P. 1
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Kasus Hipertensi

Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Kasus Hipertensi

|Views: 1,126|Likes:
Dipublikasikan oleh Mr Adheep Mahfud
ASKEP HIPERTENSI
ASKEP HIPERTENSI

More info:

Published by: Mr Adheep Mahfud on Apr 30, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/20/2014

pdf

text

original

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PUSKESMAS TULUNGAGUNG DENGAN KASUS HIPERTENSI

MAHASISWA

MUHAMAD TAUFIK NIM : 01.09.024

PROGRAM STUDI S-1 ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN “HUTAMA ABDI HUSADA” TULUNGAGUNG 2013

Lembar Pengesahan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA DENGAN MASALAH HIPERTENSI DI DESA KEPATIHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Dosen Pembimbing

Pembimbing Puskesmas

ENI MASRUROH NIDN. 1809.7802

(________________)

Mahasiswa

MUHAMAD TAUFIK NIM. 10.09.024

keju linu : Hipertensi 3. Tindakan kesehatan untuk menanganinya : Minum jamu dan membeli obat di toko II. Apakah anak diimunisasi : III. Konjunctiva dan sclera : Konjungtiva merah muda Sclera putih . PEMERIKSAAN FISIK (Pada keluarga yang sakit) 1. Penyakit yang diderita sekarang : Batuk. STATUS IMUNISASI ANAK (Bila mempunyai anak) 1. Penyakit yang pernah diderita 2. pilek. Mata a.PENGKAJIAN FISIK KELUARGA I. Kulit Warna Gatal Luka Petechiae Tanda lahir Perubahan pada kuku Keadaan rambut o Rambut rontok o Warna rambut o Kekebalan 3. Tanda-tanda vital – – – – – – – – – – – – – Tekanan darah Nadi Pernafasan Suhu Berat badan Tinggi badan : 180/90 mmHg : 88 x/menit : 20 x/menit : 37 Derajat Celsius : 60 Kh : 160 cm 2. RIWAYAT KESEHATAN MEDIS 1. Kelopak mata : Penurunan penglihatan : Tidak : Hitam beruban : Ketombe : Sawo matang : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada b.

Telinga 5. Ekstrimitas : Mengalami penurunan : Pernafasan spontan : Caries : : Bentuk permukaan bulat datar Adakah kelainan bentuk dan luka: tidak ada oedema pada ekstrimitas bawah dan atas 10. Thorak a. Struktur dan bentuk tulang belakang . fikal fremitus kanan dan kiri sama 11. Paru-paru : Bunyi pekak / dada berdebar-debar : Tidak ada tarikan intercustae. faring dan laring 7. Jantung b. Payudara 8. Abdomen 9. Mulut.4. Hidung dan Sinus 6.

KELOMPOK DATA DS : Tn.ANALISA DATA No 1. P terlihat sering memegangi kepala bagian belakang Tn P Menyeringai TD : 180/90 mmHg N : 88 x/menit RR : 20 x/menit 2 DS : DO : - Resiko terjadinya cedera pada anggota keluarga . P mengatakan MASALAH KESEHATAN sering Nyeri mengeluh sakit kepala DO : Tn.

Menonjolnya masalah-masalah berat harus segera ditangani Jumlah PERHITUNGAN SKORE 1 PEMBENARAN Nyeri kepala yang dirasa karena peningkatan tekanan vascular cerebral 1 Dengan control yang teratur dapat menurunkan tekanan darah 2/3 Rasa nyeri dapat mengurangi melalui pengobatan dan perawatan yang tepat 1 Keluarga menyadari Tn. Potensial masalah untuk dicegah cukup 4. P mempunyai masalah dampak dari hipertensi maka segera mengatasi masalah tersebut . NYERI BELAKANG KEPALA. Sifat masalah tidak atau ancaman kesehatan 2. KETIDAK MAMPUAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI KRITERIA 1.MASALAH KESEHATAN : GANGGUAN RASA NYAMAN. Kemungkinan masalah dapat diubah sebagian 3.

Kemungkinan masalah dapat diubah sebagian 3. Sifat masalah ancaman kesehatan 2. Potensial masalah untuk dicegah cukup 4. Menonjolnya masalah-masalah Jumlah PERHITUNGAN SKORE 2/3 PEMBENARAN Adanya ancaman kesehatan dan memerlukan tindakan segera 1 Masalah dapat diatasi sebagian karena masapat dapat dijangkau keluarga 2/3 Keluarga cukup mampu untuk mengatasi masalah yang ada 1 Masalah tidak dirasakan keluarga .MASALAH KESEHATAN : RESIKO TERJADINYA CEDERA PADA ANGGOTA KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKMAMPUAN KELUARGA MERAWAT DAN MENGENAL MASALAH ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI KRITERIA 1.

Tipe Keluarga 7. P dalam tahap perkembangan yaitu tpada tahap IV yaitu keluarga dengan anak usia sekolah. Tahap perkembangan keluarga saat ini: Keluarga Tn. anak) : Jawa/Indonesia : Islam 9. Pekerjaan KK 4. P 10. tenaga sekolah dari lingkungan. PENGKAJIAN (tanggal) I. keluarga tidak menyediakan waktu untuk berekreasi bersama II. Kepala Keluarga (KK) : Tn P (Umur: 62 tahun) 2. J P Istri 2 Tn. 3) memenuhi kebutuhan biaya hidup 12. Y L Anak 3 Nn. 2) mempertahankan keintiman pasangan. N P Anak Umur Pdd Dg BCG 59 th 30 th 26 th 14 th SD SMK SMK SD : Kepatihan – Tulungagung : Swasta (Pedagang) : SD : Polio 2 3 Status Imunisasi DPT 4 1 2 3 Hepatitis 2 3 Campak Ket 1 1 Genogram: 6. Data Umum : 03 April 2013 1. Alamat dan Telepon 3.ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA A. Pendidikan KK 5. Aktivitas rekreasi keluarga Kegiatan keluarga untuk mengisi waktu luang menonton TV. ibu. Agama : Keluarga inti (ayah. 1. Status social ekonomi keluarga: Penghasilan keluarga kurang lebih Rp. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi saat Semua tugas perkembangan yang diatas belum terpenuhi 13.000 per bulan yang diperoleh dari hasil kerja Tn. No Nama Jenis Kel KK 1 Ny. Dengan tugas perkembangan 1) membantu sosialisasi anak. Suku bangsa 8. Riwayat kesehatan keluarga inti .500. L P Anak 4 An. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga 11. Komposisi keluarga Hub.

jarak septic tank dengan sumur. Denah rumah: Kamar Mandi Kamar Mandi Kamar `Septic Ruang keluarga Tank Kamar Ruang Tamu Taman Taman . angin-angin 6. jenis permanen. kurang bersih. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya 1) dari pihak suami (keluarga Tn. P dari pihak suami ada yang menderita hipertensi yaitu dari istri KK). sirkulasi udara 5 pintu. keramik. pembuangan limbah melalui selokan. lantai. pencahayaan 5 jendela. Data lingkungan 15. Karakteristik rumah L : 9 x 20 M. perapot tertata tidak cukup rapi.14. kebersihan rumah. S dari pihak istri tidak terdapat anggota keluarga yang menderita hipertensi) III. 2) dari pihak istri (keluarga Tn. > 10 m. halaman dimanfaatkan dengan tanaman hias. pemanfaatan ruangan.

J sebagai Istri. Struktur kekuatan keluarga Menurut Tn. Nn. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat Ny. saling membantu 17. P sebagai KK. 22.00 WIB yaitu membuka warung kopi di rumah 19. juga percaya bahwa tiap sakit ada obatnya. Nilai atau norma keluarga Keluarga percaya bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur yaitu Alloh SWT.16. L. Pola komunikasi keluarga Anggota keluarga berkomunikasi langsung dengan bahasa jawa. P yang sakit dan anggota keluarga lainnya dalam keadaan sehat V. Fungsi mendapatkan status social Tn. Ny. P hanya tn. pakaian untuk anak dan biaya untuk berobat 25. An. P selama ini sebagai penduduk asli Kepatihan Tulungagung dan tidak pernah pindah rumah 18. Tn. Sistem pendukung keluarga Jumlah anggota keluarga 4 orang yaitu istri.30 . J mengatakan mulai bekerja pukul 06. J sebagai anggota masyarakat di Kepatihan Tulungagung 26. Fungsi ekonomi Keluarga dapat memenuhi kebutuhan makan 3x sehari. P baik. J selalu mengantarkan Tn. Fungsi pendidikan . bila ada keluarga yang sakit di bawa ke puskesmas. Y. N sebagai anak 21. Fungsi keluarga 24.21. Struktur Keluarga 20. P periksa ke Puskesmas IV. P dan Ny. dan mendapatkan informasi kesehatan dari petugas kesehatan dan TV 23. Demikian pula dengan sehat dan sakit keluarga. Mobilitas geografis keluarga Keluarga Tn. Struktur peran Tn. anak. Ny. Karakteristik tetangga dan komunitas Hubungan antar tetangga Tn.

anak pertama dan kedua sudah bekerja sedangkan anak ketiga masih sekolah dasar kelas V . Fungsi pemenuhan (perawatan/pemeliharaan) kesehatan a. Mengenal masalah kesehatan Keluarga mengatakan Tn P sering mengeluh pusing karena penyakitnya darah tinggi dan takut tensinya naik b. anak pertama sudah bekerja sebagai kuli. Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan Bila Tn P sakit langsung dibawa ke puskesmas c. Fungsi reproduksi Jumlah anak 3 orang.Jumlah anak 3 orang. Fungsi rekreasi Keluarga Tn P biasanya menonton TV di rumah 31. J di warung. Fungsi religious Keluarga Tn P rajin mengerjakan sholat 5 waktu. Kemampuan menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan Keluarga selalu memeriksakan diri ke Puskesmas bila sakit dan Tn P selalu melakukan periksa sejak menderita hipertensi 29. Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit Dalam merawat Tn P masih memberikan makanan yang sama dengan anggota keluarga yang lainnya. hubungan dalam keluarga baik dan selalu mentaati norma yang ada 28. pola tidur belum sesuai dan waktunya kurang lama. Ny. J mengikuti beserta anaknya 30. Kemampuan keluarga memelihara / memodifikasi lingkungan rumah yang sehat Keluarga membersihkan rumahnay setiap hari. Fungsi sosialisasi Setiap hari keluarga selalu berkumpul di rumah. anak ketiga masih sekolah dasar kelas V 27. namun selalu melakukan control secara teratur ke pelauanan kesehatan d. lantai kamar mandi agak licin. e. anak kedua sudah bekerja membantu Ny. mengepel lantai 1 x/ minggu.

P TD : 180/90 mmHg N : 88 x/menit RR : 20 x/menit Ny. saling mendukung. P . Strategi adaptasi disfungsional Tn P bila sedang sakit pusing maka dibuat istirahat VII. P tidak mempunyai keluhan atau penyakit.32. Tn. J saha yang mempunyai keluhan pusing-pusing karena tekanan darah yang naik turun. Stres dan koping keluarga 33. Strategi koping yang digunakan Anggota keluarga selalu bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah yang ada 36. P keluarga Tn. J TD : 170/90 mmHg N : 84 x/menit RR : 20 x/menit VIII. Pemeriksaan kesehatan tiap individu anggota keluarga Menurut Tn. Jangka panjang : Tn P khawatir tensinya bertambah tinggi 34. Hanya Tn P dan Ny. Jangka pendek: Tn P mengatakan sering mengeluh pusing b. Stressor jangka pendek dan panjang a. bila ada keluarga yang sakit langsung dibawa ke puskesmas VI. Fungsi afeksi Hubungan antara keluarga baik. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor Keluarga selalu memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke puskesmas 35. Harapan keluarga Keluarga berharap pada petugas kesehatan agar selaul meningkatkan mutu pelayanan dan membantu masalah Tn.

Subyektif:DO: Obyektif: Resiko cidera Resiko terjadinya cidera keluarga pada Masalah Nyeri Penyebab Gangguan nyaman nyeri rasa II. ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi dan mengenal masalah anggota keluarga dengan hipetensi 2 Resiko terjadinya cidera pada anggota keluarga yang berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat dan mengenal masalah anggota keluarga dengan hipertensi . DIAGNOSIS KEPERAWATAN I. Perumusan diagnosis keperawatan No 1 Diagnosis Keperawatan (PES) Gangguan rasa nyaman: Nyeri belakang kepala. P Sering memegang kepala bagian belakang. Data Subyektif: Tn P mengatakan sering mengeluh sakit kepala DO: Tn. Tn.B. Analisis dan sintesis data No 1. P menyeringai Obyektif: TD : 180/90 mmHg N : 88 x/menit RR : 20 x/menit 2.

1 KRITERIA Sifat masalah ancaman kesehatan PERHITUNGAN PEMBENARAN Adanya ancaman kesehatan dan memerlukan tindakan segera 2 Kemungkinan masalah dapat diubah sebagian Masalah dapat diatasi sebagian karena masapat dapat dijangkau keluarga Keluarga cukup mampu untuk mengatasi masalah 3 Potensial masalah untuk dicegah . Kep. P mempunyai masalah dampak dari hipertensi maka segera mengatasi masalah tersebut Jumlah No.III. Diag. Diag. Kep. 1 KRITERIA Sifat masalah tidak atau ancaman kesehatan 2 Kemungkinan masalah dapat diubah sebagian 3 Potensial masalah untuk dicegah cukup SKOR PEMBENARAN Nyeri kepala yang dirasa karena peningkatan tekanan vascular cerebral Dengan control yang teratur dapat menurunkan tekanan darah Rasa nyeri dapat mengurangi melalui pengobatan dan perawatan yang tepat 4 Menonjolnya masalah-masalah tidak perlu ditangani Keluarga menyadari Tn. Penilaian scoring diagnosis keperawatan No.

Prioritas diagnosis keperawatan Prioritas 1 Diagnosis keperawatan Gangguan rasa nyaman: Nyeri belakang kepala. 4 KRITERIA cukup Menonjolnya masalah-masalah Jumlah PERHITUNGAN PEMBENARAN yang ada Masalah tidak dirasakan keluarga IV. Diag.No. ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi dan mengenal masalah anggota keluarga dengan hipetensi 2 Resiko terjadinya cidera pada anggota keluarga yang berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat dan mengenal masalah anggota keluarga dengan hipertensi Skor . Kep.

ASUHAN KEPERAWATAN Nama Pasien Umur : Tn. Menganjurkan Tn. S: melakukan teknik relaksasi P dan keluarga mengatakan melakukan teknik memahami tentang relaksasi cara mengurangi mencegah nyeri 2. kembali P dan keluarga mengurangi/ mencegah terjadinya untguk mengkonsumsi nyeri . 2. Menganjurkan Tn. P Terlihat sering memegangi kepala bagian belakang Tn. mengatakan sering mengeluh sakit kepala DO: Tn. P dan keluarga untuk P dan keluarga terjadinya kepala menghindari perubahan posisi O: Keluarga dapat mengungkapkan cara secara mendadak 3. Anjurkan Tn. Anjurkan Tn. atau P dan keluarga menghindari perubahan posisi mendadak 3. ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi NO DS: Tn. Menganjurkan Tn. P : 62 tahun Diagnosa Keperawatan : Gangguan rasa nyaman: nyeri belakang kepala. Tanggal EVALUASI Tanggal Keluarga sudah P dan keluarga 1. Anjurkan Tn. Menyeringai P P DATA MASALAH Nyeri TUJUAN TUM: Setelah dilakukan tindakan keperawatan rasa nyeri teratasi atau hilang TUK: Setelah dilakukan kunjungan rumah 3 kali diharapkan KRITERIA Verbal (Pengetahuan) Perilaku (Psikomotor) RENCANA TINDAKAN TINDAKAN KEPERAWATAN 1.

Anjurkan pada keluarga mengontrol secara teratur diet TINDAKAN EVALUASI KEPERAWATAN makanan sesuai kepala dengan hipertensi diet A: Tujuan tercapai sebagian Lanjutkan / 4. P dengan nyeri skunder hipertensi KRITERIA RENCANA TINDAKAN mengkonsumsi makanan sesuai hipertensi 4. Menganjurkan Tn. P dan keluarga melakukan untuk jadwal tidur 5. Menganjurkan Tn. P dan keluarga untuk mengatur jadwal tidur 5. P: P dan keluarga ulangi intervensi mengatur Anjurkan Tn. teknik relaksasi P dan keluarga mengontrol secara teratur . Anjurkan Tn.NO DATA TD : 180/90 mmHg N : 88 x/menit RR x/menit : 20 MASALAH TUJUAN keluarga mampu memberikan keperawatan pada Tn.

Mengetahui cara dianjurkan untuk pasien hipertensi 8. Mengenali mengaplikasikan materi penyuluhan dalam gejala hipertensi kehidupan 3. Memahami sehari-hari penyebab hipertensi 4. Tanya jawab AVA EVALUASI TUJUAN UMUM Setelah mendapatkan penyuluhan. Pengobatan hipertensi 7. Mengetahui cara . Mengetahui komplikasi hipertensi 5. Penyebab hipertensi 3. sasaran memahami dan demonstrasi mampu 1.FORMAT PENYULUHAN KESEHATAN Topik Sasaran Ruang : Hipertensi : Tn. Makanan yang dan terapi dan gejala METODE Ceramah. Jenis hipertensi 4. P umur 62 tahun : TUJUAN KHUSUS Setelah penyuluhan mampu: pengertian POKOK BAHASAN mendapatkan Hipertensi masyarakat MATERI (terlampir) 1. Koimplikasi hipertensi factor 6. Makanan dihindari yang perlu pasien pengobatan hipertensi 6. Tanda tanda dan hipertensi 5. Memahami dan hipertensi 2. Definisi hipertensi 2.

Mengetahui pola hipertensi diet terhadap POKOK BAHASAN MATERI hipertensi 9. Pengobatan yang rumah dapat tradisional dibuat di METODE AVA EVALUASI Tulungagung. TAUFIK .TUJUAN UMUM TUJUAN KHUSUS pencegahan hipertensi 7. April 2013 M.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->