Anda di halaman 1dari 3

Nama NIM Kelas

: Alfie Putri Rachmasari : P2.31.35.0.12.039 : 1 Non Reguler

A. Hubungan Konfigurasi Elektron Dengan Letak Unsur Dalam Sistem Periodik Konfigurasi elektron menyatakan susunan elektron mengelilingi inti atom. Nomor atom menunjukkan jumlah electron di kulit-kulit atom. Oleh karena itu, hubungan antara letak unsur dalam sistem periodik dengan konfigurasi elektronnya adalah sebagai berikut : 1. Periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom. Unsur-unsur yang mempunyai jumlah kulit sama akan menempati baris yang sama. periode = jumlah kulit Contoh :
11Na

= 1s2 2s2 2p6 3s1

Dapat diketahui bahwa elektron terakhir berada pada n=3 yang berarti unsur tersebut masuk dalam Periode 3. 2. Penomoran golongan dilakukan berdasarkan elektron valensi yang dimiliki oleh suatu unsur. Setiap unsur yang memiliki elektron valensi sama akan menempati golongan yang sama pula. golongan = jumlah elektron valensi

Lambang Golongan I-A II - A III - A IV - A

Nama Golongan Alkali Alkali tanah Boron Karbon Silikon Nitogen Posphor Oksigen Halogen Gas mulia

Konfigurasi Elektron Lambang Konfigurasi Elektron Orbital Terluar ns1 ns2 ns2 - np1 ns2 - np2 ns2 - np3 ns2 - np4 ns2 - np5 ns2 - np6 Golongan III - B IV - B V-B VI - B Orbital Terluar (n - 1) d1 ns2 (n - 1) d2 ns2 (n - 1) d3 ns2 (n - 1) d4 ns2 (n - 1) d5 ns2 (n - 1) d6ns2 (n - 1) d7ns2 (n - 1) d8ns2 (n - 1) d9 ns2 (n - 1) d10 ns2

V-A VI - A VII - A VIII - A

VII - B VIII - B VIII - B VIII - B I-B II - B

Jika : n = 6 adalah lantanida ns2 (n-2)f1-14 n = 7 adalah aktinida Contoh :


11Na

= 1s2 2s2 2p6 3s1

Dapat diketahui bahwa elektron terakhir pada n=3 mempunyai elektron valensi 1, berarti golongan I serta berakhir di subkulit s, berarti Golongan A, jadi kalau digabungkan menjadi Golongan IA. Keterangan : Blok s merupakan golongan I A dan II A yang tergolong dalam logam aktif, kecuali H (nonlogam) dan He (gas mulia).

B. Sifat-Sifat Keperiodikan Unsur 1. Jari-jari Atom = jarak antara inti atom dengan kulit atom paling luar yang ditempati elektron. Jari-jari atom netral lebih besar daripada jari-jari ion positifnya tetapi lebih kecil dari jari-jari ion negatifnya. Contoh: jari-jari atom Cl < jari-jari ion Cljari-jari atom Ba > jari-jari ion Ba2+ 2. Potensial Ionisasi (energi inonisasi) = energi yang dibutuhkan untuk membebaskan satu elektron suatu atom pada keadaan gas. 3. Afinitas Elektron = energi yang dibebaskan atom netral dalam pengikatan elektron untuk membentuk ion negatif. 4. Kelogaman dan Keasaman. 5. Elektronegatifitas = kecenderungan suatu atom menarik pasangan elektronnya dalam molekul. Maksimum di golongan Halogen, gas mulia lebih kecil

keelektronegatifannya dibanding Halogen. 6. Kereaktifan, yaitu kemudahan melakukan reaksi dengan unsur lain. Sifat Jari-jari Unsur segolongan (atas-bawah) Semakin ke Unsur seperiode (kiri-kanan) ke kanan

bawah Semakin

semakin besar Potensial Ionisasi Afinitas Elektron Elektronegatifitas Kelogaman Keasaman Kereaktifan Kecil Kecil Kecil Besar Kecil Besar

semakin kecil Besar Besar Besar Kecil Besar Kecil