Anda di halaman 1dari 3

Zat-zat utama berikut yang terdapat dalam minuman berkarbonasi: 1.

Karbohidrat dari gula yang digunakan sebagai pemanis pada minuman ini. Gula dapat dikatakan sebagai substansi berkalori yang kosong, artinya gula tidak mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh. Konsumsi minuman berkarbonasi secara berlebihan akan menimbulkan obesitas karena kadar gula yang terkandung dan masuk ke tubuh akan ditransformasi menjadi cadangan lemak. Selain itu, pada orang yang mempunyai bakat mengidap penyakit diabetes, kelebihan gula akan memicu timbulnya penyakit diabetes. 2. CO2 yang digunakan untuk menambahkan rasa menggelitik di rongga mulut saat kita mengkonsumsinya. Reaksi dari CO2 yang ditambahkan pada minuman akan menimbulkan rasa asam. Tingkat keasaman dan kandungan gula pada minuman ini akan memicu terjadinya kerusakan gigi. Oleh sebab itu, disarankan untuk menggunakan sedotan ketika mengkonsumsi minuman berkarbonasi agar minuman ini tidak terlalu banyak merendam gigi. 3. Bahan aditif seperti pengawet, pewarna (dalam minuman berkarbonasi tertentu, memang digunakan pewarna alami dari gula karamel), dan zat perisa.
Air Soda Cegah Komplikasi Asam Urat Air soda merupakan sejenis air yang dikarbonasikan dan dibuat bersifat efervesen dengan penambahan gas karbon dioksida di bawah tekanan. Air soda mendapatkan namanya dari garam natrium yang dikandungnya mengatakan senyawa 'bergaram,' menambah kualitas yang berbeda bagi sejumlah minuman beralkohol dan tanpa alkohol. Air soda mencegah komplikasi asam urat Air soda juga merupakan bahan baku bagi long drink dan koktail. Air soda juga bisa langsung diminum. Menurut Low Carb Site Low carb Situs Lisa Shea Lisa Shea Menurut para peneliti dari rumah sakit Universitas Kopenhagen, Denmark pria yang minum seliter air bersoda atau lebih setiap hari memiliki jumlah sperma lebih sedikit dari mereka yang tidak minum air bersoda. Hasil penelitin itu dipublikasikan dalam "American Journal of Epidemiology", seperti dikutip Natural News. Efek yang sama tidak muncul dari kafein. Para peneliti sebelumnya berspekulasi bahwa konsumsi kafein dalam jumlah besar bisa menghasilkan jumlah sperma yang lebih sedikit. Dalam penelitian baru-baru ini, para peneliti mengambil contoh sperma dari 2.554 pria berusia kira-kira 18 tahun. Semua pria itu menjalani tes fisik untuk memeriksa kesehatan mereka untuk tugas militer antara tahun 2001 dan 2005. Mereka juga mengumpulkan data asupan minuman dari semua peserta. Para peneliti menemukan bahwa pria yang tidak pernah minum minuman bersoda memiliki jumlah sperma 50 juta sperma per milimeter. Pria yang minum seliter atau lebih minuman bersoda, hanya memiliki 35 juta sperma per milimeter. Meskipun perbedaan ini tidak cukup drastis untuk memenuhi syarat sebagai satu persoalan menurut World Health Organization (WHO), jumlah sperma yang lebih

rendah berhubungan dengan kesuburan rendah. Pengaruh yang lebih kecil pada tingkat sperma, tampak pada pria yang minum teh atau kopi dalam jumlah besar, mengesampingkan kafein sebagai kemungkinan penyebab. (DA/Ant)

BellaOnline's Low Carb Editor BellaOnline's Low carb Editor Air soda Informasi Nutrisi You can even make your own soda by mixing soda water with a flavoring. Anda bahkan dapat membuat soda Anda sendiri dengan air soda bercampur dengan bumbu. That in essence is all that soda is. Bahwa pada dasarnya adalah semua soda itu. Jangan Anda tidak bingung air soda dengan air tonik. . Tonic air adalah air dibumbui dengan kina, gula dan ekstrak buah.

Air Soda Cegah Komplikasi Asam Urat Air soda merupakan sejenis air yang dikarbonasikan dan dibuat bersifat efervesen dengan penambahan gas karbon dioksida di bawah tekanan. Air soda mendapatkan namanya dari garam natrium yang dikandungnya mengatakan senyawa 'bergaram,' menambah kualitas yang berbeda bagi sejumlah minuman beralkohol dan tanpa alkohol. Air soda mencegah komplikasi asam urat Air soda juga merupakan bahan baku bagi long drink dan koktail. Air soda juga bisa langsung diminum. Menurut Low Carb Site Low carb Situs Lisa Shea Lisa Shea Menurut para peneliti dari rumah sakit Universitas Kopenhagen, Denmark pria yang minum seliter air bersoda atau lebih setiap hari memiliki jumlah sperma lebih sedikit dari mereka yang tidak minum air bersoda. Hasil penelitin itu dipublikasikan dalam "American Journal of Epidemiology", seperti dikutip Natural News. Efek yang sama tidak muncul dari kafein. Para peneliti sebelumnya berspekulasi bahwa konsumsi kafein dalam jumlah besar bisa menghasilkan jumlah sperma yang lebih sedikit. Dalam penelitian baru-baru ini, para peneliti mengambil contoh sperma dari 2.554 pria berusia kira-kira 18 tahun. Semua pria itu menjalani tes fisik untuk memeriksa kesehatan mereka untuk tugas militer antara tahun 2001 dan 2005. Mereka juga mengumpulkan data asupan minuman dari semua peserta.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang tidak pernah minum minuman bersoda memiliki jumlah sperma 50 juta sperma per milimeter. Pria yang minum seliter atau lebih minuman bersoda, hanya memiliki 35 juta sperma per milimeter. Meskipun perbedaan ini tidak cukup drastis untuk memenuhi syarat sebagai satu persoalan menurut World Health Organization (WHO), jumlah sperma yang lebih rendah berhubungan dengan kesuburan rendah. Pengaruh yang lebih kecil pada tingkat sperma, tampak pada pria yang minum teh atau kopi dalam jumlah besar, mengesampingkan kafein sebagai kemungkinan penyebab. (DA/Ant)

BellaOnline's Low Carb Editor BellaOnline's Low carb Editor Air soda Informasi Nutrisi You can even make your own soda by mixing soda water with a flavoring. Anda bahkan dapat membuat soda Anda sendiri dengan air soda bercampur dengan bumbu. That in essence is all that soda is. Bahwa pada dasarnya adalah semua soda itu. Jangan Anda tidak bingung air soda dengan air tonik. . Tonic air adalah air dibumbui dengan kina, gula dan ekstrak buah.