Anda di halaman 1dari 4

PHYSICS OBSERVATION

Pengamatan lampu teplok dengan bahan bakar


spiritus dan lampu teplok dengan bahan bakar
alkohol 70%

Disusun oleh :

Ade Rizqah Auliah

Anastasia Jenny C. U. S.

Defilia Anogra

Lia Erviani

Rasyid Ridha

Kelas :

XI IPA 5 Gammabunta

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 PALANGKA RAYA

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

INDONESIA
Alat dan bahan pembuatan teplok sederhana :

1. Botol kaca yang masih ada penutup botolnya, seukuran 150 ml (2


buah)

2. Sumbu kompor yang digunakan untuk botol (2 buah)

3. Spiritus

4. Alkohol 70%

5. Korek api

6. Obeng

7. Palu

Prosedur kerja :

1. Bersihkan terlebih dahulu kedua botol kaca, jemur botol di panas


matahari agar cepat kering.

2. Ambil penutup kedua botol kaca tersebut, kemudian lubangi bagian


tengah penutup botol dengan obeng yang dipukul dengan palu.

3. Setelah penutup botol dilubangi, masukkan sumbu kompor melalui


lubang tersebut.Sisakan sumbu pada bagian atas kira-kira 1,5 cm.

4. Botol yang sudah kering masing-masing dimasukkan dengan bahan


bakar spiritus 50 ml dan alkohol 70% 50 ml.

5. Masukkan sumbu ke botol dan ditutup serapat mungkin.

6. Tunggu beberapa menit hingga sumbu meresapi bahan bakar.

7. Setelah meresap, nyalakan kedua teplok tersebut dengan korek api.

8. Amati apa saja hal-hal yang membandingkan antara kedua teplok


tersebut.

Tabel Pengamatan :

Perbandingan antara teplok bahan bakar spiritus dan bahan bakar alkohol
70%
Teplok dengan bahan bakar Teplok dengan bahan bakar
spiritus alkohol 70%
Terdengar bunyi seperti percikan Tidak terdengar bunyi seperti
saat menyala percikan saat menyala
Bahan bakar ini lebih cepat Bahan bakar ini lebih lambat
habis.Waktu : 21.35 WIB – 23.20 habisnya.Waktu : 21.50 WIB – 00.05
WIB.Sekitar 1 jam 45 menit WIB.Sekitar 2 jam 15 menit.
Berdasarkan waktu habisnya bahan Berdasarkan waktu habisnya bahan
bakar, berarti daya serap dan daya bakar, berarti daya serap dan daya
kapilaritasnya lebih besar. kapilaritasnya lebih kecil.
Api yang dihasilkan lebih besar Api yang dihasilkan lebih kecil
Apinya tidak mudah padam Apinya mudah padam

FOTO-FOTO SAAT PRAKTIKUM :