Anda di halaman 1dari 24

BIOSFER

BUMI SEBAGAI SUATU SISTEM

Kata Biosfer diambil dari kata bio yang berarti kehidupan dan sphere yang artinya lapisan. Jadi Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup. Biosfer meliputi lapisan litosfer, hidrosfer, dan atmosfer.

Gambar : Lapisan-Lapisan Bumi

Susunan Bumi
Secara struktur bumi tersusun atas tiga lapisan. Lapisan Bumi mulai dari lapisan terluar sampai terdalam yaitu kerak, selubung, dan inti. Inti terdiri atas inti luar dan inti dalam.

a. Kerak
Merupakan lapisan terluar

permukaan bumi yang berupa batuan keras dan dingin setebal 1560 km. Pada lapisan kerak bagian atas, batuan telah mengalami pelapukan membentuk tanah. Daratan terbentuk dari kerak benua yang terbentuk dari granit. Dasar samudra terbentuk dari kerak samudra yang sebagian terbentuk dari batuan basal.

b. Selubung atau Mantel (Pyrosphere)


Merupakan lapisan di bawah kerak yang tebalnya

mencapai 2.900 kilometer. Lapisan mantel merupakan lapisan yang paling tebal. Lapisan ini terdiri atas magma kental yang bersuhu 1.400C 2.500C. Terdiri dari besi dan mineral SIMA. Density sekitar 3.5 SG. Tekanan dari lapisan diatasnya membuat lapisan ini selalu dalam kondisi solid, tapi tetap bisa melelehkan batuan. Lapisan mantle paling luar sekitar 200 km dinamai dengan asthenosphere. Pada lapisan ini tekanan dan suhu berada pada kondisi berimbang sehingga lapisan ini bersifat plastis. Asthenosphere merupakan sumber dari aktivitas

Komposisi Lapisan Bumi Komposisi lapisan bumi dari unit-unit struktur, yaitu kerak bumi, mantel bumi, dan inti bumi yaitu sebagai berikut:

Tabel :Komposisi Struktur Bumi (Mason, 1966)

Unsur Kerak Benua

Kerak Samudra 49.9 1.5

Mantel (ratarata batuan Meteorit) 38.3 0.1

Inti (rata-rata meteorit besi)

SiO2 TiO2

60,1 1.1

Al2O3
Fe2O3 FeO FeS Fe Ni Co MgO CaO Na2O K2O P2O5

15.6
3.1 3.9

17.3
2.0 6.9

2.5

12.5 5.8 11.9 1.4 0.1 90.8 8.6 0.6

3.6 5.2 3.9 3.2 0.3

7.3 11.9 2.8 0.2 0.2

24.0 2.0 1.0 0.2 0.2

c. Inti
Terdiri atas dua bagian, yaitu inti luar

(outer core) dan inti dalam (core). Lapisan inti luar merupakan satusatunya lapisan cair. Inti luar terdiri atas besi, nikel, dan oksigen. Lapisan ini mempunyai tebal 2.255 kilometer. Adapun lapisan inti dalam setebal 1.200 kilometer. Inti dalam merupakan bola logam yang padat dan mampat, bersuhu sangat panas sekitar 4.500C. Lapisan ini terbentuk dari besi dan nikel

Komposisi
Berdasarkan susunan kimianya,

komposis permukaan dapat dibagi empat, yakni bagian padat (lithosfer) yang terdiri dari tanah dan batuan; bagian cair (hidrosfer) yang terdiri dari berbagai bentuk ekosistem perairan seperti laut, danau dan sungai; bagian udara (atmosfer) yang menyelimuti seluruh permukaan bumi serta bagian yang ditempati oleh berbagai jenis organisme (biosfer).

1. Litosfer
Litosfer: lapisan kulit bumi paling luar berupa batuan padat. Tebal umumnya 20-50 km di bawah benua, 1012 km di bawah samudra.
Kerak bumi disusun oleh:
Silikat aluminium (atau si-al) Silikat magnesium (atau si-ma) Lapisan si-al ada di atas kerak bumi, si-ma di bagian

bawah kerak bumi.


Lapisan-lapisan bumi dapat dibagi dalam tiga

bagian:
Barisfer (inti bumi), terdiri atas lapisan nikel dan besi. Pirosfer (peralihan), disebut juga mantel. Litosfer (kulit bumi).

. 2. Hidrosfer
Air adalah senyawa gabungan dua atom hidrogen

dengan satu atom oksigen menjadi H2O. Sekitar 71% permukaan bumi merupakan wilayah perairan. Lapisan air yang menyelimuti permukaan bumi disebut hidrosfer. Energi matahari yang datang di permukaan bumi menyebabkan penguapan air ke bagian atmosfer. Kemudian di atmosfer uap air ini mengalami kondensasi dan selanjutnya akan jatuh sebagai hujan. Hidrosfer meliputi samudera, laut, sungai, danau, gletser, salju, air tanah, serta uap air di atmosfer.

. 3. Atmosfer
Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti

bumi secara menyeluruh dengan ketebalan lebih dari 650 km. Gerakan udara dalam atmosfer terjadi terutama karena adanya pengaruh pemanasan sinar matahari serta perputaran bumi. Perputaran bumi ini akan mengakibatkan bergeraknya masa udara, sehingga terjadilah perbedaan tekanan udara di berbagai tempat di dalam atmosfer yang dapat menimbulkan arus angin.

4. Biosfer
Biosfer merupakan sistem kehidupan paling

besar karena terdiri dari gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. Sistem ini mencakup semua mahluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya sebagai kesatuan utuh. Biosfer adalah lapisan tempat tinggal mahluk hidup. Termsuk semua bisofer adalah semua bagian permukaan bumi yang dapat dihuni oleh mahluk hidup. Organisme hidup tersusun oleh berbagai unsur yang berasal dari biosfer, baik air, mineral maupun komponen-komponen penyusun atmosfer. Secara fisik biosfre ini terbagi tiga, yaitu litosfer, hidrosfer dan atmosfer.

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung.

Dalam pengertian luas menurut geofisiologi : Biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi.

Organisasi Biosfer
1. Protoplasma Zat hidup dalam sel dan terdiri atas senyawa organik yang kompleks seperti lemak, protein, dan sejenisnya.

2. Sel Satuan dasar suatu organisme dan terdiri atas protoplasma dan inti yang terkandung dalam membran.
3. Jaringan Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama, misalnya jaringan otot.

4. Organ Bagian dari suatu organisme yang mempunyai fungsi tertentu, misalnya kaki atau telinga pada hewan dan manusia, daun atau akar pada tumbuhan. 5. Sistem organ Kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis, misalnya kerja sama antara mata dan telinga, antara daun dan batang pada tumbuhan. 6. Organisme Suatu benda hidup, atau makhluk hidup.

7. Populasi Kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu. Misalnya, populasi manusia di Jakarta, populasi banteng di Baluran, atau populasi badak di Ujung Kulon. 8. Komunitas Semua populasi dari berbagai jenis yang menempati suatu daerah tertentu. Pada daerah tersebut tiap populasi saling berinteraksi. Misalnya, populasi harimau berinteraksi dengan populasi gajah di Sumatra Selatan, populasi ikan emas berinteraksi dengan populasi ikan mujaer di kolam. 9. Ekosistem Tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan hubungan timbal balik yang kompleks antara organisme dan lingkungannya baik yang hidup maupun tak hidup (tanah, air, udara), yang secara bersama - sama

SIKLUS BIOGEOKIMIA : ENERGI DAN NUTRISI DALAM BIOSFER

Manusia dan tumbuhan pun memiliki tempat untuk mempertahankan kehidupannya dengan kondisi tertentu di permukaan bumi. Cara yang dilakukan oleh makhluk hidup dalam memanfaatkan lingkungannya untuk mempertahankan hidupnya disebut akuatikadaptasi.

PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI DUNIA


1. PENDEKATAN BIOGRAFI SEJARAH

Biografi sejarah adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang perkembangan dan evolusi kelompok organisme, iklim, migrasi dan gerakan bumi pada masa lalu serta hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang.

1. PENDEKATAN BIOGRAFI EKOLOGI


Biografi ekologi adalah studi tentang persebaran flora dan fauna dengan sudut pandang interaksi antarorganisme, interaksi organisme dengan lingkungan dan pengaruh interaksinya. Factor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna a. Penyebab Persebaran
Tekanan populasi semakin banyak populasi

menyebabkan persediaan bahan makanan tidak mencukupi bagi keturunannya. Perubahan habitat menyebabkan tidak cocoknya suatu spesies hewan untuk terus berada di daerah yang ditempati.

a. Penyebab Persebaran

Tekanan populasi semakin banyak populasi

menyebabkan persediaan bahan makanan tidak mencukupi bagi keturunannya. Perubahan habitat menyebabkan tidak cocoknya suatu spesies hewan untuk terus berada di daerah yang ditempati.
b. Sarana Persebaran

Udara, melalui kekuatann terbang, atau

karena hembusan angin. Air, melalui kekuatan berenang atau dibawa oleh arus air atau benda-benda yang terapung. Lahan, Karena adanya gerakan suatu spesies di daratan. Pengangkutan manusia, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

c. Hambatan Persebaran
Hambatan iklim, kondisi temperature, kelembapan

udara, dan curah hujan. Hambatan edafik(tanah), kondisi tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan berpengaruh terhadap kemampuan hewan dalam menggali tanah. Hambatan geografis, kondisi geografis dapat menjadi penghambat bagi persebaran flora dan fauna terutama berhubungan dengan bentang alam.
d. Hambatan biologis
Habitat yang tidak sesuai lagi
Tidak ada persediaan makanan Adanya predator