dr.

Ria Maria Theresa, SpKJ

Mendapatkan diagnosis multiaksial  Mengetahui faktor-faktor : 1. Biologik 2. Psikologik : perkembangan, pendidikan dan personaliti 3. Sosial-budaya melakukan terapi yang efektif

          Nama Umur Jenis kelamin Agama Pendidikan Alamat Status Suku Pekerjaan Datang sendiri/ di konsulkan/ dibawa .

Bila pasien diamdeskripsikan keadaanya. Dengan kata-kata pasien sendiri. .   Keluhan yang menyebabkan pasien datang/dibawa berobat.

Secara kronologis dan menyeluruh sampai keluhan sekarang.  .  Presipitasi masa lampau.  Faktor lingkungan hidup pasien menjelang onset atau perubahan perilaku yang terjadi. termasuk gejala yang tidak ada.  Perkembangan gejala.  Latar belakang kepribadian.  Onset .  Dampak gangguan terhadap kehidupan pasien.  Sifat disfungsi. faktor presipitasi  Alasan datang berobat.

Riwayat Psikiatrik    B. gangguan kesadaran. kepatuhan terapi Perhatian khusus pada episode pertama. kejang. C. Trauma kepala. tumor. Penyakit medik yang memerlukan perawatan. lama gangguan.A. - Medik Episode yang lalu Gejala. derajat disfungsi. penyakit neurologis. Penggunaan zat dan alkohol .

Masa kanak pertengahan (3-11 tahun). riwayat pelanggaran hukum.Pranatal dan perinatal. pendidikan. militer. Masa kanak awal (sampai 3 tahun).  Riwayat psikoseksual  Riwayat keluarga  Impian. agama. perkawinan/pacaran. Masa dewasa : riwayat pekerjaan. aktivitas sosial. fantasi dan nilai-nilai      . Masa remaja. situasi kehidupan sekarang.

pembicaraan. Status mental dapat berubah dengan waktu.   Adalah kesimpulan menyeluruh yang mendeskripsikan hasil observasi dan kesan dari pasien selama wawancara. perilaku dan pikiran pasien selama wawancara. . Status mentaldeskripsi dari penampilan.

. tanda kecemasan. cara berpakaian. acuh. tampak sehat/sakit. b. Sikap terhadap pemeriksa : kooperatif. retardasi motorik. gelisah. penuh perhatian. seduktif. bercanda.Penampilan : sikap. c. rambut. dandanan. Perilaku dan aktivitas motorik : kuantitas dan kualitas perilaku motorik hiperaktivitas. aneh. hostil. bingung. tidak terbuka. jujur. kuku. kekanak-kanakan. defensif. agitasi. nilai taraf raport. terus terang. bersahabat. benci. tampak lebih tua/muda. aktivitas tidak bertujuan dan tidak berguna. mengelak. a.

nada suara. luas.  Keserasian : dinilai dalam konteks pembicaraan. .  . iritabel. tumpul. terbatas. gerakan tubuh.disforik.Mood : emosi yang bersifat pervasif dan bertahan lama yang mewarnai persepsi seseorang tentang dunia.dilihat dari : ekspresi wajah. eutim. Jenis mood : hipotim. -macam afek : dalam batas normal. hipertim. labil.  Afek : respons emosional saat ini.

cepat. keras. marah. lambat. ragu. pelan. gagap . sedikit. emosional.  Kuantitas dan kualitas Banyak. bergumam. lancar. dramatik. spontan. monoton.

. Depersonalisasi/Derealisasi .sistim pancaindera yang terlibat.  Halusinasi dan ilusi : .situasi waktu timbulnya.isi halusinasi/ilusi. .

6. 8. Proses Pikir/Bentuk Pikir : cara seseorang menyatukan ide dan asosiasi. 5.A. 9. 7. 4. 1. 3. 10. 2. Flight of ideas Logis-tidak logis Koheren-inkoheren Banyak-sedikit Cepat-lambat Jawaban sesuai-tidak sesuai Penjelasan sesuai sebab akibat Asosiasi longgar Bloking Tangensial .

B. Isi Pikir : apa yang menjadi buah pikiran seseorang : waham. .

derajat tilikan dan penilaian. kemampuan berpikir abstrak. Taraf kesadaran : .penurunan kesadarangangguan otak organik .Menilai : fungsi otak organik dan intelegensi.  . tidak dapat memusatkan. mempertahankan perhatian terhadap stimulus eksternal.kesadaran berkabutkesadaran menurun secara menyeluruh terhadap lingkungan.  MMSE A. memindahkan.

Jangka sedang . Ingatan .Jangka panjang . Orientasi : waktu.Jangka pendek .B.Segera . tempat dan orang C.

Kemampuan membaca dan menulis . rangsang internal spt halusinasi.menulis kalimat lengkap. . kecemasan. .dapat terjadi karena depresi.D. E.diminta membaca dan melakukan perintahnya. gangguan kognitif. Konsentrasi dan Perhatian .

Persamaan dan perbedaan 2 hal: apel dan jeruk.Kemampuan berpikir konseptual. sepeda dan mobil. gambar jam. Kemampuan visuospasial . G. Pikiran Abstrak .meniru gambar benda spt pentagon tumpang tindih.arti peribahasa . . .F.

psikotik. .     Seksual. agresi dll Kesadaran terhadap perilaku sopan Ukuran potensi bahaya bagi dirinya dan orang lain Penyebab : gangguan kognitif. gangguan pengendalian impuls. Dinilai dari gangguan sekarang dan observasi selama wawancara. gangguan kepribadian.

Derajat tilikan 1-6  .Daya nilai sosial  Pengertian dan dampak perilakunya  Beri situasi imajiner TILIKAN : derajat kesadaran tentang penyakitnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful