Anda di halaman 1dari 7

Gangguan Alam Perasaan

ROSIKHAH AL-MARIS, S.KEP., NS.

Definisi
Alam perasaan adalah keadaan emosional yang berkepanjangan yang mempengaruhi seluruh kepribadiaan dan fungsi kehidupan seseorang. Gangguan alam perasaan ditandai oleh syndrom depresif sebagian atau penuh, selain itu juga ditandai oleh kehilangan minat atau kesenangan dalam aktifitas sehari-hari dan rekreasi.

Rentang respon Emosional


Respon Adaptif Respon Maladaptif

Resposif

Reaksi Kehilangan Yang Wajar

Supresi

Reaksi Kehilangan Yang Menunjang

Mania/ depresi

Faktor predisposisi
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Faktor genetic Teori agresi berbalik pada diri sendiri Teori kehilangan Teori kognitif Model belajar ketidakberdayaan Model perilaku Model biologis

Faktor presipitasi
Ada lima stressor yang dapat menyebabkan gangguan alam perasaan:
1. Kehilangan kasih sayang secara nyata atau bayangan, termasuk kehilangan cinta seseorang, fungsi tubuh, status atau harga diri. 2. Kejadian penting dalam kehidupan seseorang sebagai keadaan yang mendahului episode depresi dan mempunyai dampak pada masalah saat ini dan kemampuan individu untuk menyelesaikan masalah

3. Banyaknya peran dan komplik peran, dilaporkan mempengaruhi berkembangnya depresi, terutama pada wanita. 4. Sumber koping termasuk status social ekonomi, keluarga, hubungan inter personal dan organisasi kemasyarakatan. Kurangnya sumber pendukung social, menambah stress individu.
5. Ketidak seimbangan metabolisme dapat menimbulkan gangguan alam perasaan. Khususnya obat-obatan anti hipertensi dan gangguan zat adiktif.

Gejala Gangguan Mood Depresi


Afektif Sedih, cemas apatis, murung, kebencian, kekesalan, marah, perasaan ditolak, perasaan bersalah, meras tidak berdaya, putus asa, merasa sendirian, merasa rendah diri, merasa tak berharga. Kognitif Ambivalence, bingung, ragu-ragu, tidak mampu

konsentrasi, hilang perhatian dan motivasi, menyalahkan diri sendiri, pikiran merusak diri, rasa tidak menentu, pesimis. Fisik Sakit perut, anoreksia, mual, muntah, gangguan

pencernaan, konstipasi, lemah, lesu, nyeri kepal, pusing, insomnia, nyeri dada, over acting, perubahan berat badan, gangguan selera makan, gangguan menstruasi, impoten, tidak berespon terhadap seksual. Tingkah laku Agresif, agitasi, tidak toleran, gangguan tingkat

aktivitas, kemunduran psikomotor, menarik diri, isolasi social, irritable, berkesan menyedihkan, kurang spontan, gangguan kebersihan.