Anda di halaman 1dari 10

ASMA

Dewi Ratnasari 6411410088 / Rombel 4

Menu
DEFINISI ASMA PENYEBAB PENYAKIT ASMA EPIDEMIOLOGI KLASIFIKASI ASMA TANDA DAN GEJALA PENY. ASMA PENANGANAN DAN PENGOBATAN PENCEGAHAN ASMA

DEFINISI ASMA
Penyakit Asma berasal dari kata asthma yang diambil dari bahasa Yunani yang mengandung arti sulit bernapas. Gejala awal dari timbulnya penyakit asma adalah adanya gejala sesak napas, batuk dan suara mengi (bengek) yang dikarenakan adanya penyempitan dan sumbatan pada pembuluh darah yang mengalirkan oksigen ke paru-paru dan rongga dada yang membuat saluran udara menjadi terhambat.

PENYEBAB PENYAKIT ASMA


Masih belum diketahui secara jelas. Alergen Akibat dari seseorang yang memiliki penyakit ISPA. Faktor keturunan juga sangat berpengaruh. Olahraga/aktivitas yang berat. Stress Obat-obatan. Lingkungan kerja Polusi udara

EPIDEMIOLOGI
30% Penderita simptomatik pada usia 1 tahun. 80-90% penderita memiliki gejala awal sebelum usia 4-5 tahun. 50% anak-anak penderita asma bebas dari gejala dalam 10-20 tahun, namun kekambuhan sering terjadi dalam masa dewasa.

KLASIFIKASI ASMA
Berdasarkan etiologi Asma intrinsik Asma ekstrinsik Berdasarkan berat penyakit Intermitten Persisten ringan Persisten sedang Persisten berat Berdasarkan pola waktu serangan Asma Intermitten Asma Persisten Brittle Asthma

TANDA DAN GEJALA PENYAKIT ASMA

Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale). Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin. Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit. Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena sulitnya mengatur pernapasan

Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaannya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

PENANGANAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT ASMA


Penanganan dan pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. Pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone), syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu melonggarkan saluran pernafasan. Pada kasus-kasus yang ringan dimana dirasakan adanya keluhan yang mengarah pada gejala serangan asma atau untuk mencegah terjadinya serangan lanjutan, maka tim kesehatan atau dokter akan memberikan obat tablet seperti Aminophylin dan Prednisolone. Bagi penderita asma, disarankan kepada mereka untuk menyediakan/ menyimpan obat hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun mereka berada yang dapat membantu melonggarkan saluran pernafasan dikala serangan terjadi.

PENCEGAHAN SERANGAN ASMA


Menjauhkan penderita dari faktor-faktor pemicu timbulnya asma. Apabila penderita sudah bisa bernafas dengan lancar,maka pengobatan harus diteruskan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Berolahraga ringan seperti berenang, joging dengan track yang mudah di pagi hari. Mencegah sebaik mungkin dari penyakit saluran pernapasan, seperti : flu, pilek, batuk. Mengurangi konsumsi makanan atau minuman tertentu yang terlalu manis.