Anda di halaman 1dari 10

STRATEGI PENULISAN

ILMIAH dan SISTEMATIKA


PENYUSUNAN

Disampaikan pada:
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa
LEMBAGA KREATIVITAS ILMIAH MAHASISWA
PENELITIAN DAN PENALARAN UNISMUH
MAKASSAR
Pendahuluan
 Setiap karya tulis ilmiah harus memenuhi
format dan persyaratan yang diminta.
 Karya ilmiah yang baik harus dirancang secara
sistematis dan runtut.
 Bagian inti dari tulisan (pendahuluan, telaah
pustaka, metode penulisan dan pembahasan)
harus seimbang.
 Salah satu technique yang mudah adalah
dengan membuat kerangka tulisan
(OUTLINE)
Format Tulisan
1. Tata letak:
a. Karya tulis diketik 1.5 spasi pada kertas
berukuran A4, (font 12, Times New Roman
style).
a. Batas pengetikan:
1) samping kiri 4 cm
1) samping kanan 3 cm
1) batas atas dan bawah masing-masing 3 cm
1) batas pengetikan 2 cm pada bagian bawah.
a. Jarak pengetikan, Bab, Sub-bab dan perinciannya
1) Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 3 spasi, Sub-bab dan
kalimat di bawahnya 2 spasi.
2) Judul Bab diketik di tengah-tengah dengan huruf besar dan
dengan jarak 4 cm dari tepi atas tanpa digaris-bawahi.
3) Judul Sub-bab ditulis mulai dari sebelah kiri, huruf pertama
setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital), kecuali
kata-kata tugas, seperti yang, dari, dan.
4) Judul anak Sub bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan
indensi 5 (lima) pukulan yang diberi garis bawah. Huruf
pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (huruf kapital),
kecuali kata-kata tugas, seperti yang, dari, dan.
5) Jika masih ada subjudul dalam tingkatan yang lebih rendah,
ditulis seperti pada butir (3) di atas, lalu diikuti oleh kalimat
berikutnya.
1. Pengetikan Kalimat
Alinea baru diketik sebaris dengan baris
di atasnya dengan jarak 2 spasi.
Pengetikan kutipan langsung yang lebih dari 3
baris diketik 1 spasi menjorok ke dalam dan
semuanya tanpa diberi tanda petik.
1. Penomoran Halaman
a) Bagian pendahuluan yang meliputi halaman
judul, nama/daftar anggota kelompok, kata
pengantar dan daftar isi memakai angka romawi
kecil dan diketik sebelah kanan bawah (i, ii dan
seterusnya).
b) Bagian tubuh/pokok sampai dengan bagian
penutup memakai angka arab dan diketik
dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1.5 cm
dari tepi atas (1,2,3 dan seterusnya)
c) Nomor halaman pertama dari tiap Bab tidak
ditulis tetapi tetap diperhitungkan.
Prosedur Menulis Karya Ilmiah
 Buat kerangka tulisan (OUTLINE)
 Daftar Isi
 Bab-bab (+Judul-judulnya)
 Sub Bab (+Judul-judulnya)
 Tentukan topik dari alinea-alinea (dalam kerangka tulisan)
 Tuliskan kalimat-kalimat mengisi alinea-alinea diatas.

DRAFT 1

Di cek oleh penulis sendiri


Check apakah masih ada hal-hal dan topik yang belum termasuk.
Check apakah urut-urutan dari alinea (satu dengan yang lain) sudah enak tersusun
secara kronologis. Apakah ada hal-hal yang seharusnya ditulis didepan terpaksa harus
berada di belakang, dan lain sebagainya.
Check gambar-gambar dan tabel-tabel :
nomor-nomornya apa sudah betul
urutan dan keterangan apa sudah sesuai
DRAFT II

 Check apakah susunan kalimat dan jalan cerita pada setiap alinea cukup komunikatif.
(Check tata bahasa kalimat dan maksud dari kalimat-kalimat tersebut apakah sudah jelas
seperti yang dimaksud sebenarnya).
Check apakah masing-masing alinea sudah koheren dan mempunyai satu gagasan.
Check tanda-tanda baca kalimat.
Check detail-detail yang lain seperti nama pengarang (referensi), daftar acuan, lampiran-
lampiran dan lain sebagainya, apa sudah sesuai.

DRAFT III (FINAL DRAFT)


Diserahkan ke orang lain untuk dibaca

TULISAN ILMIAH
Membuat Outline
I. PENDAHULUAN 3-5
1. Latar Belakang
2. Permasalahan
3. Tujuan
4. Manfaat
II. TELAAH PUSTAKA 6-10
III. METODE PENULISAN 1-2
IV. PEMBAHASAN 12-15
1. Sub Bahasan
2. Sub Bahasan
3. Sub Bahasan
V. PENUTUP 2-3
1. Kesimpulan
2. Saran
Terimakasih