Anda di halaman 1dari 5

I.

MAKSUD DAN TUJUAN Dapat membuat kain rajut corak dengan pemindahan jeratan Dapat menjelaskan mekanisme pemindahan jeratan II. TEORI DASAR Kain rajut corak dengan anyaman kombinasi antara rib dan plain didapat dengan cara pengaturan jarum jarum yang bekerja baik pada bak jarum maupun bak jarum belakang.Pengaturan jarum yang bekerja pada masing masing bak jarum , bila tiap course berbeda jumlahnya maka pada course

berikutnya harus dilakukan penambahan atau pengurangan jarum. Dalam hal tersebut , naka pada saat pengurangan jarum jeratan harus dipindahkan sebelum jarum dimatikan. Proses pemindahan jeratan merupakan proses memindahkan jeratan dari satu jarum ke jarum yang lain, baik ke jarum yang ada disampingnya atau didepannya. Pemindahan jeratan dilakukan agar apabila jarum tersebut tidak diaktifkan , maka jeratan tersebut tidak akan terlepas tetapi menjerat pada jarum lain. III. ALAT DAN BAHAN o Kunci pas o Obeng o Benang rajut o Pemindah jeratan IV. CARA KERJA Membuat kain rajut corak dengan motif gambar di bawah ini !

2. Pada saat pembuatan kain bermotif yang telah anda lakukan , mengapa pada satu bidang yang sama dapat dibuat dua jenis rajutan yaitu plain dan rib ? jawab: karena pada prinsipnya pada pada jenis rajutan yang kami lakukan kemaren dari jarum ke 1 sampai ke 5 dan ke 41 sampai ke 45 aktif semua baik neddle bed depan atau belakang sehingga mebentuk rajutan rib sedangkan pada jarum ke 6 sampai ke 40 jarumnya di nonaktifkan dengan pemindahan jeratan terlebih dahulu sehingga ketika penyeret digerakan akan terbentuk jeratan rib dan plain sekaligus.

3. Kesulitan kesulitan yang dialami saat membuat kain dan bagaimana menanganinya ? Jawab: Kesulitannya ketika memindahkankan jeratan karena belum terbiasa sehingga butuh latihan agar menjafi lebih terbiasa Kemudian jarum yang kadang tidak menjerat sehingga menyebabkan bolong pada rajutan, jadi kita harus sering melihat dulu apakah jarumnya sudah bagus atau jelek. 4. Lampirkan kain hasil praktikum yang telah dibuat ?

VI.

DISKUSI Pada praktik ini selain kesulitan karena pemindahan jeratan yang belum terlalu mahir sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama, jarum juga kadang tidak mengait shingga jeratan menjadi bolong itu karena jarumnya tidak menjerat sehingga harus sering memeriksa keadaan jarum, kemudian sering terjadi penumpukan sehingga ketika kita menyeret akan berat malah terhambat, jadi kita harus menarik dari bawah tiap 1 course untuk menghindari penumpukan.

VII.

KESIMPULAN Pemindahan jeratan adalh salah satu cara dalam hal membuat kain rajut corak Selain pemindahan jeratan kain rajut corak bisa dengan cara penggantian warne atau gabungan dari keduanya. Dan dalam praktek ini kita bias mengetahui bagaimana melakukan rajutan rib dan plain dalam 1 course, yaitu dengan mengatur jarum.

Daftar Pustaka Buku Pedoman perajutan I,2010 Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung

RISALAH PRAKTIKUM PERAJUTAN 1

Nama Group NPM Dosen Assisten

: Azka Azzakhra : T-1 :09.T40003 : Irwan, S.,Teks : Maksudi Dewi N.S.,Si.T

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL BANDUNG 2010

LAPORAN PRAKTIKUM PERAJUTAN 1

Nama Group NPM Dosen Assisten

: Azka Azzakhra : T-1 :09.T40003 : Irwan, S.,Teks : Maksudi Dewi N.S.,Si.T

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL BANDUNG 2010