konsep pembelajaran menyimak dalam pelajaran bahasa Inggris A.

PENDAHULUAN Sebagai salah satu keterampilan berbahasa, menyimak merupakan keterampilan yang memungkinkan seorang pemakai bahasa untuk memahami bahasa yang dugunakan secara lisan. Karena banyaknya komunikasi sehari-hari yang dilakukan secara lisan,kemampuan ini amat penting dimiliki oleh setiap pemakai bahasa. Tanpa kemampuan menyimak yang baik, akan terjadi banyak kesalah pahaman dalam komunikasi sesama pemakai bahasa, yang dapat mnyebabkan berbagai hambatan dalm pelaksanaan tugas dan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu kemampuan menyimak merupakan bagian yang penting dan tidak dapat diabaikan dalam pengajaran bahasa, terutama bila tujuan penyelanggaraannya adalah penguasaan keterampilan berbahasa secara utuh. Dalam pengajaran secara itu, peerkembangan dan tingkat penguasaan kemampuan menyimak perlu dipantau dan diukur melalui penyelanggaraan tes menyimak. Menyimak atau istima‟ merupakan keterampilan dalam berbahasa arab yang memu ngkinkan seseorang untuk memahami bahasa arab yang digunakan secara lisan, sehingga terhindar dari kesalahpahaman dalam berkomunikasai yang dapat menyebabkan berbagai hambatan dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan sehari-hari. Dengan memiliki penguasaan keterampilan menyimak yang mamadai, duharapkan siswa terbiasa dengan bunyi-bunyi bahasa arab yang pada akhirnya memungkinkannya untuk melafalkan bunyi-bunyi tersebut dengan benar. (Ibrahim, 1987: 223). 1. 2. B. KONSEP a. Pengertian Menyimak Menyimak adalah mendengar secara khusus dan terpusat pada objek yang disimak (Natasasmita Hanapi, 1995: 18). Menyimak dapat didefinisikan suatu aktivitas yang mencakup kegiatan mendengar dan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menilik, dan mereaksi atas makna yang terkandung dalam bahan simakan. (Djago Tarigan, 1991: 4). “Menyimak adalah suatu proses kegiatan mendengarkan lambang lisan-lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi, serta memahami makna komunikasi yang tidak disampaikan oleh si pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan”. (Tarigan: 1983). Proses menyimak memerlukan perhatian serius dari siswa. Ia berbeda dengan mendengar atau mendengarkan. Menurut pendapat Tarigan (1994:27), “Pada kegiatan mendengar mungkin si pendengar tidak memahami apa yang didengar. Pada kegiatan mendengarkan sudah ada unsur kesengajaan, tetapi belum diikuti unsur pemahaman karena itu belum menjadi tujuan.”Kegiatan menyimak mencakup mendengar, mendengarkan, dan disertai usaha untuk memahami bahan simakan. Oleh karena itu dalam kegiatan menyimak ada unsur kesengajaan, perhatian dan pemahaman, yang merupakan unsur utama dalam setiap peristiwa menyimak. Penilaiannya pun selalu terdapat dalam peristiwa menyimak, bahkan melebihi unsur perhatian. “Menyimak adalah suatu proses yang mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasikan, dan mereaksi atas makna yang terkandung di dalamnya”. (Sabarti –at all: 1992). b. Tujuan Pembelajaran Menyimak Tujuan pengajaran menyimak dalam pembelajaran bahasa Arab: Mengetahui dan membedakan suara huruf-huruf arab dengan baik dan benar. Mengetahui dan membedakan harakat panjang dan pendek. Membedakan suara huruf yang hampir sama dalam pengucapannya. Mengetahui dan membedakan suara huruf yang bertasydid dan bertanwin. Mengetahui hubungan rumusan suara dengan rumusan tulisan. Menyimak Bahasa Arab tanpa mendalami gramatikal struktur makna. Mendengar dan memahami kosa kata Bahasa Arab sesuai struktur percakapan sehari-hari. Mengetahui perubahan makna sesuai perubahan bentuk kata. Memahami penggunaan bentuk-bentuk kata Bahasa Arab dalam menyusun kata untuk mengungkapkan maknanya. Memahami penggunaan mudzakar, muannats, „adad, af‟al, dan lainnya dari aspek penggunaannya dalam bahasa untuk memperjelas makna. Memahami makna yang berhubungan dengan beragam aspek dan kebudayaan asing. Mengetahui materi dalam kata Bahasa Arab terkadang berbeda dari maknanya dan hampir sama dengan bahasa asli pengajar Memahami apa yang diinginkan pembicara ketika mengungkapkan sesuai keadaan. Mengetahui jenis-jenis fi‟il yang mewakili percakapan yang membutuhkan jawaban. Meminta manfaat dari kepastian aspek-aspek tersebut dalam pengaplikasian menyimak Bahasa Arab sehari-hari c. Urgensi Menyimak

1. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 1.

Melatih pendengaran. iv. 2002: 92). Menyimak sangat dibutuhkan ketika ada kegiatan yang memerlukan pendengaran dan perhatian. Piringan hitam Pada dasarnya piringan hitam (PH) tidak jauh berbeda dengan pita rekaman. Rekaman Media ini terdiri dari perangkat keras berupa alat perekam (tape recorder) dan perangkat lunak berupa progam dalam pita rekaman. Informasinya sangat abstrak sehingga kemungkinan diserap sangat kecil. sehingga tidak mungkin mengkomunikasikan materi yang banyak melalaui media ini. ceramah. ii. b) program dalam bentuk dialog atau tanya jawab. Sebagaian peran guru digantikan media dan kegiatan siswa banyak bersifat mekanis. yaitu: a) Perekaman tidak dapat dilakukan sendiri. yaitu suara. Hal ini biasa dilakukan oleh mahasiswa karena pembelajaran utama mereka ada di perkuliahan dan menyimaknya. diskusi. iii. yaitu: a) Tidak semua keterampilan bahasa dapat dituangkan dalam rekaman. Melatih komprehensi lisan atau menyimak dapat dilakukan dengar memperdengarkan rekaman sebuah cerita atau teks. Radio memiliki beberapa kelebihan. pemahaman. Dengan menggunakan media ini siswa dapat segera memperbaiki kesalahan berbahasa. Bentuk siaran radio dapat dibedakan menjadi tiga macam. seorang anak yang mendengarkan suara kemudian berkembang memahami kata-kata sebelum ia mampu membaca. yaitu: a) program dalam bentuk pidato. Dalam laboratorium bahasa siswa duduk sendirisendiri dalam bilik akvistik dan kotak suara yang telah disediakan. 1. Dengan majunya dunia rekaman. Laboratorium bahasa Media ini merupakan alat untuk melatih siswa mendengar dan berbicara dalam bahasa asing dengan jalan menyajikan materi pelajaran yang telah dipersiapkan sebelumnya. sebab radio hanya berkarakteristik tunggal. ii. b) Interaksi antara guru dan siswa kurang hidup. terutama bagi siswa yang pandai. Media ini dapat digunakan untuk melatih ekspresi lisan dan komprehensi lisan.1. radio juga memiliki keterbatasan. Di samping hal-hal di atas. yaitu: a) Tidak dapat mengkomunikasikan informasi secara visual. qishosh. sehingga dapat dibawa kemana-mana c) Siaran yang dipresentasikan lewat radio kadang dapat menimbulkan kesan lebih kuat dan lebih hidup dari pada TV. pidato. Macam-macam media dengar i. seseorang mampu menyimak terlebih dahulu ketika mengucapkan lafadz dan struktur bahasa. Keduanya berfungsi merekam suatu program yang dapat diputar kembali untuk mengkomunikasikan program itu kepada penerima informasi. dewasa ini PH diproduksi dalam bentuk sangat tipis seperti kertas. Sedangkan untuk melatih keterampilan ekspresi lisan dapat dilakukan dengan menggunakan metode latihan siap atau praktek. iii. Siswa mendengarkan suara guru atau suara radio kaset melalui head phone (Asmawi. dari hari ke hari PH semakin terdesak. kemudian guru menanyakan kepada siswa. b) Konsentrasi individu untuk mendengarkan sangat terbatas. c) Penggunaan media dalam latihan praktek biasanya menjemukan. kemudian diterima oleh alat penerima radio untuk didengar oleh penerima informasi. terutama rekaman dengan menggunakan pita kaset. (Abdul Alim Ibrahim. Rekaman memiliki kelebihan yaitu : a) Media ini menggunakan perangkat keras yang mudah diperoleh dan dimiliki oleh guru b) Dapat digunakan tanpa kehadiran guru c) Dapat digunakan secara klasikal atau individual Rekaman juga memiliki beberapa kekurangan. apa yang didengarnya melalui pemutaran rekaman cerita tersebut. tetapi harus dilakukan oleh perusahaan PH. sehingga tidak praktis di bawa ke mana-mana. Oleh karena itu. sehingga memungkinkan untuk diselipkan sebagai penyerta media cetak tetentu. Meskipun demikian. Media ini dapat digunakan untuk mengajarkan ketrampilan menyimak. Contohnya. yaitu: a) Memiliki jangkauan yang luas b) Ukuran media ini relatif kecil. c) program dalam bentuk drama atau sandiwara. Hal ini disebabkan beberapa aspek. Menyimak merupakan hal yang luar biasa karena seseorang mampu mengetahui sesuatu dengan pendengaran (menyimak) dahulu dari pada membaca. i. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyimak . dan mengulang perkataan si pembicara. d. seperti: Tanya-jawab. seiring perkembangan teknologi. dan kegiatan mendengarkan lainnya. Radio Media ini berupa program siaran radio yang disalurkan dari pemancar. 1968: 71). b) Rekaman pada PH tidak dapat dihapus atau diganti. c) Perangkat kerasnya berupa pick up relatif lebih besar dari pada tape recorder.

sistematis dan seimbang. 4) Mengidentifikasi bagian-bagian pragmatik. MACAM-MACAM PEMBELAJARAN MENYIMAK Pembelajaran menyimak (Istima‟) diklarifikasian berdasarkan: 1. Cara penyimak bahan yang disimak Berdasarkan pada cara penyimakan bahan yang disimak. menggunakan pengetahuan awal). Menyimak estetika ialah kegiatan menyimak untuk menikmati dan menghayati sesuatu. 3) Mengidentifikasi tata bahasa dari sekelompok kata. ia juga dapat mendengarkan suara siaran radio. Menurut Tarigan (1994:62). seseorang mendengarkan bahasa daerah. dapat diklarifikasikan sebagai berikut: a. bermanfaat. 6) Mengulang kata-kata penting dan ide-ide penting. kebenaran. menyimak pembacaan puisi. Materi yang disusun pun sebaiknya memperhatikan tingkat perkembangan siswa. . b. 2. Menyimak Intensif Menyimak intensif adalah kegiatan menyimak dengan penuh perhatian. Misalnya. 2) Menyimak sekunder Menyimak sekunder terjadi secara kebetulan.1. 3. 1. serta kekurangan-kekurangannya. penyimak dibagi menjadi dua bagian yaitu: Intrapersonal listening atau menyimak intrapribadi Interpersonal listening atau penyimak antar pribadi 2. komponen/faktor-faktor penting dalam menyimak adalah sebagai berikut: 1) Membedakan antar bunyi fonemis. 3) Unsur Penyimak / Siswa 1) Kondisi siswa dalam keadaan baik 2) Siswa harus berkonsentrasi 3) Adanya minat siswa dalam menyimak 4) Penyimak harus berpengalaman luas 4) Unsur Situasi 1) Waktu penyimakan 2) Saran unsur pendukung 3) Suasana lingkungan C. dan kelebihan. (Kamidjan. 2) Menyimak introgatif Menyimak introgratif ialah kegiatan menyimak yang bertujuan memperoleh informasi dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang diarahkan kepada pemerolehan informasi tersebut. 2) Unsur Materi Unsur yang diberikan haruslah aktual. 5) Menghubungkan tanda-tanda linguistik ke tanda-tanda para linguistik (intonasi) dan ke nonlinguistik (situasi yang sesuai dengan objek supaya terbangun makna. Misalnya. eskpresi. 3) Menyimak estetik Menyimak estetika sering disebut menyimak apresiatif. Menyimak ekstensif meliputi: 1) Menyimak sosial Menyimak sosial dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sosial.2001:22). Selain itu. ketentuan dan ketelitian sehingga penyimak hanya memahami seluruh secara garis besarnya saja. Menyimak intensif meliputi: 1) Menyimak kritis Menyimak kritis ialah kegiatan menyimak yang dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk memberikan penilain secara objektif. penuh percaya diri. di antaranya: 1) Unsur Pembicara Pembicara haruslah menguasai materi. dalam kehidupan sehari-hari. Menyimak ekstensif (extensive listening) Menyimak ekstensif ialah kegiatan menyimak tidak memerlukan perhatian. berbicara sistematis dan kontak dengan penyimak juga harus bergaya menarik/bervariasi. menentukan keaslian. 1. 2) Mengingat kembali kata-kata. Misalnya. dan seperangkat penggunaan yang berfungsi sebagai unit sementara mencari arti/makna. masih ada beberapa faktor penting dalam keterampilan menyimak. ketentuan dan ketelitian sehingga penyimak memahami secara mendalam. setelah itu dalam masa dua atau tiga tahun ia sudah mahir memahami pesan dalam bahasa daerah tersebut. Sumber suara Berdasarkan sumber suara yang disimak. 4) Menyimak Pasif Menyimak pasif ialah menyimak suatu bahasan yang dilakukan tanpa upaya sadar. jika seorang pembelajar sedang membaca di kamar.

Kaset CD. (b) mengemukakan gagasan yang sama dengan pembicara. dan sebagainya. Cepat mengerti. Guru dapat memberikan berbagai intruksi/pengarahan kepada siswa (secara lisan) dengan bahasa target di kelas kemudian meminta para siswa mengulangi apa yang guru ucapkan tadi (berupa pengarahan/intruksi). 1. Guru dapat menggunakan berbagai media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran berupa Tape Recorder. 1968: 72). Sedangkan siswa yang lain melaksanakan apa yang diintruksikan tadi. ceritacerita dan lainnya. 2. namun menggunakan struktur dan pilihan kata yang berbeda. Lebih kuat diingat.html diunduh tanggal 08/09/2012 pukul 16:18) 1. 1. Hal ini dapat melatih sejauh mana kemampuan siswa dalam menyimak (Istima‟) dan memahami apa yang telah disampaikan. (http://www. Yang membacakan cerita bisa juga oleh salah seorang siswa. Keterampilan menyimak dapat melatih sejauh mana siswa dapat mencermati atau mendengarkan apa-apa yang diperdengarkan kepada mereka. Siswa diperdengarkan berbagai percakapan bahasa Arab. kaset-kaset. . Guru dapat membacakan suatu judul materi yang isinya pendek dan mudah dimengerti kemudian meminta para siswa untuk menjawab berbagai pertanyaan dari judul materi tadi yang telah diperdengarkan secara lisan. dal lain sebagainya. E. (d) menyusun petunjuk-petunjuk atau nasihat berdasar materi yang telah disimak. isi dan lainnya. 6) Menyimak selektif Menyimak selektif ialah kegiatan menyimak yang dilakukan secara selektif dan terfokus untuk mengenal. CONTOH MENGAJARKAN Pembelajaran Istima‟ (Menyimak) dapat disampaikan pada waktu tertentu. Metode ini memanfaatkan Aural Oral Approach. bahasa Jerman. :91). “Ambillah buku itu dan berikan kepada teman yang berada di kiri tempat duduk kamu !”. Kreativitas penyimak dapat dilakukan dengan cara (a) menirukan lafal atau bunyi bahasa asing atau bahasa daerah. misalnya bahasa Inggris. film dan sebagainya. mereka dipinta untuk menuliskan hasil rangkuman apa yang telah mereka dengar pada sebuah catatan/kertas. Meskipun pembicaraan cepat dan panjang dengan menyebutkan huruf/kata berangkai yang sukar dimengerti. bahasa Belanda.3) Menyimak eksploratif Menyimak eksploratif ialah kegiatan menyimak yang dilakukan dengan penuh perhatian untuk mendapatkan informasi baru. Majalah. 5) Menyimak konsentratif Menyimak konsentratif ialah kegiatan menyimak yang dilakukan dengan penuh perhatian untuk memperoleh pemahaman yang baik terhadap informasi yang disimak. (Abdul Alim Ibrahim. Hal ini menjadi salah satu faktor utama dalam mengingat ujaran bahasa yang telah ia dengar dengan kuat. 1. 4) Menyimak kreatif ialah kegiatan menyimak yang bertujuan untuk mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas pembelajar. kalimat-kalimat.2001:23).com/p/keterampilan-menyimak. 2009: 105). (Mahmud Kamil An-Naqoh. (c) merekonstruksi pesan yang telah disampaikan penyimak. (Kamidjan. 2. (Ahmad Izzan. bunyi-bunyi homogen. Setelah itu. Prinsipnya harus banyak latihan mendengar (drill) baik melalui ucapan-ucapan sendiri. Dalam mendikte (Imla‟). musik. bunyi-bunyi asing. siswa menyimak atau mendengarkannya dengan seksama. Menyimak dalam hal ini berkaitan dengan mendegar adalah keterampilan yang menggunakan panca indera pendengaran atau telinga. tetapi bila telinga sudah terbiasa serasi dan peka terhadap bahasa/ucapan itu maka akan mudah dimengerti. Contoh aplikatifnya sebagai berikut: Seorang guru membacakan suatu cerita menarik dari Buku. dan bentuk-bentuk. F. Sudah kita ketahui bahwasanya hal yang paling dulu difahami oleh manusia dari bahasa adalah melalui mendengar. kata-kata. Contoh: 1. Meliputi suara (Ashwat). televisi. kemudian Guru meminta para siswa untuk mendiskusikan apa yang telah mereka simak dari cerita tersebut secara detail. METODE PEMBELAJARAN DALAM ISTIMA’ (MENYIMAK) Tujuan utama pengajaran bahasa asing seperti bahasa Arab dan bahasa Inggris melalui metode ini ialah kemahirankemahiran mendengarkan. frase-frase. 1. video. sehingga mampu memahami atau mengerti. kalimat-kalimat. nada dan suara. 3. ketika ada jawaban yang salah maka siswa yang lain diminta aktif dalam menjawab sampai akhirnya ada yang menjawab dengan benar. yaitu sebagai berikut: Melatih kecermatan dalam mendengarkan/memperhatikan. Siswa menyimak suatu judul pembahasan yang dibacakan oleh Guru kemudian mereka mendiskusikan makna yang terkandung pada dikte tersebut. atau lainnya.blogspot. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN Pembelajaran menyimak (Istima‟) ini memiliki beberapa kelebihan. bahasa yang sedang dipelajarinya.aristhaserenade.

KESIMPULAN Menyimak adalah mendengar secara khusus dan terpusat pada objek yang disimak (Natasasmita Hanapi. 2. 1. Akibatnya. siswa akan lebih dapat dimengerti atau memahami isi/kandungan apa-apa yang diperdengarkan kepadanya. 3. 4. Fachrurrozi. Jakarta: Bania Publishing Matsna. 1978. 6. Adapun kekurangannya yaitu: Para pelajar cenderung untuk memberi respon secara serentak dan secara mekanistis seperti membeo Makna kalimat yang diajarkan biasanya terlepas dari konteks. Kamil An-Naqoh. 2009. maka pelajar tidak dianjurkan berinteraksi secara lisan atau tulisan sebelum menguasai benar pola-pola kalimat yang cukup banyak. sehingga pelajar hanya memahami satu makna. kelebihan pembelajaran menyimak (Istima‟) adalah sebagai berikut: Melatih kecermatan dalam mendengarkan/memperhatikan. .com/p/keterampilan-menyimak. berbeda dengan misalnya membaca yang cenderung lebih menguras kejelian indera penglihatan (mata) dan pikiran (otak) yang berfungsi dalam memahami kata demi kata atau paragraf demi paragraf suatu bacaan. 3. Mahmud. Bandung: Humaniora. Karena kesalahan dianggap sebagai “dosa”. Melalui keterampilan menyimak ini. (Aziz Fachrurrozi. Tangerang: Al-Kitabah http://www. 2010. 7. Membedakan suara huruf yang hampir sama dalam pengucapannya. 1968 . 2. Sebetulnya para pelajar juga tidak berperan dikelas (keaktifan semu). Latihan-latihan pola bersikap manipulatif.aristhaserenade. Mohammad. 2. diantaranya sebagai berikut: Para pelajar cenderung untuk memberi respon secara serentak dan secara mekanistis seperti membeo (babga‟iy). Pembelajaran Bahasa Asing Metode Tradisional dan Kontemporer. Khurthum. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. padahal suatu kalimat atau ungkapan bisa mempunyai beberapa makna tergantung konteksnya.html 1. „Alim Ibrohim. Kairo: Darul Ma‟arif. Makna kalimat yang diajarkan biasanya terlepas dari konteks. Mendengar dan memahami kosa kata Bahasa Arab sesuai struktur percakapan sehari-hari. Muwajjihul Fan. DAFTAR PUSTAKA Izzan. Ada beberapa tujuan dalam pembelajaran menyimak yaitu: Mengetahui dan membedakan suara huruf-huruf arab dengan baik dan benar. tidak kontekstual dan tidak realistis. tidak kontekstual dan tidak realistis. „Abdul. mereka sering tidak mengetahui atau tidak memikirkan makna ujaran yang diucapkan penutur bahasa tersebut. pembelajaran Menyimak juga memiliki beragam kekurangan atau kelemahan. Karena mendengar adalah kegiatan yang sangat praktis. Mengetahui hubungan rumusan suara dengan rumusan tulisan. pelajar takut menggunakan bahasa. karena mereka hanya memberi respon pada rangsangan guru. 5. (Abdul Alim Ibrahim. 4. Pembelajaran menyimak (Ta‟lim al-Istima‟) tak selamnya memiliki kelebihan saja. Aziz.blogspot. Latihan-latihan pola bersikap manipulatif. Mengetahui dan membedakan suara huruf yang bertasydid dan bertanwin. Cepat mengerti.1. 1995: 18). 5. Pengembangan Evaluasi dan Tes Bahasa Arab. 1968: 71). Assasiyatul Ta‟limil „Arobiyah Lighoiril „Arab. 3. 4. Ahmad. Menyimak Bahasa Arab tanpa mendalami gramatikal struktur makna. 2012. karena mereka hanya memberi respon pada rangsangan guru. 3. Pelajar mengalami kesulitan ketika menerapkannya dalam konteks komunikatif yang sebenarnya. 2010: 81). Sebetulnya para pelajar juga tidak berperan dikelas (keaktifan semu). 2. 1. Mengetahui dan membedakan harakat panjang dan pendek. Lebih kuat diingat.

Tarin opinion (1994:27). listening. CONCEPT 2. the level of mastery peerkembangan and listening skills need to be monitored and measured through penyelanggaraan listening tests. content capture and understand the meaning of the communication that is not conveyed by the speaker through speech or spoken language". 1991: 4). Since the number of daily communication is made orally. and reacting the meaning contained in gathering material. there will be a lot of misunderstanding in communication among speakers of languages.A. a lot expected of students accustomed to the sounds of the Arabic language. identifying. even overpowering the attention. which in turn enabled him to pronounce the sounds correctly. Therefore. 1995: 18). (Ibrahim. "Listening is a process of listening to oral-oral emblem with caring. which can mnyebabkan preformance barriers duties and daily activities. so avoid misunderstandings in berkomunikasai which can cause a variety of obstacles in the implementation of tasks and daily activities. Therefore. Judgment was always there in the listening event. and accompanied by an attempt to understand the material gathering. Listening or istima 'is the Arabic-language skills that enable a person to understand the Arabic language used orally. and interpretation to obtain information. "On the activities of the listener's hearing may not understand what is heard. "Listening activities include listening. 1987: 223). Listening can be defined an activity that includes activities and hear the sounds of language. appreciation. 1. . listening is a skill that allows a user of the language to understand the language that are used orally. it is very important ability possessed by every language user. understanding. in no element of intent listening activity. (Tarin: 1983). a. attention and comprehension. B. He was different to hear or listen. which is a key element in any event listening. but has not followed an element of understanding because it has not been a goal. Without good listening skills. judging. In the listening activity is no element of premeditation. especially when the goal is mastery of language skills penyelanggaraannya intact. By having control of the mamadai listening skills. In the teaching. (Djago Tarin. INTRODUCTION As one of the language skills. the ability to listen is an important part and can not be ignored in language teaching. Understanding Listening Listening is hearing specifically focused on the object and listened (Natasasmita Hanapi. Listening process requires serious attention from students.

muannats. Understand what the speaker wants when expressing appropriate circumstances. Learning Objective Listening The purpose of teaching listening in Arabic learning: 1. Knowing the material in the Arabic word sometimes differ from the meaning and almost the same as the original language teachers 13. For example. and other aspects of its use in the language to clarify meaning. Knowing the types of conversations that represent ficil need answers. and react to the meanings contained therein". . Knowing and distinguish long and short vowel. Knowing the meaning changes according to changes in the form of words. 1. 7. Asked the benefits of certainty of these aspects in the application listening Arabic daily 1."Listening is a process that includes listening to the sounds of language activities. Know and distinguish sounds arabic letters properly. Urgency of Listening i. Know and distinguish sounds and letters that bertasydid bertanwin. 9. Af'al. (Sabarti-at all: 1992). 10. Know the formula sound relationship with formula writing. Understand the use of other forms of Arabic words in composing words to express meaning. 3. 2. 12. 'adad. 4. Understand the use mudzakar. 5. Hear and understand the Arabic vocabulary appropriate structure everyday conversation. Listening without studying Arabic grammatical structures of meaning. 8. one is able to listen to it first when he said lafadz and structure of language. b. identify. 11. a child who is listening to the sound evolved to understand the words before he could read. Therefore. Understanding the meaning associated with various aspects of culture and foreign. interpret. Listening is an extraordinary thing for someone capable of knowing something with auditory (listening) ahead of the reading. 14. Distinguishing letter sounds similar in pronunciation. 6. 15. c.

(Abdul Alim Ibrahim. This media can be used to teach listening skills. namely: . understanding. iii. b) The interaction between teacher and student is less alive. c) program in the form of a drama or play. such as: Question and answer. Part of the role of teachers and the media replaced many mechanical student activities. b) program in the form of question and answer dialogue or. Listening is needed when there are activities that require hearing and attention. and repeat the words of the speaker. lectures. Train listening comprehension can be done orally or play recordings heard a story or text. 1. and other listening activities. namely: a) program in the form of speech. As for the oral expression skills training can be done by using the method of training or practice ready. speeches. d. Radio has several advantages. Recording The media consists of a hardware recorder (tape recorder) and a software program on tape. Radio Media is a radio program that is channeled from the transmitter. Form of radio broadcasts can be divided into three kinds. This media can be used to train oral expression and oral comprehension. c) The use of media in the practice exercises are usually dull. and then the teacher asked the students. Various media hearing i. discussion. qishosh. and then received by the radio receiver to be heard by the recipient. 1968: 71). namely: a) Not all language skills can be contained on the tape.ii. what he heard through the playback of the recording of the story. especially for students who are good at. This is usually done by students as their primary learning in lectures and listening. Recording has the advantages of: a) The media is using hardware that is easily obtained and owned by teachers b) Can be used without the presence of a teacher c) Can be used in the classical or individual Recording also has some drawbacks. Train the hearing. ii.

the components / factors important in listening is as follows: 1) Differentiate between phonemic sounds. especially with the use of a tape recording. Information is very abstract so absorbed very small probability. The factors that influence the success of listening According to Tarin (1994:62). namely voice. so it can be taken anywhere c) presented by radio broadcasts can sometimes lead to the impression of a stronger and more vibrant than on TV. . c) The relative severity pick up a larger than the tape recorder. b) The concentration of the individual to listen very limited. namely: a) Unable to communicate information visually. Record Basically LPs (PH) is not much different from the tape recording. namely: a) Recording can not be done alone.a) It has a wide range b) The medium size is relatively small. so it is not practical to carry everywhere. nowadays PH produced in the form of very thin like paper. because the radio only single characteristic. Language laboratory The media is a tool to train students' listening and speaking in a foreign language by presenting the subject matter that had been prepared in advance. In a language lab students sitting alone in akvistik booths and ballot boxes that have been provided. iii. By using this media students can immediately fix the language error. from day to day PH increasingly pressured. 2002: 92). the radio also has limitations. making it possible to tuck tetentu print media as a broadcaster. With the rapid advancement of the world record. 1. as the development of technology. However. In addition to the above matters. Students listen to the teacher's voice or sound cassette radio through head phones (Asmawi. so it may not matter that much melalaui communicate this media. Both function to record a program that can be played back for the program to communicate information to the recipient. but must be done by the company PH. iv. b) Record the pH can not be removed or replaced. This is due to several aspects.

systematic and balanced. TYPES OF LEARNING listening . The material was prepared to pay attention to students' developmental levels. including: 1) Elements Speakers Speaker must master the material. useful. full of confidence. 3) Elements Penyimak / Students 1) students in good working condition 2) Students should concentrate 3) The students' interest in listening 4) Penyimak have experienced widespread 4) Elements Situation 1) Time penyimakan 2) Advice supporting elements 3) neighborhood atmosphere 1. 4) Identify the parts pragmatic. using prior knowledge). and a set of use that function as a unit while searching for the meaning / significance. 3) Identify the grammar of a group of words. In addition. 2) Material Elements Given element must be actual. expression. there are several important factors in listening skills. C. 6) Repeat important words and ideas matter. 5) Connect the linguistic signs to the signs of the linguistic (intonation) and to nonlinguistic (a situation which corresponds to an object in order to wake up the meaning. speaking and systematic contacts with stylish penyimak should also interesting / varied.2) Recalling the words.

For example. 4) Passive Listening Passive Listening is listening to a discussion that is done without conscious effort. Intensive listening include: . Intrapersonal listening or listening intrapersonal 2. he can also listen to the radio broadcast. Listening extensive (extensive listening) Extensive listening is listening activities do not require attention. in everyday life. provision and accuracy so penyimak understand deeply. the provision and accuracy so penyimak only understand the entire course outline. Intensive listening Intensive listening is listening with an attentive activities. can be clarified as follows: a. 3) Listening aesthetic Listening aesthetics often called appreciative listening. For example. after that in the past two or three years he has been adept at understanding the message in the local language. listen to poetry readings. Extensive listening include: 1) Social Listening Social listening is done by people in social life.Learning to listen (Istima ') diklarifikasian by: 1. Sound source Based on listening to the sound source. 1. Listening aesthetic is listening activities to enjoy and appreciate something. b. For example. Penyimak listening interpersonal or inter-personal 3. if a learner is reading in the room. a person listening to the local language. 2) Secondary Listening Secondary listening occurs by chance. penyimak divided into two parts: 1. Way penyimak listened materials Based on the way the material penyimakan listened to. 2.

and other forms.html 08/09/2012 at 16:18) downloaded on 1.1) Listening critical Critical listening is listening activities are carried out in earnest to provide an objective assessment. (d) develop guidelines or advice based on material that has been listened to. 2) Listening introgatif Introgratif listening is listening activities aimed at obtaining information by asking questions that are directed to the acquisition of such information. and so. (c) reconstruct the message has been delivered penyimak. and advantages.aristhaserenade. 4) creative listening is listening activities which aim to develop the learner's imagination and creativity. LEARNING METHOD IN ISTIMA '(listen) The main objective of teaching foreign languages such as Arabic and English through this method is that the skills of listening. so as to comprehend or understand. (Kamidjan. words. Penyimak creativity can be done by (a) imitating pronunciation or sound foreign languages or regional languages. 5) Listening concentrative Concentrative Listening is the activities undertaken listening attentively to gain a good understanding of the information that listened. phrases. 6) Listening selectively Selective listening is listening activities are carried out selectively and focused to get to know. determining authenticity. 3) Listening explorative Exploratory listening is listening activities are conducted with care to get new information. (Http://www. German language. (Kamidjan.com/p/keterampilan-menyimak. Although fast and long talks with mentioning the letters / words are concatenated elusive. tone and voice. 2001:23). . but using a structure and a different choice of words. (b) expressed the same idea with the speaker. but when the ears have become accustomed harmonious and sensitive to language / speech that it would be easy to understand. as well as its flaws. homogenous sounds. truth. Dutch language. 2001:22).blogspot. foreign sounds. the language being learned. including English. sentences.

Teachers can use a variety of instructional media in accordance with the learning material such as Tape Recorder. A teacher read an interesting story from the book. After that. We already know that the first thing understood by humans of the language is through listening. Train accuracy in listening / attention. Which can also read a story by one of his students. More powerful mind. (Abdul Alim Ibrahim. 1. Teachers can give various instructions / guidance to students (verbally) with the target language in class and then asks the students to repeat what the teacher was saying (in the form of directives / instructions). video. In dictate (dictation '). no wrong answer when it asked the other students active in answering until finally no one answered correctly . sentences. music. tapes. EXCESS AND DEFICIENCY Learning to listen (Istima ') has several advantages. While other students perform what was instructed. Teachers can read the contents of the title material short and easy to understand then ask the students to answer questions from the title of the material that had been heard orally. E. 3. and other stories. or other. Listening in this case is related to the skills mendegar sensory hearing or ear. television.. then the teacher asks the students to discuss what they see from the story in detail. Listening skills can train the extent to which students can watch or listen to anything that is played to them. (Ahmad Izzan. CD Cassette. The method takes advantage Oral Aural Approach. 1968: 72). This has become . Students played a variety of Arabic conversations. It can train the extent of students 'skills in listening (Istima') and understand what has been delivered. magazine. EXAMPLE TEACH Istima learning '(Listening) can be delivered at a specific time. and other content.: 91). Aplikatifnya example as follows: 1. students watch or listen to it carefully. 2009: 105). students listen to a discussion of the title of which was read by the teacher and then they discuss the meaning contained in the dictation. (Mahmud Kamil An-Naqoh. dal etc. 2. they dipinta to write the summary of what they have heard in a note / paper. Example: "Take the book and give it to a friend who was in the left seat you". 1. Includes sound (Ashwat). 2.The principle should hear a lot of practice (drill) either through its own utterances. movies and so on. as follows: 1. F.

2. students will be able to understand or comprehend the contents of / content of anything that was played to him. Quickly understand. There are several objectives in teaching listening. . Know and distinguish sounds arabic letters properly. not contextual and unrealistic. in contrast to eg read that tend to deplete the foresight of the senses of vision (eye) and mind (brain) functioning in understanding word by word or paragraph by paragraph of a reading. because they only respond to stimuli teachers. 1995: 18). Because hearing is a very practical activity. Knowing and distinguish long and short vowel. but a sentence or phrase can have several meanings depending on the context. 1. CONCLUSION Listening is hearing specifically focused on the object and listened (Natasasmita Hanapi. Learning to listen (Ta'lim al-Istima ') not only has the advantages diving.one of the main factors in considering the language of the speech he had heard with great force. 3. 4. 1968: 71). (Aziz Fachrurrozi. Actually. students are afraid to use the language. including the following: 1. 2. (Abdul Alim Ibrahim. The students tend to respond simultaneously and mechanistic like parroting (babga'iy). learning Listening also has a variety of shortcomings. so that students understand only one meaning. namely: 1. Because the error is considered a "sin". As a result. Taught the meaning of the sentence is usually detached from the context. Students have trouble when applying it in a real communicative context. Pattern exercises being manipulative. 5. 2010: 81). Through these listening skills. the students also participate in class (active false). they often do not know or do not think about the meaning of spoken utterances speakers of that language. then students are not encouraged to interact orally or in writing before the true master patterns are pretty much sentence.

The students tend to respond simultaneously and mechanistic like parrot 2. Hear and understand the Arabic vocabulary appropriate structure everyday conversation. namely: 1. the students also participate in class (active false). Know and distinguish sounds and letters that bertasydid bertanwin. the advantages of learning to listen (Istima ') are as follows: 1. 7. Taught the meaning of the sentence is usually separated from the context. Distinguishing letter sounds similar in pronunciation. 2.3. 6. 4. 3. Pattern exercises being manipulative. 4. Quickly understand. not contextual and unrealistic. Know the formula sound relationship with formula writing. Listening without studying Arabic grammatical structures of meaning. 3. As for drawbacks. . because they only respond to stimuli teachers. Actually. More powerful mind. 5. Train accuracy in listening / attention.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful