Bentuk Nama obat Indikasi Kontra Indikasi/ peringatan Route Penggolongan Penggolongan (Efek Terapi) Dosis Serbuk Adem Sari Untuk Panas dalam, sakit tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah dan susah buang air besar. N/A Peroral Obat herbal berstandar Analgetik Untuk pengobatan: Orang dewasa: 1 bungkus 2 3 kali sehari. Anak-anak 1/2 bungkus 2 - 3 kali sehari. Untuk pencegahan: Orang dewasa: 1 bungkus 1 kali sehari. Anak-anak 1/2 bungkus 1 kali sehari. Pil Pil Binari Membantu melancarkan dan mengatur haid, meredakan nyeri haid, perut kembung dan sakit pinggang, mengurangi lendir yang berlebihan dan bau yang kurang sedap pada wanita yang menderita keputihan. Membantu mengencangkan kembali otot-otot perut dan otot-otot kewanitaan bagi ibu yang baru melahirkan serta membantu agar Wanita hamil sebaiknya tidak minum pil ini. Peroral Jamu Antiflatulen Minumlah secara teratur 3 x 2 pil sehari. tubuh tetap dalam kondisi sehat, segar dan singset. Tablet Aspirin Tablet Meringankan rasa sakit, nyeri otot dan sendi, demam, nyeri karena haid, migren, sakit kepala dan sakit gigi tingkat ringan hingga agak berat. Tukak lambung dan peka terhadap derivet asam salisilat, penderita asma dan alergi, penderita yang pernah atau sering mengalami pendarahan di bawah kulit, penderita hemofilia;, anak-anak di bawah umur 16 tahun. Kapsul Cereton kapsul Suplemen untuk membantu - Hipersensitif terhadap Ginkgo Peroral Obat bebas Antikoagulan Dewasa dan anak-anak Peroral Obat babas terbatas Analgetik/ antipiretik Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 2 tablet setiap setelah BAB, maksimum 12 tablet/24 jam. Anak-anak 612 tahun: 1 tablet setiap setelah BAB, maksimum 6 tablet/24 jam. memperbaiki sirkulasi darah perifer dan pusat serta membantu memperbaiki fungsi otak. biloba. - Penderita yang mempunyai kecenderunga n untuk pendarahan. dengan berat badan ?30 kg, dosis harian yang direkomendasi kan adalah 50100 mg (potensi) cefixime diberikan per oral dua kali sehari. Suppositor ia Flagyl metronidazol e - Perlakuan terhadap infeksi dimana bakteri anaerob telah diidentifikasi: septikemia, bakteremia, peritonitis, abses otak, necrotising radang paru-paru, - Metronidazol tidak boleh digunakan pada pasien dengan sejarah yang mapan sumsum tulang depresion. - Pasien yang diketahui Lewat anus, dalam supositoria. Obat keras Okstitoksik Sebuah Perawatan infeksi di mana 'bakteri anaerob telah diidentifikasi Dewasa : 1 gram supositoria di 8 bouny interval osteomielitis, puerperal sepsis, selulitis pelvis. - Pencegahan infeksi pasca operasi disebabkan oleh bakteri anaerob, khususnya spesies Bacteroides dan anerobic streptokokus. hipersensitif terhadap metronidazol. - trimester pertama kehamilan. sampai obat oral menjadi mungkin. Jika supositoria administrasi lebih dari 3 hari, mengurangi dosis lebih lanjut menjadi 1 gram pada 12 jam interval. Anak-anak : 7,5 mg / kg berat badan di sebuah jam interval. Pencegahan infeksi pasca operasi karena bakteri anerobic: Dewasa : 1 gram supositoria 2-4 jam sebelum operasi, kemudian pada usia 8 jam interval sampai obat oral menjadi mungkin. Anak-anak : V4 atau% dari 500 mg supositoria pada usia 8 jam interval. Suspensi Aludona Syrup Penyembuhan terhadap gejalagejala dari tukak Penderita glaucoma atau penyakit jantung Peroral Obat Keras Antasida 1 - 2 sendok teh 30 menit sesudah makan lambung dan semua gangguan saluran pencernaan yang disebabkan oleh pengeluaran asam atau gerak yang berlebihan. Obat suntik Actrapid HM 40 IU/ML Diabetes melitus yang memerlukan insulin. yang parah. dan sebelum tidur. Hipoglikemia (kadar glukosa dalam darah rendah), insulinoma (tumor jinak yang terdiri atas sel-sel pulau Langerhans kelenjar ludah perut). Penggunaan bersama dengan pompa insulin. Parenteral/ Obat Keras Antidiabetic Jika digunakan secara tunggal, dosis lazimnya adalah 3 kali sehari atau lebih. Digunakan dengan disuntikkan sub kutan, intramuskular atau intravena. Harus digunakan dengan jarum suntik NovoPen 3 dan NovoFine 30G x 8 mm. Tidak dianjurkan untuk digunakan pada pompa insulin. Rentang aksi setelah penyuntikan secara subkutan : onset ½ jam, waktu maksimal yang dibutuhkan untuk mencapai kadar maksimal dari suatu dosis dalam tubuh 13 jam pertama, dosis dalam tubuh habis setelah kirakira 8 jam. Salep Fungares Miconazole nitrate - Infeksi kulit dan kuku yang disebabkan olefrdermatofita, kandida dan jamur - jamur lainnya seperti: Tinea capitis, Tinea corporis, Tinea manum, Tinea pedis (Athlete's foot), Tinea barbae, Tinea cruris, Tinea unguium atau onikomikosis, pityriasis versicolor, kandidiasis kulit dan kuku Hipersensitif terhadap Miconazole nitrate. Topikal Obat bebas terbatas. Adsorben Dewasa dan anak-anak, dioleskan secukupnya. tinea pedis, kriusis, korporis dan kandiasis kulit: 2 kali sehari, tinea versikolor: sekali sehari. - Larutan Vicks formula 44 Karena FUNGARES memiliki khasiat anti bakteri terutama terhadap bakteri gram positif, maka FUNGARES8 dapat digunakan pada mikosis dengan infeksi sekunder oleh bakteri tersebut. Menghilangkan Glaukoma, asma bronkhial, kegagalan pernapasan. Peroral Obat Bebas Terbatas Antitusif Dewasa dan anak berusia lebih dari 12 tahun : 2 sendok teh. Anak berusia 6-12 tahun : 1 sendok teh. Anak berusia 4-6 tahun : ½ sendok teh. Diberikan tiap 4 jam sekali, sampai dengan batuk kering, iritasi tenggorokan. Mengurangi bersinbersin dan ingusan yang berkaitan dengan pilek dan flu. 6 kali sehari. Emulsi Antangin JRG Cair Mengobati masuk angin melegakan tenggorokan. N/A Peroral Jamu Analgetik terapeutik Dosis : Dewasa -Untuk mengobati masuk angin, minum 1 sachet 3x sehari sesudah makan sampai sembuh. -Untuk mabuk perjalanan, minum 1 sachet sebelum perjalanan jauh. - Untuk menjaga kondisi tubuh, minum 1 sachet, 3x sehari sesudah makan, secara teratur. Anak-anak (612 tahun) -1/2 dari dosis dewasa Obat Tetes Tetes telinga Erlamycetin Chloramphen icol Infeksi superfisial pada telinga luar oleh kuman gram positif atau gram negatif yang peka terhadap Chloramphenicol. Bagi penderita yang sensitif terhadap Chloramphenico l Perforasi membran timpani. vaksin Vaksin Jerap DTP Untuk Imunisasi secara simultan terhadap difteri, tetanus dan batuk Terdapat beberapa kontra indikasi yang berkaitan Parenteral via intramuskul ar atau via Obat Keras Adsorben Permukosa Obat Keras Adsorben Teteskan kedalam lubang telinga 2 - 3 tetes, 3 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter. aksin harus dikocok dulu untuk menghomogen kan suspensi. Vaksin harus rejan. dengan suntikan pertama DTP. Gejala-gejala keabnormalan otak pada periode bayi baru lahir atau gejala-gejala serius keabnormalan pada saraf merupakan kontraindikasi dari komponen pertussis. Imunisasi DTP kedua tidak boleh diberikan kepada anak yang mengalami gejala-gejala parah pada dosis subkutan. disuntikkan secara intramuskuler atau secara subkutan yang dalam. Bagian anterolateral paha atas merupakan bagian yang direkomendasi kan untuk tempat penyuntikkan. (Penyuntikan di bagian pantat pada anak-anak tidak direkomendasi kan karena dapat mencederai syaraf pinggul). Tidak boleh disuntikkan pada kulit karena dapat menimbulkan reaksi lokal. pertama DTP. Komponen pertussis harus dihindarkan, dan hanya dengan diberi DT untuk meneruskan imunisasi ini. Untuk individu penderita HIV baik dengan gejala maupun tanpa gejala harus diberi imunisasi DTP sesuai dengan standar jadual tertentu. Satu dosis adalah 0,5 ml. Pada setiap penyuntikan harus digunakan jarum suntik dan syringe yang steril. Di negaranegara dimana pertussis merupakan ancaman bagi bayi muda, imunisasi DTP harus dimulai sesegera mungkin dengan dosis pertama diberikan pada usia 6 minggu dan 2 dosis berikutnya diberikan dengan interval masing-masing 4 minggu. Vaksin DTP dapat diberikan secara aman dan efektif pada waktu yang bersamaan dengan vaksinasi BCG, Campak, Polio (OPV dan IPV), Hepatitis B, Hib. dan vaksin Yellow Fever. Aerosol Combivent aerosol Pengobatan bronkhospasme yang berhubungan dengan penyakit penyumbatan paru kronis sedang sampai berat pada pasien yang memerlukan lebih Gemetar pada otot skelet, berdebar, sakit kepala, pusing, gugup, mulut kering, iritasi tenggorokan, retensi urin. Perinhalasi Obat Keras Analgetik narkotik Dewasa : 4 kali sehari 2 semprot. Maksimum : 12 semprotan/24 jam. dari satu bronkhodilator. Tugas Individu Berbagai Macam Bentuk Obat dan Penggolongannya Oleh: Marhiati K21111 264 Dosen: Dr. Nurhaedar Jafar, M.Kes.,Apt. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM STUDI ILMU GIZI 2013
Sign up to vote on this title
UsefulNot useful