SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah Kode Mata Kuliah/SKS Tingkat/Semester Pertemuan Ke Waktu Pertemuan

: Sistem Hematologi : KEP. 546 : II/IV : 1 dan 2 : 2 x 120 menit

A.

Kompetensi 1. Kompetensi Dasar Setelah : pembelajaran ini mahasiswa dapat

menyelesaikan

mengaplikasikan asuhan keperawatan pada sistem hematologi.

2.

Standar Kompetensi Setelah

: pembelajaran ini mahasiswa mampu

menyelesaikan

membuat keputusan terkait masalah yang berhubungan dengan sistem hematologi pada anak dan mengaplikasikan tindakan keperawatan pada anak dengan hemofilia.

3.

Soft Skill Nilai soft skill

: yang diharapkan adalah mahasiswa dapat

bekerjasama, bertanggung jawab, berani mengemukakan pendapat dan bertanya, menghargai pendapat orang lain, belajar mandiri, mawas diri, pengendalian diri serta motivasi belajar sepanjang waktu, toleransi kepemimpinan, komunikasi, kreatif, percaya diri, saling menghargai dan inisiatif.

B. Pemberian obat intra vena e. manfaat mata kuliah. Konsep dasar hemofilia 4. Defisit volume cairan dan elektrolit / resiko 5. Transfusi darah b. Intoleransi aktivitas c. materi kuliah. Selanjutnya dilakukan appersepsi tentang tumbuh kembang anak. 4. Pengkajian masalah keperawatan a. Kegiatan Belajar Mengajar 1. Resiko cidera d. 2. Intervensi keperawatan a. Dosen memberi penjelasan materi berkaitan dengan pokok bahasan dan sub pokok bahasan terkait kasus hemofilia pada anak. Fisiologi sistem perdarahan pada anak 3. sistem kuliah. konsep hemofilia pada anak. 3. Konsep tumbuh kembang anak 2. kontrak perkuliahan. sistem penilaian dan aturan-aturan lainnya. Pokok Bahasan : Asuhan keperawatan hemofilia pada anak C. Dosen memberikan evaluasi dan menyimpulkan materi . Sub Pokok Bahasan 1. Gangguan pertukaran gas b. tujuan mata kuliah. Pengambilan darah vena c. Pendidikan kesehatan tentang perawatan di rumah D. Pemberian cairan d. Perkuliahan diisi penjelasan deskripsi mata kuliah.

Evaluasi (* menyesuaikan metode yang dikembangkan dalam p engajaran). Keperawatan Gerontik Edisi 2. EGC: Jakarta. Gabriel JF. 1996. Keperawatan Medikal Bedah Vol. Fisika Kedokteran. Jelaskan rencana keperawatan pada kasus hemofilia pada anak? 5. Hipokrates: Jakarta 4. Jelaskan pengertian hemofilia? 2. EGC: Jakarta 8. Robert K. Mickey.E. 2000. Jelaskan tanda dan gejala hemofilia? 3. FK UI: Jakarta 3. Biokimia Harper Edisi 25. 2. 2003. 1997. Jakarta 7. Bruner & Suddarth. Jelaskan pataofisiologi terjadinya hemofilia? 4. Sadier. Sebutkan alat dan bahan yang dibutuhkan pada tranfusi darah? F. Referensi 1. FK UI. Mary Courtney. Murray dkk. Embrirologi Kedokteran Edisi 7. EGC: Jakarta . EGC: Jakarta 6. 2. 1995. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak. Ilmu Kesehatan Anak Vol. EGC: Jakarta 5. 2. Stanley dkk. 2006. 2001. Farmakologi dan Terapi Edisi 4. Terapi Diet dan Nutrisi Edisi II. Sulistia G dkk. 1. 1985.

Kep.Pengajar (Enisulis Tyaningsih S. Ns) .

saling menghargai dan inisiatif. Pokok Bahasan : Asuhan keperawatan leukimia pada remaja . 546 : II/IV : 3 dan 4 : 2 x 120 menit A. Soft Skill Nilai soft skill : yang diharapkan adalah mahasiswa dapat bekerjasama. belajar mandiri. berani mengemukakan pendapat dan bertanya. menghargai pendapat orang lain. kreatif. Standar Kompetensi Setelah : pembelajaran ini mahasiswa mampu menyelesaikan membuat keputusan terkait masalah yang berhubungan dengan sistem hematologi pada remaja (leukimia) 3. B.SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode Mata Kuliah/SKS Tingkat/Semester Pertemuan Ke Waktu Pertemuan : Sistem Hematologi : KEP. mawas diri. bertanggung jawab. komunikasi. Kompetensi 1. percaya diri. toleransi kepemimpinan. Kompetensi Dasar Setelah : pembelajaran ini mahasiswa dapat menyelesaikan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada sistem hematologi. 2. pengendalian diri serta motivasi belajar sepanjang waktu.

Intervensi keperawatan a. Kegiatan Belajar Mengajar 1. Dosen memberi penjelasan materi berkaitan dengan pokok bahasan dan sub pokok bahasan terkait kasus leukimia pada remaja. 3.C. Evaluasi (* menyesuaikan metode yang dikembangkan dalam p engajaran). Pengambilan spesimen darah (BMP) c. Jelaskan tanda dan gejala leukimia? 4. Pengambilan darah vena b. Perkuliahan diisi penjelasan appersepsi tentang konsep leukimia pada remaja. kecemasan 4. 2. Sub Pokok Bahasan 1. Intoleransi aktivitas c. Sebutkan dan jelaskan macam leukimia? 3. Konsep tumbuh kembang remaja 2. Resiko cidera d. Dosen memberikan evaluasi dan menyimpulkan materi E. Jelaskan pataofisiologi terjadinya leukimia? . Pendidikan kesehatan tentang perawatan di rumah e. Gangguan citra tubuh e. Konsep dasar leukimia 3. Pengkajian masalah keperawatan a. 1. Jelaskan pengertian leukimia? 2. Pemberian obat intra vena d. Resiko infeksi b. Persiapan pre dan post operatif D.

2. Fisika Kedokteran. Bruner & Suddarth. 1996. 1995. Ilmu Kesehatan Anak Vol. Jakarta 7. EGC: Jakarta 8. 2. EGC: Jakarta Pengajar (Enisulis Tyaningsih S.5. Robert K. Referensi 1. Mary Courtney. FK UI. Biokimia Harper Edisi 25. Ns) . Stanley dkk. EGC: Jakarta 6. 2006. Murray dkk. Hipokrates: Jakarta 4. FK UI: Jakarta 3. Keperawatan Medikal Bedah Vol. Embrirologi Kedokteran Edisi 7. 1985. Sadier.Kep. 2003. Terapi Diet dan Nutrisi Edisi II. Keperawatan Gerontik Edisi 2. 2. EGC: Jakarta 5. Gabriel JF. Jelaskan rencana keperawatan pada kasus leukimia pada anak? F. Mickey. Farmakologi dan Terapi Edisi 4. Sulistia G dkk. 1997. EGC: Jakarta. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak. 2001. 2000.

terapi steam cell. Kompetensi Dasar Setelah : pembelajaran ini mahasiswa dapat menyelesaikan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada sistem hematologi. menghargai pendapat orang lain. 6. mawas diri. kegawatan syok hipovolemik. percaya diri. dan 9 : 5 x 120 menit A. bertanggung jawab. 2. flebotomie. Standar Kompetensi Setelah : pembelajaran ini mahasiswa mampu menyelesaikan membuat keputusan terkait masalah yang berhubungan dengan masalah sistem hematologi pada dewasa yaitu asuhan keperawatan ITP. kreatif. 3. 7. saling menghargai dan inisiatif.SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode Mata Kuliah/SKS Tingkat/Semester Pertemuan Ke Waktu Pertemuan : Sistem Hematologi : KEP. Soft Skill Nilai soft skill : yang diharapkan adalah mahasiswa dapat bekerjasama. Kompetensi 1. berani mengemukakan pendapat dan bertanya. 546 : II/IV : 5. pengendalian diri serta motivasi belajar sepanjang waktu. toleransi kepemimpinan. belajar mandiri. komunikasi. 8. .

Intoleransi aktivitas c. Terapi steam cell 6. Dosen memberikan evaluasi dan menyimpulkan materi . Sub Pokok Bahasan 1. Kegiatan Belajar Mengajar a. Intervensi keperawatan a. Resiko cidera 7. Kegawatan syok hipovolemik 4. Flebotomie 5. c. Pemberian cairan d. Defisit volume cairan b. Pokok Bahasan : Asuhan keperawatan ITP pada dewasa C. Transfusi darah b. Pendidikan kesehatan tentang pencegahan perdarahan D. Pengkajian masalah keperawatan a. Konsep dasar ITP 3. Konsep tumbuh kembang dewasa 2.B. Dosen memberi penjelasan materi berkaitan dengan pokok bahasan dan sub pokok bahasan terkait kasus ITP pada dewasa. Perkuliahan diisi penjelasan appersepsi tentang konsep ITP pada dewasa. b. Pemberian obat intravena e. Pengambilan darah vena c.

Farmakologi dan Terapi Edisi 4. 2001.E. Jelaskan pengertian ITP? 2. Terapi Diet dan Nutrisi Edisi II. Jelaskan pataofisiologi terjadinya ITP? 4. Stanley dkk. Biokimia Harper Edisi 25. Robert K. Jelaskan tanda dan gejala ITP? 3. Ilmu Kesehatan Anak Vol. 1985. Sadier. 2. Jelaskan rencana keperawatan pada kasus ITP pada dewasa? 5. EGC: Jakarta. EGC: Jakarta 5. Murray dkk. Keperawatan Medikal Bedah Vol. Gabriel JF. 2. 1995. Jakarta 7. Hipokrates: Jakarta 4. Jelaskan mengatasi kegawatan syok hipovolemik? 6. Jelaskan terapi steam cell? F. Evaluasi (* menyesuaikan metode yang dikembangkan dalam p engajaran). FK UI: Jakarta 3. 1996. Keperawatan Gerontik Edisi 2. 2003. Fisika Kedokteran. EGC: Jakarta 6. 2000. Mary Courtney. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak. Bruner & Suddarth. 1. EGC: Jakarta 8. Referensi 1. Sulistia G dkk. 2006. 1997. Mickey. EGC: Jakarta . Jelaskan cara mengatasi flebotomie? 7. Embrirologi Kedokteran Edisi 7. FK UI. 2.

Kep.Pengajar (Enisulis Tyaningsih S. Ns) .

komunikasi. 3. 546 : II/IV : 10 dan 11 : 2 x 120 menit A. berani mengemukakan pendapat dan bertanya. . kreatif. percaya diri. Soft Skill Nilai soft skill : yang diharapkan adalah mahasiswa dapat bekerjasama. menghargai pendapat orang lain. pengendalian diri serta motivasi belajar sepanjang waktu. bertanggung jawab. toleransi kepemimpinan. 2. mawas diri. Standar Kompetensi Setelah : pembelajaran ini mahasiswa mampu menyelesaikan membuat keputusan terkait masalah yang berhubungan dengan asuhan keperawatan Anemia pada lansia.SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode Mata Kuliah/SKS Tingkat/Semester Pertemuan Ke Waktu Pertemuan : Sistem Hematologi : KEP. belajar mandiri. Kompetensi Dasar Setelah : pembelajaran ini mahasiswa dapat menyelesaikan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada sistem hematologi. saling menghargai dan inisiatif. Kompetensi 1.

Kegiatan Belajar Mengajar a. Konsep tumbuh kembang lansia 2. Evaluasi (* menyesuaikan metode yang dikembangkan dalam p engajaran). Pengkajian masalah keperawatan a. Perkuliahan diisi penjelasan appersepsi tentang konsep ITP pada dewasa. Pemberian cairan d. b. Pendidikan kesehatan tentang pencegahan perdarahan D. 1. Sub Pokok Bahasan 1. Dosen memberi penjelasan materi berkaitan dengan pokok bahasan dan sub pokok bahasan terkait kasus anemia pada lansia. Jelaskan tanda dan gejala anemia? 3. Pengambilan darah vena c. Resiko cidera 4.B. Intoleransi aktivitas c. Jelaskan pengertian anemia? 2. Defisit volume cairan b. Dosen memberikan evaluasi dan menyimpulkan materi E. Pokok Bahasan : Asuhan keperawatan anemia pada lansia C. c. Jelaskan rencana keperawatan pada kasus anemia pada lansia? . Intervensi keperawatan a. Transfusi darah b. Jelaskan pataofisiologi terjadinya anemia? 4. Pemberian obat intravena e. Konsep dasar anemia 3.

F. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak. 1985. FK UI. 2. 1995. FK UI: Jakarta 3. Gabriel JF. Ns) . Jakarta 7. Stanley dkk. Keperawatan Gerontik Edisi 2. 2003. Mary Courtney. Ilmu Kesehatan Anak Vol. Hipokrates: Jakarta 4. Bruner & Suddarth. 2000. Robert K. Referensi 1. Fisika Kedokteran. Sadier. 2. EGC: Jakarta 8. EGC: Jakarta. 1997. EGC: Jakarta 5. Mickey. Farmakologi dan Terapi Edisi 4. Biokimia Harper Edisi 25. Murray dkk. Terapi Diet dan Nutrisi Edisi II.Kep. Keperawatan Medikal Bedah Vol. Embrirologi Kedokteran Edisi 7. 2006. 2. 2001. Sulistia G dkk. EGC: Jakarta 6. 1996. EGC: Jakarta Pengajar (Enisulis Tyaningsih S.

Kompetensi 1. berani mengemukakan pendapat dan bertanya. pengendalian diri serta motivasi belajar sepanjang waktu. 3. Kompetensi Dasar Setelah : pembelajaran ini mahasiswa dapat menyelesaikan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada sistem hematologi. saling menghargai dan inisiatif. B. Soft Skill Nilai soft skill : yang diharapkan adalah mahasiswa dapat bekerjasama. 13. bertanggung jawab. Standar Kompetensi Setelah : pembelajaran ini mahasiswa mampu menyelesaikan mendemonstrasikan tindakan keperawatan terkait masalah yang berhubungan dengan asuhan keperawatan pada sistem hematologi. komunikasi. Pokok Bahasan : Tindakan keperawatan pada sistem hematologi . percaya diri. dan 14 : 3 x 120 menit A. menghargai pendapat orang lain. belajar mandiri. 546 : II/IV : 12. toleransi kepemimpinan. kreatif. mawas diri.SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah Kode Mata Kuliah/SKS Tingkat/Semester Pertemuan Ke Waktu Pertemuan : Sistem Hematologi : KEP. 2.

Transfusi darah b. Pemberian cairan e. Kegiatan Belajar Mengajar a. Pengambilan BMP d. Pemberian obat intravena f. Dosen memberikan penjelasan terhadap alat dan bahan yang dibutuhkan untuk setiap prosedur d. Dosen membagi mahasiswa kedalam kelompok. Sub Pokok Bahasan 1. c.C. Intervensi keperawatan a. Dosen memberi penjelasan materi berkaitan dengan pokok bahasan dan sub pokok bahasan terkait materi praktikum. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan untuk tindakan transfusi darah? 2. Jelaskan persiapan dalam melakukan BMP? 4.kelompok kecil untuk melakukan redemonstrasi tindakan keperawatan pada sistem hematologi. Pendidikan kesehatan tentang masalah hematologi D. e. Dosen memberikan evaluasi dan menyimpulkan materi E. f. 1. Jelaskan tahapan dalam memberikan cairan pada anak? 3. b. Dosen memberikan demonstrasi terhadap materi praktikum. Evaluasi (* menyesuaikan metode yang dikembangkan dalam p engajaran). Meminta mahasiswa untuk redemonstrasi praktikum? . Perkuliahan diawali dengan pre test tentang setiap prosedur yang akan dilakukan. Pengambilan darah vena c.

Keperawatan Gerontik Edisi 2.F. 2003. 2. Terapi Diet dan Nutrisi Edisi II. EGC: Jakarta 5. 1995. 1997. 2000. Mickey. Sadier. Bruner & Suddarth. Ns) . EGC: Jakarta 6. EGC: Jakarta. FK UI: Jakarta 3. 1996. Fisika Kedokteran. Embrirologi Kedokteran Edisi 7. EGC: Jakarta 8. Sulistia G dkk. 2. 2001. Hipokrates: Jakarta 4. Jakarta 7. Gabriel JF. Murray dkk. Mary Courtney. Biokimia Harper Edisi 25. Robert K. Farmakologi dan Terapi Edisi 4. Stanley dkk. 2. Ilmu Kesehatan Anak Vol. 2006. FK UI.Kep. 1985. Referensi 1. Keperawatan Medikal Bedah Vol. Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak. EGC: Jakarta Pengajar (Enisulis Tyaningsih S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful