P. 1
Fisiologi Jantung

Fisiologi Jantung

|Views: 9|Likes:
Dipublikasikan oleh AbdelsyahRifkiM

More info:

Published by: AbdelsyahRifkiM on May 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2014

pdf

text

original

Fisiologi Jantung

Abdelsyah Rifki M 1010211002

Besarnya berubah-ubah tergantung kebutuhan jaringan perifer akan oksigen dan nutrisi. Curah jantung adalah volume darah yang dipompa oleh tiap ventrikel permenit.Curah Jantung • Akibat kontraksi miokardium yang berirama sinkron maka darah pun dipompa masuk ke dalam sirkulasi pulmonar dan sistemik. .

yaitu indeks jantung (cardiac index). yang didapat dengan membagi curah jantung dengan luas permukaan tubuh. yaitu sekitar 2.6 liter/menit/m2. maka diperlukan suatu indikator fungsi jantung yang lebih akurat.8 – 3. .• Curah jantung juga tergantung besar serta ukuran tubuh.

• Curah sekuncup adalah volume yang dikeluarkan oleh ventrikel perdetik. Sekitar dua pertiga volume darah dalam ventrikel pada akhir diastolik dikeluarkan selama sistolik. .

• Curah jantung ditentukan oleh isi sekuncup (SV = Stroke Volume) dan jumlah denyut jantung permenit (HR = Heart Rate) CO = HR x SV Curah jantung = jumlah denyut permenit x Isi sekuncup .

sehingga meningkatkan waktu pengisian ventrikel. ventrikel bervolume lebih besar dan darah yang dikeluarkan lebih banyak. Bila curah sekuncup menurun. maka periode relaksasi dari ventrikel di antara denyut jantung menjadi lebih lama. Bila denyut jantung semakin lambat. curah jantung dapat distabilkan dengan meningkatkan kecepatan denyut jantung dan curah sekuncup .Faktor Penentu Curah Jantung Tergantung frekuensi jantung dan curah sekuncup.

Pengaturan denyut jantung Frekuensi jantung sebagian besar berada di bawah pengaturan ekstrinsik sistem saraf otonom. mempengaruhi kecepatan dan frekuensi konduksi impuls. . serabut parasimpatis dan simpatis mempersarafi nodus SA dan AV.

Pada jantung normal dan istirahat berpengaruh dominan dalam mempertahankan kecepatan denyut jantung sekitar 80 denyut permenit.• Stimulasi saraf parasimpatis: Mengurangi frekuensi denyut jantung. .

Berpengaruh dominan pada penyakit jantung dalam pengaturan frekuensi jantung dan dalam mempertahankan kompensasi jantung.Pengaturan denyut jantung • Stimulasi simpatis: mempercepat denyut jantung. .

lebih singkat. dan relatif lama (terdengar seperti “lub”) Bunyi jantung kedua  bernada lebih tinggi. dan tajam (terdengar seperti “dub”) . lunak.Bunyi Jantung • Dua bunyi jantung yang berkaitan dengan penutupan katup dapat didengar selama siklus jantung. Bunyi jantung pertama  bernada rendah.

Bunyi Jantung Bunyi jantung pertama  berkaitan dengan penutupan katup AV Bunyi jantung kedua  berkaitan dengan penutupan katup semilunaris .

Bunyi Jantung Karena penutupan katup AV terjadi pada awal kontraksi ventrikel ketika tekanan ventrikel pertama kali melebihi tekanan atrium. . bunyi jantung pertama menandakan awitan sistol ventrikel. Penutupan katup semilunaris terjadi pada awal relaksasi ventrikel ketika tekanan ventrikel kiri dan kanan turun dibawah tekanan aorta dan arteri pulmonalis.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->