FARMAKOTERAPI PADA PENYAKIT INFEKSI PARASIT

dr. Agung Biworo, M.Kes

 Cepat diabsorpsi diusus. 70% bentuk metabolitnya.ANTELMINTIK Antelmintik atau obat cacing ialah obat yang digunakan untuk membrantas atau mengurangi cacing dalam lumen usus atau jaringan tubuh. ekskresi lewat urin. Dietilkarbamazin  Menyebabkan paralisis dan perubahan pada permukaan membran mikrofilaria  hancur. .

60% obat diekskresi bersama ureum. ekskresi terutama lewat urin dalam bentuk utuh. .Efektif mengobati cacing gelang.americanus. Mebendazol . .Dosis tunggal digunakan untuk Ascaris dan Trichostrongylus.Kerjanya merusak subseluler dan menghambat sekresi asetilkolinesterase cacing. cacing pita. cacing tambang dan T.Levamisol . . cacing kremi. efektifitas sedang untuk A. . menghambat ambilan glukosa.Cara kerja : meningkatkan aksi potensial dan menghambat transmisi neuromukular cacing paralisis. stercolarlis .duodenale dan rendah untuk N.Absorpsi oral cepat dan lengkap.Absorpsi oral buruk.trichiura. Efeknya bervariasi  S.

.vermicularis.Untuk cacing pita (Cestoda).Kerjanya menghambat fosforilasi anaerobik ADP Niridazol . ginjal dan darah.Ekskresinya dalam bentuk metabolit melalui urine dan tinja. haematobium dan S. .Efektif untuk S. E. .Hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati. mansoni.Niklosamid . granulosus dan E. .

lumbricoides dan E.Piperazin .Absorpsi melalui saluran cerna. . ekskresi sebagian besar bersama tinja.vermicularis. .Kerjanya menyebabkan blokade respon otot cacing terhadap asetilkolin  paralisis dan cacing mudah dikeluarkan oleh peristaltik usus.Untuk cacing gelang. menghambat enzim kolinesterase.Kerjanya menimbulkan depolarisasi pada otot cacing dan meningkatkan frekuensi imfuls. ekskresi melalui urine. <15% lewat urine. . Pirantel Pamoat .Absorpsi melalui usus tidak baik. cacing kremi dan cacing tambang.Efektif terhadap A. . .

oksiuriasis dan larva migrans kulit. seperti S. japonicum. mansoni dan S.Kerjanya menimbulkan peningkatan aktivitas otot cacing karena hilangnya Ca ion intrasel  kontraktur dan paralisis spastik  cacing lepas dari tempatnya.Kerjanya menghambat enzim fumarat reduktase cacing dan enzim asetilkolinesterase cacing  cacing mati. Tiabendazol .Absorpsi oral baik.Absorpsi lewat usus. ekskresi sebagian besar bersama urine. .Efektif terhadap Cestoda dan Trematoda. askariasis.Pirazikuantel .Efektif terhadap strongyloidiasis. 90% obat diekskresi bersama urine. . . . .

Cth : pirimetamin dan primakuin  Pengobatan radikal : skizontosid darah dan jaringan (fase eritrosit dan eksoeritrosit). kuinin dan meflokuin.  Pencegahan kausal : skizontosid jaringan yang bekerja pada skizon yang baru memasuki jaringan hati.  Pengobatan supresi : skizontosid darah dalam waktu lama.P.P.malariae  kloroquin dan kuinin . Cth : klorokuin.  Untuk serangan klinik : skizontosid darah (fase eritrosit). gametosid dan sporontosid.vivax dan P.  Gametositosit : .falciparum  primaquin .Sporontosid  primaquin dan kloroguanid .OBAT MALARIA Klasifikasi Malaria  Skizontosid jaringan dan darah.

Absorpsi kloroquin oral lengkap dan cepat.Digunakan sebagai terapi supresi dan pengendalian serangan klinik malaria. amodiakuin. . ekskresi lewat urine. . metabolisme lambat. hidroksiklorokuin dan pamakuin. .gamet P.falciparum. .vivax lebih kuat dibandingkan kina dan kuinakrin.vivax dan P.Efektif untuk fase eritrosit  P.Metabolisme kloroquin dihambat oleh SKF 525-A. .vivax .Kloroquin .Efek supresi terhadap P.Kontra indikasi : penyakit hepar.

.Absorpsi di saluran cerna lambat tapi lengkap.Obat ini ditimbun di ginjal. paru. hati dan limpa  ekskresi lambat lewat urine. . .Kombinasi pirimetamin dengan sulfonamid dan kuinin merupakan regimen terpilih untuk serangan akut malaria oleh plasmodia yang resisten terhadap kloroquin. . .Pirimetamin .Untuk pencegahan dan terapi supresi.Tersedia sebagai tablet 25mg dan sediaan kombinasi tetap dengan sulfadoksin 500mg (Fansidar).

hanya sedikit yang diekskresi dalam bentuk utuh.Kontraindikasi : pasien dengan penyakit sistemik yang berat yang cenderung mengalami granulositopenia.Memperlihatkan efek gametosidal terhadap 4 jenis plasmodium terutama P. . . Mencegah timbulnya galur yang resisten primakuin diberikan bersama skizontosid 4-aminokuinolin dalam dosis penuh .Absorbsi segera setelah pemberian oral. misal artritis reumatoid & lupus eritomatosus. . falciparum.Primakuin .Untuk penyembuhan radikal malaria vivax dan ovale.Indikasi : penyembuhan radikal malaria vivaks (malaria tersiana) dan malaria lain yang menimbulkan relaps. metabolisme cepat. . .Efek samping : anemia hemolitik akut pada pasien dengan defisiensi enzim G6PD.

vivax & P. diberikan kombinasi pirimetamin & sulfonamid .Untuk pengobatan malaria tropika yang resisten terhadap klorokuin. falciparum yang resisten terhadap klorokuin . terhadap P. .Untuk pengobatan radikal dan mengatasi kambuhnya malaria tersiana.Kuinin .Kina dan turunannya diserap baik terutama melalui usus halus bagian atas.Kina terutama berefek skizontosid.Diberikan oral menyebabkan nyeri lambung. malariae juga berefek gametosid .Kina bersama pirimetamin dan sulfonamid masih merupakan regimen terpilih untuk P. . kuinin diberikan bersama primakuin. mual & muntah .

falciparum strain resisten di daerah endemik. vivax . dalam tubuh diubah menjadi metabolit triazin yang berefek skizontosid melalui mekanisme antifolat Meflokuin .Proguanil .Menyebabkan penyembuhan supresi terhadap malaria oleh berbagai strain P. Juga pada P. . falciparum .Merupakan turunan biguanid.Dapat menghilangkan demam dan parasitemia pada pasien yang terinfeksi P.

falciparum yang sudah resisten obat Tetrasiklin .Halopantrin .Diindikasikan pada malaria oleh P.Tetrasiklin & oksitetrasiklin berguna untuk mengobati penyakit malaria oleh P.Serangan akut malaria oleh P. falciparum yang sudah resisten terhadap klorokuin maupun kombinasi pirimetamin sulfadoksin. . falciparum yang sudah resisten terhadap obat lain termasuk skizontosid darah kerja cepat (rapidly-acting blood schizontocides) .

Obat ini mungkin cukup bermanfaat pada malaria serebral oleh P.Kombinasi Pirimetamin Sulfadoksin . falciparum .Menunjukkan sifat skizontosid yang cepat in vitro maupun in vivo sehingga digunakan untuk malaria yang berat . falciparum yang sudah resisten klorokuin Artemisin .Sangat efektif untuk mengobati penderita malaria oleh P.

TERAPI MALARIA Obat untuk mengatasi serangan akut malaria tergantung dari : 1. 4. ovale) Adanya kehamilan Adanya intoleransi terhadap obat Obat untuk serangan akut oleh 4 plasmodium umumnya sama yaitu klorokuin (bersifat skizontosid) sedangkan P. falciparum yang resisten terhadap klorokuin digunakan kuinin . vivax dan P. 2. 3. Geografi daerah kontak (daerah dgn galur yang resisten terhadap klorokuin atau bukan) Adanya bentuk eksoeritrosit (P.

malariae.- - - Serangan akut oleh plasmodium yang sensitif terhadap klorokuin umumnya teratasi dengan 3 hari pengobatan. untuk mencegah kambuh & untuk mencapai penyembuhan radikal pada infeksi P. pengobatannya dengan kuinin dan fansidar. vivax dan P. . dapat diatasi dengan mengulang terapi klorokuin yg pada malaria vivax dan ovale harus dikombinasi dengan primakuin. vivax. Kambuhnya malaria tropika menunjukkan terjadi infeksi oleh galur yang resisten. ovale perlu penambahan primakuin selama 2 minggu. ovale dan P. Kambuhnya serangan akut pada infeksi P. P.

penggunaan obat seperti kombinasi pirimetamin-sulfadoksin & kombinasi pirimetamin-dapson menimbulkan hemolisis intravaskuler .- - Obat yg aman untuk wanita hamil & anak usia < 1 th  klorokuin & proguanil Doksisiklin tidak boleh diberikan untuk anak < 8 th Pada penderita defisiensi enzim G6PD.