat di perusahaan. NO 1 PERMASALAHAN Kelalaian pekerja SEBAB-AKIBAT Akan mengakibatkan pabrik terbakar, di karenakan pekerja lalai dalam bekerja dan kurang di siplin. Misalnya : pekerja membuang puting rokok sembarangan di input dan lai-lain. PENYELESAIAN Para pekerja harus disiplin dalam bekerja dan mematuhi semua peraturan yang berlaku di perusahaan, jika para melanggar nya perusahaan harus member sanksi pada pekerja tersebut.

Matinya arus listrik

Bisa mengakibatkan perusahaan Perusahaan harus selasu tidak berfungsi sebagaimana melakukan pengecekan biasanya dan mengakibatkan pada arus listrik yang di perusahaan rugi. pakai baik dari PLN/GINSET yang di

gunakan. 3 Terjadinya arus pendek Bisa mengakibatkan baprik terbakar dan akan menghanguskan semua yang berada dalam ruangngan tersebut ataupun di luar ruangan tersebut. Bisa di sebabkan oleh pekerja itu sendiri yang mengabaikan akan keselamatan nya sendiri. Ataupun yang disebabkan oleh perusahaan tersebut sendiri yang tidak memberikan APD ke pada pekernya. Dengan cara melakukan perbaikan dan pengecekan pada kabel utama dan kabel-kabel kecil yang bisa mengakibatkan arus pendek terjadi. Bila kecelakaan itu di sebabkan oleh pekerja itu sendiri yang mengabaikan akan APD yang telah di berikan perusahaan. Tapi jika sebalik nya perusahaan yang tdiak memberikan APD maka perusahaan harus bertanggung jawab atas kecelakan pekerjanya. Dengan cara: mekanik yang berada di perusahaan selalu melakukan pengecekan berkala baik satu minngu sekali ataupun sebulan sekali, walaupun hal yang rusak tersebut merupakan kerusakan yang kecil. Yaitu perusahaan harus member sanksi kepada pekerja, ataupun menempelkan stiker yang menunjukkan tengtang pekerja harus berhati-hati.

Kecelakaan pada pekerja

Kerusakan pada alat kerja pabrik

Bisa mengakibatkan pekerja yang berada dekat dengan alat yang rusak tersebut pekerja bisa terluka.

Terjadi kecelakaan ouput

Ini di sebabkan oleh pekerja tersebut, karna di sebabkan pekerja yang saling bercanda.

3. Kewajiban perusahaan dalam SMK3 Menempatkan pekerjanya sesuai dengan keahlian pekerja tersebut sesuai dengan harkat dan mertabat manusia Meningkatkan perlindungan terhadap pekerjanya Harus bisa menciptakan produk-produk yang bisa bersaing dengan produk-produk luar negri dan dalam negri Mencegah tingkat kecelakaan yang tinggi, sehingga perusahaan mendapat penghargaan dari pemerintah Menjamin SDM dan SARANA tenaga kerjanya Melakukan pencegahan terhadap problem social ekonomi terkait dengan penerapan K3L Memberikan pelatiha-pelatihan terhadap pekejarnya agar mampu memproduksi bahan yang berkualitas Keamanan bekerja sesuai dengan SMK3 10 Membuat UUD dalam bekerja yang sesuai dengan yang telah di tetapkan oleh pemerintah Memiliki kegiatan pendukaung seperti: alat komunikasi, pengendalian dokumen. Mengindefikasi risiko / bahaya yang akan terjadi di perusahaan

BAB 4 PENUTUP 1) Kesimpulan nya adalah; Setiap perusahaan harus memiliki SMK3 Setiap perusahaan harus memiliki APD. Saya lebih mengetahui apa itu daur ulang sampah dari input-proses-ouput Bisa mengetahui cara menyelesaikan masalah dengan menggunakan JSA.

2) Saran nya adalah: Setiap perusahaan harus memiliki SMK3 yang sesuaikan yang telah di tetapkan pemerintah Jangan pernah mengabaikan kerusakan kecil karena bisa membahayakan perusahaan tersebut maupun pekerjnya sendiri Selalu me nomorkan pekerjanya nomor satu di karenakan perusahaan tidak bsa hidup tanpa pekerjanya. Selalu memperhatikan keselamatan pekerja.

11