Anda di halaman 1dari 1

Asli Semarang Lhooo...Asli Klatennn masee.....

wuiihhh Betawi emang toppppp

Kalla Optimistis Suara Golkar Naik Signifikan

Ketua Umum Golkar optimistis suara Golkar dalam pemilu legislatif di atas 21 persen. Artinya, Golkar
meraup suara lebih besar dibandingkan pada Pemilihan Umum 2004.

"Suara Golkar diharapkan naik tiga persen tiap bulan. Dan sekarang masih dua bulan lagi sebelum
pemilu legislatif," kata Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, saat berpidato dalam penutupan orientasi
calon legislator Golkar di kantor DPP, Rabu (18/2) malam.

Golkar memperoleh 19,3 persen suara dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia,
Indobarometer, dan Polling Center. Sedangkan, Partai Demokrat dan PDI Perjuangan masing-masing
mendapat 16,2 dan 14,8 persen. Angka tersebut merupakan angka rata-rata berdasarkan survei di
daerah pemilihan.

Sebelumnya, Golkar menargetkan suara 30 persen dalam pemilu legislatif. Kalla mengatakan target itu
bisa tercapai jika seluruh fungsionaris dan calon legislator bekerja optimal. "Realisasi target 30 persen
butuh pencitraan bahwa Golkar merupakan partai yang berkarya dan sudah membuktikannya selama 40
tahun," ucap Kalla.

Kalla memperkirakan hasil survei sebesar 19 persen itu akan bertambah selama 50 hari ke depan. Iklan
Golkar di media massa diperkirakan menambah suara sebesar lima persen. Kampanye seluruh
fungsionaris dan calon legislator akan menambahkan suara sekitar lima persen.

Tambahan suara diperkirakan juga diperoleh dari suara yang tidak tertampung akibat parliamentary
treshold 2,5 persen. Suara yang bisa diperoleh Golkar sekitar 2 persen. Pada pemilu 2004, suara yang
terbuang 8-10 persen. "Dua puluh lima persen dari 8 hingga sepuluh persen hasilnya sekitar dua
persen," ujar dia.

Golkar juga berpotensi mendapat tambahan suara dari penggabungan sisa suara di daerah pemilihan.
Kalla meminta seluruh fungsionaris dan calon legislator menambah perolehan suara dalam waktu dua
bulan. "Jangan karena ada tambahab-tambahan suara itu lalu Anda tidak semangat," tutur Kalla

Kalla mengakui upaya penambahan suara berdampak pada peningkatan kebutuhan logistik. Pengurus
pusat, ujar dia, mensubsidi calon legislator sejumlah Rp 500 per pemilih. Calon legislator perempuan
juga mendapat bantuan khusus dalam berkampanye.

Selain itu, Pengurus Pusat Golkar akan memberikan Rp 500 per suara yang dikumpulkan calon
legislator tak terpilih. "Kalau yang terpilih, ya, tidak usah dikasih," kata Kalla yang juga menjabat
wakil presiden.