Anda di halaman 1dari 2

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Larutan adalah campuran yang homogen dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya sedikit disebut zat terlarut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak disebut pelarut. Larutan bisa berwujud gas (seperti udara), padat (seperti alloy atau paduan logam), atau cair (misalnya air laut) (Chang, 2010). Sifat-sifat koligatif larutan ialah sifat-sifat larutan yang hanya ditentukan oleh jumlah partikel dalam larutan dan tidak tergantung jenis partikelnya. Larutan dapat berupa larutan non elektrolit dan larutan elektrolit. Penurunan tekanan uap pelarut hanya tergantung jenis pelarut dan banyaknya zat terlarut, tidak tergantung banyaknya pelarut. Suatu larutan mendidih pada temperatur lebih tinggi dari pelarutnya, selisihnya disebut kenaikan titik didih larutan (Tb). Tb hanya tergantung jenis pelarut dan konsentrasi larutan, tidak tergantung jenis zat terlarut (Sukardjo, 1997). Adapun yang melatarbelakangi percobaan ini adalah untuk melengkapi persyaratan penilaian praktikum Kimia Fisika, menambah wawasan dan memahami bagaimana terjadinya proses kenaikan titik didih dan faktor-faktor penyebabnya. Selain itu prinsip titik didih ini banyak sekali dimanfaatkan dalam bidang perindustrian, misalnya penggunaan distilasi.

1.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah dari percobaan ini adalah antara lain : 1. Bagaimana menentukan titik didih dan tekanan uap beberapa sampel dengan metode Landsberger. 2. Bagaimana membuat grafik konsentrasi versus kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap versus fraksi mol zat terlarut. 3. Bagaimana menentukan konsentrasi larutan dari beberapa sampel.

1.3 Tujuan Percobaan Tujuan dari percobaan ini adalah : 1. Untuk menentukan kenaikan titik didih dan tekanan uap dari beberapa larutan dengan metode Landsberger. 2. Membuat grafik konsentrasi versus titik didih dan penurunan tekanan uap versus fraksi mol zat terlarut. 3. Untuk menentukan konsentrasi larutan dari beberapa sampel.

1.4 Manfaat Percobaan Manfaat yang diperoleh dari percobaan ini adalah : 1. Dapat mengetahui kenaikan titik didih dan tekanan uap (P) dengan beberapa sampel menggunakan metode Landsberger. 2. Dapat mengetahui cara membuat grafik konsentrasi versus titik didih dan penurunan tekanan uap versus fraksi mol zat terlarut. 3. Dapat menentukan konsentrasi larutan dari beberapa sampel. 4. Dapat mengetahui aplikasi dari percobaan kenaikan titik didih dalam industri.

1.5 Ruang Lingkup Percobaan Adapun ruang lingkup dari percobaan ini adalah : 1. Praktikum kenaikan titik didih ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Fisika Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. 2. Batasan masalah pada percobaan ini adalah penentuan konsentrasi larutan, penentuan tekanan uap, penentuan titik didih larutan, dan hubungan antara konsentrasi terhadap kenaikan titik didih larutan 3. Bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Natrium Klorida (NaCl), Glukosa (C6H12O6), Fruktosa (C6H12O6) dan aquadest (H2O), sedangkan alat

yang digunakan adalah labu distilasi, pipa kapiler, gelas ukur, statif dan klem, bunsen, kaki tiga dan kasa, termometer, gabus, pipa bengkok, dan neraca elektrik. 4. Percobaan ini dilakukan berdasarkan metode Landsberger, dan sebanyak 4 run percobaan untuk setiap zat terlarut yang digunakan.

Beri Nilai