Anda di halaman 1dari 5

Zoonosis

Perbedaan Definisi

Scabiesis Penyakit kulit akibat infestasi dan sensitisasi tungau sarcoptei scabies jenis manusia dan produknya pada tubuh

Pedikulosis Infeksi yang disebabkan oleh pediculus humanus yang mengenai kulit dan rambut kepala, rambut di daerah pubis dan sekitarnya, serta tubuh manusia.

Etiologi

Sarcoptei Scabies

Pencetus

Kepadatan penduduk Sosek Rendah

Pediculus Humanus Var Capitis : Kulit dan rambut kepala Pediculus Humanus Var Corporis : Kulit Pithirus Pubis : Rambut di daerah Pubis P. Capitis --Higenitas, kepadatan

C. Larva Migran Kelainan kulit yang merupakan peradangan berbentuk linear atau berkelok-kelok, menimbul dan progresif, disebabkan oleh invasi larva cacing tambang yang berasal dari anjing dan kucing. Ancylostoma Braziliensis & A. Caninum yang berasal dari anjing dan kucing

Larva Currens

Filariasis Limfatik filariasis yang disebabkan oleh brugia malayi, brugia timori, dan wucheria brancopti

Strongyloides Stercoralis

Brugia malayi Brugia Timori Wucheria Brancrofti

Jarang menggunaka n alas kaki

Idem

Higenitas

Hiegen Prosmikuitas Salah diagnosis

Predileksi

- Sela jari tangan, pergelangan, ketiak sekitar pusar, paha bagian dalam, genitalia pria dan bokong. - Bayi --- (kepala dan telapak tangan dan kaki). -Gatal malam hari - Lesi bilateral, sering dimulai sela jari, fleksor lutut, siku, perut bokong, lipat ketiak, penis. - Papul Eritem, ekskoriasi - Khas : Kanalikuli pendek seperti lilin, garis kotor.

Klinis

penduduk P. Corporis --- Higenitas (Pengembala , jarang mandi), beriklim dingin. - P. pubis --Kontak seksual, juga sering pada anak2. - P. Capitis --- Kulit dan rambut kepala. - P. Corporis --Daerah pinggang, ketiak, dan inguinal. - P. Pubis --- Daerah pubis, ketiak, jenggot, alis, dan rambut kepala. - P. Kapitis --rasa gatal akibat gigitan tuma, akibat garukan dapat terjadi infeksi sekunder sehingga timbul folikulitis, furunkulosis, rambut melekat satu sama lain, KGB leher dapat pula membesar. -

(missal tentara, petani). Banyak didaerah tropis dan subtropis

Kaki, bokong, genitalia

Idem

Skrotum, penis, dan ekstremitas bawah

- Garis eritem meninggi, berkelok2, kd vesikuler, lebar 3 mm, panjang 15-20 cm. - Lesi tunggal/multiple, sangat gatal kadang sakit.

- Larva masuk ke kulit perianal --berjalan dalam kulit --- erupsi urtikaria serpiginosa, sangat gatal, erupsi unik dan berjalan 5-10 cm/jam.

- Awal --limfangitis --limfadenitis, orchitis, epididimitis, panas, selama 3-7 hari, setahun berulang 610 tahun. Kulit masih normal. - Setelah 10-15 tahun : obstruksi limfatik ---

- P. Korporis ---Tuma sewaktu mengisap darah mengeluarkan air liur yang menyebabkan rasa gatal pada kulit, akibat gigitan timbul papel dan bila digaruk akan tampak bekas2 garukan. - P. Pubis --Perasaan gatal didaerah pubis terutama bila banyak keringat, pada pubis dan perut bagian bawah ditemukan bercak merah abu2 (macula serulae). Tidak hanya dipubis, ketiak, jenggot, alis dan rambut kepala. Diagnosis Ditemukan tungau, telur atau kotorannya dengan cara kerokan kulit atau kuratase. Cabut rambut kepala, pubis --ketemu telur (dibawah

Patogenesis --Tanah dengan telor cacing --- larva filariform --- masuk kulit manusia (antara str. Germinativum --str. Korneum) bergerak bbrp mmcm/hr --merangsang reaksi inflamasi eosinofilik local. Tak dapat masuk ok krn tidak punya enzim kolagenase. 1-6 hari setelah larva masuk --- timbul lesi yang dapat berlangsung 2-8 minggu, kdg sampai 2 tahun.

Patogenesis --Larva filariform yang berada dalam tinja masuk ke kulit daerah perianal dengan cara autoinokulasi.

limfedem, elephantiasis, hidrokel, chyluria. Kulit --- hipertrofik, verukosa, fibrotik. Patogenesis --larva yang masuk saat nyamuk menghisap darah --masuk ke pembuluh limfe dan limfonodi dan melepas microfilaria ke darah. Cacing dewasa memacu eosinofilia dan infiltrasi sel inflamasi kronik pada sekitar pembuluh limfe --dilatasi dan hipertrofi --- rusak, skar, obstruksi. Cacing yang mati pada pembuluh limfe --- rx. Inflamasi --perubahan granulomatous dan nekrosis --kalsifikasi Ditemukan mikrofilaria

Gambaran klinis yang khas

Gambaran klinis/erupsi yang khas

mikroskop). Diagnosa Banding - Dermatitis atopi - Insect Bite - Pioderma - Permetrin krim 5% --Pengolesan selama 10 jam; pengulangan 1 minggu kemudian bila mikroskopik/morfologi k masih ada. Tidak dianjurkan pada bayi < 2 bulan, hamil, dan menyusui. - Lindane krim atau lotion 1% ( Gama benzene Heksaklorida) dioles selama 8 jam; toksik, tak dianjurkan pada gangguan neurologi, bayi, anak kecil, hamil, dan menyusui. - Sulfur 6% (Salep/krim) Dioles selama 3 malam, 1 kali 24 jam. Aman untuk bayi, anak, bumil dan menyusui. - Krotamiton Krim/lotion 10% : Dioles 5 kali sehari. - Permertrin 1% : cuci rambut, keringkan --- oles krim --- cuci. Dapat diulang 1 minggu kemudian. DKA Infeksi jamur Larva Migran Mikosis profunda - Pretibial mixedem Dietilkarbamezin Albendazol + Invermectin -

Terapi

- Topikal/oral tiabendazole, invermectin, albendazol

- Tiabendazole 50 mg/kg /hr, sehari 2 - Shampo: lindane 4- kali, berturut selama 5 menit, 30-40 ml. 2 hari.. toksis. - Albendazole 400 dosis tunggal selama 3 hari berturut2. Semprot clorethyl

- Invermectin oral 200 mikrogram/kgBB, dosis tunggal.