Anda di halaman 1dari 72

1. Seorang perempuan berusia 25 tahun ditendang bagian perut oleh suaminya.

Korban ditemukan tetangga dirumahnya dalam keadaan tidak berdaya dan segera dibawa ke Unit Gawat Darurat RS. Pada pemeriksaan didapatkan perdarahan yang keluar dari kemaluan korban dan dokter merencanakan kuret untuk penanganan lebih lanjut. Sesuai dengan pasal berapakah derajat luka korban pada kasus di atas? a. Pasal 351 KUHP b. Pasal 352 KUHP c. Pasal 90 KUHP d. Pasal 133 KUHAP e. Pasal 179 KUHAP

1. Seorang perempuan berusia 25 tahun ditendang bagian perut oleh suaminya. Korban ditemukan tetangga dirumahnya dalam keadaan tidak berdaya dan segera dibawa ke Unit Gawat Darurat RS. Pada pemeriksaan didapatkan perdarahan yang keluar dari kemaluan korban dan dokter merencanakan kuret untuk penanganan lebih lanjut. Sesuai dengan pasal berapakah derajat luka korban pada kasus di atas? a. Pasal 351 KUHP b. Pasal 352 KUHP c. Pasal 90 KUHP d. Pasal 133 KUHAP e. Pasal 179 KUHAP

Ketiga tingkat penganiayaan diatur dalam pasal 352 (1) KUHP untuk penganiayaan ringan, pasal 351 (1) KUHP untuk penganiayaan, dan pasal 351 (2) KUHP untuk penganiayaan yang menimbulkan luka berat. Rumusan hukum tentang penganiayaan ringan sebagaimana diatur dalam pasal 352 (1) KUHP menyatakan bahwa penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan. Jadi bila luka pada seorang korban diharapkan dapat sembuh sempurna dan tidak menimbulkan penyakit atau komplikasinya, maka luka tersebut dimasukkan ke dalam kategori tersebut.

Selanjutnya rumusan hukum tentang penganiayaan (sedang) sebagaimana diatur dalam pasal 351 (1) KUHP tidak menyatakan apapun tentang penyakit. Sehingga bila kita memeriksa seorang korban dan didapati penyakit akibat kekerasan tersebut, maka korban dimasukkan ke dalam kategori tersebut. Akhirnya, rumusan hukum tentang penganiayaan yang menimbulkan luka berat diatur dalam pasal 351 (2) KUHP yang menyatakan bahwa Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Luka berat itu sendiri telah diatur dalam pasal 90 KUHP secara limitatif. Sehingga bila kita memeriksa seorang korban dan didapati salah satu luka sebagaimana dicantumkan dalam pasal 90 KUHP, maka korban tersebut dimasukkan dalam kategori tersebut.

Luka berat menurut pasal 90 KUHP adalah : jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak memberi harapan akan sembuh sama sekali, atau yang menimbulkan bahaya maut; tidak mampu terus-menerus untuk menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan pencarian; kehilangan salah satu panca indera; mendapat cacat berat; menderita sakit lumpuh; terganggunya daya pikir selama empat minggu lebih; gugur atau matinya kandungan seorang perempuan.

Pasal 133 KUHAP menyebutkan: (1) Dalam hal penyidik untuk kepentingan peradilan menangani seorang korban baik luka, keracunan ataupun mati yang diduga karena peristiwa yang merupakan tindak pidana, ia berwenang mengajukan permintaan keterangan ahli kepada ahli kedokteran kehakiman atau dokter dan atau ahli lainnya. (2) Permintaan keterangan ahli sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan secara tertulis, yang dalam surat itu disebutkan dengan tegas untuk pemeriksaan luka atau pemeriksaan mayat dan atau pemeriksaan bedah mayat.

Pasal 179 KUHAP menyatakan: (1) Setiap orang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran kehakiman atau dokter atau ahli lainnya wajib memberi keterangan ahli demi keadilan. (2) Semua ketentuan tersebut diatas untuk saksi berlaku juga bagi mereka yang memberikan keterangan ahli, dengan ketentuan bahwa mereka mengucapkan sumpah atau janji akan memberikan keterangan yang sebaik-baiknya dan yang sebenarnya menurut pengetahuan dalam bidang keahliannya.

2. Polisi mengirim jenazah laki-laki yang tidak dikenal dengan perkiraan usia 40 tahun ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah didapatkan rigor mortis hampir pada seluruh bagian tubuh
Berapakah perkiraan waktu kematian laki-laki di atas? a. 0,5 jam b. 2 jam c. 12 jam d. 48 jam e. 72 jam

2. Polisi mengirim jenazah laki-laki yang tidak dikenal dengan perkiraan usia 40 tahun ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah didapatkan rigor mortis hampir pada seluruh bagian tubuh
Berapakah perkiraan waktu kematian laki-laki di atas? a. 0,5 jam b. 2 jam c. 12 jam d. 48 jam e. 72 jam

Kaku mayat dibuktikan dengan memeriksa persendian. Kaku mayat mulai tampak kira-kira 2 jam setelah mati klinis dimulai dari bagian luar tubuh ke arah dalam (sentripetal). Setelah mati klinis 12 jam, kaku mayat menjadi lengkap, dan dipertahankan selama 12 jam, kemudian menghilang dalam urutan yang sama.

ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 28

3. Pada kasus bencana gempa bumi di suatu daerah, dilakukan identifikasi terhadap korban yang meninggal. Tim identifikasi terdiri dari dokter forensik, dokter umum, dokter gigi dan beberapa ahli lainnya. Ditemukan banyak mayat korban yang sudah pada tingkat busuk lanjut. Siapakah yang bertanggung jawab atas identifikasi korban yang sudah busuk lanjut? a. Dokter gigi b. Dokter forensik c. Dokter dari kepolisian d. Polisi e. Dokter umum

3. Pada kasus bencana gempa bumi di suatu daerah, dilakukan identifikasi terhadap korban yang meninggal. Tim identifikasi terdiri dari dokter forensik, dokter umum, dokter gigi dan beberapa ahli lainnya. Ditemukan banyak mayat korban yang sudah pada tingkat busuk lanjut. Siapakah yang bertanggung jawab atas identifikasi korban yang sudah busuk lanjut? a. Dokter gigi b. Dokter forensik c. Dokter dari kepolisian d. Polisi e. Dokter umum

Penentuan identitas korban dilakukan dengan memakai metode identifikasi sebagai berikut:

Visual. Termasuk metode yang sederhana dan mudah dikerjakan yaitu dengan memperlihatkan tubuh terutama wajah korban kepada pihak keluarga, metode ini akan memberi hasil jika keadaan mayat tidak rusak berat dan tidak dalam keadaan busuk lanjut.
Gigi. Sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi ahli forensik, akan tetapi dalam prakteknya hampir semuanya pemeriksaan dilakukan oleh dokter ahli ilmu kedokteran forensik khususnya patologi Forensik. Melihat sifat khusus dari gigi yaitu ketahanan serta tidak ada kesamaan bentuk gigi pada setiap manusia, pemeriksaan ini mempunyai nilai tinggi seperti halnya sidik jari, khususnya jika keadaan mayat telah busuk/ rusak dan terutama bila ada antemortem record. Gigi dapat juga dipakai untuk membantu dalam hal perkiraan umur serta kebiasaan/ pekerjaan dan kadang-kadang golongan suka tertentu.
(Disaster Victim Identification Indonesia)

4. Polisi mengirim sebuah kardus berisi orok yang sudah meninggal ke bagian Kedokteran Forensik sebuah Rumah Sakit. Untuk menunjang kesimpulan pada Visum et Repertum, dokter melakukan uji apung paru dan mendapatkan bahwa potongan paru orok masih mengapung setelah ditekan. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan uji apung paru kasus di atas? a. Bayi lahir mati b. Bayi lahir hidup c. Bayi mengalami sindrom gagal nafas d. Bayi mengalami pneumonia kongenital e. Bayi mendapat trauma

4. Polisi mengirim sebuah kardus berisi orok yang sudah meninggal ke bagian Kedokteran Forensik sebuah Rumah Sakit. Untuk menunjang kesimpulan pada Visum et Repertum, dokter melakukan uji apung paru dan mendapatkan bahwa potongan paru orok masih mengapung setelah ditekan. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan uji apung paru kasus di atas? a. Bayi lahir mati b. Bayi lahir hidup c. Bayi mengalami sindrom gagal nafas d. Bayi mengalami pneumonia kongenital e. Bayi mendapat trauma

Pada pemeriksaan apung paru, paru ditekan untuk mengeluarkan gas pembusukan dari interstisial paru, lalu kembali dimasukkan ke dalam air. Bila masih mengapung, berarti paru berisi udara residu. Bila hasil uji apung paru positif, berarti pasti lahir hidup

ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 169

5. Seorang perempuan berusia 76 tahun ditemukan tewas di dalam bathtub rumahnya. Pada otopsi ditemukan adanya perdarahan subarakhnoid dengan kontusio bilateral pada lobus inferior frontal. Apakah penyebab dasar kematian korban? a. Trauma tumpul pada kepala b. Terhalangnya jalan napas oleh air c. Heat stroke d. Hipotermi e. Trauma listrik

5. Seorang perempuan berusia 76 tahun ditemukan tewas di dalam bathtub rumahnya. Pada otopsi ditemukan adanya perdarahan subarakhnoid dengan kontusio bilateral pada lobus inferior frontal. Apakah penyebab dasar kematian korban? a. Trauma tumpul pada kepala b. Terhalangnya jalan napas oleh air c. Heat stroke d. Hipotermi e. Trauma listrik

Cedera Kepala: 1. Perdarahan epidural sering pada kekerasan tumpul pada daerah pelipis dan belakang kepala akibat garis patah melewati sulkus a. meningea 2. Perdarahan subdural Akibat robeknya sinus, vena jembatan, arteri basilaris, atau perdarahan yang berasal dari subaraknoid 3. Perdarahan subaraknoid Berasal dari fokus/kontusio jaringan otak.

Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2 hal 219

6. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke UGD RS diantar oleh ibunya. Ibunya meminta kepada dokter untuk dibuatkan Visum et Repertum karena anaknya 3 hari yang lalu mengalami pelecehan seksual. Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan ? a. Membuat visum dan lagsung memberikan ke pasien. b. Meminta pasien melaporkan ke polisi, lalu memberikan visum. c. Meminta izin untuk melakukan pemeriksaan, dan memberikan visum d. Melakukan pemeriksaan pasien, selanjutnya meminta pasien melapor ke polisi. e. Melakukan pemeriksaan dan mengatakan saya siap dipanggil untuk dijadikan saksi ahli.

6. Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke UGD RS diantar oleh ibunya. Ibunya meminta kepada dokter untuk dibuatkan Visum et Repertum karena anaknya 3 hari yang lalu mengalami pelecehan seksual. Apakah tindakan yang paling tepat dilakukan ? a. Membuat visum dan lagsung memberikan ke pasien. b. Meminta pasien melaporkan ke polisi, lalu memberikan visum. c. Meminta izin untuk melakukan pemeriksaan, dan memberikan visum d. Melakukan pemeriksaan pasien, selanjutnya meminta pasien melapor ke polisi. e. Melakukan pemeriksaan dan mengatakan saya siap dipanggil untuk dijadikan saksi ahli.

Untuk dapat membuat Visum et repertum, seorang dokter harus menunggu surat permintaan visum yang dibuat oleh pihak penyidik. Di dalam surat tersebut harus jelas tertulis mengenai pemeriksaan yang akan dilakukan (pasal 133 KUHAP)

7. Seorang perempuan muda berusia 24 tahun datang ke UGD RS diantar oleh penyidik. Dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan berbagai tipe luka. Salah satunya merupakan luka akibat benda tumpul, terkadang berbatas tegas, terjadi akibat rupturnya pembuluh darah dan dapat diketahui usianya dari perubahan warna yang terjadi. Apakah istilah yang paling sesuai untuk tipe luka tersebut? a. Abrasi b. Kontusio c. Luka bacok d. Pungsi e. Laserasi

7. Seorang perempuan muda berusia 24 tahun datang ke UGD RS diantar oleh penyidik. Dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan berbagai tipe luka. Salah satunya merupakan luka akibat benda tumpul, terkadang berbatas tegas, terjadi akibat rupturnya pembuluh darah dan dapat diketahui usianya dari perubahan warna yang terjadi. Apakah istilah yang paling sesuai untuk tipe luka tersebut? a. Abrasi b. Kontusio c. Luka bacok d. Pungsi e. Laserasi

Klasifikasi cedera mekanik dari segi medikolegal: 1. Memar, disebabkan oleh benturan sehingga darah keluar dari kapiler yang rusak dan mengisi jaringan di sekitarnya 2. Abrasi, hilang atau rusaknya lapisan permukaan epitel sel kulit 3. Luka (luka potong, laserasi, tusuk, senjata api) 4. Patah tulang

ILMU FORENSIK DAN TOKSIKOLOGI Hal 66

WARNA MEMAR
Merah Biru Hitam coklat Hijau Kuning Normal

USIA
Masih baru sekitar 1-2 jam Beberapa jam sampai 3 hari Hari keempat Antara 4 6 hari Antara 6 12 hari 2 minggu

ILMU FORENSIK dan TOKSIKOLOGI ED V Hal 69

8. Seorang perempuan berusia 24 tahun ditemukan tewas dengan kondisi tergantung dalam kamarnya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia mati akibat asfiksia yang disebabkan penekanan yang kuat pada saluran napas dari arah luar.Apakah temuan yang diharapkan ada pada mayat korban? a. Darah berwarna lebih gelap b. Bibir dan ujung-ujung ekstremitas berwarna kebiruan c. Resapan darah pada jaringan di bawah alur jeratan d. Bintik-bintik perdarahan pada permukaan perikardium e. Organ-organ dalam mengalami kongesti

8. Seorang perempuan berusia 24 tahun ditemukan tewas dengan kondisi tergantung dalam kamarnya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa ia mati akibat asfiksia yang disebabkan penekanan yang kuat pada saluran napas dari arah luar.Apakah temuan yang diharapkan ada pada mayat korban? a. Darah berwarna lebih gelap b. Bibir dan ujung-ujung ekstremitas berwarna kebiruan c. Resapan darah pada jaringan di bawah alur jeratan d. Bintik-bintik perdarahan pada permukaan perikardium e. Organ-organ dalam mengalami kongesti

Pada pemeriksaan dalam mayat asfiksia :


a. Organ dalam tubuh lebih gelap & lebih berat dan ejakulasi pada mayat laki-laki akibat kongesti. b. Darah termasuk dalam jantung berwarna gelap dan lebih cair. c. Tardieus spot pada pielum ginjal, pleura, perikard, galea apponeurotika, laring, kelenjar timus dan kelenjar tiroid. d. Busa halus di saluran pernapasan. e. Edema paru. f. Kelainan lain yang berhubungan dengan kekerasan

Pada pemeriksaan luar mayat asfiksia : a. Muka dan ujung-ujung ekstremitas sianotik b. Tardieus spot pada konjungtiva bulbi dan palpebra. c. Lebam mayat cepat timbul, luas, dan lebih gelap. d. Busa halus keluar dari hidung dan mulut. e. Kelainan lain yang sesuai dengan kekerasan, karena adanya reaksi intravital terhadap luka

ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 61

9. Seorang petugas kepolisian telah menemukan sebuah senjata yang digunakan pada kasus pembunuhan berupa sebuah pisau berukuran panjang 15 cm dan lebar 3 cm. Apakah karakteristik luka yang mungkin ditimbulkan oleh senjata tersebut?
a. Luka tusuk berukuran panjang 1,2 cm, lebar 0,4 cm dan dalam 4 cm b. Luka tusuk berukuran panjang 2.6 cm , lebar 1 cm dan dalam 6 cm c. Luka tusuk berukuran panjang 1,6 cm, lebar 0,4 cm dan dalam 10 cm d. Luka tusuk berukuran panjang 3,4 cm, lebar 0,6 cm dan dalam 14 cm e. Luka tusuk berukuran panjang 3 cm , lebar 0,4 cm dan dalam 18 cm

9. Seorang petugas kepolisian telah menemukan sebuah senjata yang digunakan pada kasus pembunuhan berupa sebuah pisau berukuran panjang 15 cm dan lebar 3 cm. Apakah karakteristik luka yang mungkin ditimbulkan oleh senjata tersebut?
a. Luka tusuk berukuran panjang 1,2 cm, lebar 0,4 cm dan dalam 4 cm b. Luka tusuk berukuran panjang 2.6 cm , lebar 1 cm dan dalam 6 cm c. Luka tusuk berukuran panjang 1,6 cm, lebar 0,4 cm dan dalam 10 cm d. Luka tusuk berukuran panjang 3,4 cm, lebar 0,6 cm dan dalam 14 cm e. Luka tusuk berukuran panjang 3 cm , lebar 0,4 cm dan dalam 18 cm

Pada kebanyakan kasus, panjang luka tusuk adalah lebih panjang daripada lebar pisau, tetapi panjang luka tusuk bisa saja lebih pendek, lebih panjang atau sama dengan lebar pisau. Bila pisau yang menembus kulit ditarik pada arah sisi tajamnya maka pisau akan mengiris jaringan yang dilewatinya, sehingga luka akan meluas. Sebaliknya, elastisitas kulit akan mengubah dimensi luka beberapa milimeter lebih pendek dibanding lebar pisau penyebabnya Luka tusuk yang sejajar dengan garis Langer menghasilkan celah yang sempit, sebaliknya luka tampak menganga bila melintang garis tersebut

Pada kebanyakan kasus, dalam saluran luka dapat mengindikasikan panjang minimum dari senjata yang digunakan. Tetapi harus diingat bahwa posisi tubuh korban saat ditusuk berbeda dengan pada saat autopsi. Faktor kompresi organ dan tenaga saat menikam juga berpengaruh. Jadi, kemungkinan pisau dapat mengakibatkan luka yang lebih dalam daripada panjang pisau

Text Book of Forensic Medicine and Toxicology Krishan Vij Page 301

10. Tubuh seorang laki-laki berumur sekitar 45 tahun ditemukan sudah meninggal di halaman belakang rumahnya. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya livor mortis yang tidak hilang dengan penekanan, kaku mayat tidak terlihat, disertai adanya marbling pada perut mayat.Berapa jam perkiraan waktu kematian laki-laki tersebut? a. 4 - 8 jam b. 8 - 16 jam c. 16 - 32 jam d. 32 - 64 jam e. 64 - 128 jam

10. Tubuh seorang laki-laki berumur sekitar 45 tahun ditemukan sudah meninggal di halaman belakang rumahnya. Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya livor mortis yang tidak hilang dengan penekanan, kaku mayat tidak terlihat, disertai adanya marbling pada perut mayat.Berapa jam perkiraan waktu kematian laki-laki tersebut? a. 4 - 8 jam b. 8 - 16 jam c. 16 - 32 jam d. 32 - 64 jam e. 64 - 128 jam

24 36 jam paska kematian akan timbul diskolorisasi berwarna kehijauan yang disebabkan oleh terbentuknya sulf-methemoglobin menyebabkan jenazah menjadi bengkak ; pembuluh darah bawah kulit akan tampak seperti melebar dan berwarna hijau kehitaman (marbling) Kaku mayat mulai tampak kira-kira 2 jam setelah mati klinis dimulai dari bagian luar tubuh ke arah dalam (sentripetal). Setelah mati klinis 12 jam, kaku mayat menjadi lengkap, dan dipertahankan selama 12 jam, kemudian menghilang dalam urutan yang sama. Livor mortis mulai tampak 20-30 menit paska mati klinis dan menetap setelah 8-12 jam

ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 27

11. Tubuh seorang laki-laki 35 tahun ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat kegagalan pernapasan (asfiksia) yang disebabkan oleh penekanan saluran pernapasan yang kuat dari arah luar.Apakah penemuan otopsi dan merupakan tanda intravital yang dapat menunjang kesimpulan hasil otopsi? a. Suhu tubuh mayat 32 derajat Celcius b. Lebam mayat berwarna kebiruan pada daerah ekstremitas bawah c. Resapan darah di bawah alur jeratan d. Kaku mayat sulit dilawan e. Lidah terjulur keluar

11. Tubuh seorang laki-laki 35 tahun ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya. Hasil otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat kegagalan pernapasan (asfiksia) yang disebabkan oleh penekanan saluran pernapasan yang kuat dari arah luar.Apakah penemuan otopsi dan merupakan tanda intravital yang dapat menunjang kesimpulan hasil otopsi? a. Suhu tubuh mayat 32 derajat Celcius b. Lebam mayat berwarna kebiruan pada daerah ekstremitas bawah c. Resapan darah di bawah alur jeratan d. Kaku mayat sulit dilawan e. Lidah terjulur keluar

Dengan menemukan reaksi tubuh terhadap trauma, maka dapat dipastikan bahwa saat terjadi trauma, yang bersangkutan masih hidup atau terjadi intravital. Reaksi vital yang umum adalah perdarahan berupa ekimosis atau petechiae dan emboli.

ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 53

12. Hasil otopsi dari mayat laki-laki berumur 40 tahun menunjukkan tanda-tanda hipoksia pada jaringan, tanda-tanda bendungan pada organ dalam dan pembesaran pada jantung. Apakah jenis hipoksia yang paling benar berdasarkan penemuan otopsi di atas
a. Hipoksik hipoksia b. Anemik hipoksia c. Stagnan hipoksia d. Metabolik histotoksik hipoksia e. Substrat histotoksik hipoksia

12. Hasil otopsi dari mayat laki-laki berumur 40 tahun menunjukkan tanda-tanda hipoksia pada jaringan, tanda-tanda bendungan pada organ dalam dan pembesaran pada jantung. Apakah jenis hipoksia yang paling benar berdasarkan penemuan otopsi di atas
a. Hipoksik hipoksia b. Anemik hipoksia c. Stagnan hipoksia d. Metabolik histotoksik hipoksia e. Substrat histotoksik hipoksia

Hipoksia di bagi dalam 4 tipe : (1) hipoksia hipoksik (anoksia anoksik), dimana PO2 darah arteri berkurang, (2) hipoksia anemik, dimana PO2 darah arteri normal tetapi jumlah hemoglobin yang tersedia untuk mengangkut oksigen berkurang, (3) hipoksia stagnant atau iskemik, dimana aliran darah ke jaringan sangat lambat sehingga oksigen yang adekuat tidak di kirim ke jaringan walaupun PO2 konsentrasi hemoglobin normal, (4) hipoksia histotoksik dimana jumlah oksigen yang dikirim ke suatu jaringan adalah adekuat tetapi oleh karene kerja zat yang toksik sel-sel jaringan tidak dapat memakai oksigen yang disediakan.
Referensi: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/234753

13. Seorang perempuan berusia 18 tahun dibawa ke UGD RS oleh ibunya karena kejang. Sebelum kejang pasien menjadi sangat sensitif dan mudah marah. Ibu pasien mengetahui bahwa pasien baru saja mengkonsumsi kokain di rumah kawannya yang berusaha menghiburnya karena ia patah hati ditinggal pergi oleh pacarnya. Apakah terapi yang paling tepat diberikan ? a. Epinefrin b. Diazepam c. Chlorpromazine d. Alprazolam e. Fenobarbital

13. Seorang perempuan berusia 18 tahun dibawa ke UGD RS oleh ibunya karena kejang. Sebelum kejang pasien menjadi sangat sensitif dan mudah marah. Ibu pasien mengetahui bahwa pasien baru saja mengkonsumsi kokain di rumah kawannya yang berusaha menghiburnya karena ia patah hati ditinggal pergi oleh pacarnya. Apakah terapi yang paling tepat diberikan ? a. Epinefrin b. Diazepam c. Chlorpromazine d. Alprazolam e. Fenobarbital

Use of propranolol is recommended for the management of adrenergic cocaine crisis. An alternative is labetalol, as it possesses both alpha-blocking (to counter the cocaine-induced vasoconstriction and hypertension) and beta-blocking capabilities (to decrease the tachyarrhythmias). Diazepam can be administered to control the seizures, and phenobarbital loading is used if status epilepticus develops.

http://www.medmerits.com/index.php/art icle/drug_induced_seizures/P10

14. Seorang pemain sepak bola tanpa sengaja menabrak tiang gawang dan melukai pahanya. Pelatih tim tersebut segera memeriksa paha pemain tersebut dan tidak menemukan adanya luka robek, perdarahan maupun deformitas. Namun tak berapa lama timbul pembengkakan disertai warna keunguan di bawah kulit pada akhir hari yang sama.Apakah istilah yang paling tepat untuk menggambarkan luka tersebut? a. Luka lecet tekan b. Kontusio c. Luka lecat geser d. Luka lecet gores e. Fraktur

14. Seorang pemain sepak bola tanpa sengaja menabrak tiang gawang dan melukai pahanya. Pelatih tim tersebut segera memeriksa paha pemain tersebut dan tidak menemukan adanya luka robek, perdarahan maupun deformitas. Namun tak berapa lama timbul pembengkakan disertai warna keunguan di bawah kulit pada akhir hari yang sama.Apakah istilah yang paling tepat untuk menggambarkan luka tersebut? a. Luka lecet tekan b. Kontusio c. Luka lecat geser d. Luka lecet gores e. Fraktur

Klasifikasi cedera mekanik dari segi medikolegal: 1. Memar, disebabkan oleh benturan sehingga darah keluar dari kapiler yang rusak dan mengisi jaringan di sekitarnya 2. Abrasi, hilang atau rusaknya lapisan permukaan epitel sel kulit. Luka lecet gores diakibatkan oleh benda runcing, luka lecet tekan diakibatkan oleh penjejakan benda tumpul pada kulit, kula lecet geser diakibatkan oleh tekanan linier pada permukaan kulit disertai dengan gerakan bergeser 3. Luka (luka potong, laserasi, tusuk, senjata api) 4. Patah tulang
ILMU FORENSIK DAN TOKSIKOLOGI Hal 66 ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 40

WARNA MEMAR
Merah Biru Hitam coklat Hijau Kuning Normal

USIA
Masih baru sekitar 1-2 jam Beberapa jam sampai 3 hari Hari keempat Antara 4 6 hari Antara 6 12 hari 2 minggu

ILMU FORENSIK dan TOKSIKOLOGI ED V Hal 69

15. Hasil otopsi medikolegal yang dilakukan oleh dokter menunjukkan bahwa laki-laki berusia 35 tahun meninggal akibat pencekikan secara manual. Apakah penemuan pada otopsi yang dapat menunjang kesimpulan tersebut?
a. Luka lecet di leher berbentuk bulan sabit b. Patah tulang lidah c. Patah tulang rawan tiroid d. Patah tulang vertebra servikalis IV e. Alur jeratan pada leher

15. Hasil otopsi medikolegal yang dilakukan oleh dokter menunjukkan bahwa laki-laki berusia 35 tahun meninggal akibat pencekikan secara manual. Apakah penemuan pada otopsi yang dapat menunjang kesimpulan tersebut?
a. Luka lecet di leher berbentuk bulan sabit b. Patah tulang lidah c. Patah tulang rawan tiroid d. Patah tulang vertebra servikalis IV e. Alur jeratan pada leher

GAMBARAN POST MORTEM PENCEKIKAN


TANDA KEKERASAN PADA LEHER

TANDA ASFIKSIA
Sianosis Petekie Kongesti daerah kepala,leher, atau otak

Bekas kuku crescent mark Luka lecet berbentuk semilunar/bulan sabit Tangan yg digunakan (left or right handed)

TANDA KEKERASAN PADA TEMPAT LAIN

Tanda kekerasan di bibir, lidah, hidungkorban melakukan pelawanan


ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 61

16. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditemukan sudah tidak bernyawa di tepi sebuah danau yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Hasil otopsi menunjukkan penyebab kematian anak tersebut adalah asfiksia yang disebabkan terhalangnya jalan napas oleh air. Apakah hasil otopsi yang didapatkan pada mayat anak tersebut? a. Berat jenis darah di jantung kiri menurun b. Kadar kalium dalam darah menurun c. Sel darah merah mengalami hemokonsentrasi d. Paru-paru relatif basah e. Kadar natrium dalam darah meningkat

16. Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditemukan sudah tidak bernyawa di tepi sebuah danau yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Hasil otopsi menunjukkan penyebab kematian anak tersebut adalah asfiksia yang disebabkan terhalangnya jalan napas oleh air. Apakah hasil otopsi yang didapatkan pada mayat anak tersebut? a. Berat jenis darah di jantung kiri menurun b. Kadar kalium dalam darah menurun c. Sel darah merah mengalami hemokonsentrasi d. Paru-paru relatif basah e. Kadar natrium dalam darah meningkat

Tenggelam di air tawar Pada keadaan ini terjadi absorpsi cairan yang massif. Karena konsentrasi elektrolit dalam air tawar lebih rendah daripada konsentrasi dalam darah, maka terjadi hemodilusi darah.
Akibat pengenceran darah yang terjadi, tubuh mencoba mengatasi keadaan ini dengan melepaskan ion kalium dari serabut otot jantung sehingga kadar ion dalam plasma kalium meningkat, terjadi perubahan keseimbangan ion K dan Ca dalam serabut otot jantung dan dapat mendorong terjadinya fibrilasi ventrikel. Kematian terjadi dalam waktu 5 menit.

Pemeriksaan berat jenis dan kadar elektrolit pada darah yang berasal dari bilik jantung kiri dan bilik jantung kanan. Bila tenggelam di air tawar,berat jenis dan kadar elektrolit dalam darah jantung kiri lebih rendah dari jantung kanan.

Tenggelam di air asin Konsentrasi elektrolit cairan air asin lebih tinggi daripada dalam darah, sehingga air akan ditarik dari sirkulasi pulmonal ke dalam jaringan interstitial paru yang akan meninbulkan edema pulmoner, hemokonsentrasi, hipovolemi, dan kenaikan kadar magnesium dalam darah. Hemokonsentrasi akan mengakibatkan sirkulasi menjadi lambat dan menyebabkan terjadinya payah jantung. Kematian terjadi kira-kira dalam waktu 8-9menit setelah tenggelam.

Referensi: http://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/matkul/Forensik/ASPHYXIA.pdf

17. Seorang perempuan berusia 16 tahun ditemukan tewas di atas tempat tidurnya oleh petugas kepolisian. Pada pemeriksaan luar terhadap tubuh korban ditemukan adanya bintik perdarahan pada konjungtiva namun tidak ditemukan adanya tanda trauma fisik. Pemeriksaan dalam juga tidak menunjukkan adanya trauma internal namun ditemukan adanya bendungan pada beberapa organ dalam. Hasil pemeriksaan toksikologi negatif. Apakah penyebab dasar dari kematian korban?

a. Pencekikan manual dengan tangan b. Intoksikasi alkohol c. Terhalangnya jalan napas oleh makanan d. Pembekapan dengan bantal e. Trauma tumpul pada kepala

17. Seorang perempuan berusia 16 tahun ditemukan tewas di atas tempat tidurnya oleh petugas kepolisian. Pada pemeriksaan luar terhadap tubuh korban ditemukan adanya bintik perdarahan pada konjungtiva namun tidak ditemukan adanya tanda trauma fisik. Pemeriksaan dalam juga tidak menunjukkan adanya trauma internal namun ditemukan adanya bendungan pada beberapa organ dalam. Hasil pemeriksaan toksikologi negatif. Apakah penyebab dasar dari kematian korban?

a. Pencekikan manual dengan tangan b. Intoksikasi alkohol c. Terhalangnya jalan napas oleh makanan d. Pembekapan dengan bantal e. Trauma tumpul pada kepala

Pada pemeriksaan dalam mayat asfiksia :


a. Organ dalam tubuh lebih gelap & lebih berat dan ejakulasi pada mayat laki-laki akibat kongesti. b. Darah termasuk dalam jantung berwarna gelap dan lebih cair. c. Tardieus spot pada pielum ginjal, pleura, perikard, galea apponeurotika, laring, kelenjar timus dan kelenjar tiroid. d. Busa halus di saluran pernapasan. e. Edema paru. f. Kelainan lain yang berhubungan dengan kekerasan

Pada pemeriksaan luar mayat asfiksia : a. Muka dan ujung-ujung ekstremitas sianotik b. Tardieus spot pada konjungtiva bulbi dan palpebra. c. Lebam mayat cepat timbul, luas, dan lebih gelap. d. Busa halus keluar dari hidung dan mulut. e. Kelainan lain yang sesuai dengan kekerasan, karena adanya reaksi intravital terhadap luka. Bila pembengkapan dengan benda lunak, maka pada pemeriksaan luar jenazah mungkin tidak menemukan tanda kekerasan
ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 61 Hal 58

18. Seorang petugas kepolisian datang mengantar seorang perempuan berusia 25 tahun dengan membawa surat permintaan visum. Pada pemeriksaan luar didapatkan adanya luka akibat benda tumpul berwarna kekuningan berukuran panjang 3 cm dan lebar 2 cm. Berdasarkan hasil pemeriksaan, berapakah umur luka dari waktu terjadinya luka?

a. Kurang dari 24 jam b. 24 - 72 jam c. 1 minggu d. 2 minggu e. 1 bulan

18. Seorang petugas kepolisian datang mengantar seorang perempuan berusia 25 tahun dengan membawa surat permintaan visum. Pada pemeriksaan luar didapatkan adanya luka akibat benda tumpul berwarna kekuningan berukuran panjang 3 cm dan lebar 2 cm. Berdasarkan hasil pemeriksaan, berapakah umur luka dari waktu terjadinya luka?

a. Kurang dari 24 jam b. 24 - 72 jam c. 1 minggu d. 2 minggu e. 1 bulan

WARNA MEMAR
Merah Biru Hitam coklat Hijau Kuning Normal

USIA
Masih baru sekitar 1-2 jam Beberapa jam sampai 3 hari Hari keempat Antara 4 6 hari Antara 6 12 hari 2 minggu

ILMU FORENSIK dan TOKSIKOLOGI ED V Hal 69

19. Seorang pria terbukti telah melakukan perkosaan terhadap seorang wanita yang bukan istrinya setelah sebelumnya membuat wanita tersebut pingsan. Maka undang-undang yang sesuai dengan tindak pidana tersebut adalah
a. KUHP pasal 286 b. KUHP pasal 285 c. KUHP pasal 287 d. KUHP pasal 291 e. KUHP pasal 294

19. Seorang pria terbukti telah melakukan perkosaan terhadap seorang wanita yang bukan istrinya setelah sebelumnya membuat wanita tersebut pingsan. Maka undang-undang yang sesuai dengan tindak pidana tersebut adalah
a. KUHP pasal 286 b. KUHP pasal 285 c. KUHP pasal 287 d. KUHP pasal 291 e. KUHP pasal 294

Pasal 285 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Pasal 286 Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 287 (1) Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umumya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas, bawa belum waktunya untuk dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. (2) Penuntutan hanya dilakukan atas pengaduan, kecuali jika umur wanita belum sampai dua belas tahun atau jika ada salah satu hal berdasarkan pasal 291 dan pasal 294.

Pasal 289 Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 290 Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun: 1. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang, padahal diketahuinya bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya; 2. barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan seorang padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya, bahwa umumya belum lima belas tahun atau kalau umumya tidak jelas, yang bersangkutan belum waktunya untuk dikawin; 3. barang siapa membujuk seseorang yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun atau kalau umumya tidak jelas yang bersangkutan atau kutan belum waktunya untuk dikawin, untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, atau bersetubuh di luar perkawinan dengan orang lain.

Pasal 291 (1) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 286, 2 87, 289, dan 290 mengakibatkan luka-luka berat, dijatuhkan pidana penjara paling lama dua belas tahun; (2) Jika salah satu kejahatan berdasarkan pasal 285, 2 86, 287, 289 dan 290 mengakibatkan kematisn dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 294 (1) Barang siapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya, tirinya, anak angkatnya, anak di bawah pengawannya yang belum dewasa, atau dengan orang yang belum dewasa yang pemeliharaanya, pendidikan atau penjagaannya diannya yang belum dewasa, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. (2) Diancam dengan pidana yang sama: 1. pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya, atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya, 2. pengurus, dokter, guru, pegawai, pengawas atau pesuruh dalam penjara, tempat pekerjaan negara, tempat pen- didikan, rumah piatu, rumah sakit, rumah sakit jiwa atau lembaga sosial, yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang dimasukkan ke dalamnya.
ILMU KEDOKTERAN FORENSIK FK UI Hal 149

20. Ditemukan jenazah eorang pria usia 20 tahunan dalam area kebun salak di Padang Sidempuan dengan luka terbuka di perut. Di samping jenazah, ditemukan banyak bercak darah, untuk memastikan apakah bercak darah tersebut berasal dari manusia atau bukan, maka dilakukan tes?
a. Tes Teichmann b. Tes Takayama c. Tes Guaiac d. Tes Barberio b. Tes Florence

20. Ditemukan jenazah eorang pria usia 20 tahunan dalam area kebun salak di Padang Sidempuan dengan luka terbuka di perut. Di samping jenazah, ditemukan banyak bercak darah, untuk memastikan apakah bercak darah tersebut berasal dari manusia atau bukan, maka dilakukan tes?
a. Tes Teichmann b. Tes Takayama c. Tes Guaiac d. Tes Barberio b. Tes Florence

Tes Teichmann (tes kristal hematin). Jika bercak merupakan darah manusia maka akan tampak kristal berbentuk belah ketupat berwarna kuning kemerahan sampai coklat kehitaman yang berkumpul atau terpisah sendiri-sendiri. Tes Takayama. Apabila bercak tersebut merupakan darah maka akan terlihat kristal halus berwarna merah jambu. Tes Guaiac. Reaksi kimia untuk mendeteksi enzim peroksidase yang terdapat di dalam Hb. Tes Florence dan Berberio. Pemeriksaan kimia untuk membuktikan cairan seminal.
ILMU FORENSIK dan TOKSIKOLOGI ED V Hal 201