MATERI PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI DAN PROSES TERBENTUKNYA NKRI A.

Perbedaan Perspektif Antara Kelompok Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.  Golongan tua: Kelompok nasionalis golongan tua yang mengambil strategi kooperasi terhadap pemerintah jepang. Kelompok ini bersifat hati-hati dalam mencemati masalah kemerdekaan. Mereka berpendapat bahwa kemerdekaan harus dilaksanakan sesuai dengan persetujuan perjanjian dengan Jepang. Mereka tidak mau melanggar perjanjian itu karena akan terjadi pertumpahan darah. Selain itu, mereka juga mengetahui bahwa jepang di beri tugas oleh sekutu untuk mempertahankan status Quo di Indonesia. Beberapa tokoh golongan tua antara lain: Moh.Yamin, Kihajar Dewantoro, Kyai Haji Mansyur, Dr.Buntara, dan Mr.Iwa Kusuma Sumantri.

v Golongan Muda: Kelompok Nasionalisme golongan muda yang anti Jepang dan anti Fasis. Golongan muda bersikap agresif. Mereka menginginkan proklamasi kemerdekaan secepatnya dilaksanakan sebelum sekutu mengambil ekuasaan dari Jepang. Para pemuda menginginkankan proklamasi kemerdekaan lepas dari pengaruh Jepang. Kemerdekaan Indonesia hanya dapat dan harus dilaksanakan oleh bangsa Indonesia sendiri bukan sebagai hadiah dari jepang. Beberapa tokoh yang berperan mempercepay kemerdekaan adalah: Sukarni, Adam Malik, Dr. Muwardi, Wikana, Chaerul Shaleh, M.M. Drah Pandu Wiguna< Maruto Nitimiharjo, Johar NUr Sayoko, dan syarif Thayeb. Kendati berbeda pendapat, di anatra ke-2 golongan sepakat untuk menetapkan tokoh yang pantas memproklamasikan kemerdekaan yaitu Soekarno dan Hatta. B. Kronologi Proklamsi Kemerdekaan Indonesia Akhir perang Asia Timur Raya o Pada tanggal 7 Desember 1941 Perang dunia II di kawasan Asia Pasifik berawal dari peristiwa pemboman pangkalan laut AS di Perl Harbour (Hawai). o Pada tanggal 7 Mei 1942. Sekutu berasil memukul mundur Jepang dalam pertemputan di laut karang o Pada tanggal 7 September 1944. Perdana mentri Kaiso mengeluarkan janji kemerdekaan kepada Indonesia.

Penyebaran Berita Proklamasi Melalui Berita Radio. Moh. dan Radjiman Widyodiningrat di undang ke Dalath (Vietnam) untuk bertemu Jendral Terauchi o Pada tanggal 14 Agustus 1945 -Soekarno dam kawan-kawan kembali ke Indonesia -Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu o Pada tanggal 15 Agustus 1945 Indonesia berada dalam Vacum Of Power (kosong kekuasaan) artinya pada saat itu tidak ada satupun pemerintahan yang berkuasa di Indonesia v Peristiwa Renglasdengklok Ø Pada tanggal 16 Agustus 1945 -Soekarno dan Moh.Wuz seorang petugas telekomunikasi untuk menyiarkan segera berita Proklamasi 3 kali berturut-turut. Waidan B. Penelewen. Pegangsaan Timur No.00 yang bertujuan untuk menjauhkan kedua tokoh tersebut dari tekanan dan pengaruh Jepang -Soekarno dan Moh.Pamfle.Hatta membacakan teks Proklamasi dikediaman Soekarno diJl. Sejak 1946 pemancar RRI Yogyakarta berasil menyiarkan The Voice Of Free Indonesia yang disiarkan oleh Molly Warne.00 WIB Soekarno dengan didampingi Moh.Hatta. Radjiman Widyodiningrat o Pada tanggal 6 Agustus 1945 Sekutu menjatuhkan bom atom di Hiroshima o Pada tanggal 9 Agustus 1945 -Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki -Soekarno. Kemudian ia memerintahkan F.Hatta tiba kembali di Jakarta pada pukul 23.00 WIB v Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Ø Pada tanggal 17 Agustu !945 .Hatta dibawa pemuda kerenglasdengklok pada pukul 04.00 Soekarno memimpin rapat PPKI di rimah Laksamana Tadashi Maeda untuk merumuskan teks Proklamasi .o Pada tanggal 29 April 1945 Jepang menyetujui terbentuknya DOKURITSU JUNBI COSAKAI (BPUPKI) yang diketuai oleh Dr.56 Jakarta C. dan Selebaran Syahrudin seorang wartawan kantor berita Domei sejak pagi hari pada 17 Agustus 1945 telah memperoleh salinan naskah Proklamasi dan menyampaikannya kepada Bagian Radio Domei. Meskipun sudah ratusan stensilan dicetak stensilan itu masih belum cukup.Pukul 02. oleh karena itu Subarjo yang bekerja di Balai Pustaka dimintai bantuan untuk mencetak .Pukul 10.

kesehatan pengajaran. Pada 19 September 1945 Masa berbondongbondong membanjiri Lapangan Ikada untuk menggelar rapat Kaksasa. Pernyataan Sri Sultan Hamengkubuono IX (5 September 1945) . Membagi daerah RI menjadi 8 provinsi. Moh. Sidang PPKI ke 2 pada 19 Agustus 1945 menghasilkan 2 keputusan sebagai berikut: a. Hatta sebagai Wakil Presiden c.Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Proses Terbentuknya Negara Dan Pemerintahan Dengan Sidang PPKI Sejak Proklamasi Kemerdekaan PPKI menjadi satu-satunya organisasi tertinggi yang di miliki Bangsa Indonesia ynga melakukan sidang-sidang berikut 1.stensilan yang lebih banyak. kemekmuran. Maluku. Jawa Timur. Demikian B. Dukungan Dari Berbagai Daerah Berupa Dukungan Spontan Dan Tindakan Heroik Dari Berbagai Daerah 1. Membentuk badan Keamanan Rakyat E. Hal itu mendorong para pemuda Jakarta yang tergabung dalam komite Van Aksi Menteng 31 untuk mengerahkan masa ke Lapangan Ikada. sosial. Luar Negeri kehakiman. Menetapkan mengesahkan UUD 1945 b. Sebelum terbentuknya MPR untuk sementara pekerjaan Presiden dibantu oleh KNIP 2. Sunda Kecil. Membentuk KNIP b. Sulawesi. 2. dan Kalimantan 3. Membentuk Partai Nasional Indonesia c. D. Dalam rapat itu presiden meminta kepercayaan dan dukungan rakyat kepada pemerintah RI dengan cara mematui perintah-perintahnya dan tunduk pada disiplin. keuangan. Rapat Kaksasa Di Lapangan Ikada Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945 ternyata menimbulkan masalah baru karena Belanda tidak setuju dengan kemerdekaan Indonesia. pertahanan. Menetapkan 12 kementrian dalam lingkungan pemerintahan Dalam Negeri.M Diah diminta supaya menggunakan percetakan Asia Raya untuk mencetak ratusan ribu eksemplar naskah Proklamasi. yaitu: Sumatera. Memilih dan menetapkan Ir. Jawa Barat. Jawa Tengah. perhubungan. dan pekerjaan umum b. Sidang PPKI yang ke 3 pada 22 Agustus 1945 menghsilkan keputusan sebagai berikut: a. Sidang PPKI pertama pada 18 Agustus 1945 menghasilkan 3 keputusan sebagai berikut: a.

Malam itu juga Otsuka Butai menyerah. Kendati wilayahnya kecil. Bahkan Belanda tetap menghormati Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat tatkala berita Proklamasi Kemerdekaan mulai tersebar ke Tanah Air. Pada 14 November 1945 dengan beraninya sekitar 8000 orang berkumpul di komplek NICA dengan mengarak Bendera Merah-Putih. 5) Tindakan Heroik Di Makasar Para pemuda mendukung Gubernur Sulawesi Dr. perebutan markas-markas Jepang dan perebutan pabrik-pabrik yang tersebar di seluruh kota. Kesultaan Yogyakarta memiliki andil yang cukup besar dalam kecah perjuangan Bangsa. 3) Tindakan Heroik DI Yogyakarta DI Yogyakarta perebutan kekuasaan dimulai pada 26 September 1945. Karyadi yang sedang memeriksa keadaan air minum di Candi yang sedang diisu telah meracuni Jepang. BKR dan kepolisia menyerbu Tongsi Otsuka Butai yang berada di kota baru. Keadaan inilah yang membakar pecahnya perang 10 November 1945 di Surabaya. Dukungan tersebut diumumkan pada 5 September 1945.Dimassa penjajahan Hindia-Belanda kesultanan Yogyakarta merupakan salah satu pecahan kesultanan Mataram berdasarkan perjanjian Gianti 1757 dan perjanjian Salatiga. 3. Insiden ini. Pada 26 September 1945 KNI Yogyakarta mengumumkan berdirinya pemerintah RI di Indonesia. Pada 1 Oktober 1945 Kenoeitai (Polisi Rahasia) yang dianggap kekejaman Jepang di serbu rakyat. Pada 25 Oktober 1945 2 perwira utusan Brigjen Mallaby menemui Gubernur Surjo dan memaksa Gubernur menghadap kekapalSekutu yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka memaksa Jepang untuk menyerahkan semua kantor kepada pihak Indonesia. Pada 1 Oktober malam. Tindakan Heroik Diberbagai Daerah 1) Tindakan Heroik DI Surabaya Di Surabaya selama Bulan September terjadi perebutan senjata di gudang Mejiu Don Busco. 4) Tindakan Heroik Di Semarang Di Semarang antara 15-20 Oktober 1945 pecah pertempuran Lima Hari. yang sekarang ini diperingati sebagai Hari Pahlawan. pengibaran Bendera Merah-Putih dan mengadakan rapat-rapat. Sam Ratulangi dengan merebut . Sri Sultan Hamengkubuono IX dengan spontan menyatakan bergabung dengan RI. bermula dari gugurnya Dr. 2) Tindakan Heroik Di Kalimantan Di Kalimantan dukungan Proklamasi Kemerdekaan dilakukan dengan berdemokrasi.

Para pemuda mengambil alih kanto-kantor pemerintsh Jepang.A. Pada 13 Desember 1945 secara serentak para pemuda melakukan penyerangan terhadap Jepang. Pihak Jepang berusaha menghindari pertempuran. Di Sumbawa pada Desember 1945 berusaha merebut markas-markas Jepang. 6) Tindakan Heroik Di Aceh Di Aceh pada 6 Oktober 1945 para pemuda dan took masyarakat membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API) 6 Hri kemudian Jepang melarang berdirinya organisasi tersebut. Perekutan kekuasaan di Plembnag dilakukan tanpa Insiden. Di Gorontalo para pemuda berhasil merebut senjata dari markas-markas Jepang pada 13 Sepember 1945. melucuti senjatanya dan mengibarkan Bendera Merah-Putih.gedung-gedung Vital dari tangi polisi.Gani memimpin rakyat mengadakan upacar pengibarab Bendera Merah-Putih.K. . Pimpinan pemuda menolah dan timbullah pertempuran. 7) Tindakan Heroik Di Palembang Di Palembang pada 8 Oktober 1945 Dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful