Anda di halaman 1dari 6

KEWAJIBAN - Liabilities (Kewajiban) adalah probabilitas pengorbanan manfaat ekonomi di masa mendatang yang ditimbulkan dari kewajiban entitas

tertentu saat ini untuk memindahkan asset atau menyediakan jasa kepada entitas lain di masa mendatang sebagai hasil transaksi atau kejadian masa lalu. - Biaya adalah aliran keluar atau pengurangan asset lain atau pengeluaran yang terkait dengan liabilitas (atau kombinasi keduanya) dari mengantarkan, menyewakan jasa, atau melakukan aktivitas lain yang menjadi aktivitas operasi utama perusahaan. - Obligations diterjemahkan menjadi keharusan untuk membedakannya dengan kewajiban yang digunakan untuk kata liabilities. Keharusan disini bermakna keharusan melunasi atau memenuhi tanggung jawab bisnis/keuangan baik secara moral, etis, sosial, ato hukum. - Keharusan kontraktual (legally enforceable obligations) adalah keharusan yg timbul akbt penjanjian atau peraturan hukum yg didalamnya kewajiabn bagi suatu kesatuan usaha dinyatakan secara eksplisit atau implisit dan mengikat. - Keharusan konstruktif (constructif obligation) adalah keharusan yg tmbul akbt kbjakan keatuan usaha dlm rangka menjalankan dan memajukan usahanya utk memenuhi apa yg disebut praktik usaha yg baik atau etika bisnis dan bkn untuk memenuhi kewajiban yurudis. - Equitable obligations/keharusan demi keadilan adalah keharusan yg ada skrg yg menimbulkan kewajiban bg perusahaan semta-mata karena panggilan etis atau moral drpda karena peraturan semata-mata karena panggilan etis/moral daripada karena peraturan hukum/praktik bisnis yg sehat. - Contogent obligatio/keharusan bergantung adlh keharusan yg pemenuhanx tidak pasti krna bergantung pada kejadian masa datang atau terpenuhnya sayarat2 tertentu dimasa datang. - Perbedaan rugi bergantung (contigent loss) dan kebergntungan rugi (loss contigency). Rugi bergantung mengacu pda jmlh rupiah rugi yg timbul dari kondisi kebergantungan. Kebergantungan rugi mengacu pda kondisi ketidakpastian yg dapat mendatangkan rugi sebagai pasangan kebergantungan laba. - Hak kewajiaban tak bersyarat(uncinditional right of offset) yg menyatakan bahwa walaupun kontrak telah ditandatangani, salah satu pihak tidak mempunyai kewajiban apapun sebelum pihak lain memenuhi apa yg menjadi hak pihak lain.

Laba kotor tangguhanbkn mrpkn keharusan yg mengakibatkan pengorbanan sumber ekonomik melainkan laba yg harus diakui secara bertahap bersamaan dgn penrimaan kas dr penjualan angsuran. Jd pos ini bukan kewanjiabn. - Kewajiban moneter adlh kwjbn yg pengorbanan sumber ekonomik masa datangnya berupa kas dengan jumlah rupiah dan saat yg pasti. Contohx :penerimaan dimuka yg dikompesasikan dgn pembelian brg n jasa d masa dtng. - Kewajiban non moneter adlh keharusan yg menyediakan brg n jasa dgn jmlh aset n saat yg ckup pasti yg biasanya tmbl krna penerimaan pembayaran d muka utk brg n jasa trsbt. - Kwajbn finansial adlh keharusan kontraktual yg tmbl dr suatu kontrak yg mengjaruskan entitas kesatu untuk menyerahkan kas atau instrumen keuanagn lainnya kpda entitas kedua serta menuka.mengganti instrumen keuangan yg d pgang entitas kedua dgn instrumen keuangan lain dmi keuntungan entitas kedua. - Utang terkonversi salah stu instrumen finansial. Sekuritas utang ini biasanya mempunyai status sebagai kewajiban dan ekuitas sekaligus. Artinya pemegang saham dpt mnukarkan utang merka menjadi ekuitas setiap saat selam hak tersebut masih berlaku. Atau sekuritas hibrida. Contoh oblogasi konvertibel yg umumx d terbitkan utk menarik pra investor krna mereka dpt menggeser resiko/mengubah status sekuritas menjadi lbh mengntungkan. - Saham tertebus (redeemable stock) adlh saham yg pemegangx dpt meminta penerbit utk menebusx scar tunai pda saat tertentu sehingga statusx menjadi kewajiban. PENDAPATAN - Revenues adalah aliran masuk atau kenaikan asset lain pada sebuah entitas atau pelunasan kewajibannya (atau kombinasi dari keduanya) dari mengantarkan atau memproduksi barang, menyewakan jasa, atau aktivitas lain yang menjadi aktivitas operasi utama perusahaan. - Gain adalah kenaikan ekuitas (net asset) dari peripheral atau transaksi insidental sebuah entitas dan dari seluruh transaksi lain dan kejadian lain dan keadaan yang mempengaruhi entitas kecuali yang berasal dari revenue atau investasi dari pemilik. - Pembentukan pendapatan (earning of revenue) adalah suatu konsep yg berkaitan dgn mslh kapan dan bgaiman sesungguhnya pendapatan itu timbul atau menjadi ada. Dilandasi oleh konsep dasar upaya/hasil dn kontinuitas usaha.

Homogenitas kos yaitu bahwa semua tahap kegiatan atau unsur didalamnya mempunyai kedudukan atau arti penting yang sama dlam menghasilkan pendapatan. - Akresi adlh pertambahan nilai akibat pertumbuhan fisis/proses alamiah lainnya. Akresi dpat dikatakan pendapatan karena aset jelas bertambah dan banyakx tambahan fisis tersebut dapat ditentukan objektif. Pertambahan jg berkaitan dgn operasi perusahaan, disini pendapatan sudah terbentu tetapi belum terealisasi. Teapi jg tidak dpt diktakan pendaatan krena tdk ada aliran sumber ekonomik bru yg masuk k dlm unit usaha. (laba periodik earning) - Apresiasi adlh selisih nilai pasr wajar aset perusahaan dgn kos. Apresiasi berlaku untuk semu jenis aset. Apresiasi tidak memenuhi pengertia pendapatan karena tidak berkaitan langsug dengan operasi perusahaan tetapi lbg berkaitan dgn kondisi pasar. Tidak menambah sumber ekonomik yg digunakan utk mendanai operasi oerusahaan. BIAYA - Kos merupakan pengorbanan saat ini utk mendapatkan manfaat dmasa datang - Kos bisa jd expense tergantung konsumsinya - Biaya disebut beban pendapatan karena biaya mengutangi pendapatan secara teknis penutupan buku biaya memang dibebankan.didebet dlm akun laba rugi. - Rugi adalah penurunan ekuitas (net asset) yang berasal dari peripheral atau transaksi incidental sebuah entitas dan dari seluruh transaksi lain dan kejadian lain dan keadaan yang mempengaruhi entitas kecuali yang berasal dari revenue atau investasi dari pemilik. - Kelebihan biaya diatas normal harus dianggap rugi? Semua kos yg telah diserap/dikorbankan dapat dibebankan terhadap pendapatan sepanjang kondisi operasi tidak terlalu jauh menyimpang dari standar/kebiasaan bisnis pada umumnya. - Beban tangguhan adlh beban/pendapatan yg ditangguhkan pembebanannya trehdap periode berjalan dan baru akan dibebankan terhadap pendatan periode-periode yg akan dtng. LABA - Komprehensif Income adalah perubahan ekuitas entitas bisnis selama satu periode dari transaksi dan kejadian lain dan keadaan yang bersumber bukan dari pemilik. Meliputi seluruh perubahan dalam ekuitas selama satu periode kecuali yang dihasilkan dari investasi dari pemilik dan distribusi kepada pemilik.

Building concept adlh konsisten, secara nilai naik walaupun kenaikanx bertahap tapi secara kesejahteraan tetap. Wealth maintenence disini tidak hanya milihat sebagai inflasi. Pentingx earning management untuk menjaga trend posotif maka perusahaan hrs menjaga imagex. Laba yaitu jumlah yg dihasilkan oleh semua pemegang ekuitas, yaitu pmegang dari ekuitas pemilik n kewajiban. Earning bermakna laba yg diakumulasikan selama beberapa periode/ jumlah antara sebelum diperoleh laba bersih/komprehensif. Karakteristik Konsep penting dalam pemaknaan laba secara semantik. Kembalian atas investasi # pengembalian investasi. Transaksi operasi # transaksi dengan pemilik. Membatasi distribusi ke pemilik dalam rangka mempertahankan kapital mula-mula. Menuntut jumlah rupiah untuk penyesuaian kapital dalam rangka mempertahankan kapital. Penerapan pendekatan aset-kewajiban dalam penilaian. Aspek Laba Laba Ekonomik Pembeda Akuntansi Sudut pandang Perekayasa, Pemegang saham penyusun standar dan Kos kesempatan, statemen nilai pasar, nilai Dasar Kos historis likuidasi pengukuran Kelayakan Kelayakan ekonomik jangka Makna ekonomik pendek ekonomik jangka Penurunan nilai panjang ekonomik Makna Alokasi kos depresiasi Daya beli Rupiah Unit pengukur nominal Laba real Sasaran pengukuran Konsep pelandas Fungsi aset Laba uang/nominal Kontinuitas, akrual Sisa potensi jasa Likuidasi, nilai tunai Simpanan/sediaan nilai

Konsep laba harus d operasionalkan dlm bentuk standar dan prosedur akuntansi yg mantap dan objektif sehingga angka laba dpt diukur dan disajikan dlm statement keuangan.

Penjabaran makna laba adlah mendefinisi laba sebagai - Konsep efisiensi: laa bersih dan komponenya selisih pengukuran dan penandingan antara seringkali digunakan sebgai ukuran eisiensi pendapatan n biaya. manajemn. Efisinsi mempunyai makan interpretauf Untuk disebut dana, suatu entitas harus bersifat fiskal dlm pengetian ekonomi sbgai pemanfaatan optimum dan mempunyai persamaan akuntansi sendiri. Bila sumber dya yg erbatas. bukan bersifat fiskal, entitas tersebut disebut: Grup EKUITAS akun (accounts group). - Hak residual atas aset perusahaan setelah Entitas fiskal: Entitas yang berfungsi menerima dan dikurangi semua kewajiban. membelanjakan sumber likuid dalam satu perioda. - Tujuan penyanjian ekuitas: Efisiensi dan Entitas akuntansi: Entitas yang kepengurusan manajemen, Riwayat dan prospek mempertanggungjelaskan kekayaan dan utang investasi pemilik, dan Tanggung jawab yuridis pemerintah dalam bentuk persamaan akuntansi dana. pemilik. Untuk mencapainya harus tersedia Likuiditas adlh kemampua relatif untuk mengkonversi informasi: Sumber ekuitas , Pembatasan aktiva menjadi kas, solvensi adlh kemampuan suatu pembagian dividen dan likuidasi, dan Batas perusahaan utk membayar utang2x pada saat jatuh perlindungan dan urutan penyerapan rugi. tempo, fleksiblitas keuangan adlh kemampuan suatu - Pengungkapan informasi ekuitas pemegang perusahaan utk mendapatlan kas segera untuk saham akan sangat dipengaruhi oleh tujuan memenuhi kontinjensi yg tak terduga. penyajian informasi tersebut kepada pemakai Earning: laba sebelum bunga dan pajak, depresiasi n statement keuangan. Pada umumnya, tujuan amortisasi atau laba yg diperoleh dgn melakukan keg pelaporan informasi ekuitas pemegang saham uasaha./ all inclusive (laba komprehensif) /adanya adalah menyediakan informasi kepada yang usaha utk mendapatkan yg spesifik./ laba yg berkepentingan tentang efesiensi dan diakumulasikan per 1 periode kepengurusan manajemen. Profit: laba bersih setelah dipotong pajak / laba - Laba ditahan pada dasarnya terbentuk dari spesifik kepada produknya/ laba yg dihitung dari akumulasi laba yang dipindahkan dari akun setiap produkx. ikhtisar laba rugi. Begitu saldo laba ditutup ke Income : pendapatan setelah diakumulasi laba/ Suatu laba ditahan, sebenarnya saldo laba tersebut telah perusahaan dengan memproduksi barang (ada usaha) lebur menjadi elemen modal pemegang saham menjaga tren positif/ tidak ada transaksi / seliih yang sah. Dengan demikian untuk mengukur pendapatn biaya seluiruh hak pemegang saham atas asset, laba Laba komprehensig hanya berkenaan dgn pemegang ditahan harus digabungkan dengan modal saham biasa. setoran. Laba satuan usaha mengacu pda laba yg terutang - Pembedaan ini juga sangat penting secara yuridis kepada perusahaan secara keselurihan. karena modal setoran merupakan dana dasar yang Konsep laba all inclusive(laba komprehensif)/ untuk harus tetap dipertahankan untuk menunjukkan kiberj perusahaan. Didefinisikan sebagai total perlindungan bagi pihak lain. Dana ini hanya perubahan dlm modal yg diakui dengn mencatat dapat ditarik kembali dalam likuidasi atau dalam transaksi atau revaluasi perusahaan selama suati keadaan luar biasa lainnya.Sementara itu, laba periode tertentu kecuali utk pembagian divden n ditahan adalah jumlah rupiah yang secara yuridis transaksi modal. dapat digunakan untuk pembagian dividen All pervasive= income tidak hanya laba, tetapi juga PENGUNKAPAN SARAN INTREPRETIF ada akumulasi dari perubahan konsep ekonomi/ - Sarana interpretaif; harus mematikan laporan masing2 laba yg ingin menonjol. keuangan itu harus dijelaskan dengan benar agar Konsep pemeliharaan kekayaan: diasumsikan sebagai tidak ada misundertsanding. paling mendasar karena dukungan teroi ekonomi. - Secara konseptual, pengungkapan merupakan Perubahan dlm nilai yg dikapitalisasi dari penerimaan bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara kas yg diharapkan, berlaku sebgai landsan konsep teknis, pengungkapan merupakan langkah akhir tersebut. Namun harga pasar kini dan alternatif serupa dalam proses akuntansi yaitu penyajian informasi seringkali dipertimbangkan atas dasar bahwa itu dalam bentuk seperangkat penuh statement substitusi. keuangan.

- Secara umum, tujuan pengungkapan adalah menyajikan informasi yang dipandang perlu untuk mencapai tujuan pelaporan keuangan dan untuk melayani berbagai pihak yang mempunyai kepentingan berbeda-beda. Metode Pengungkapan Metode pengungkapan berkaitan dengan masalah bagaimana secara teknis informasi disajikan kepada pemakai dalam satu perangkat statemen keuangan beserta informasi lain yang berpaut. Informasi dapat disajikan dalam pelaporan keuangan sebagai antara lain : 1. Pos statemen keuangan. Informasi keuangan dapat diungkapkan melalui statemen keuangan dalam bentuk pos atau elemen statemen keuangan sesuai dengan standart tentang definisi, pengukuran, penilaian, dan penyajian. 2. Catatan kaki. Merupakan metode pengungkapan untuk informasi yang tidak praktis atau tidak memenuhi kriteria untuk disajikan dalam bentuk pos atau elemen statemen keuangan. 3. Penggunaan istilah teknis. Istilah teknis dan strategik merupakan bagian dari pengungkapan. Oleh karena itu, istilah yang tepat harus digunakan secara konsisten untuk nama pos, elemen, judul, atau subjudul. 4. Penjelasan dalam kurung. Penjelasan singkat berbentuk tanda kurung mengikuti suatu pos dapt dijadikan cara untuk mengungkapkan informasi. 5. Lampiran. 6. Penjelasan auditor dalam laporan auditor dan komunikasi manajemen dalam bentuk surat atau pernyataan resmi. Pengungkapan yang dibahas di atas adalah pengungkapan oleh manajemen lebih dari apa yang dapat disampaikan melalui seperangkat penuh statemen keuangan. Kos dan Nilai Dalam kondisiyang normal kos yang terjadi dapat dianggap menyatakan nilai pasar suatu sumber ekonomik pada saat dibeli atau diperoleh. Nilai adalah persepsi orang terhadap manfaat atau utilitas suatu objek yang dinyatakan dalam satuan pengukur. Pada mulanya kos dan nilai adalah identik. Argumen Pendukung Argumen utama pendukung gagasan tersebut adalah keberpautan keputusan sebagai salah satu kualitas

informasi baik untuk kepentingan manajemen maupun pihak luar. Argumen Penyanggah Tujuan utama akuntansi adalah pengukuran laba periodic dengan menggunakan proses menandingkan kos dan pendapatan secara sistematik. Penggantian jumlah rupiah tercatat (kos)dan faktor-faktor jasa dengan taksiran nilai pasar yang berlaku sekarang tidak dapat didukung atas dasar argument-argument berikut ini : - Keterandalan data. - Saling Kompensasi antarperioda. - Fluktuasi nilai merupakan gejala umum. - Nilai pasar dan posisi keuangan. - Simpulan AKUNTANSI UNTUK PERUBAHAN HARGA Telah dibahas di bab sebelum ini bahwa akuntansi harus mempunyai rerangka akuntansi pokok untuk memproses data dasar. Data dasar harus dipertahankan keutuhan atau integritasnya untuk merunut dengan seksama riwayat transaksi. Rerangka akuntansi pokok akan menghasilkan statement keuangan dasar. Masalah Akuntansi Sebagai data dasar, dalam kondisi perubahan harga akuntansi kos hitoris menghadapi tiga masalah fundamental yang berkaitan dengan : 1. Masalah penilaian. Nilai aset individual atau spesifik akan berubah kalau dibandingkan dengan aset tertentu yang lain meskipun daya beli uang tidak berubah. 2. Masalah unit pengukur. Daya beli uang dapat berubah sehingga unit moneter sebagi pengukur niali tidak bersifat homogenus lagi kalau dikaitkan dengan waktu. 3. Masalah pemertahanan capital Dalam konsep ini, laba adalah kenaikan kapital dalam suatu periode yang dapat di distribusi atau dinikmati setelah kapital awal dipertahankan. 1. Aset nonmoneter Adalah aset yang mengandung jumlah rupiah yang menunjukkan nilai dan nilai tersebut berubah-ubah dengan berjalannya waktu atau aset yang merupakan klaim untuk menerima potensi jasa atau manfaat fisis tanpa memperhatikan perubahan daya beli. 2. Kewajiban nonmoneter Adalah keharusan untuk menyerahkan barang dan jasa atau potensi jasa lainnya dengan kuantitas tertentu tanpa memperhatikan daya beli

atau perubahan nilai barang atau potensi jasa tersebut pada saat diserahkan. Tiga model akuntansi perubahan harga yang utama yaitu : Akuntansi daya beli konstan. Tujuannya adalah mempertahankan capital atas dasar daya beli. Dengan daya beli sebagai basis pengukuran, diharapkan perusahaan mampu mempertahankan sumber ekonomiknya untuk membeli barang dan jasa dan berlangsung terus dalam suatu kondisi perekonomian tertentu. Akuntansi kos sekarang Tujuannya adalah mengukur laba suatu periode dengan mempertahankan capital semula. Dalam kaitannya dengan akuntansi kos sekarang dalam arti luas adalah kos pengganti (masukan), nilai jual sekarang (keluaran), dan nilai terealisasi harapan (keluaran). Akuntansi hibrida Bila kos sekarang menggunakan kos pengganti sebagai basis penilaian hibrida ini disebut akuntansi kos sekarang/daya beli konsta. Untuk selanjutnya istilah kos sekarang diartikan secara sempit sebagai kos pengganti. Cross-Corporate Ownership, Information Asymmetry and the Usefulness of Accounting Performance Measures in Japan Karakteristik yang mendasar dalam membedakan gaya good corporate jepang dari AS adalah perusahaan silang, yang mana kepemilikan melalui investasi modal di perusahaanperusahaan lainnya. Di AS kepemilikan perusahaan silang dari modal saham jarang dilakukan. Kepemilikan perusahaan silang ini banyak di lakukan di asia seperti jepang. Tujuan kepemilikan silang ini menjadi kekuatan pendorong yang memungkinkan untuk (kelompok-kelompok industri besar atau konglomerat) berkembang sebagai pemain dominan dalam ekonomi Jepang. Lazimnya kepemilikan silang perusahaan memiliki implikasi penting bagi tingkat asimetri informasi antara manajer dan investor investor luar dalam pasar modal jepang. Seperti dicatat oleh Jacobson dan Aaker (1993), informasi asimetri cenderung lebih rendah di pasar ekuitas Jepang daripada di pasar AS.

gaya corporate governance Jepang memungkinkan nilai informasi yang relevan (dalam) tentang prospek perusahaan dan / atau strategi bisnis untuk dibagi secara eksklusif dalam jaringan kepemilikan silang melalui komunikasi langsung antara manajer dan pemegang saham kepemilikan silang. Literatur atas perbandingan corporate governace, secara umum, menemukan bahwa gaya corporate governace jepang menimbulkan keuntungan efisiensi dalam perekonomian dengan memfasilitasi kegiatan pemantauan, menurunkan insentif konflik dan biaya agensi antara peminjam dan pemberi pinjaman dan memungkinkan pertukaran informasi yang dapat dipercaya. Jurnal ini bertujuan untuk menyelidiki peran informasional kepemilikan silang, keccokan kepemilikan di dalam pasar modal jepang yang belum diselidiki dalam literatur yang ada. Didalam jurnal ini juga merumuskan masalah yang mana untuk mengetahui bagaimana tingkat kepemilikan silang perusahaan di jepang secara berbeda mempengaruhi tingkat informasi asimetri yang pada gilirannya akan mempengaruhi waktu dan besarnya asosiasi antar waktu diantara tingkat kembalian pasar dan type ukuran akuntansi kinerja perusahaan baik sekarang maupun masa depan. Tulisan ini terkait dengan Jacobson dan Aaker (1993), yang membandingkan informasiasimetri antara AS dan pasar modal Jepang. Hasil mereka menunjukkan bahwa Pasar modal Jepang mencakup informasi mengenai profitabilitas masa depan kedalam harga saham awal dari pasar pasar modal AS, karena investor Jepang, secara umumnya , lebih baik dalam menginformasikan mengenai prospek bisnis perusahaan daripada rekan-rekan mereka di AS. Tetapi dalam penelitian ini berbeda dengan penelitian Jacobson dan Aaker. asumsi penting dari penelitian ini adalah asimetri informasi berbeda antar Perusahaan-perusahaan di Jepang, tergantung pada tingkat kepemilikan silang perusahaan. Untuk menilai perbedaan hubungan waktu dan besarnya tingkat pengembalian laba antara perusahaan dengan tinggi dan rendah kepemilikan saham sialng ekuitas (CRH), mereka mengandaikan hubungan antara pengembalian pasar dan ukuran kinerja akuntansi dalam arus saat ini dan periode masa depan.

Peneliti berhipotesis bahwa investor-investor dalam penerapan kepemilikan silang perusahaan yang tinggi dalam menginformasikan mengenai profitabilitas perusahaan di masa depan lebih baik daripada kepemilikan silang perusahaan yang rendah. Oleh kareana itu, harga saham dengan kepemilikan silang perusahaan yang tinggi mencakup informasi mengenai profitabilitas masa depan lebih awal daripada harga saham dri kepemilikan silang perusahaan yang rendah. Sampel awal dalam penelitian ini adalah perusahaan non keuanagan dan non utilitas yang mencakup didalam file 1996 industri PACAP untuk jepang yang disusun oleh Pacific Basincapital market (PACAP) Research Center di University of Rhode Island. Singkatnya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pengungkapan keuangan akan secara berbeda dipengaruhi oleh struktur kepemilikan perusahaan dan informasi lingkungan yang terkait. Px karakteristik yg berbeda. Manufaktur akan berbada dgn perbankan makanya non finacial and non utility. Di amerika terdapat antitrust act karena dilanrng ada ologopoli dan monopoli. No. 5 Recognition and Measurement in Financial Statement of Business Enterprises (1984) Statement ini berkaitan dengan isu pengakuan dan pengukuran. Pada paragraph 2 disebutkan bahwa kriteria dan pedoman pengakuan yang terdapat pada statement ini umumnya konsisten dengan praktik yang dilakukan saat ini. Perubahan akan dilakukan secara evolusi atau perlahan. Ruang lingkup statement ini meliputi format dalam menyajikan laporan keuangan. SFAC menyatakan bahwa disclosure (pengungkapan) yang disajikan terpisah dari laporan keuangan akan sama efektifnya bila ia disajikan bersamaan dengan laporan keuangan. Selain itu, statement ini juga menyinggung mengenai earning dan comprehensive income. Salah satu perhatian khusus SFAC adalah format dan penyajian perubahan ekuitas pemilik yang tidak berasal dari transaksi dengan pemilik. Earning akan menggantikan dan berbeda dari comprehensive income dengan mengeluarkan efek kumulatif dalam perubahan prinsip akuntansi pada periode sebelumnya. SFAC ini juga mengatur mengenai kriteria pengakuan dimana untuk mengakui atau mencatat revenue dan gain, asset yang diterima harus realized or realizable atau revenue tersebut sudah dihasilkan

(earned). Sedangkan untuk mengakui biaya dan rugi, asset yang digunakan harus telah digunakan atau asset tersebut tidak memiliki manfaat lagi di masa mendatang. Metode pengakuan biaya termasuk matching revenue, write- off selama periode saat kas dihabiskan atau kewajiban terjadi untuk item biaya dalam jangka waktu yang sangat pendek, atau prosedur sistematik rasional yang lain. A liability has three essential characteristics: 1. Suatu tugas atau tanggung jawab kepada entitas lain yang mengharuskan suatu entitas untuk memenuhi dengan cara mengorbankan manfaat ekonomi yang cukup pasti di masa datang. 2. Tugas atau tanggung jawab tersebut merupakan keharusan bagi suatu entitas, sehingga tidak ada peluang atau kebebasan untuk menghindari pengorbanan di masa datang. 3. Akibat transaksi atau kejadian di masa lalu. Transactions and Events That Change Liabilities Kewajiban suatu entitas berubah karena transaksi atau aktivitasnya dan oleh kejadian yang terjadi terhadapnya. Setelah terjadi, suatu kewajiban akan terus menjadi kewajiban suatu entitas sampai entitas memenuhinya, atau kejadian atau keadaan lain menghentikannya atau melepaskan tanggung jawab entitas untuk memenuhinya. Effects of Uncertainty Ketidakpastian mengenai ekonomi dan aktivitas dan hasil-hasil bisnis adalah pervasif. Eksistensi atau jumlah (atau keduanya) sebagian besar aktiva dan beberapa utang dapat cukup pasti, tetapi bukan pasti. Investasi oleh pemilik adalah peningkatan ekuitas suatu entitas akibat transfer kepada entitas tersebut dari entitas lain sesuatu yang bernilai untuk mendapat atau meningkatkan hak pemilikan (atau ekuitas) terhadapnya. Distribusi kepada pemilik adalah penurunan dalam ekuitas suatu perusahaan akibat dari pemindahan aset, pemberian jasa, atau timbulnya kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik. Concepts of Capital Maintenance o Merupakan prasyarat untuk memisahkan return on capital dari return of capital. o Terdapat dua konsep pemeliharaan modal: the financial capital concept and the physical capital concept. o Penghasilan komprehensif adalah a return on financial capital.