Anda di halaman 1dari 10

Garis Komando Militer

Nama Satuan Regu Jumlah >20 Orang Komando Komandan Regu (Sersan I / Kopral Kepala) Keterangan Regu adalah bagian dari pleton
Regu adalah bagian

terkecil dari bataliyon Infantri


Regu adalah satuan

militer terkecil. Pleton 26 s/d 55 Orang Komandan Pleton (Letnan I / II)


Pleton adalah kesatuan

Deskripsi Komandan Regu dalam pasukan khusus seperti dalam Koppasus tergantung kebutuhan. Tetapi kebanyakan yang dipercaya adalah Perwira seperti Letnan II / Letnan I

Pleton biasanya Pleton terdiri dari 2 s/d merupakan penugasan pertama bagi seorang 4 Regu (biasanya 3 Perwira yang baru Regu) lulus Akademi Militer AD dan Akademi 3 s/d 4 Pleton Militer AL membentuk Kompi (kecabangan Marinir). Pada satuan infanteri, peleton senapan terdiri Pada Angkatan dari empat regu yang Darat Inggris, peleton masing-masing dipimpin oleh Letnan beranggotakan atau Letnan Dua, yang sembilan orang. dibantu seorang Sersan. Peleton terbagi menjadi tiga regu yang masing-masing beranggotakan delapan orang

militer dibawah Kompi

.Posisi Komandan

.Pada militer
Amerika Serikat, peleton dipimpin oleh seorang Letnan Satu atau Letnan Dua, yang dibantu oleh seorang Sersan Satu. Kompi 80 s/d 250 Orang Komandan Kompi (Kaptern / Mayor)
Kompi adalah

kesatuan militer yang ada dibawah Bataliyon


Kompi terdiri dari 3

.Kompi yang berdiri


sendiri dalam TNI-AD yang tidak berada langsung dibawah bataliyon tetapi dibawah Divisi, Brigade, Komando

s/d 4 Pleton (biasanya 3 Pleton)

Dalam satuan Infantri

ada 3 macam Kompi, yang disesuaikan dengan fungsinya. Yaitu; -Kompi Senapan (Kipan), Kompi Markas (Kima), dan Kompi Bantuan (Kiban)
Kompi Senapan

disiapkan untuk operasi lapangan, dengan bantuan Kompi Bantuan


Persenjataan Kompi

Bantuan lebih berat dari persenjataan Kompi Senapan.


Senjata Kompi

Senapan terdiri dari Senjata Mesin Sedang (SMS), Mitraliur, Mortir, dll.

Teritorial, atau Balakpus TNI-AD antara lain; -Kompi Nubika Dirzeni, Kompi Jihandak Dirzeni (berada dibawah perintah Direktorat Zeni TNIAD), Kompi Kavaleri Panser (di Kodam Diponegoro, Kodam Udayana, dan Kodam Brawijaya), Kompi Raider (di Kodam Iskandar Muda yang langsung dibawah Panglima Kodam), Kompi Kesehatan, Kompi Kaveleri Intai, Kompi PHB, Kompi Benghar, Kompi POM-AD (pada Divisi Infantri II Kostrad), Kompi Perhubungan (di Korem 072/Pamungkas), Kompi Penembak STTB (di Brigif-4 yang sudah dibekukan), dll.

.Satu satunya Kompi


BS yang berada langsung di bawah KASAD adalah kompi Nuklir Biologi dan Kimia ( NUBIKA )

.Angkatan Darat
Inggris biasa menamakan kompi senapan dengan huruf (biasanya A, B, dan C). Kompi di Inggris dipimpin oleh seorang Mayor, dan dibantu oleh seorang Kapten. Tapi sejak Perang Dunia II kompi senapan mulai dipimpin seorang

Kapten saja.

.Dalam militer
Amerika Serikat, kompi infanteri biasa dibagi menjadi tiga peleton senapan dan sebuah peleton senjata berat. Kompi tank biasa terdiri dari tiga peleton tank dan elemen komando. Kompi infanteri AS juga dipimpin oleh seorang kapten. Bataliyon 300 s/d 1300 Orang Komandan Bataliyon (Letnan Kolonel / Mayor Senior)
Bataliyon adalah

satuan dasar tempur dibawah Brigade / Resimen

.Bataliyon Infanteri

(Yonif) yang tergabung dalam Brigade Infanteri (Brigif), Bataliyon terdiri dari adalah Yonif 312/Kala suatu Markas, Kompi Hitam (Subang), Yonif Markas dan beberapa 310/Iklas Karya Kompi (biasanya tiga Utama (Sukabumi), Kompi) atau Baterai dan Yonif (istilah Kompi khusus 327/Brajawijaya untuk satuan Altileri). (Cianjur), ketiganya berada di bawah Khusus untuk Batalyon Infantri dapat komando Brigif 15/Kujang (bermarkas merupakan bagian di Bandung) taktis dari suatu Brigade dan dapat juga Yonif yang berstatus berdiri sendiri dengan "BS" (Berdiri Sendiri), tugas taktis dan adalah Yonif yang administrasi. tidak bergabung dalam Bataliyon artileri ada Brigif, namun dua macam, sesuai komandonya langsung fungsinya: Bataliyon dari Pangdam Artileri Medan (setempat), karena (sasaran darat) dan biasanya Yonif Bataliyon Artileri tersebut adalah Yonif Pertahanan Udara andalan, yang biasa (sasaran udara). disebut sebagai bataliyon pemukul Bataliyon biasanya Kodam. terdiri dari 2 s/d 6 Kompi. Yonif yang berstatus "BS", antara lain adalah Yonif 401/Banteng Raiders

(Kodam IV/Diponegoro), Yonif 507/Sikatan (Kodam V/Brawijaya), Yonif Linud 733/Masariku (Kodam VIII/Trikora), Yonif Linud 100/Prajurit Setia (Kodam I/Bukit Barisan), dan lain-lain. Kategori lain adalah bataliyon yang di bawah komando Korem (Komando Resort Militer). Ini adalah kategori yang paling umum. Contoh Yonif 315/Garuda (di bawah Korem 061/Suryakencana, Bogor), Yonif 408/Subrastha (basis Kendal, di bawah Korem 073/Makutarama, Salatiga), Yonif 521 (basis Kediri, di bawah Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun), dll.

.Sedang untuk
Bataliyon di luar infanteri, seperti Bataliyon Kavaleri (Yonkav), Bataliyon Artileri Medan (Yonarmed), Bataliyon Zeni Tempur (Yonzipur), Bataliyon Perbekalan dan Angkutan (Yonbekang), hitungan personelnya bukan sekadar orang per orang, namun jumlah kekuatan peralatannya dan anggota yang menjadi operator (awak) peralatan tersebut, misalnya Yonkav terdiri dari

sekian tank atau sekian panser, Yonarmed terdiri dari sekian meriam, dan seterusnya. Jadi jumlah personelnya tidak sebanyak bataliyon infanteri biasa.

.Yonkav unsur
persenjataan yang utama ada dua, yaitu tank dan panser. Ada Yonkav yang persenjataannya khusus panser atau khusus tank saja, atau gabungan antara keduanya. Contoh Yonkav yang persenjataannya hanya tank: Yonkav 1/Kostrad. Sedang khusus panser, contohnya Yonkav 7/Panser Khusus Kodam Jaya. Contoh yang gabungan: Yonkav 9/Serbu (Kodam Jaya), Yonkav 4/Serbu (Kodam III/Siliwangi). Yonkav yang berunsur gabungan panser dan tank, adalah bentuk yang paling umum. Brigade 1.500 s/d 5.000 Orang Komandan Brigade (Letnan Kolonel/Brigadir Jendral
Brigade adalah satuan

tempur di atas Batalyon, dan di bawah Divisi


Brigade berada di

.Pada TNI biasanya


Brigade terdiri dari 3.000 s/d 5.000 Orang.

.Karena merupakan
satuan tempur yang relatif besar (gabungan tiga bataliyon), maka ketika operasi pada tingkat brigade, kesatuan tersebut bisa bergerak sendiri, lengkap dengan unsur

bawah Divisi yang merupakan satuan dasar tempur terdiri dari unsur-unsur tempur (biasanya tiga Batalyon), unsur-unsur bantuan tempur dan unsur-unsur bantuan

administrasi.
Brigade terbentuk dari

dua sampai empat batalyon, yang biasanya berupa tiga batalyon (unsur tempur, unsur bantuan tempur dan unsur bantuan administrasi)
Brigade bisa

Bantuan Tempur (Banpur) dan Bantuan Administrasi (Banmin) sendiri

.Koordinasi Banpur
dan Banmin berada di bawah unit tersendiri, yaitu Detesemen Markas, dipimpin seorang Dandema.

disamakan atau berbeda dengan Resimen, tergantung sistem yang dipakai sebuah negara.
Brigade dapat berdiri

.Brigade Infanteri
(Brigif) di lingkungan TNI ada beberapa macam, bisa berdasar garis komando, bisa berdasar kualifikasi.

sendiri atau merupakan bagian dari komando yang lebih besar (Divisi).

.Berdasar garis
komando, ada Brigif yang berada di bawah : Kodam [Brigif yang berada di bawah Kodam hanya ada dua, yaitu Brigif 1/Jaya Sakti (Kodam Jaya) dan Brigif 15/Kujang (Kodam III/Siliwangi)] dan Kostrad [Brigif Linud 3 (Makassar), Brigif Linud 17/Kujang I (Jakarta), Brigif Linud 18/Trisula (Malang), Brigif 13/Galuh (Tasikmalaya), Brigif 9 (Jember), dan Brigif 6 (Solo)]

.Berdasar kualifikasi,
ada Brigif Lintas Udara (linud), dan Brigif Lintas Medan (Brigif biasa).

. Dalam organisasi
TNI-AD, satuan brigade saat ini hanya terdapat dalam satuan infanteri baik di Kostrad atau Kodam.

. Susunan yang mirip


brigade juga terdapat dalam struktur Kopassus yang disebut grup.

.Untuk tingkat brigade


dengan nama lain resimen ada di Korps Artileri meliputi Resimen Artileri Medan 1 dan Resimen Artileri Medan 2 di Kostrad, Resimen Artileri Pertahanan Udara di Kodam Jaya, Korps Zeni pada Resimen Zeni Konstruksi.

.Saat ini ada dua


brigade yang berada dalam struktur sebuah Kodam. Yaitu Brigif-1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti di Kodam Jaya dan Brigade Infanteri 15 Kujang II di Kodam III Siliwangi.

.Dan yang lainnya ada


dalam struktur Kostrad sebanyak enam brigade infanteri.

.Pada Angkatan
Darat Inggris, brigade dipakai menjadi formasi taktis terkecil sejak dua abad yang lalu. Pada infanteri dan kavaleri, resimen dipakai untuk pengelompokan administratif batalyon. Pada Angkatan Darat Amerika Serikat, brigade sama atau sedikit lebih besar dari resimen. Dengan

jumlah personel dari 1.500 sampai 3.500 orang. Resimen 3.000 s/d 5.000 Orang Komandan Resimen (Letnan Kolonel)
Resimen adalah satuan

TNI lebih cenderung militer di bawah Divisi memakai sistem yang terdiri dari Brigade. Itu terlihat beberapa Batalyon (biasanya 3 Batalyon) tidak adanya lagi satuan yang memakai Resimen merupakan sebutan Resimen, satuan dengan setidaknya di kesenjataan yang lingkungan Angkatan sejenis, misalnya Darat. Terakhir, Resimen Arteleri mungkin kita masih Medan, Resimen ingat, satuan yang Arhanud. pernah memakai nama resimen, adalah Unsur-unsur satuan di Kopassus, saat masih bawah Resimen, bernama Resimen Para hampir sama dengan Komando Angkatan Brigade. Darat (RPKAD).

.Yang Masih
menggunakan istilah Resimen adalah Korp Zeni TNI AD yakni Menzikon ( Resimen Zeni Konstruksi ) membawahi Yon Zikon 11 ,12,13 dan 14 ( 3 batalyon ada di jakarta ,1 Yon ada di palembang sumbagsel) Divisi 10.000 s/d 15.000 Orang Komandan Divisi (Mayor Jendral)
Divisi adalah satuan

tempur militer terbesar, dengan kekuatan penuh. Maksudnya secara operasional, memilki kesatuan kesatuan tempur, berikut unsur pendukungnya, yaitu bantuan tempur dan bantuan administrasi, yang berada dalam garis komando Divisi tersebut, jadi tidak perlu mendatangkan dari komando lain di luar Divisi. Seperti Divisi Infanteri yang

. Angkatan Darat
memiliki dua satuan setingkat Divisi, yang keduanya berada di bawah Kostrad, yaitu Divisi Infanteri 1 (markas di Cilodong, Bogor), dan Divisi Infanteri 2 (markas diSingosari, Malang). Divisi-divisi tersebut, selain memiliki unsur tempur sendiri (infanteri, kavaleri dan artileri), juga memiliki unsur bantuan tempur (Bataliyon Zeni,

ada di Indonesia.
Divisi memiliki unsur

tempur sendiri (infanteri, kavaleri dan artileri), juga memiliki unsure bantuan tempur (Batalyon Zeni, Batalyon Perhubungan, dan Batalyon Peralatan), dan unsur bantuan administrasi sendiri (perbekalan, angkutan, kesehatan, polisi militer, dll). Korps 20.000 s/d 50.000 Orang Komandan Korps (Letnan Jendral/Panglima)
Korps merupakan

Bataliyon Perhubungan, dan Bataliyon Peralatan), dan unsur bantuan administrasi sendiri (perbekalan, angkutan, kesehatan, polisi militer, dll).

satuan berdasarkan spesialisasi Angkatan Perang, seperti; Darat, Laut, dan Udara

.Di TNI terdapat 3


Korps dibawah komando Panglima masing-masing Angkatan, yaitu; -Korps TNI-AL, Korps TNI-AD, dan Korps TNI-AU

Field Army

80.000 s/d 200.000 Orang

Panglima (Jendral/Panglima TNI)

Field Army adalah

gabungan dari seluruh kesatuan tentara

.Di Indonesia, Field


Army dikenal dengan nama TNI, yang dikepalai oleh seorang Panglima TNI, berpangkat Jendral.

Army Groups

Daerah Militer

Tentara Mandala

400.000 s/d 1.000.000 Orang 1.000.000 s/d 3.000.000 Orang 3.000.000 s/d 10.000.00 0 Orang

Jendral Besar

Jendral Besar

Jendral Besar

DETASEMEN
Ada beberapa pengertian istilah Detasemen :

1. Kesatuan yang terdiri dari pasukan atau kapal-kapal yang diambil dari kesatuan yang lebih besar dikirim untuk
suatu tugas khusus. Untuk Angkatan Darat, bisa berupa kendaraan lapis baja, seperti Detasemen Kavaleri.

2. Kesatuan tetap yang berkekuatan kurang lebih sebesar Peleton hingga Kompi yang dibentuk untuk tugas-tugas
tertentu. Contoh: Detasemen Intel (Denintel) Kostrad, Denintel Kodam, Denma Brigif, Detasemen Polisi Militer, dan Detasemen 81/Anti Teror Kopassus (sebelum dilikuidasi). Untuk kategori ini komandannya, perwira berpangkat Mayor atau Letkol.

3. Nama tingkat kesatuan untuk organisasi kemarkasan tingkat Komando Utama ke atas. Contoh: Detasemen Markas
(Denma) Markas Besar Angkatan Darat, Denma Mabes TNI, dan Denma Makodam. Komandannya biasanya berpangkat Kolonel (untuk Mabes), atau Letkol (untuk Makodam).