Anda di halaman 1dari 7

OOGENESIS

Proses pembentukan dan pematangan sel telur (ovum) Terdiri 3 tahap:

1. Proliferasi
2. Meiosis 3. Transformasi/pematangan

Primordial Germ Cells


Bersamaan dengan terbentuknya gonad (ovarium) dari epitel coelum dekad ginjal awal (Genital Ridge) Sel induk benih (Primordial germ cells) bermigrasi dari Kantong Yolk dekat Alantois Sebelumnya primordial germ cells berproliferasi secara mitosis Sekitar 1700 butir

Oogonia dan Oosit Primer


Ketika

gonad berdifferensiasi (ovarium)

Diiringi oleh primordial grem cells berproliferasi membentuk oogenia (sekitar 600.000 butir) Oogenia berproliferasi secara mitosis membentuk kurang lebih 7 juta oosit primer (usia embrio 5 bln) Kemudian terjadi Atresia Sehingga waktu bayi lahir dalam ovariumnya tinggal sekitar 2 juta oosit primer Ketika anak berumur berumur 7 tahun jumlahnya susut lagi menjadi sekitar 300.000

Oosit Sekunder
Ketika embrio umur 6 bulan oosit primer memasuki Meiosis I

Mulai dari tahap leptoten, zigoten sampai pakiten Waktu bayi lahir meiosis I sudah menyelesaikan diploten Profase Meiosis berhenti (dorman) sampai anak akil balig (12-13 thn) Ketika akil balig meiosis I diselesaikan sampai Diakinesis Waktu berovulasi meiosis II berlangsung sampai metafase Oosit sekunder berhenti mengalami meiosis sampai saat ada kesempatan dibuahi Kalau tidak dibuahi meiosis II tak dilengkapi sama sekali

Ketika meiosis I berlangsung Terbentuk 1 oosit sekunder dan 1 polosit primer dari 1 oosit primer Kalau terjadi fertilisasi meiosis II diselesaikan Dari 1 oosit sekunder terbentuk 1 ootid dan 1 polosit sekunder Sementara polosit primer ikut bermeiosis II sehingga terbentuk 3 polosit pada akhir pembelahan Ketiga polosit ini tetap hadir di luar ootid, sebelah dalam zona pellucida Sampai pada cleavege awal mengalami degenerasi dan diserap.

Oosit dan Ovum


Oosit

dalam folikel

Folikel tumbuh memiliki tahap pertumbuhan sejak dari folikel primer, sekunder sampai tersier

Folikel primer terkandung oosit primer


Folikel muda tumbuh jadi folikel primer diperkirakan ketika embrio berumur 6 bulan

Oosit primer sedang menempuh tahap leptoten profase meiosis I


Ketika folikel primer tumbuh jadi kolikel sekunder, oosit primer sampai pada tahap pakiten profase meiosis I Folikel tersier sudah mulai dibentuk waktu bayi lahir Berarti folikel tersier mengandung oosit primer yang sudah menyelesaikan tahap diploten profase meiosis I

Waktu

akil balig folikel tersier mengalami proses transformasi OOsit primernya berlangsung penyelesaian meiosis I disusul meiosis II sampai metafase Berhenti sampai ada pembuahan Pada tahap ini, folikel de Graaf (folekel matang) Waktu ovulasi oosit sekundernya sudah dapat dikatakan ovum